Gadis Misterius Kesayangan

Gadis Misterius Kesayangan
EPS 54. Janggal.


__ADS_3

" Dia lebih memilih mati di lautan." Ucap Jamie memandangi lautan yang tidak terlihat Yara sedikitpun di sana.


Jamie kembali dan melihat Ethan yang masih duduk di kursi sebelum nya. Sementara semua orang sudah tidak ada di aula lelang itu.


" Tuan, dia melompat ke laut. Maaf kan saya tidak berhasil menangkap nya." Ucap Jamie.


Ethan hanya diam saja. Tiba tiba datang seorang pembawa acara lelang mengantarkan sebuah kotak kayu berisi kalung yang sudah di lelang oleh Ethan.


" Selamat malam Tuan, ini adalah kalung berlian yang anda lelang." Ucap orang itu.


" Berikan saja padanya." Ucap Ethan menunjuk Jamie.


Setelah Jamie menerima kotak itu, orang itu pun pergi dan Jamie pun memberikan nya kepada Ethan.


" Tuan, mengapa anda membeli kalung ini.?" Ucap Jamie bertanya.


" Apakah hal hal yang ingin aku lakukan harus minta persetujuan mu.? " Ucap Ethan yang menatap Jamie.


" Bukan begitu tuan, maksud saya ..." Ucap Jamie tertahan.


" Mengapa kau langsung membunuh Bima.?" Ucap Ethan memotong perkataan Jamie.


" Maaf kan saya tuan, saya hanya terlalu emosi." Ucap Jamie.


" Terlalu mosi.?!! karena emosimu itu aku kehilangan satu umpan untuk menarik keluar predator besar yang menginginkan nyawaku.! Sudah ku Katan sejak awal, kita tidak akan membunuh nya, kita hanya akan menggunakan dia sebagai umpan.!" Ucap Ethan marah.


" Maaf kan saya tuan, tapi saya juga yakin Y juga terlibat dengan Bima." Ucap Jamie.


" Sejak kapan kau begitu berani mengambil alih semua keputusan ku.? apa kau anggap aku ini sudah mati.?" Ucap Ethan emosi kepada Bima.


" Maaf tuan saya hanya.." Ucap Jamie tertahan.


" Jika bukan karena kau orang yang di pilih kakek, aku sudah membunuhmu tadi. Bereskan semua kekacauan ini, jangan sampai terdengar keluar. Tutup mulut semua orang yang melihat kejadian ini." Ucap Ethan lalu pergi meninggalkan Jamie.


" Baik tuan." Ucap Jamie.


Ethan masuk kedalam kamar yang sudah di sewa nya, dan terlihat kebingungan. Ia mondar mandir, berusaha menghubungi salah satu dari Bara, Sean, dan Rayson.


" Halo, Than ada apa.?" Ucap Rayson yang berhasil terhubung.

__ADS_1


" Kerahkan tim hantu mu, cari keberadaan Y di lautan , Laut pulau seribu." Ucap Ethan Buru buru.


" Kenapa dengan anak itu.?" Ucap Bara.


" Cepat, temukan dia.!" Ucap Ethan lalu mengakhiri panggilan itu.


" Kenapa Jamie langsung menembak Bima, apa Bima mengetahui sesuatu tentang Jamie. Apakah sungguh Bima bukan orang dari mahkota berduri.? Yara sampai membuka jati dirinya, apakah mungkin dia memang bukan mata mata.?" Ucap Ethan dalam hati.


Ethan bingung sendiri, ia mengambil kalung yang ia lelang, ia memberi harga tinggi untuk mendapatkan kalung itu tentu bukan tanpa alasan. Kalung itu adalah milik Kristin, ibu tiri nya.


" Kau memang masih hidup, di dunia ini hanya kau yang memiliki kalung ini. Tapi mengapa tiba tiba kau menjual kalung ini, apa kau ingin menunjukan kepada dunia bahwa kau akan kembali.? Mati Matian aku mencari keberadaan mu untuk membuktikan ketidak bersalahan ku kepada kakak, tapi nihil. Akhirnya kau muncul sendiri." Ucap Ethan dalam hati.


Di tempat lain..


Sementara itu, Yara kini sudah di selamatkan oleh seseorang . Dan pergi dengan Speedboat nya.


" Dia masih hidup tuan, hanya lengan nya tertembak. Tapi tuan.. dia bukan laki laki." Ucap seorang dokter yang memeriksa keadaan nya.


" Dia memang penuh misteri, pulang ke mansion." Ucap pria yang sedang duduk.


Di tempat lain..


Setelah acara lelang selesai, semua orang yang ketakutan dan berada di dalam kamar masing masing kini di datangi satu per satu oleh pasukan Jamie. Beberapa orang di bayar agar tutup mulut atas kejadian pembunuhan Bima. Sementara yang tidak bersedia atau membangkang di tembak mati.


" Kembali ke rumah, sementara ini aku akan tinggal di rumah." Ucap Ethan.


" Baik tuan. " Ucap Jamie.


Ethan mengingat ingat perkataan Yara, sebelum kejadian Bima di eksekusi.


" Yara bilang Bima sudah mengurungkan niat nya untuk membunuhku atas bujukan nya. Itu berarti waktu Yara berada di dalam mobil Bima adalah saat Yara membujuk Bima. Dan karena aku terlanjur mengerahkan pasukan untuk menangkap Bima, Bima tertangkap dengan mudah." Ucap Ethan dalam hati.


" Saat di kapal, Bima menyebut nama Jamie seperti ingin mengucapkan sesuatu, dan langsung di tembak Jamie. Mengapa Jamie langsung menembak Bima, apakah Bima mengetahui sesuatu tentang Jamie.? " Ucap Ethan dalam hati lagi.


Ethan melirik kearah Jamie dengan tatapan bertanya.


" Apa ada yang tidak aku ketahui.. " Ucap Ethan dalam hati.


Setelah mengemudi lumayan lama, Ethan telah sampai di gerbang utama rumah nya. Mobil memasuki halaman rumah Ethan yang sangat luas.

__ADS_1


" Kita sudah sampai tuan." Ucap Jamie.


Dua pelayan menyambut kedatangan Ethan, yang satu membuka kan pintu mobil Ethan.


Ethan langsung masuk kedalam rumah nya.


Dari kejauhan Dawn melihat Ethan yang turun dari mobil, namun ia tak melihat Yara.


" Apa sudah terjadi sesuatu kepada Y." Ucap Dawn dalam hati.


Di dalam kamar nya, Ethan langsung menghubungi Bara.


" Kau sudah menemukan nya?." Ucap Ethan.


" Tim ku tidak menemukan Y di laut, mereka hanya menemukan sebuah Jas dengan lubang di lengan nya." Ucap Bara.


" Itu pasti jas yang dia pakai. Cari sampai kalian menemukan dia. Jika tidak hidup, jasad nya pun harus di temukan." Ucap Ethan yang langsung mengakhiri panggilan itu.


" Kau harus hidup, dan ceritakan kepadaku apa yang kau tau Yara." Ucap Ethan.


Di tempat lain..


Robin terlihat duduk di dalam mobi seperti menunggu seseorang. Ia mengikuti kemana mobil Ethan melaju pergi.


" Pria itu, aku yakin dia adalah orang yang di temui kakek sebelum meninggal. Ternyata dia justru orang nya Ethan. Tapi kakek terkejut dan meninggal setelah pria itu menyebut Mahkota duri. Feeling ku mengatakan dia pasti ada kejadian besar dulu. " Ucap Robin dalam hati.


Tak lama terlihat mobil yang sebelum nya di ikuti oleh Robin keluar dari gerbang rumah Ethan. Robin pun kembali mengikuti kemana mobil itu pergi. Tak di sangka saat di pertengahan jalan, mobil itu berhenti dan Jamie pun keluar dari mobil menghampiri Robin.


" Kau sudah mengikuti ku begitu lama, siapa kau.?!" Ucap Jamie kepada Robin sembari menodongkan pistol kearah Robin.


" Kau menyadarinya.?" Ucap Robin yang terkejut ternyata dirinya sudah ketahuan.


" Orang bodoh yang tidak tahu diri ya di ikuti. Katakan, siapa kau mengapa mengikuti ku.?!" Ucap Jamie


" Anda adalah orang yang menemui kakek ku sebelum dia meninggal, apa yang kau katakan kepada nya.?" Ucap Robin spontan.


" Siapa kakek mu.?" Ucap Jamie..


" Davis Todd. Apa ada rahasia yang kakek ku sembunyikan.?" Tanya Robin.

__ADS_1


" Ternyata kau adalah cucu dari si penghianat itu. Kalau begitu aku tidak perlu lelah mencari mu.!" Ucap Jamie, Ia semakin dekat menodongkan pistolnya di kepala Robin hingga Robin ketakutan.


TO BE CONTINUED...


__ADS_2