Istri Muda Untuk Suamiku

Istri Muda Untuk Suamiku
BAB 189 Akhir Cinta Bahagia


__ADS_3

...Sayang, maaf... sepertinya Aku akan pulang menjelang Subuh. Aku di rumah sakit XXX ditemani Mas Lukman. Bianca nekad Bun** diri. Kamu lebih baik tidur lebih dulu. Maaf ya, Inayahku Sayang...


Satu chat manis, Arthur kirim ke nomor pribadi istrinya yang memang sudah terlelap di samping Arthur Pangestu.


Lukman juga melakukan hal yang sama. Ia menchat Amelia mengabari kalau sedang di rumah sakit XXX bersama Arthur Handoko, Suami Inayah.


Amelia langsung menelpon Lukman dan mereka saling mengabari keadaan yang terjadi.


Lukman merubah sambungan teleponnya menjadi video call. Pasangan suami istri itu memang begitu sweet menjaga perasaan masing-masing hingga tidak membuat masalah kecil menjadi masalah besar.


Mereka menunggu keadaan Bianca stabil dulu, baru pulang ke rumah masing-masing.


Di ruang tunggu di area merokok, kedua pria dewasa itu sama-sama menyulut rokok kretek dan berbicara serius tentang apa yang terjadi.


Arthur menceritakan semuanya pada Lukman. Semuanya. Tak ada yang ditutup-tutupi.


Lukman menyimak dengan seksama.


Dia cukup mengerti karena Arthur bercerita dengan intonasi suara yang tegas dan cerita yang lugas.


Kisah masa lalu yang pahit.


Bahkan Lukman sendiri selalu tidak suka jika bercerita tentang masa lalu.


Oleh sebab itu dia cukup memahami perasaan Arthur.


Semua orang punya masa lalu. Baik itu yang menyenangkan ataupun yang pahit menyakitkan.


Tapi jangan terlalu berpatokan kepada masa lalu. Namun jangan lupa menoleh ke belakang agar tidak sampai masa lalu kembali terjadi di masa depan.


Bagi Lukman dan Arthur, masa kini jauh lebih berarti. Dan masa depan bahagia sangat ingin mereka nanti.


Pasangan yang sudah begitu tepat Allah kirimkan saat ini, tidak ingin mereka sia-siakan apalagi menoleh ke masa lalu yang telah terlewati.


Setelah selesai menghisap sebatang rokok kretek, keduanya kembali ke ruangan Bianca dan mendapatkan kabar gembira kalau Bianca telah melewati masa kritisnya meskipun belum bangun dari pingsannya.


Arthur dan Lukman memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing pukul dua dini hari.


"Menginap saja di rumah kami, Mas! Besok Subuh baru pulang ke Jakarta!" ajak Arthur pada saudara iparnya itu.


"Aku ingin pulang. Kangen Amel juga Adam dan Hawa. Hehehe..."


"Tapi ini jam dua pagi. Kamu gak ngantuk, Mas?"


"Kamu bakalan ngerasain kangen yang membludak setelah punya anak sendiri, Thur!"


Arthur tersedak. Ia terbatuk dan Lukman tersadar kalau Arthur juga sudah memiliki satu orang anak yang kini ada di rumahnya bersama Inayah.


"Maaf, aku lupa."


"Tidak apa-apa, Mas! Aku pun seperti mimpi mengetahui kalau ternyata Aku bisa juga menjadi seorang Papa. Rasanya... hmmm..."


Puk puk.


Lukman menepuk bahu Arthur seraya tersenyum tipis.


"Hati-hati di jalan!"


"Siap. Hehehe..."


"Salam untuk Mbak Amel dan si kembar!"


"Waalaikum salam. InshaAllah kusampaikan. Salam juga untuk Inayah. Jaga istrimu baik-baik. Karena jika sampai terjadi sesuatu yang buruk pada Inayah, orang pertama yang akan menghajarmu adalah Aku. Ingat itu!"

__ADS_1


"Hehehe... Siap, Mas! Terima kasih banyak atas semuanya. Bye, see you next time!"


"Bye!"


Keduanya saling beranjak menuju mobil masing-masing.


Malam yang panjang.


Arthur dan Lukman sama-sama menghela nafas di balik kemudi mobilnya masing-masing. Setelah itu membaca doa dan mulai menyalakan mesin mobil lalu meluncur pergi.


.............


Keesokan harinya media sosial gempar.


Geger cerita tentang Arthur Handoko disetiap media masa online menjadi kepala berita hari ini.


Tentang rumor hubungan gelapnya dengan istri orang sampai membuahkan hasil seorang anak haram yang kini berumur empat tahun.


Bahkan gosip kehidupan Arthur jauh lebih booming dibanding filmnya yang akan rilis akhir bulan ini.


Film Istri Muda Untuk Suamiku yang akan jadi film andalan di festival Cannes tergeser oleh kabar berita sang sutradara sekaligus produsernya yang memiliki kehidupan kelam di masa lalu.


Beritanya semakin berkembang setelah beberapa wartawan menelusuri kebenarannya dan mengetahui kalau perempuan selingkuhannya itu kini ada di ruang ICCU rumah sakit dengan kabar mengejutkan, yakni nekad hendak bundir.


Beritanya semakin melebar kemana-mana hingga akhirnya terdengar oleh Fanny, Mamanya Lukman, Tia, Alif hingga Rama dan Gaga.


Hari itu benar-benar hari yang panas dengan kabar berita yang bertubi-tubi menghantam keluarga besar Inayah.


Tia bahkan sampai langsung menghubungi Inayah via ponsel dan menanyakan adiknya itu apakah benar Arthur Pangestu adalah putra biologis Arthur Handoko.


Tia juga meminta Inayah untuk tegas pada Arthur dengan menolak mengurus putra hasil hubungan gelapnya di masa lalu dengan istri orang itu.


Tapi Inayah meminta Tia untuk tetap tenang. Karena kenyataannya tidak si frontal itu. Cerita aslinya tidak sedramatis yang Tia dengar dan baca dari berita online yang sedang viral.


Intinya Inayah hanya meminta kakak-kakak serta saudaranya yang lain untuk tetap tenang menunggu suasana reda.


Saat ini Arthur sudah mulai tenang dan bisa mengambil keputusan yang benar karena dukungan Inayah dan juga Lukman.


Setidaknya Ia cukup percaya diri tidak seperti diawal kedatangan Bianca yang nyaris membuatnya depresi khawatir istrinya tidak bisa mengerti keadaannya di masa lalu.


Tetapi, menjadi orang terkenal itu sangatlah butuh kekuatan lahir batin, jiwa raga, jasmani dan rohani.


Gempuran berita dan tekanan yang besar membuat Arthur sempat oleng dan keluarga Inayah terpancing emosi.


Masalah Arthur dengan Bianca membuat para netizen berkoar-koar di kolom komentar hampir semua media masa online yang memberitakannya.


Cukup menyesakkan dada dan memerahkan telinga.


Tapi semuanya mulai legowo mengingat Arthur bukanlah orang sembarangan. Dia adalah orang intertainmen yang pastinya akan banyak orang pro kontra membicarakannya.


Semakin tinggi pohon semakin besar pula angin berhembus. Begitu pepatah mengatakan.


Disela-sela kesibukan Arthur yang akan promo film terbarunya, ada kabar gosip yang beredar bahkan semakin memanaskan suasana.


Bianca sudah tersadar dari komanya selama dua puluh empat jam.



Bianca memanggil jurnalis yang Ia bayar untuk merusak nama baik Arthur.


Ia minta sang jurnalis untuk meralat ucapannya. Bianca tersadar karena nyawanya hampir saja melayang pindah beda alam ketika dirinya nekat mengiris urat nadi.


Tuhan memberinya penglihatan akan neraka yang menakutkan hingga Bianca ingin memperbaiki kembali nama baik Arthur yang telah Ia rusak.

__ADS_1


Bianca bahkan meminta jurnalis itu untuk mencarikan seorang novelis handal untuk menuliskan biografi hidupnya menjadi kisah nyata dalam novel.


Tentang dirinya yang telah menyia-nyiakan cinta seseorang yang tulus. Hingga akhirnya penyesalan yang ia tuai sampai akhir hayat.


Perlahan keadaan mulai tenang meskipun butuh waktu berhari-hari untuk memulihkan kondisi itu.


Arthur juga mulai sibuk dengan promo-promo. Dan dia juga sering mengajak Inayah turut serta mendampingi di setiap kesempatan.


Arthur memperkenalkan Inayah sebagai istri sirinya yang akan dinikahinya selesai promo dan rilis film IMUS kepada semua orang.



Arthur juga memperkenalkan Arthur Pangestu yang akan Ia tambahkan namanya menjadi Putra Arthur Pangestu dengan akta kelahiran yang baru dengan mencantumkan keterangan adopsi pasangan Arthur Handoko dan Inayah.



Masa lalu telah berlalu. Tapi bukan berarti masa lalu harus dihapuskan dari memori ingatan dan tidak diakui keberadaannya. Begitulah prinsip Arthur dan Inayah dalam berumah tangga.


Inayah sendiri telah memberikan pengertian kepada seluruh anggota keluarganya bahwa mungkin sudah jalannya menjadi seorang istri dari pria yang memiliki masa lalu kelam.


Inayah berkeyakinan, kalau Arthur lah yang bisa menjadi ladang pahala ibadahnya hidup di dunia ini.


Meskipun beberapa orang kerabat dan sahabat menyayangkan jodohnya yang kurang tepat karena harus bersuamikan seorang mantan penjahat cinta tapi tidak bagi Inayah.


Justru Inayah memandangnya sebagai suatu kebahagiaan tersendiri bersuamikan Arthur yang punya sisi gelap masa lalu.


Tuhan Maha Baik.


Tuhan Maha Hebat, memberikan jodoh yang tepat pastinya untuk hidup seseorang menjadi lebih berwarna.


Inayah teringat dirinya yang cupu di masa lalu.


Miskin, penakut, pendiam dan tak berani mengeluarkan pendapat karena berasal dari keluarga sederhana yang hidup apa adanya.


Teringat masa SD nya yang seringkali terlambat membayar uang SPP dan selalu keluar masuk ruang administrasi sekolah karena ditanya kapan segera lunasi pembayaran.


Teman-teman sering mengolok-oloknya karena berasal dari keluarga miskin yang susah sekali hidupnya.


Kakak laki-lakinya sampai harus merantau bekerja di pelayaran demi untuk melihat adik-adiknya bayaran sekolah tepat waktu.


Bapaknya hanya seorang tukang kebun yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari.


Bahkan Inayah dan Gaga nyaris jarang diberi uang jajan selain uang ongkos transportasi pulang pergi sekolah karena harus naik angkutan umum.


Kisah hidup yang miris sekali.


Tapi itu bukan lah tujuan Inayah, bersuamikan seorang pria kaya raya yang kini mampu memberikan dirinya apa saja. Bukan.


Inayah belajar dari kisah hidup kedua orang tuanya. Meskipun miskin materi, mereka kaya hati dan bahagia.


Itu yang Inay inginkan.


Bahagia hidupnya.


Hidup baginya adalah pelajaran. Mendapatkan jodoh seorang Arthur yang awalnya tidak disetujui Emaknya hingga justru menjadi pria pilihan Emaknya pastinya sudah melewati banyak tahapan.


Arthur adalah yang terbaik. Meskipun masa lalunya cukup mengejutkan. Tapi Inayah menerimanya dengan lapang dada.


Inayah jatuh cinta pada Arthur Handoko. Begitu pula sebaliknya.


Keduanya telah menemukan jati diri masing-masing di antara keduanya.


Cinta memang indah.

__ADS_1


Cinta yang membawa kebahagiaan karena ada keikhlasan di dalamnya.


BERSAMBUNG


__ADS_2