
Saat ini Ethan sedang mengudara dengan helikopternya. kali ini Rayson yang mengemudikan helikopter itu, sementara Ethan nampak seperti melamun memandangi pemandangan kota dari atas.
" Sejak keluar dari kediaman kakak mu kau terlihat murung? Than aku rasa ada sesuatu yang salah dengan mu." Ucap Rayson memecah keheningan.
Ethan hanya diam, entahlah apa yang ada didalam pikirannya.
" Aku selalu curiga dengan orientasi seksualmu karena selama ini kau tidak mau dekat dengan wanita lain. Tapi sekarang sepertinya aku tahu jawaban nya. Tenang sobat, meskipun kau sedikit menyimpang, aku tetap mendukung pilihanmu." Ucap Rayson dengan pandangan lurus kedepan.
Rayson tidak tahu saja kalau saat ini ia sedang di tatap sangat tajam oleh Ethan. Mendengar Rayson membicarakan orientasi seksualnya yang dianggap menyimpang, Ethan langsung melirik tajam kearah Rayson.
" Than kau..HUAASTAGA.!! " Teriak Rayson terkejut, saat menengok kearah Ethan ia terkejut dengan tatapan maut Ethan.
" Untung aku sudah pro dalam mengemudikan helikopter, jika tidak maka saat ini kita sudah menghadap Tuhan. Kenapa kau menatapku setajam itu bangs*t? mengejutkan saja." Ucap Rayson setelah berhasil mengendalikan diri dari keterkejutan nya.
" Beraninya mengatakan orientasi seksualku menyimpang, kau sudah bosan hidup?" Ucap Ethan.
" Jika tidak lalu apa? Saat dengan perempuan kau selalu merasa jijik dan tidak mau dekat dekat dengan mereka. Sudahlah.. Kita ini bisa dikatakan tumbuh bersama , jadi aku akan menyimpan rahasia ini." Ucap Rayson.
" Rahasia pantat nenek mu, sembarangan saja bicara." Ucap Ethan.
" Than, aku tahu tatapan mata itu.. Kau tidak pernah menatap lawan jenis mu seperti itu, tapi kau menatap Y dengan begitu dalam nya. Kau menyukai Y iya kan?" Ucap Rayson.
' Suka? apa aku menyukai gadis pembuat masalah sepertinya?' Batin Ethan bermonolog.
" Nah, kan.. kau diam, tandanya kau mengiyakan ucapanku. Than, walau kau lain dari kami tapi kami akan tetap mendukung dan menghormati pilihanmu kok. " Ucap Rayson.
Seandainya Rayson tidak sedang mengemudikan helikopter, sudah di pastikan saat ini Ethan memukul kepala Rayson. Dia masih sayang nyawa nya sendiri.
" Tapi Than, Mm.... siapa yang di atas?" Tanya Rayson. Ethan hanya mengernyit bingung.
" Apa maksudmu siapa yang diatas? " Tanya Ethan.
" Antara kau dan Y, siapa yang menerima dan siapa yang memberi?" Ucap Rayson. Ethan semakin dibuat bingung dengan ucapan Rayson itu.
" Aku tidak tahu apa maksudmu." Ucap Ethan.
" Oh astaga.. begini, siapa yang menjadi istri dan siapa yang menjadi suami?" Ucap Rayson sudah gemas sendiri dengan ke lola an otak temannya itu.
" Uhuk.!! Uhuk.!! "
Ethan terbatuk, padahal ia tidak sedang minum air, ia tersedak ludahnya sendiri.
" Kau sungguh menganggap aku tidak normal.?!" Ucap Ethan sedikit kesal.
" Ayolah.. Aku tahu kau malu, kita hanya berdua oke." Ucap Rayson.
Sungguh.. Ethan pusing sendiri dengan pemikiran Rayson yang menganggap dirinya Gay. Bagaimana bisa Rayson berpikir hal yang menggelikan begitu.
__ADS_1
" Aku beritahu kau sesuatu, aku normal dan Y yang kau tahu selama ini pria, dia adalah perempuan." Ucap Ethan.
Helikopter itu sedikit meng oleng, karena Rayson terkejut, benar benar terkejut.
" WHAT.!!" Teriaknya setelah berhasil mengendalikan helikopter nya.
" Yang lain sudah tau, hanya Sean dan para anggota yang tidak tahu." Ucap Ethan.
" Kau tidak sedang memaksa keadaan kan? Kau tidak memaksa Y menjadi perempuan dengan operasi kelamin kan? Aku tahu saat itu kau menyuruhnya berpura pura menjadi perempuan. Ayolah Than, kejam sekali kau menyuruhnya membuang batang sosis untuk menjadi lubang." Ucap Rayson.
Ethan terbengong dengan apa yang ia dengar. Ia sudah jelaskan, tapi Rayson malah semakin sesat saja pikirannya.
" Rayson silvester!! " Bentak Ethan.
Ia sudah mendekati landasan helikopter, Rayson sudah tidak menjawab atau menghiraukan Ethan lagi. Setelah Heli itu mendarat sempurna, mereka pun turun dari Helikopter dan Rayson langsung menarik tangan Ethan dan memasuki mansion kediaman Ethan.
Saat ini Ethan dan Rayson sudah berada di sebuah ruangan yang cukup luas dengan banyak sofa, katakan saja itu ruang keluarga.
" Than, Jelaskan atau aku yang jelaskan." Ucap Rayson dengan tatapan tajamnya.
" Ada apa ini Ray, kenapa kau memanggil kita semua untuk berkumpul? aku masih harus memantau pergerakan akun si pemosting berita itu" Ucap Bara.
" Than, kau tidak mau bicara?" Ucap Rayson lagi, kali ini sedikit meninggi karena kesal.
Ethan menatap malas sahabatnya sekaligus tangan kanan nya itu. Sudah di jelaskan malah semakin ngawur pikiran nya.
" Teman teman semuanya, Sahabat kita Ethan sesikit memiliki masalah. Namun apapun masalahnya, kuharap kakian semua tetap mensuportnya seperti aku." Ucap Rayson.
" Sebenarnya apa yang ingin kau katakan? Kenapa bertele tele sekali." Ucap Jilian.
" Ethan.. memiliki masalah Orientasi seksual." Ucap Rayson. Dan yang dilakukan Ethan hanya menepuk keningnya dengan menghela nafas. " ' 'Sesat sudah... ' Batinnya bermonolog.
" WHAT.!!! " Teriak Jilian, Bara dan Sean bersamaan.
" Ethan.. dia menyukai Y." Ucap Rayson lagi.
WHAT.!!" Kali ini Sean seorang yang terkejut.
" Oh.." Ucap Jilian dan Bara bersamaan.
" Apa maksudnya Oh mu itu, teman kita tidak normal. Meskipun kita tetap harus mendukung keputusannya, tapi ayolah.. itu Y.. " Ucap Rayson.
" Apa dia belum di beri tahu.? " Tanya Bara pada Ethan.
" Sudah, saat tadi perjalanan pulang, tapi dia makin sesat." Ucap Ethan frustasi.
" Sesat bagaimana?" Tanya Jilian.
__ADS_1
" Semakin aku jelaskan semakin dia berpikiran aneh, aku menyerah menjelaskan." Sahut Ethan.
" Tunggu, Bro.. sebenarnya kita sedang membahas apa.? aku sama sekali tidak mengerti" Ucap Sean bingung.
Benar, disana hanya Sean yang nampak seperti orang bodoh, ia sama sekali tidak mengerti pembicaraan mereka.
" Semuanya, supaya kita tidak salah paham aku akan mengatakan sesuatu. Y yang selama ini kita kenal sebagai laki laki, sebenarnya dia adalah perempuan asli. Ia bernama asli Nayara Valerie, putri angkat keluarga Todd. " Ucap Bara.
Terkejut.. Rayson dan Sean mereka sangat terkejut. tatapan Rayson langsung mengarah kepada Ethan. Seakan tahu dirinya di tatap, Ethan pun menoleh kearah Rayson.
" Apa?? aku sudah mengatakan nya padamu tapi tidak percaya malah sesat otakmu." Ucap Ethan dengan tatapan malas.
" Oh.. Lord..." Ucap Sean
" Sekarang sudah jelas, jadi kau bilang apa sebelumnya Ray?"
" Ethan menyuk... Whoah.. " Ucap Rayson terhenti namun kemudian ia menjadi heboh sendiri.
" Ada apa lagi.?" Tanya Jilian.
" Itu berarti bukannya pohon 1000 tahun kita akhirnya berbunga?" Ucap Rayson antusias.
Entah kemana hilangnya Image dingin, tegas, dan datarnya itu. Saat ini Rayson yang paling heboh dari semua orang. Biasanya Jilian lah yang menjadi sumber kehebohan dan Rayson adalah yang paling irit bicara, tapi kali ini tidak.
" Wait.. Than, kau benar benar menyukai Yara?" Tanya Jilian.
" Kalian pria kenapa suka sekali bergosip?" Ucap Ethan datar. Namun dalam hatinya masih beryanya tanya, sebenarnya apa yang sedang ia rasakan.
" Akhirnya ya Tuhan... Akhirnya manusia aneh ini tertarik juga dengan lawan jenis, walaupun bentukan nya sedikit aneh." Ucap Rayson lagi.
Sean dan Bara menyimak itu dengan senyum senyum saja. Karena tanpa disadari mereka sudah kembali akur dan kembali ceria.
" Ekhem, jadi sekarang antara kau Yara dan Roger, kalian cinta segitiga atau apa.? " Tanya Rayson menggoda Ethan.
" RAYSON SILVESTER.!!" Teriak Ethan.
" Hahahahahah "
Terdengar tawa yang sangat renyah dari ruangan itu. Suasana di kediaman itu sedikit kembali menghangat.
TO BE CONTINUED..
Hai hai..
Maaf ya gaes bab nya dikit, Authornya lg sedikit gak enak badan cuma bisa ngumpet di bawah selimut, cuaca sedang tidak baik saat ini. Jangan lupa selalu minum vitamin gaes, juga buat yang selalu berkendara pakai motor kayak Author jangan lupa bawa jas hujan ya.
Salam sayang dari Author.
__ADS_1