
Di kediaman Ethan. Semalaman Ethan tidak tidak tidur ia tidak sedikitpun memejamkan matanya. Ia terus menunggu kabar dari Bara mengenai perkembangan pencarian Yara di lautan namun tidak ada hasil. Mereka bahkan sampai mencari ke kedalaman laut, namun tidak ada jasad atau pun keberadaan Yara di sana.
" Jika tidak ada di lautan lalu dimana.." Ucap Ethan yang masih duduk memandangi laptop nya.
Rayson kembali setelah mendengar kejadian besar itu. Kini ia berada di kediaman Ethan dan sedang menginterogasi para tim yang sebelum nya bertugas menangkap Bima.
" Jadi kalian menemukan Bima di tengah jalan tol menuju luar kota.?" Tanya Rayson kepada salah satu orang itu.
" Benar ketua , Kami juga memeriksa mobil nya, tidak ada benda yang mencurigakan." Ucap orang itu.
" Baiklah, Dawn kau kan teman dekat Y, apakah Y selama ini tidak terlihat mencurigakan.? Atau apakah kau tahu di luar dia memiliki teman lain.?" Ucap Rayson yang kini bertanya kepada Dawn.
" Tidak ketua, Y sama sekali tidak mencurigakan menurut saya. Namun saya juga tidak tahu siapa teman nya yang lain." Ucap Dawn jujur.
" Oke." Ucap Rayson.
" Bima kemungkinan akan melarikan diri jika di dengar menurut cerita orang orang ini. Mengapa dia mengurungkan niat nya untuk membunuh Ethan.??" Ucap Rayson dalam hati.
Rayson pun berjalan menuju kedalam rumah Ethan, Dari jauh ia melihat Jamie yang juga sedang menatap kearah nya dengan senyum ramah seperti biasanya. Rayson juga membalas senyuman Jamie lalu masuk kedalam rumah Ethan, dan masuk kedalam ruang kerja Ethan.
" Menurut orang orang yang bertugas menangkap Bima, mereka menangkap Bima di tengah Tol menuju luar kota. Mobilnya bersih tidak terlihat benda mencurigakan. Menurutmu mengapa dia lari keluar kota.? apakah dia mengurungkan niatnya untuk membunuhmu.? tapi mengapa dia mengurungkan niat nya.?" Ucap Rayson yang kini duduk di hadapan Ethan.
" Karena Y yang memintanya." Ucap Ethan singkat.
" Apa.? Kau bercanda.? Mengapa juga Bima menuruti perkataan Y.? Ucap Rayson dengan senyum sepele nya.
" Sebelum Bima di eksekusi, Y mengakui semuanya kepadaku. Ia mengatakan alasan Bima mau melakukan itu adalah Bima di ancam dan berhutang jasa kepada mahkota berduri. Namun Y membujuk Bima agar tidak melakukan pembunuhan terhadapku." Ucap Ethan menjelaskan.
" Mengapa Bima mendengarkan Y.? apakah mereka sudah saling kenal sebelum nya.? Kau jangan percaya pada ucapan Y, bisa saja itu hanya akal akalan dia supaya tidak ikut terseret dari masalah Bima." Ucap Rayson.
" Dia mengatakan yang sebenar nya. Aku mendapatkan informasi masalalu Bima, ia memang pernah berhutang jasa kepada mahkota berduri." Ucap Ethan.
Ethan menunjukan sebuah pesan yang di kirim oleh Jackson. Jackson baru saja mengirimkan pesan kepada Ethan beberapa saat yang lalu.
" Siapa orang ini, disini tertulis jelas data data penting. Ini bukan jebakan kan..?" Ucap Rayson yang terkejut mengetahui siapa saja orang yang terlibat dalam mahkota berduri.
__ADS_1
" Siapa yang mengirim ini, cepat cari tahu nomor siapa ini." Ucap Ethan.
Di tempat lain..
" Maaf kan aku pak Bima, aku harap anda bisa selamat jika aku mengirimkan bukti bukti ini kepada Ethan. Jika anda akan menyalahkan aku, aku siap di hukum seberat berat nya." Ucap Caleb yang kini sedang berada di ruang kerja Bima.
Flashback on..
Caleb mencari keberadaan Bima ke semua tempat, namun ia tidak menemukan nya. Lalu ia mendapatkan pesan dari Yara yang mengatakan Bima sedang di tahan oleh Ethan dan akan di eksekusi.
Caleb langsung menghubungi Jackson untuk segera kembali. Jackson menghalalkan segala cara untuk memperbaiki jaringan internet di rumah Bima yang mati. Sementara Caleb mencari data data penting yang berkaitan dengan mahkota berduri. Seluruh ruangan baik itu di ruang kerja Bima tau di kamar Bima ia geledah.
Namun mereka tak menemukan apapun yang berkaitan dengan mahkota berduri. Sepanjang malam mereka mencari hingga saat hampir pagi, Caleb tidak sengaja menginjak lantai marmer yang terdengar beda dari lantai lain nya.
Caleb mengetuk lantai marmer itu yang seperti ada ruangan di bawah nya, Caleb menggeser ranjang tempat tidur Bima, ternyata benar ada lubang kunci di kolong ranjang itu.
Caleb tidak punya waktu untuk mencari kunci, ia langsung mengambil palu dan menghancurkan lantai marmer itu.
" Jack, aku menemukan nya !" Ucap Caleb kepada Jackson dengan bahagia.
" Syukurlah, internet juga sudah di perbaiki." Ucap Jackson.
Mereka menghabiskan waktu satu jam untuk memfoto bukti bukti itu dan mengirmkan nya kepada Ethan, dan berharap Bima bisa di selamatkan.
Flashback Off..
" Mengapa tidak ada balasan apa apa dari Ethan. Yara juga tidak bisa di hubungi setelah semalam memberiku pesan. Tuhan, semoga tidak terjadi sesuatu dengan mereka." Ucap Caleb.
" Apakah Yara juga belum bisa di hubungi.?" Tanya Jackson.
" Belum.. Aku memiliki firasat buruk." Ucap Caleb.
" Omong kosong apa kau, berharap lah Yara dan pak Bima kembali dengan selamat." Ucap Jackson.
Di tempat lain..
__ADS_1
Rayson mendapatkan informasi data pribadi pemilik nomor yang mengirimkan pesan kepada Ethan.
" Jackson.. Orang ini bukan nya teman nya Y.? Ucap Rayson.
" Jackson.. Dia mengirimiku ini pasti perintah dari Y untuk menyelamatkan Bima. Sayang nya Bima sudah terbunuh." Ucap Ethan.
" Ada dua nama anggota yang di coret coret oleh Bima, siapa dia.? " Ucap Rayson.
" Ray, ada yang janggal dengan kejadian semalam. Aku terus berpikir, mengapa Jamie sangat buru buru untuk menghabisi Bima sesaat setelah Bima menyebutkan namanya.? Apakah.. " Ucap Ethan tertahan.
" Bukan nya Jamie itu orang nya kakek mu.? Mana mungkin kakek mu tidak tahu masalalu nya." Ucap Rayson.
Seketika Ethan langsung terlihat serius. Jari nya kembali mengetik di layar laptop nya. Dan mendapatkan sebuah foto dan terdiam.
" Than, kau kenapa tiba tiba diam.?" Tanya Rayson yang melihat Ethan tampak aneh.
" Tidak apa apa, Tolong kau kirim jasad Bima ke kediaman nya. Jackson pasti ada di kediaman Bima. " Ucap Ethan.
" Oke. Tapi kau yakin kau tidak apa apa.?" Ucap Rayson masih khawatir.
" Aku tidak apa apa. " Jawab Ethan singkat.
" Baik Bima dan Davis keduanya adalah rekan baik kakek, Seharusnya kakek tahu masalalu mereka. Aku akan datang ke kediaman utama untuk menanyakan ini kepada kakek." Ucap Ethan dalam hati.
Di tempat lain..
" Tuan, gadis itu belum menunjukan tanda tanda kesadaran." Ucap Seorang dokter wanita.
" Apa kau yakin tidak ada luka lain, mengapa hanya luka tembak di lengan membuat nya tidak kunjung sadar.?" Ucap Pria yang sebelum nya menyelamatkan Yara.
Yara masih tidak sadarkan diri, kini ia berada di tempat asing.
" Jika sampai nyawa nya terancam, kau akan menemaninya ke liang kubur.!" Ucap Pria itu lagi.
" Maaf tuan, saya akan mengusahakan yang terbaik." Ucap Dokter itu ketakutan.
__ADS_1
" Kau harus sadar nona Maxwell." Ucap pria itu.
TO BE CONTINUED..