Istri Muda Untuk Suamiku

Istri Muda Untuk Suamiku
BAB 204 Permasalahan Yang Rumit


__ADS_3

Juriah gugup menunggu kedatangan Victor yang sedang meluncur pulang ke kediamannya setelah sepuluh hari pergi ke Vietnam untuk urusan pekerjaan.


Ia sudah duduk rapi sejak setengah jam yang lalu setelah Rozie memberinya kabar kalau Victor sedang on the way menuju rumah dari bandara Soekarno Hatta.


Surti memasak makanan favorit Victor banyak sekali. Sampai memenuhi meja makan yang besar dan panjangnya lebih dari tiga meter itu hanya untuk menyambut Tuan Besar Victor pulang ke rumahnya.


Padahal hanya seorang, tapi... kenapa makanannya banyak begini?!?


Juriah hanya bergumam dalam hati. Ia tak berani bertanya langsung. Hanya diam menunggu datangnya sang tuan rumah yang seperti malaikat baik hati bagi Juriah.


Tak lama kemudian, Victor datang. Ia tidak sendirian, ada tiga orang laki-laki tampan yang ikut pulang bersamanya. Mereka sepertinya model Vietnam karena tidak bisa berbicara bahasa Indonesia. Logat Inggrisnya pun terdengar tidak biasa di telinga Juriah.


Juriah berusaha bertingkah semanis mungkin dihadapan Victor.


"Putri, kenalkan... mereka adalah tim rekan kerjaku di Vietnam. Mereka akan tinggal di Jakarta sehari dan Batam untuk jangka waktu yang lama. Tolong dibantu ya Sayang?"


"Iya, Mas Victor!"


Juriah tersenyum manis dan menyambut uluran tangan para pria tampan bertubuh tinggi atletis itu satu persatu. Senyumnya mengembang malu-malu kucing.


Ia agak sedikit geram karena Rosie tidak ikut menemaninya menyambut kepulangan Victor. Rozie ada kerjaan lain, katanya. Otomatis Juriah menyambut Victor seorang diri.


Aslinya Juriah adalah perempuan pemalu. Ia tidak terbiasa bercakap-cakap dengan banyak pria.


Itu sebabnya Juriah hanya tersenyum, mengangguk dan ikut tertawa jika Victor tertawa.



"Hm. Kau cantik hari ini!" puji Victor disela-sela pembicaraan santai membuat Juriah tertawa sumringah.


Juriah perlahan mulai percaya diri. Ia merasakan kerja Rozie memang luar biasa membuat dirinya berubah. Bahkan Victor memujinya di depan ketiga tamu yang dibawanya dari Vietnam.


Tapi...,


Lama-lama kepercayaan diri Juriah meluntur melihat kedekatan Victor pada ketiga tamu prianya yang kian intim.


Bahkan Victor tak ragu mengusap lembut raut wajah salah satu tamu prianya dan menatap lama tanpa berkedip.


Apakah..., apakah Boss Victor lebih tertarik dengan jenisnya sendiri?


Juriah menunduk merasakan debaran jantungnya berubah menjadi sia-sia.


"Putri!"

__ADS_1


"Ya?"


"Kau boleh kembali ke kamar. Aku akan ke atas bersama mereka. Kau bebas hari ini sampai besok pagi."


"Ba_baik, Mas!"


"Dan jangan ke lantai atas! Ingat! Kau tidak boleh ganggu kesenanganku apalagi mengubah moodku jadi buruk!"


"Iya, Mas Victor!"


Juriah tertegun membatu setelah masuk kamar dan menutup pintunya.


"Mas Victor... ternyata..." gumamnya pelan.


Juriah sebenarnya sudah ada kecurigaan ketika Victor bercerita panjang lebar tentang pertemanannya dengan Arthur Handoko.


Victor bilang Ia kecewa karena Arthur menikah dengan Inayah.


"Apakah dulu mas bule suaminya Inayah juga seorang pria penyuka sesama jenis? Apakah mereka dulu pasangan yang saling mencintai? Apakah itu sebabnya Boss Victor sakit hati dan ingin balas dendam pada mas bule itu? Hm..."


Juriah mulai mendapatkan signal yang menghubungkan masalah demi masalah yang Victor dan Arthur hadapi.


Ia tak peduli lagi.


Sedikit demi sedikit langkahnya sudah banyak kemajuan.


Bahkan Juriah sampai bisa ke salon terbaik di Ibukota salon langganan Amelia dalam menjaga kecantikannya.


Bersama Victor, Juriah yakin, bisa menjadi seperti apa yang diimpikannya selama ini. Hidup senang berlimpah bahagia.


Hari ini ia bebas.


Dihubunginya Rozie yang sedang ada kerjaan. Rozie memiliki pekerjaan lain di luar pekerjaannya sebagai tim wardrop perusahaan film milik Victor. Yaitu sebagai MUA.


Rozie dulunya adalah seorang make up artist. Kini ia asisten wardrop Victor dan sudah tiga tahun jadi asisten tata busana kepercayaan Victor.


Juriah ingin sekali mendekati Rozie untuk menanyakan banyak hal tentang Victor pada pria gemulai itu.


Juriah perlu mengetahui Victor lebih jauh lagi agar dirinya tidak sampai melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal bagi keberlangsungan hidupnya dibawah naungan Victor.


"Berapa orang yang dibawa Boss?" tanya Rozie setelah Juriah berhasil menemuinya disela-sela tugasnya merias wajah beberapa selebgram di studio podcast milik seorang artis terkenal.


"Tiga."

__ADS_1


"Hm."


"Kamu gak ke sana? Bukankah kalian sama?"


"Sama? Sama apa maksudmu?"


"Ehh? Ah, maaf Rozie. Maaf. Bukan maksudku menyinggung,"


"Boss Victor memang Don Yuan. Aku patah hati dicampakkan dia begitu saja. Keburukannya hanya satu. Yaitu. Suka gonta-ganti pasangan sejak ditinggal kawin pujaan hatinya."


Juriah mematung terdiam.


"Apakah pujaan hatinya itu Mas Arthur bule?"


"Hahh? Hei, darimana Putri tahu cerita rahasia itu?" Rozie menarik tangan Juriah dan mendorongnya ke pojok dengan suara bergetar. Rozie kaget Juriah tahu.


"Apa mereka dulu pacaran?"


"Sttt... Boss Victor tidak suka ada gosip yang berkembang. Dia sangat mencintai Arthur meskipun Arthur berkali-kali menolaknya. Mereka hanya berteman dekat. Boss Victor terobsesi bercinta dengan Arthur tapi sampai saat ini masih belum kesampaian. Malahan dia kini broken heart ditinggal nikah Arthur Handoko. Kamu dengar kisahnya dari mana?"


"Aku... kenal mas Arthur bule."


"Hm. I see. Itu sebabnya dia memulungmu dari jalanan. Hehehe..."


"Ish, mas Rozie benar sekali."


"Huaaa... jangan panggil aku 'Mas'! Sudah kubilang jangan panggil 'Mas'!"


"Hahaha maaf, maaf."


"Boss sedang membuat skenario baru rupanya. Hehehe... Semoga dengan adanya dirimu, Boss mendapatkan apa yang diinginkan."


Juriah menghela nafasnya.


Kini ia mulai mendapatkan titik terang.


Sungguh dunia ini gila. Seorang pria tampan, kaya raya dan jadi idaman banyak wanita, ternyata mencintai seorang pria juga.


Ternyata Victor sangat mencintai Arthur Handoko. Rekan sesama sutradara dan produser film indie.


Dan kini Juriah ada diantara mereka. Akan digunakan sebagai senjata Victor agar bisa kembali berhubungan dengan Arthur, istrinya Inayah yang adiknya Amelia.


Rumitnya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2