Gadis Misterius Kesayangan

Gadis Misterius Kesayangan
EPS. 22 Misi penyelamatan Caleb.


__ADS_3

Jackson langsung lari keluar dan pergi menuju gudang minyak terbengkalai di kota itu.


" Percuma, aku yakin Jackson akan kalah. Orang yang menginginkan mu berjaga di sana.". Ucap Dicky.


" O yah.? Dari pada kau memikirkan hal lain, lebih baik kau pikirkan cara menyelamatkan diri. Sebentar lagi dia datang." Ucap Yara disertai seringai nya.


Tiba tiba Ethan dan Rayson masuk ke dalam rumah tua itu membuat Dicky seketika kesulitan menelan ludah nya.


" Kau.!! " Ucap Dicky.


" Ternyata pria ini yang selama ini mengendalikan tim gelap itu. Heh bos, kau tidak tahu kah tim gelap yang di sebut God's warning itu sudah lama di hapuskan oleh kami.? Tanya Rayson.


Pria itu diam seketika , wajah nya berubah pias.


" Katakan, siapa yang memberi misi itu.?" Tanya Ethan.


Dicky tetap diam tidak mau bicara.


" Oh, baiklah.. kau tidak mau bicara maka akan aku paksa kau bicara. Mau pipi sebelah mana dulu.? Ucap Rayson yang menggesek kan sebilah belati ke wajah Dicky.


" Aku tidak tahu.!!" Teriak Dicky.


" Mustahil kau tidak tahu, Bukan nya kau yang pertama menerima permintaan itu sebelum akhir nya kau bagikan kepada bawahan mu.?" Ucap Rayson.


" Mereka main bersih, aku sama sekali tidak tahu siapa orang itu. Setiap menghubungiku selalu menggunakan nomor sekali pakai. Dan bawahan yang mereka kirim juga sangat elit." Ucap Dicky yang meringis kesakitan karena belati itu berhasil menggores sedikit pipi nya.


" Elit? apa ada ciri khusus.? Seperti pakaian atau tanda khusus.?" Tanya Rayson lagi.


" Mereka hanya memakai jas hitam, Tidak ada tanda logo khusus apa pun. Tapi.. " Ucap Dicky terhenti.


" Tapi apa.!!" Bentak Rayson yang kini menusuk kan belati itu di sela sela jari Dicky.


" A.!!! Tapi, ada seperti tato khusus di leher mereka, berbentuk seperti mahkota duri." Ucap Dicky yang kini kesakitan karena belati itu.


" Mahkota duri.? " Ucap Ethan.


Ia tak mengenal kelompok dengan simbol seperti itu.


" Bawa dia ke kamp! Jangan sampai dia kabur." Ucap Rayson kepada anak buah nya yang berjaga di luar.


Dicky di tarik keluar oleh orang orang Ethan. Kini tersisa Ethan, Rayson dan Yara yang kini saling tatap.


" Apa.?" Tanya Rayson.

__ADS_1


Meskipun Yara sedikit tidak mengerti mengapa ada Rayson di sana , Tapi ia tak bertanya.


" Tidak ada. Maaf tuan, aku harus menyelamatkan temanku." Ucap Yara yang langsung berlari keluar dan mengendarai motor kuning nya.


" Dia apa tidak tahu kalau kau ketua .? " Tanya Rayson kepada Ethan.


" Aku belum menjelaskan nya. Tapi seharusnya sekarang dia sudah tau kalau dia tidak bodoh." Ucap Ethan singkat.


" Sudahlah, yang terpenting sekarang kita harus menemukan siapa itu kelompok dengan simbol mahkota duri. " Ucap Rayson.


Mereka pun pergi dari rumah tua itu.


Yara sedang menuju ke gudang minyak terbengkalai yang di sebutkan oleh Dicky.


Meskipun pikiran nya di penuhi pertanyaan, tapi ia kesampingkan dulu. Tak lama ia sampai di depan sebuah bangunan tua yang terbengkalai.


Yara melihat beberapa orang yang tewas tergeletak, Ia melihat leher salah satu orang itu dan benar, ada tato berbentuk mahkota tapi berduri.


" Semoga Jackson bisa menemukan Caleb."


Dor.!


Terdengar suara tembakan dari dalam gudang itu. Yara pun langsung berlari memasuki gudang dengan sembunyi sembunyi.


Di dalam gudang, Jackson sudah berhasil menemukan Caleb, hanya saja Caleb sudah kesulitan berjalan atau bergerak.


" Bodoh! Kalau aku harus membiarkan mu mati disini, apa gunanya aku datang. Mati pun kau harus bersamaku." Ucap Jackson yang kini sedang menggendong Caleb di punggung nya sembari melawan beberapa penjaga elit di sana.


" Maaf, aku menyusahkan mu." Ucap Caleb.


" Berisik! Lebih baik kau usahakan supaya matamu tidak tertutup apa kau dengar.?" Ucap Jackson yang kini sudah merasa kelelahan.


Caleb tersenyum. Seluruh badan nya penuh luka. Luka tusuk, luka melepuh, luka cambuk, dan lain nya. Bahkan terlihat darah segar mengalir dari kepala dan bibir nya.


Yara mengintai dari tempat nya, dan berhasil melumpuhkan beberapa orang penjaga elit dengan belatinya. Ia pun melihat Jackson yang sedang menggendong Caleb. Yara terkejut dengan kondisi Caleb.


" Baj*ngan! Mereka menyiksa Caleb sampai seperti itu.! "Ucap Yara yang kini semakin emosi.


Yara pun berlari menghampiri Jackson dan Caleb.


" Yara.. " Ucap Caleb.


" Iya, ini aku.. Bertahan lah. Jack, kau bawa Caleb keluar, aku akan melindungi dari belakang. " Ucap Yara.

__ADS_1


" Baik." Jawab Jackson.


Jackson langsung keluar dan terjadilah baku tembak antara Yara dan para pengawal elit itu.


Yara menembak tanpa ampun, hingga beberapa pengawal elit itu tewas. Saat Yara yakin Jack dan Caleb sudah pergi, ia pun menembak tong berisi minyak dengan senapan nya. Seketika ledakan pun terjadi.


Yara terpental cukup jauh, ia melihat Jack sudah berhasil membawa Caleb pergi dari sana sebelum matanya perlahan kabur dan tertutup.


Setelah Yara pingsan, beberapa pengawal elit yang mengejar tadi sampai di sana dan akan menembak kepala Yara, namun tiba tiba serangan tembakan tak terduga datang menghujani mereka, seketika semua pengawal elit itu tewas semua.


" Gadis ceroboh." Ucap Roger.


Ya, Roger yang datang menyelamatkan Yara. Mengapa dia ada di sana, tidak ada yang tahu pasti. Roger menggendong Yara dan berbalik pergi dari sana.


" Beraninya menyentuh orang ku.! Cari tahu siapa mereka.! " Ucap Roger kepada beberapa orang nya.


Roger pun pergi dari sana. Tak lama Roger pergi, Ethan dan Rayson juga datang ke sana. Tapi tak mendapati siapapun kecuali beberapa mayat pengawal elit itu.


" Sepertinya dia tidak selemah yang kita kira. Tapi tidak ada jejak keberadaan nya disini, mungkin dia sudah kabur." Ucap Rayson.


Ethan melihat motor kuning Yara masih berada di sana. Ia yakin Ethan pun masuk kedalam.


" Kenapa kau masuk?" Tanya Rayson.


" Motor nya ada di luar, mengapa dia tidak ada dimana pun." Ethan terheran.


" Mungkin dia kabur dengan teman nya itu."Jawab Rayson.


Mereka sama sekali tak mengetahui bahwa Yara di bawa pergi oleh Roger. Akhirnya Ethan dan Rayson pun pergi dari gudang itu.


Di tempat lain..


Jackson berhasil menyelamatkan Caleb, dan kini ia sedang berada di rumah sakit. Ia mencoba menghubungi Yara namun handphone Yara tidak aktif sama sekali.


" Kenapa tidak di angkat, apa dia tertangkap? Aduh." Ucap Jackson.


Jackson bingung sendiri di sisi lain kini Caleb belum keluar dari ruang ICU. Kini Yara sulit dihubungi, itu membuat nya makin khawatir.


Tiba tiba Handphone nya berbunyi mendapati panggilan dari Yara.


" Halo, kau dimana.? Apa kau berhasil kabur.? " Ucap Jackson.


" Dia aman bersamaku." Ucap seseorang di balik telepon itu.

__ADS_1


" Halo, Siapa kau ??" Ucap Jackson.


TO BE CONTINUED..


__ADS_2