Istri Muda Untuk Suamiku

Istri Muda Untuk Suamiku
BAB 188 Bianca Salah Perkiraan Part Dua


__ADS_3

Bianca mencoba membuat rumah tangga Arthur yang baru seumur jagung agar goyah dan goncang.


Apalagi perempuan yang Arthur nikahi masih teramat muda. Pastinya masih sangat egois dan tidak akan terima kalau tahu Arthur telah memiliki anak dari hubungan gelap mereka di masa lalu.


Bianca menyusun siasat.


Bianca semakin semangat karena mengetahui kalau Arthur dan Inayah menikah siri, belum menikah secara resmi di kantor urusan agama setempat. Semakin membuatnya mudah untuk menghancurkan hubungan pernikahan mereka.


Ternyata, cinta Arthur dengan Inayah tidak se-simple itu.


Ternyata, Bianca semakin sedih mengetahui kenyataan kalau keduanya memiliki ikatan batin yang kuat satu sama lain.


Ternyata, Ia tidak bisa semudah itu memutuskan pernikahan Arthur dengan Inayah.


Bahkan ternyata, Arthur Pangestu putranya itu telah menjadi pengikat kembali hubungan mereka yang sudah renggang.


Bianca salah perkiraan.


Bianca akhirnya memutuskan untuk berbuat jahat dengan membayar seorang jurnalis untuk membuka kehidupan Arthur Handoko di media sosial. Tentang dirinya yang dahulu dan sepak terjangnya menjalin hubungan dengan istri orang sampai membuahkan hasil. Arthur adalah seorang pebinor yang hebat. Bahkan sampai punya anak.


Hal ini sengaja Bianca beberkan agar ditulis oleh jurnalis yang bermuka dua itu supaya keluarga besar istri Arthur Handoko merasa malu dan berfikir masak-masak untuk melanjutkan pernikahan mereka sampai resmi akhir tahun ini setelah film garapan Arthur selesai dilempar di pasaran internasional.


Betapa terkejutnya Bianca, baru saja menyewa beberapa jurnalis untuk merusak nama baik Arthur kembali, tiba-tiba Arthur datang ke kamar hotel sewaannya.


Tentu saja Bianca senang sekali.

__ADS_1


Ternyata Arthur masih menyimpan rasa untuknya, begitu tebakan awalnya.


Padahal... Arthur justru datang hanya untuk membereskan urusannya.


Arthur bilang, ia dan istrinya akan merawat Arthur Pangestu. Dan berharap Bianca bisa melanjutkan kembali hidupnya tanpa harus memikirkan masa depan Aturr. Arthur tidak ingin Bianca datang kembali ke kehidupan mereka.


Dia mendoakan kebahagiaan Bianca dan berharap segera sembuh pulih sehat kembali.


Bianca sedih dan sakit hati sekali.


Ia sempat mencoba menggoyahkan iman Arthur dengan melucuti seluruh pakaiannya dihadapan pria yang dahulu begitu bucin padanya. Tapi ternyata...


Lagi-lagi Bianca salah perkiraan.


Arthur bahkan tersenyum tipis lalu berlalu pergi keluar kamarnya.


Ia masuk ke dalam kamar mandi sambil meraung menangis sesegukan.


Di dalam bathtub Bianca mendapatkan sebuah silet bekas dan tanpa pikir panjang langsung menyayat urat nadinya.


Pikirannya kalut. Otaknya sudah buntu.


Pikirnya untuk apa hidup lebih lama jika tanpa Arthur yang lagi mencintainya setulus hati.


Bianca marah pada Tuhan. Marah pada dirinya sendiri karena terlalu lama sadar diri kalau Arthur Handoko benar-benar bisa pergi dari hidupnya.

__ADS_1


Arthur yang agak cemas melihat Bianca yang langsung masuk kamar mandi dengan tangisan kesedihan mulai berfikir buruk.


Firasatnya lumayan tajam karena memang Bianca melakukan hal yang berbahaya bagi dirinya sendiri.


Arthur mencoba mengetuk pintu kamar mandi. Tak ada jawaban.


Hanya suara air yang mengucur deras dari kran shower.


Perasaan Arthur tidak tenang.


Hampir setengah jam ia menunggu Bianca keluar dari kamar mandi.


Tapi tak kunjung keluar sampai akhirnya Arthur berinisiatif untuk mendobrak pintu kamar mandi.


Dan...


Terlihat Bianca sudah tak sadarkan diri di dalam bathtub yang berisi air yang sudah berubah warna merah karena bercampur darah.


Arthur panik.


Ia hanya melemparkan selimut yang ditariknya dari atas ranjang demi untuk menutupi tubuh Bianca yang polos tanpa pakaian.


Beruntung ketika Arthur berlari keluar, ada dua roomboy dan juga Lukman kakak iparnya yang sedang berjalan mencari dirinya.


Begitulah hingga akhirnya Bianca sampai saat ini masih dalam kondisi kritis di ruang ICCU rumah sakit.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2