Legenda Dewa Surgawi

Legenda Dewa Surgawi
Ch. 200 ~ Tujuan Terhalang


__ADS_3

Lan Lihua muncul dari balik kabut sembari menghunuskan pedangnya tepat ke arah Feng Xian. Tatapannya sangat tajam, bahkan mengandung aura membunuh yang begitu kentara.


"Mati...?!"


Pedang Bintang Ungu mengeluarkan sinar setipis udara seruncing jarum, kecepatannya sangat tinggi. Lan Lihua mengarahkan serangan mematikannya itu tepat di kening Feng Xian.


BLARR!!


"Jangan bertindak berlebihan, Nona! Sadari batasanmu!"


Lan Lihua tersentak, begitu juga dengan Fen Fang yang langsung berdiri dari duduknya. Keduanya sama-sama terkejut tetapi berbeda sebab, itu terlihat dari ekspresi yang ditunjukkan keduanya ketika melihat seorang lelaki berambut dan berjenggot putih, sementara pakaiannya serba hitam.


"Leluhur Yu Shen...!" pekik Feng Xian terlihat ketakutan.


"Kau menyalahi aturan, terima hukumanmu nanti. Sekarang pergilah...!" kata pria bernama Yu Shen itu setengah melirik Feng Xian sejenak.


Lan Lihua terkejut bukan main, bahkan Bing Long pun sama halnya. Panglima Naga Timur itu bahkan tak mengetahui kehadiran pria itu sebelumnya, sementara Lan Lihua tak percaya jika jurus tak terlihatnya hanya di tepis dengan satu kibasan tangan.


"Yu Shen...! Hahaha ... Akhirnya kau muncul! Haha ... Aku telah menyiapkan hadiah istimewa untukmu, hahaha!" seru Fen Fang dari kejauhan, tetapi tak terdengar oleh Yu Shen maupun Lan Lihua sebab jarak mereka terlampau jauh dari pendengaran telinga.


Pada saat yang sama, Feng Xian berlari meninggalkan tempat itu setelah mendapat kecaman bertubi-tubi dari orang yang ia panggil Leluhur Yu Shen itu setelah memberikan penebas langit.


'Dewi Lan, berhati-hatilah! Orang ini sangat berbahaya. Aku tidak bisa melihat batas kekuatannya, lebih baik segera beritahu Tuan Hao Hao untuk datang. Aku takut ...!"


'Paman Bing! Percayalah padaku, lagipula aku tak gentar dengan siapapun! Dewa sekalipun akan aku lawan, aku tak ingin terus berada di belakangnya. Aku harus menjadi lebih kuat untuk pantas bersanding dengannya!' Lan Lihua memotong perkataan Bing Long, meskipun ia sempat terkejut tetapi tak terlihat rona takut diwajahnya.

__ADS_1


Yu Shen, pendekar hebat yang memiliki masa yang sama dengan Fen Fang dan Leluhur Lan. Dahulu, perseteruan antara Yu Shen dan dua sahabat karib tersebut mampu menggoncangkan Benua Perak selama empat puluh hari, sebelum pertarungan ketiganya dihentikan oleh seorang wanita yang melayang diatas bunga teratai putih.


Setelah kejadian itu, tak ada dari ketiga orang tersebut yang terdengar kabarnya lagi. Yu Shen mengalami luka dalam cukup berat hingga membuatnya tak bisa berkultivasi hingga seorang pria dari keluarga Bangsawan Qing datang menawarkan kesepakatan.


Entah apa isi perjanjian itu namun karena hal itulah ia menjadi pelindung keluarga Bangsawan Qing dan juga mampu melanjutkan pelatihannya menggunakan sumber daya yang di sediakan dari perjanjian tersebut.


Yu Shen menatap Lan Lihua, wajahnya yang tanpa ekspresi memperlihatkan kalau tak ada emosi di dirinya, "Dilihat dari kerusakan ini, sepertinya kau lumayan!"


Lan Lihua tak menjawab melainkan menyiapkan dirinya sesuai saran dari Bing Long. Ia mengalirkan tenaga dalam untuk menyelimuti tubuhnya dan juga pedang yang ada di tangan kanannya.


Tak berselang lama, datang seorang lagi yang melayang tak jauh di belakang Yu Shen sambil menatap tajam. Dilihat dari pakaiannya, orang itu merupakan kepala Bangsawan Qing, Qing Luo.


Kedatangannya membuat Lan Lihua sedikit gentar, hingga membuatnya mundur selangkah. Kekuatan yang terpancar dari orang yang melayang itu setidaknya hampir mendekati kekuatan dari seorang Alam Dewa Bumi, sedangkan kekuatan dari Yu Shen tak dapat terbaca dengan jelas oleh Lan Lihua.


"Apa dia yang menghancurkan kediamanku? Kulihat hanya seorang gadis, bagaimana mungkin memiliki kemampuan penghancur seperti ini!" kata orang itu sambil mendekat kearah Yu Shen.


Tak berselang lama, ia mengalirkan energi tenaga dalam ke tangan kanannya yang berbentuk meruncing.


"Tapi aku bukan orang tua yang memiliki belas kasih hanya untuk wanita ...!" Yu Shen melesat ke arah Lan Lihua sambil menusukkan tangan kanannya.


Tanpa menunda waktu lagi, Bing Long langsung keluar dan membentuk sebuah pelindung ke tubuh Lan Lihua. Tapi kali ini dia menggunakan seluruh tubuhnya, berbeda dari biasanya yang hanya menggunakan kepalanya saja.


DUAR!


Lan Lihua termundur beberapa meter sedangkan Yu Shen tetap di tempatnya. Serangan tersebut berhasil merobek penghalang yang diciptakan Bing Long tetapi tidak sampai menembus hingga melukai Lan Lihua.

__ADS_1


"Paman Bing! Kau tidak apa-apa? Orang itu kuat sekali!" Lan Lihua melihat Bing Long muntah darah di dalam ruang jiwa, energi spirit yang ia keluarkan terhubung langsung dengan dirinya maka serangan yang ia terima secara langsung akan berdampak pada dirinya yang asli.


"Tidak masalah, aku hanya sedikit lengah! Sebaiknya, kita cepat pergi dari sini. Aku tak melihat hal baik jika Dewi Lan terus memaksakan diri melawan mereka!"


Bing Long sedikit menyesalkan sikap keras kepala yang dimiliki Lan Lihua, dirinya bahkan sulit membaca apa yang sebenarnya ingin di buktikan Lan Lihua. Padahal kekuatan Lan Lihua saat ini masih sangat rendah untuk bisa mendapatkan hasil yang bagus ketika bertarung tanpa bantuannya.


Saat Lan Lihua tengah berdiskusi singkat dengan Bing Long, dirinya kehilangan konsentrasi dan tidak mengetahui jika Yu Shen sedang bersiap menyerangnya lagi namun kali ini menggunakan dua tangan yang dialiri tenaga dalam.


BOOM!


"Lawanmu itu aku! Perhatikan areamu ... Sialan!"


Fen Fang melemparkan seruling neraka tepat sebelum Yu Shen melompat, kontan saja membuatnya kaget dan menggunakan lengannya untuk menyerang balik seruling neraka yang mengeluarkan aura hitam pekat ketika di lempar.


"Kau pergilah dari sini, gadis keras kepala! Dia bukan tandinganmu!" Fen Fang meminta Lan Lihua pergi secara paksa dengan mendorong tubuhnya menggunakan energi yang keluar dari telapak tangan.


Yu Shen mengeram hebat menyadari kehadiran Fen Fang secara tiba-tiba dan langsung menyerangnya. Disisi lain, Qing Luo hanya mengawasi pergerakan Lan Lihua. Ia tak tertarik dengan Fen Fang.


"Bajingan Tua...! Beraninya kau menyerangku dari belakang! Kemarilah ... Kita selesaikan urusan kita! Aku akan mencabik-cabikmu!"


Lan Lihua menelan ludahnya ketika menyadari keseriusan Fen Fang, setelah beberapa saat terhenti dari dorongan itu dirinya mau tidak mau harus pergi secepat mungkin untuk memberitahu Tan Hao.


Fen Fang menarik kembali seruling neraka pada saat yang sama dirinya mengalirkan tenaga dalam cukup besar. Tubuhnya begitu pekat terpancar energi tapi hal itu membuat Yu Shen tertawa lebar, seolah dirinya sangat bersemangat.


"Tidak ada Kera Tua, kau hanya akan mati sia-sia! Hahaha ... Datanglah, kemarilah!"

__ADS_1


DUAR!


Yu Shen melakukan hal yang sama, tetapi dirinya tidak menggunakan pedang penebas langit. Fen Fang mendengus sebal saat ledakan energi tubuhnya tertekan balik, tanpa pikir panjang lagi ia melesat menyerang Yu Shan menggunakan serangan tapak yang terlapisi tenaga dalam.


__ADS_2