Legenda Dewa Surgawi

Legenda Dewa Surgawi
Ch. 40 ~ Kehebatan Ilmu Raga Merpati Surga


__ADS_3

Dengan keyakinan bahwa dia telah berhasil membunuh salah satu Tetua Tombak, Zhang Junda yang tengah menyamar melangkah dengan kesombongannya meninggalkan Tetua Tiandou yang masih berdiri mematung.


"Hei, kau mau kemana? jangan tinggalkan aku sendiri dong."


Langkah Zhang Junda yang menyamar terhenti seketika dan menoleh ke sumber suara dengan ekspresi terkejut.


"K-kau.."


"Ah ekpresi macam apa itu, biasa saja dong. Aku belum mati lhoo." Tetua Tiandou masih berdiri tegap namun raut wajahnya konyol tapi tatapannya begitu tajam. Luka di Lehernya tidak ada lagi, meskipun pakaiannya basah karena darah.


"Bagaimana bisa kau masih hidup? Tidak mungkin Belati ku gagal membunuhmu? Siapa kau sebenarnya..." Dengan menunjuk serta berseru lantang zhang junda tidak percaya orang di hadapannya adalah salah satu Tetua Tombak.


Tetua Tiandou tersenyum sesaat lalu menggerakkan badannya seolah sedang pemanasan ringan berekspresi polos.


"Hehe, Pedang Belati? Zhang Junda. Benar, kan?. Aku hanyalah anak muda yang sedang berlatih saja."


Zhang Junda terkaget kaget, sebab ia tak menyangka ada orang yang berhasil mengenalinya disaat menggunakan ilmu merubah wujud.


Zhang Junda hanya diam mematung dengan pikiran rumit dan mengira bahwa orang di depannya adalah yang dimaksud Su Ling.


"Apakah kau Anak Muda itu? Tidak. Penampilanmu lebih tua dari yang aku dengar. Hng.."


Tetua Tiandou langsung menatap tajam, ia menyadari maksud ucapan Zhang Junda adalah Tan Hao. Tetapi ia segera mengakuinya.


"Jadi kau mengenalku? ohh..hoho tak kusangka pengkhianat itu membocorkan keberadaanku. Jadi, tidak ada alasan membiarkanmu tetap hidup."


Segera setelah menyelesaikan ucapannya, Tiandou mengeluarkan Aura Spirit yang kuat mengelilingi tubuhnya dan bersiap menyerang.


"Ah Persetan siapa kau, hari ini akan kubunuh kau." Zhang junda juga tak mau kalah, ia mengeluarkan aura tenaga dalamnya dan mencoba menekan balik aura Tiandou.


Namun zhang junda tak menyangka, jika Aura Tenaga dalamnya malah seakan tersedot oleh Tiandou. Menyadari posisinya akan tidak menguntungkan, zhang junda memutuskan mulai menyerang lebih dulu.


Dengan sangat cepat Zhang junda menggunakan Belati di tangan kanan nya sedangkan pedang pendek ditangan kirinya melaju membentuk huruf X kedua tangannya.


Tiandou hanya tersenyum lebar tanpa berniat melawan ataupun menyambut serangan itu. Dia hanya memasang badan berdiri tegak tanpa bergerak.


..Ssrrraaaassshh..


Belati serta pedang pendek Zhang junda yang membentuk huruf X dengan kecepatannya seperti memotong tubuh Tiandou.

__ADS_1


Setelah melewati Tiandou dengan berlutut membelakanginya Zhang Junda tertawa dengan sombong.


"Hahaha tak ada yang bisa hidup setelah tertembus Pedang Belati ku, rasakan kesombongmu.."


Namun segera setelah berseru sombong, Zhang menyadari bahwa Pedang nya patah serta belatinya bengkok.


" K-kau.."


Tiandou hanya tersenyum dingin serta melirik Zhang dengan tatapan ganas.


"Apa kau pernah mendengar Ilmu Raga Merpati Surga? Jika tidak, kuucapkan selamat, karena diakhir hayatmu kau bisa melihatnya sendiri."


Seketika Zhang Junda pucat pasi setelah mendengar pernyataan Tiandou. Hingga dia tidak menyadari jika Ilmu nya telah sampai pada batasnya, hingga mengembalikannya ke wujud asli.


"Kau? Pengguna Spirit Energi? dan spiritmu MERPATI BULU SURGA. Hahahahhaa."


Zhang Junda terkejut mengetahui kebenarannya lalu tertawa lantang dengan ekspresi tidak bisa ditebak.


Tanpa membuang waktu lagi, Tiandou mengeluarkan Spirit energinya yang berwujud Burung Merpati setengah badan diatas tubuhnya.


"Hehh.. kau tahu banyak hal juga. Tapi sayang, aku sudah tidak berniat bermain-main lagi."


Seketika itu Aura Tenaga Dalam Zhang Junda tersedot dengan sangat cepat, hingga membuatnya lemas.


"Ini akhirku ya? hehe kurang ajarr. Tapi kuperingatkan kau, bahwa Ketua kami adalah orang yang menggunakan kekuatan sepertimu, dia 100x lebih mengerikan dari ini. Berhati-hatilah kau. Hahaha."


Dengan sisa stamina nya, zhang junda berseru kesal dan setelah itu tubuhnya mengering seperti batang kayu lapuk.


"Tuan, terima kasih karena sudah menuruti keinginanku. Sekarang kekuatanku telah terisi sekira 20% dari kekuatan penuh."


Tiandou hanya tersenyum kecil, terlihat penuh kesedihan di raut wajahnya.


"Ahh tidak masalah. Kau yang memberitahuku, kau juga yang merencanakan ini. Tapi aku sedikit tidak terlalu senang jika kau harus menyedot aura tenaga dalam manusia, meskipun dia jahat. Lebih baik kita mencari Hewan buas atau siluman saja untuk memulihkan kekuatan aslimu. Walaupun memerlukan jumlah yang sangat banyak dan waktu yang lama, itu lebih baik dari menyerap hawa kehidupan manusia seperti ini. haihh."


Sesaat kemudian, energi Merpati Bulu Surga menghilang dan berubah wujud menjadi Yue yin. Wujudnya hampir sama dengan Ye Yuan berbentuk setengah Aura yang melayang.


"Maafkan saya Tuan, Tidak akan lagi terulang. Tapi tuan harus berterimakasih padanya. Sebab energi kehidupannya yang ku serap lebih dari cukup untuk merubah bentukku seperti ini."


Meskipun terlihat raut penyelasan namun Tiandou merasa bahagia sebab bisa melihat sosok Yue yin secara nyata bukan lagi di dalam pikirannya.

__ADS_1


"Ah baiklah.baiklah. Sekarang kita harus temui Senior Jing yun. Dan untuk jasadnya hmm hehe bagaimana menurutmu."


Dengan wajah bingung yang polos, Tiandou memandang sambil berlutut di depan jasad kering Zhang junda kemudian berekspresi konyol memandang Yue yin.


Dengan menggeleng pelan serta ekspresi polos Yue yin mengibaskan tangannya dengan membuang muka tanpa mengatakan apapun.


Seketika itu jasad kering Zhang Junda menjadi abu dan hilang sekejap mata.


"Ehh.."


Dengan senyum bodoh Tiandou terkejut dengan kemampuan Yue yin.


"Tuan bisa tidak lebih berwibawa..huft."


"iyyaa.iyaa. Ayo kita temui Senior Jing yun."


Dengan sedikit serius polos Tiandou berdiri sambil menepuk-nepuk ringan bajunya. Kemudian ia berjalan cepat menuju kediaman Tetua Jing Yun bersama Yue Yin.


Memang sebelumnya, Yue yin lah yang merencanakan semuanya waktu keduanya masih menyantap hidangan perjamuan.


Dengan semua penjelasan yue yin, Tiandou menyetujuinya. Yue yin menjelaskan bahwa bukan hanya untuk menyerap energi kehidupan yang dimiliki Zhang junda saja, melainkan juga mengetahui sejauh mana Tiandou menguasai Ilmu Raga Merpati Surga yang telah di pelajarinya beberapa waktu yang lalu.


Meskipun masih belum sempurna namun Tiandou sudah berhasil menguasainya.


Serangan yang dilancarkan tiba-tiba oleh zhang junda terbukti telah melukai Leher Tiandou dan penyembuhannya sedikit memerlukan waktu itulah sebabnya Ilmu Raga belum sempurna.


Namun di serangan keduanya, Tiandou berhasil memusatkan konsentrasinya yang membuat tubuhnya sekeras Baja Intan.


Dan yang paling membuat Tiandou bahagia adalah sosok Yue yin dapat terbentuk nyata yang dapat dilihat olehnya. Hanya dia dan sesama pengguna spirit energi yang dapat melihatnya.


Seharusnya yang diserap adalah Roh energi Hewan buas atau siluman buas. Tetapi yang pertama kali Yue yin serap adalah Energi kehidupan seorang manusia yang memiliki tenaga dalam tinggi. Itu menyebabkan kekuatan yang diperolehnya meningkat 50x lebih tinggi di banding menyerap seekor hewan buas atau siluman buas.


Namun, Yue yin tidak menyadari bahwa apa yang dilakukannya akan berdampak buruk baginya. Sedangkan Tiandou tidak mengetahui ini.


•••


Server mangatoon sepertinya mengalami masalah atau kemungkinan sedang mengalami perbaikan. Saya tidak tahu chapter ini bisa rilis tepat waktu atau tidak.


Yang pasti, saya selalu merilis 1 Chapter setiap hari.

__ADS_1


Bagi Pembaca setia, terimakasih sudah menyempatkan diri membaca karya saya.


Selamat Berfantasi.


__ADS_2