Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Ke Mall


__ADS_3

Ana bergegas menuju kamar mandi, Meninggalkan oma dan Aditya


yang tak berhenti tertawa melihatnya.


"Siaapa yang menaruh tepung dilemari ?!


sambil mengusap mukanya yang sudah dipenuhi oleh tepung..


"Benar - benar ketelaluan !"bajuku semuanya Jadi dipenuhi oleh tepung,.


Setelah membersihkan tepung dari tubuhnya


Ana segera bergegas keluar,


ia melihat oma Rita sudah memegang selembar baju,


dan memberikannya kepada Ana.


"Cepat pakai baju ini Ana !


sambil memberikan baju kepada Ana


"Baju siapa ini oma ?" Ana mengamati baju tersebut.


Ana sangat takjub melihat baju yang diberikan oma Rita,


"Pakailah !


Oma Rita menyuruh ana memakai baju tersebut.


Rupanya itu adalah pakaian milik oma Rita Saat ia masih muda.


Baju tersebut masih tampak bagus dan terawat.


Sebenarnya Ana tidak mau memakai baju itu


karena menurutnya sangat seksi.


Teyaapi mana mungkin ia berani menolak perintah oma rita.


Ana sudah mengganti pakaiannya


dan ia pun langsung menghampiri oma Rita dan aditya.


Oma Rita terkejut dan tertegun,


Ia melihat Ana begitu cantik dan anggun


mengenakan baju tersebut,


Ia juga membayangkan saat ia seusia Ana dahulu.


Diambah lagi bentuk postur badan ana yang bagus,


Leher nya yang berukuran jenjang.,tubuh yang tinggi semampai dan berbodi seksi.


Semakin membuat Ana terlihat sempurna.


siapapun yang melihatnya pasti akan berdecak kagum


Tetapi tidak dengan aditya.


"Ondel - ondel..... !!!


Aditya mengejek Ana.


Ana merasa sangat kesal ia bertengkar kecil dengan Aditya.


Oma Rita yang berada ditengah


pertengkaran tersebut,


langsung berusaha meredamnya


Ia langsung mengajak ana jalan jalan keluar rumah seperti biasanya.


Aditya pun lebih memilih meninggalkan oma dan ana,


Lalu ia pergi berkumpul bersama teman temannya.


Rupanya oma berencana mengajak ana ke mall..


"Oma sudah lama tak ke mall ,...


Ucapnya kepada Ana


Tentu saja Aa merasa sangat senang


Diajak menemani Oma jalan - jalan ke mall Apalagi oma sangat royal kepada ana.


Mereka pun berkeliling mall,


Oma membeli pakaian yang begitu banyak


"Ana, oma lapar ! "Ayo kita cari restoran !"


oma mengajak ana mampir ke restoran yang ada di mall.


.............


Di mall yang sama rupanya Aditya pun


Juga lagi berkumpul dengan teman temanya.


Bersama kedua temannya Dimas dan Arya.


Aditya sangat terkejut melihat Oma dan Ana berada di restosan tersebut.


Untunglah oma Rita tidak melihat ada Aditya .


Hanya Ana saja yang melihat.


Tetapi Ana lebih memilih untuk pura - pura tidak melihat Aditya.


Ana merasa ingin buang air kecil,


Lalu ia pamit mau ke toilet,


Ana bertanya kepada salah satu pelayan letak toilet,


lalu pelayan tersebut menunjuk letak toilet yang tak jauh dari tempat duduk Aditya dan teman - temannya.

__ADS_1


Arya yang selalu tau sinyal barang bagus , Terkejut melihat Ana melewati mereka.


"Waww !" ada maruu loe Dit.,


Sambil menunjuk kearah Ana


Ana cuek tak memperdulikan mereka,


Sikap berbeda ditunjukkan Dimas ia memperhatikan Ana dari ujung kaki sampai ujung rambut.


Arya pun melihat Dimas mengamati Ana


..


"Cantik juga ya. !" sahut Arya ,menggoda Dimas


Dimas tersenyum malu dengan muka memerah,


Teman - temannya yang lain pun menggoda.


" Sikattt aja broo!"


"Barang bagus cuy !!


"Muluss brow., ! lalat aja bisa tergelincir tuh !"


Sahut teman - teman mereka.


Aditya yang mendengar ocehan


teman- temannya merasa sangat tidak suka.


"Selera kalian, Rendah !" mengacungkan jempol tangannya kebawah,


"Loe buta ya ? Tanya Arya


" Anstasya debora !!"


Membangunkan jagoan kecil gue !"


Goda Arya sambil tertawa terpingkal - pingkal


Arya pun menyeletuk...


"lama bener tuk anak..


boker kali ya, ook nya keras tuh !


Arya kembali tertawa terpingkal pingkal..


Aditya pun ikut menyeletuk..


"Dia lagi gigitin tempat wastafel.


jawab Aditya sambil ikut tertawa..


Dimas pun membela..


"Apaan sih kalian ,kasian ah


udah udah..


jawabnya


ia tak menyadari kalau Aditya bersama


teman- temannya, menertawakan dia dari tadi.


Aditya pun tak mau ketinggalan mengerjai Ana,


Aditya sengaja mebentangkan kakinya tepat didepan Ana, agar Ana terjatuh.


Jelas saja Ana langsung terjatuh karena tersandung kaki Aditya


Paha Ana yang putih langsung terlihat. ditambah lagi ia hanya memakai mini dress selutut.


"Mulusssssss !"goda Arya.


Ana tampak begitu marah,


Cepat - cepat ia membetulkan bajunya.


"kamuuu yaaaa,... keterlaluan...!!!!!


Ia melihat kearah Aditya.


Dimas langsung bergerak cepat kearah Ana.


Ia membantu ana untuk berdiri.


"Ayo berdiri ...


Sambil memberikan tangannya kepada ana.


Sedangkan Aditya langsung berdiri. dan tidak memperdulikan Ana sama sekali.


Ia keluar dari restoran sambil bersiul siul.


"Terimakasih kak Dimas.,


ucap Ana sambil tersenyum


"Kak Dimas memang sungguh baik ia berbeda sekali dengan Aditya.


Ana tidak menyadari jika sikap yang ditunjukkan dimas kepadanya ,


Adalah bentuk sikap seseorang lelaki yang tertarik kepadanya.


Ana pun mengucapkan terimakasih kepada


Dimas .


lalu ia pun bergegas pergi menyusul Aditya dan teman - temannya.


*******


Ana pun kembali menyusul oma.


Tampak oma sudah menghabiskan makanannya.


Oma kelihatan capek sekali

__ADS_1


Mungkin karena ia terlalu bersemangat mengelilingi mall hari ini.


Akhirnya mereka pun memutuskan untuk pulang kerumah.


Sesampainya di rumah Oma Rita


Ana pun langsung berpamitan untuk pulang.


*******


Lebih kurang 45 menit akhirnya sampailah Ana dirumahnya.


Ana tak menemui satu orangpun dirumahnya.


Lalu ia mengambil ponsel untuk menelpon ibunya.


"Hallo, bu " ibu kemana ?"


Kenapa nggak ada orang dirumah ?


" Kak bima sebentar lagi pulang !"


Tuggu aja kamu dirumah !"


Ibu, ayah lagi sama kak Anya,


Kita lagi ada urusan di luar !"


Nanti kamu nyusul aja kesini."


"Hmm.. rupanya kak Bima dan kak Anya udah pulang.,


Aneh,!" mendadak sekali...


Ana tidak menyadari bahwa sebenarnya


Ibu , ayahnya dan bima kakaknya,


Sedang merencanakan sesuatu ,yang akan membuat ana terkejut nantinya.


":#####


Setelah selesai mandi, Ana mengganti pakaiannya.


Tak lama terdengar seseorang pulang,


Rupanya itu bima kakaknya.


Ana melihat kakaknya duduk dikursi,


Ia terlihat diam seribu bahasa. seperti sedang berpikir keras.


Ana pun datang menghampiri kakaknya.


"Kak Bima kenapa ?


seperti ada masalah besarnya saja !"


"Coba cerita sama Ana ?!"


mana tau Ana bisa bantu kak Bima.


Bima tersenyum kepada Ana.


Ana seolah paham dan mengerti perasaan kakaknya.


Tetapi ia tak tau kalau dirinyalah yang sebenarnya dalam masalah besar.


"Ana....


kak bima memanggl Ana dengan lembut.


Ana mulai merasa aneh dengan sikap kakaknya.


"Kau tau apa alasan aku menikah begitu cepat ?


Sambil menoleh kearah Ana.


Lalu menghempaskas badannya dikursi.


Ana menggelengkan kepalanya,


"Kau lihat bukan ! "kehidupan orang tua kita ?!


Bima terdiam .


Dan kemudian melanjutkan obrolan kembali,


"Ayah yang sudah di PHK dan tidak bekerja lagi, dan juga ibu yang hanya bekerja dirumah untuk menjahit, itupun jika ada yang menjahit.


"Pasti kau berpikir., Jika aku egois harus menikah duluan , Ya kan ?!


Bima menengok kearah Ana.


Ana hanya tertunduk ia semakin tak mengerti


Arah omongan kakaknya.


"kau tau Ana ?


saat aku menikah dengan anya.


Aku tak pernah menyukainya sama sekali.


tetapi, akhirnya seiring berjalannya waktu rasa cinta itu tumbuh dengan sendirinya..


aku mengorbankan banyak hal.


termasuk sebuah perasaan.


"Kau ingat bukan ? Indah putri atmaja


Kakak kelas yang merupakan perempuan paling cantik satu sekolahan dulu


Dia adalah cinta pertamaku.


kami pernah berjanji untuk menikah,


jika sudah sama - sama sukses nanti.


Tetapi kehidupannya tak jauh berbeda dari kita. Bukan aku tak mau menikah dengannya.

__ADS_1


tapi aku tak yakin bisa membuat ia bahagia.


Karena berjuang dari bawah itu butuh waktu yang sangat lama.


__ADS_2