
Yara keluar dari ruangan Jilian, la langsung di tarik oleh Ethan ke ruangan nya.
" Tuan, ada apa.?"
" Aku mau kau menjalankan sebuah tugas. "
" Silahkan tuan, ucapkan saja. " Ucap Yara.
" Besok, berpura pura lah menjadi wanita untuk menemaniku." Ucap Ethan yang membuat Yara langsung tersentak.
"Ap.. apa.? Tuan tidak salah bicara kan.? " Ucap Yara.
" Tidak, saya sedang bersungguh sungguh. Besok saya akan kembali ke perusahaan, dan saya juga harus ke sebuah tempat." Ucap Ethan.
" Eh.. Itu, Kenapa tuan tidak menyewa perempuan lain saja, Eh, maksud saya perempuan sungguhan saja." Ucap Yara tergagap.
" Apa aku bilang, dia tidak akan setuju. Lagi pula kau ini apa sudah gila Than, menyuruh seorang pria menyamar menjadi perempuan. Akal sehat mu di makan anjing.?" Ucap Bara yang tiba tiba keluar dari toilet.
" Aku pencinta kebersihan, dan sepanjang hidupku, aku tidak pernah berdekatan dengan perempuan. Kau tahu itu kan.?" Ucap Ethan kepada Bara.
" Haiiih.. Kali ini kau harus berjuang Y, Salahkan bosmu ini yang tidak pernah menyukai berdekatan dengan wanita. " Ucap Bara.
" Aku menyuruh nya tentu bukan tanpa alasan. Pertama, dia bisa berpura pura menjadi pasanganku nanti, kedua dia juga bisa menjadi mata mata sekaligus partner perang di sana." Ucap Ethan.
Yara tidak bisa berkata apa apa, hanya bisa menelan ludah nya saja. Bagaimanapun juga, dirinya memang lah seorang wanita. Jika sampai nanti tidak sengaja Ter ekspos bagaimana pikir nya.
" Akan ada bonus untuk mu, tenang saja." Ucap Ethan kepada Yara.
" Than, Aku yakin yang di pikirkan Y bukan bonus nya. Tapi.. Mau di taro dimana harga diri nya sebagai seorang laki laki Tahn.. " Ucap Bara sambil menghela nafas nya.
Sementara Yara hanya bisa mengangguk saja.
" Hanya satu malam saja, Kalau bukan karena ini sangat penting juga aku tidak akan meminta mu menjadi wanita. " Ucap Ethan.
" Aiiih.. Y, Maaf aku tidak bisa membantumu. Tapi kau tenang saja, aku tidak akan membocorkan kepada siapapun tentang penampilanmu yang menjadi seorang wanita. Hehehe.. " Ucap Bara.
" Bagaimana.? Kau setuju.? Bonus 3 kali lipat gaji bulanan mu." Ucap Ethan.
__ADS_1
Setelah menimbang nimbang dengan dengan berat akhir nya Yara setuju, Namun dengan beberapa syarat.
" Baik tuan, tapi jangan suruh saya menggunakan gaun terbuka. " Ucap Yara.
" Tenang saja, Kau seorang pria.. Aku tentu saja tahu. Baiklah, besok malam kau akan di jemput bara untuk menyusul aku ke perusahaan. Nanti aku akan siapkan penata busana dan perias untuk merias mu." Ucap Ethan.
" Baik Tuan." Ucap Yara.
Yara pun keluar dengan tanpa nyawa dari ruangan Ethan.
" Than, kau sungguh sudah menghancurkan masa depan nya Than. " Ucap Bara, yang hanya di jawab dengan senyuman misterius.
" Apa nya yang menghancurkan masa depan nya. Justru aku sedang memberinya kesempatan merasakan kebebasan menjadi diri sendiri." Ucap Ethan dalam hati.
Sementara kini Yara sedang berada di dalam kamar nya, Pikiran nya tak karuan. Bagaimana nanti kalau sampai ketahuan oleh orang orang bahwa dirinya memang seorang wanita. Atau bagaimana kalau nanti bertemu orang yang di kenal nya di masa lalu.
" Aduh.. Semakin di pikir semakin pusing. Aku harus bagaimana nanti. " Ucap Yara sambil menggaruk rambut nya yang tidak gatal.
Akhirnya Yara ketiduran di sofa karena ia terlalu tenggelam dalam pikiran nya. Hingga Esok pun tiba, ia pun terbangun dari tidur nya .
" Hooamm.. Bisa bisa nya aku ketiduran sampai pagi." Yara pun langsung masuk kedalam kamar mandi, dan membersihkan dirinya.
" Selamat pagi Tuan." Ucap Yara.
" Pagi, Kau hari ini jangan pergi kemana pun, siang nanti akan ada orang datang untuk mengurus mu." Ucap Ethan.
" Baik tuan." Ucap Yara.
" Oiyah.. Dia adalah Jamie, Asisten pribadiku. Kau baru pertama melihat nya, kelak kalau kau butuh bantuan atau saat aku tidak ada, cari saja Jamie. " Ucap Ethan lagi.
" Baik tuan. " Ucap Yara.
Yara pergi setelah mendapatkan kibasan tangan dari Ethan, tanda Yara di suruh pergi oleh Ethan, dan tak lama Bara pun datang.
" Pak Jamie, anda sudah datang.?" Ucap Bara menyapa Jamie.
" Aduh tuan muda Bara, memang nya saya terlihat sangat tua?" Ucap Jamie.
__ADS_1
" Kau jangan berbuat onar. Yang aku minta kau siapkan apakah sudah siap.?" Ucap Ethan kepada Bara.
"Hehehe.. Tentu saja sudah, Ayo berangkat. " Ucap Bara.
Bara Ethan dan Asisten nya pun langsung pergi menuju perusahaan. Sementara Yara kini sedang menikmati sarapan nya dengan Dawn dan Noah.
" Y, bagaimana keadaan tuan ketua ke tiga? " Tanya Noah.
" Dia koma. Aku sangat merasa bersalah, di saat ada orang yang baik padaku, pasti berakhir seperti itu. " Ucap Yara.
" Itu adalah musibah Y, Orang yang menyuntik cairan pelumpuh saraf itu pasti menyangka ketua ketiga adalah tuan Ethan. " Ucap Dawn.
" Itu benar, bagaimana pun yang di incar adalah tuan Ethan. Dan mobil yang dinaiki ketua ketiga adalah milik Tuan Ethan, jadi wajar mereka mengira ketua ketiga adalah Tuan Ethan. Dan itu bukan kesalahan mu Y. " Ucap Noah menghibur.
" Aku harap dia akan selamat, Siapapun yang sudah membuat kak Jil menderita, Mereka harus membayar mahal. Ngomong ngomong, Aku belum memberitahukan kalian misi kita yang sebenar nya." Ucap Yara.
" Aku sudah di beri tahu oleh ketua kedua. Jadi kami juga mulai mencari tahu. " Ucap Dawn.
" Iya kah.? Kalau begitu bagus. Tapi maaf aku mungkin tidak bisa bergabung dengan kalian dulu hari ini. Nanti malam aku ada tugas dadakan." Ucap Yara.
" Y, kita adalah tim.. Tugas mu tentu saja tugas kami. Kau katakan saja, kami pasti bersedia membantu. "Ucap Noah.
" Emmm... Ini tugas rahasia dari tuan, aku tidak bisa memberi tahu kalian. " Ucap Yara.
" Oh, Baiklah.. Apa pun itu, kau harus berhati hati. " Ucap Noah.
Di tempat lain..
Seseorang sedang memimpin sebuah rapat dewan direksi, Yang tak lain adalah Andrew. Yang merasa dirinya telah menang karena berhasil menduduki kursi kepemilikan saham terbesar di sana.
" Apa masih ada yang keberatan.? Aku dengar sendiri dari teman dekat keponakan ku, bahwa dia sekarang ini sedang terbaring koma. Dan teman nya itu berkhianat, memberikan 10% saham nya padaku. Dengan posisiku yang adalah pemilik saham kedua terbesar, maka kini aku adalah pemilik saham tertinggi di sini." Ucap Andrew dengan bangga nya.
Andrew adalah paman tertua yang artinya adalah kakak pertama dari ayah nya.
" Cih, katakan saja kau yang sudah membuat nya lumpuh. Dan memanfaatkan keadaan untuk membeli saham milik nya. " Ucap Paul yang adalah paman kedua Ethan.
" Sudahlah.. Akui saja kekalahan mu. Sekarang, mau tidak mau, kalian harus menerima aku sebagai Presdir utama yang baru. " Ucap Andrew dengan bangga nya.
__ADS_1
" Oiyah? apakah hanya dengan sedikit saham milikmu itu bisa menggantikan aku.?" Ucap Ethan tiba tiba dan membuat semua orang kaget.
TO BE CONTINUED..