Gadis Misterius Kesayangan

Gadis Misterius Kesayangan
SEASON 2. MENGUAK KEJAHATAN THIMOTY.


__ADS_3

Saat ini Vaye sedang menatap layar komputernya, ia sedang memutar rekaman pengakuan dua preman itu. Setelah dua preman itu mengakuinya, Vaye menyuruh Noah untuk mengurus sisanya.


" Ini sudah menegaskan secara detail bahwa Timothy bukan anak ayahmu. Kira kira apa yang akan ayahmu katakan ketika melihat rekaman ini?" Ujar Vaye pada Nicholas.


" Entah, mungkin dia akan mati berdiri." Ujar Nicholas, dan Vaye terkekeh mendengarnya.


Terdengaar kejam mungkin bagi orang yang tidak tahu permasalahan nya, seorang anak kandung senang ketika ayah nya dibohongi dan di bodohi oleh kenyataan. Tapi bagi Nicholas ayah nya pantas mendapatkan itu, itu adalah karma karena Pras telah menyia nyiakan wanita sebaik ibunya Nicholas.


Tiba tiba Nicholas mengangkat Vaye keatas pangkuan nya, dan duduk menghadap dirinya. Lagi lagi, Vaye di buat terkejut dengan aksi Nicholas yang se enaknya mengangkat dirinya begitu saja, seperti anak kucing.


" Hei!! Bisa tidak beri aba aba dulu! " Ujar Vaye kesal, dan Nicholas terkekeh.


" Sekarang bisa kamu jelaskan? " Ujar Nicholas.


" Jelaskan apa??" Tanya Vaye bingung.


" Apakah daddymu sungguh ketua BLOOD?? Tanya Nicholas, dan Vaye tersenyum.


" Ya, daddy ku ketua BLOOD, dan kamu tahu? Paman Jilian dan paman Rayson juga dulunya anggota Blood sebelum akhirnya memutuskan untuk memulai hidup baru mereka masing masing. BLOOD di perbarui dan di jalankan oleh orang orang kepercayaan mereka, seperti paman Noah contohnya." Ujar Vaye menjelaskan.


" Lalu kamu sendiri sebenarnya kamu bekerja dengan siapa?? Apakah kamu sungguh tidak tahu siapa atasanmu? " Tanya Vaye.


" Baiklah aku akan jujur padamu, sejujurnya aku sendiri tidak tahu aku bekerja dengan siapa. Yang aku tahu aku hanya butuh uang untuk menghidupi diriku dan membawa ibuku pergi dari rumah sakit jiwa. Lalu aku bertemu pria misterius yang gagal menjalankan misinya, dia tertembak di bagian perutnya dan aku menawarkan diri untuk menjalankan misinya sementara dirinya melakukan pengobatan. Lalu berlanjut hingga aku menjadi bekerja pada pria itu. " Ujar Nicholas


Nicholas menceritakan segalanya pada Vaye tanpa ada yang di tutupi lagi, Bagi Nicholas sekarang Vaye adalah bagian hidupnya juga. apapun itu, ia ingin agar Vaye tahu langsung darinya bukan dari orang lain.


" Rupanya begitu.. ini sudah malam, ayo kita pulang." Ujar Vaye, dan Nicholas mengangguk.


Nicholas pun menurunkan Vaye dari pangmuan nya dan mereka berjalan keluar dari rumah itu. Noah yang melihat itu dari jauh, dia tersenyum. Ia merasa seperti bernostalgia melihat sepasang kekasih itu, mengingatkan nya pada Yara dan Ethan dulu.


" Astaga.. Mereka berdua sungguh mengingatkan aku pada nyonya dan tuan saat muda dulu. " Gumam Noah.


Setelah mengantar Vaye, Nicholas pun pulang kerumah nya, dan yernyata disana ada dokter Abraham yang sedang berbincang dengan sang ibu, Nely.


" Halo ma.." Ucap Nicholas pada Nely.


" Kamu baru pulang nak? Ini sudah malam. Apakah kamu sudah makan malam?" Tanya Nely.

__ADS_1


" Sudah ma, Nicholas ada kerja kelompok jadi pulang malam." Ujar Nicholas.


" Halo dokter." Ujar Nicholas.


" Halo, Nicho.." Ujar Abraham.


" Dok, boleh bicara sebentar??" Tanya Nicholas, dan dokter Abraham pun mengangguk.


Kini keduanya berada teras belakang, dimana ada kolam renang disana.


" Ada apa Nicholas?" Tanya Abraham.


" Dokter, mama sudah sembuh dan bisa menerima kenyataan kematian kakaku, apakah aku masih perlu memberitahunya bukti kebenaran bahwa bukan aku yang membunuhnya?" Tanya Nicholas.


" Jika bukti itu ada, maka lebih baik di perlihatkan. Agar di hatinya tidak ada sama sekali keraguan pada dirimu." Ujar Abraham, dan Nicholas mengangguk.


" Apakah besok dokter bisa mendampingi ibuku? Aku mungkin akan memperlihatkan bukti itu pada ibuku, aku takut ibuku syok." Ujar Nicholas.


" Baiklah." Ujar Abraham, sambil mengangguk.


Di tempat lain..


" Malam ini, semoga bisa mendapaykan semua bukti kejahatan Timothy, dia terlalu berbahaya untuk hidup berdampingan dengan orang lain." Ujar Vaye.


Vaye tersenyum karena apa yang ia harapkan terjadi. Timothy masuk kedalam jebakannya. Terlihat Timothy berdiri lalu menyuntikan sesuatu pada selang pernapasan Bagas, dan pergi dari sana.


Tak lama, Rayson masuk ke ruangan Bagas dan melepaskan selang yang Timothy suntikkan cairan, dan menunjukan nya kearah cctv. Ya, Rayson terlibat dengan rencana Vaye untuk menangkap Timothy.


" Untung saja, paman Rayson bisa membuat selang pernafasan cadangan untuk Bagas. " Gumam Vaye.


Flasback on..


" Paman, bagaimana caranya supaya Bagas tetap aman? Aku tidak mau ambil resiko Bagas kolaps kembali."Ujar Vaye.


Mereka berada di ruangan Rayson saat itu, untuk menyusun rencana. Rayson selaku pemilik rumah sakit akan terseret apabila ada kasus kematian karena obat obatan di rumah sakitnya. Meskipun Rayson mungkin membela diri dengan mengatakan tidak, tapi publik pasti tetap beranggapan bahwa rumah sakit Rayson telah melakukan tindakan kelalaian.


" Jika kita menggunakan boneka sintetis, itu tidak mungkin. Waktu kita terlalu sedikit." Ujar Vaye lagi.

__ADS_1


" Paman akan memasang dua alat bantu pernafasan di kamar Bagas. Satu yang terpasang disana, hanya sebagai jebakan untuk Timothy dan alat bantu pernafasan Bagas yang sebenarnya akan paman sembunyikan di tempat lain." Ujar Rayson.


" Apakah tidak akan ketahuan, dok ?" Tanya Nicholas.


" Akan saya atur nanti." Ujar Rayson.


Flashback off..


Ke esokan harinya..


Di forum sekolah, terpasang banyak sekali foto foto pria misterius yang membaw tongkat bisbol, juga tertera tangval nya disana.


Lalu ada juga foto saat Bagas di temukan bersimbah darah dengan luka pukulan di kepalanya. Semua orang di sekolah heboh membicarakan itu.


" Apakah pria misterius itu adalah pelaku yang memukul Bagas? Astaga! Kejam sekali dia. Aku pikir Bagas sungguhan hanya jatuh di toilet. " Ujar seorang siswa.


TING!!!


Tiba tiba ponsel semua orang berbunyi, itu adalah notifikasi pesan group sekolah yang masuk.


" ASTAGA!!! Apa aku tidak salah lihat?? Timothy dia.." Ujar salah satu murid.


Semua orang tampak terkejut dan menutup mulut mereka tidak percaya. Mereka mendapat pesan berupa video dimana Timothy sedang menyuntikan cairan asing di selang pernafasan Bagas.


" Ya ampun, apakah karena itu kak Bagas kemarin kolaps? " Ujar gadis yang kemarin duduk bersama Timothy.


Siapa yang menyangka, wajah tampan bak pangeran dengan sikap baik bagai malaikat Timothy itu hanya sebuah kedok. Timothy melakukan kejahatan yang sangat serius.


Sementara itu, Timothy sendiri tampak berjalan seakan tidak terjadi apa apa, hingga langkahnya terhenti ketika melihat foto foto di forum sekolah itu. Tangan nya mengepal kuat, hingga tiba tiba terdengar sirene polisi.


Timothy yang mendengar itu pun langsung berlari pergi dari sana. Namun salah seorang polisi melihatnya, dan langsung mengejar Timothy.


" BERHENTI!!" Teriak polisi itu.


Hanya orang bodoh yang akan berhenti ketika di kejar polisi, tentu saja Timothy berlari dengan sekuat tenaga untuk terlepas dari kejaran para polisi itu.


Vaye dan Nicholas yang baru sampai disana saling pandang dan tersenyum. Merekalah yang menempelkan semua foto foto itu, dan juga Vaye yang mengirim pesan video di group.

__ADS_1


" Lari pun percuma, dia tidak akan bisa lolos dariku." Ujar Vaye.


TO BE CONTINUED..


__ADS_2