
" Aaaaaaaawwwwwwwwww
Siska berteriak ,
" Sudah kuduga
" Tapi ,
" Tapi apa ?
Ana terdiam lalu ia berpikir
Apa aku harus menceritakan perselingkuhan Amanda dan Aditya pada Siska , tetapi jika aku menceritakannya sama saja aku sedang membuka aib suamiku , sedangkan itu sangat dilarang dalam agamaku
Siska menepuk pundak Ana
"Apa yang sedang kau pikirkan ,
" Tidak ada , aku hanya memikirkan kau ingin makan apa
Siska tau jika Ana sedang berbohong
" kau tunggu disini dulu ya , aku akan menyuruh pelayan membawakanmu makanan yang lezat
Kau sedang membohongiku kan Ana , kau pikir aku tidak tau ada sesuatu yang sedang kau sembunyikan dariku , berhentilah menutupinya dariku . aku ini sahabatmu aku mengenalmu bukan sehari dua hari tapi sudah bertahun - tahun
Para pelayan datang membawakan makanan yang enak untuk mereka berdua yang sedang duduk di rumput ,
" Ayo makan ,
Seorang bodyguard perempuan menghampiri Ana ia tampak begitu khawatir saat melihat Ana sedang duduk dirumput tanpa beralaskan apapun
" Nona ,
Bodyguard perempuan itu tampak sangat khawatir ,
" iya ada apa
" Anda jangan duduk diatas rumput nona , bagaimana jika cacing dan bakteri masuk kedalam rongga kulit anda , itu akan membahayakan anak tuan muda dalam perut anda
Siska dan Ana saling menatap
" Kau tau hidupku sekarang sungguh repot sekali
Siska menutup mulutnya sambil tersenyum
" Nona berdirilah dari tempat itu , saya menjalankan ini sesuai perintah tuan Aditya
" Ya ,, ya aku akan segera pindah keatas kursi
Ana berdiri lalu duduk diatas kursi yang berada di halaman belakang itu ,
Siska mengikuti Ana dari belakang , ia menyadari jika teman baiknya itu sekarang bukanlah orang biasa lagi , ia adalah istri salah satu konglomerat terpandang
" Nona Ana berjalanlah pelan - pelan nanti kakimu tertusuk rumput itu
Siska menggoda Ana yang sedang berjalan
" Aku ingin sekali memakinya kau tau , dia membuatku sangat tersiksa dengan pengawalan yang berlebihan ini
.......
Dua orang lelaki tampak memasuki halaman belakang siapa lagi kalau bukan Aditya dan Arya
Aditya sengaja mencari istrinya
" Aditya
" Tentu saja sayang , Aditya langsung memeluk Ana
Membuat Siska dan Arya saling menatap satu sama lain
Kenapa tiba - tiba aku deg- degan saat playboy ini menatapku ya
" Aditya lepaskan aku , cepatlah kau ganti pakaianmu itu
__ADS_1
" Kenapa apa kau tidak suka aku memelukmu didepan temanmu itu,
Aditya menaikkan nada suaranya
" Bukan begitu , kau mandilah dulu ganti pakaianmu itu.
Bagaimana lagi caraku menyuruh dia untuk segera melepaskan pelukannya ini
" Anakmu tidak suka dengan aroma tubuhmu yang belum mandi itu ,
Aditya langsung melepaskan pelukannya dari Ana
" Baiklah anakku aku akan segera mandi setelah itu aku akan memeluk ibumu lagi
Wajah Ana tertunduk ia sangat malu dihadapan Arya dan Siska
" Cepatlah pergi
Arya pun langsung berpamitan
" Aku juga ingin mandi karena sudah lelah
Siska heran dengan keberadaan Arya dirumah Ana
" Arya tinggal bersama kalian ?
" Ia perusahaan milik keluarganya bangkrut ayahnya masuk penjara karena dituduh telah melakukan penipuan dan penggelapan saham , ibunya dirawat dirumah sakit jiwa
semua aset milik keluarganya disita untuk membayar hutang - hutang milik ayahnya
Siska terkejut mendengar apa yang baru diceritakan oleh Ana ,
" Dia menemui Aditya untuk dapat bekerja , aku salut padanya dia tak malu melakukan hal ini ,
Aku melihat banyak perubahan pada dirinya semenjak keluarganya bangkrut
Siska termenung
" Hey,apa yang sedang kau pikirkan
besok aku main kesini lagi ,
" Baiklah , bsok hari minggu juga aku libur
Aditya berjalan menghampiri Ana ,
" malam ini kau akan menemaniku pergi ke pesta salah satu rekan bisnisku
" Aku ?
" Tentu saja , apa kau mau aku mengajak yang lain
" Baiklah , aku akan bersiap - siap
Ana langsung menuju kekamar ia mengobrak - ngabrik mencari baju yang pantas untuk dipakainya kepesta bersama Aditya .karena ini adalah pesta pertamanya sebagai nyonya Aditya , Ana tampak begitu bersemangat .
Aditya masuk kedalam kamar dan melihat istrinya yang sibuk mencari pakaian
" Apa yang sedang kau lakukan didalam lemari itu
" Aku sedang mencari pakaian
Tampak seluruh baju di dalam lemari berserakan dilantai
" Kau itu memakai apa saja kelihatan sangat cantik
Aditya terdiam seakan tak percaya dengan apa yang ia ucapkan
Aku memujinya cantik , apa yang akan dikatakannya padaku
Ana mengeluarkan wajahnya dari dalam lemari ia mengintip kearah Aditya
Dia mengatakan aku cantik , benarkah apa aku tidak salah mendengarnya oh Aditya bisa kau ulangi kata - katamu barusan itu
Aditya tampak salah tingkah dengan apa yang baru ia katakan , tampak jantungnya berdetak begitu cepat
__ADS_1
" Aku tunggu di luar kau bersiaplah terlebih dahulu
Sejenak Ana melupakan tentang Amanda
Ana langsung mengambil gaun berwarna putih tanpa lengan , ia pun langsung memoles wajahnya dengan make up tipis , Ana emang jago dalam berdandan untuk seorang Anastasya yang cerdas mempelajari kelas makeup dari youtube saja sudah membuat dia menjadi handal.
Aditya masih berdiri diluar kamar ia belum menggunakan jas miliknya ,
Apa aku masuk saja ya , tapi aku benar - benar grogi mau menemuinya ,
Dia kan istrimu Aditya , kenapa kau mesti malu kau bilang saja itu karena anakmu ada didalam perutnya.
Pintu terbuka tampak Aditya mondar -mandir didepan pintu kamar
"Apa yang sedang kau lakukan
Ia langsung terpana melihat Ana yang begitu cantik dan menggoda
Sial dengan melihatnya saja sudah membuatku begini
" Kenapa dia
Aditya menarik tangan Ana masuk
" Duduklah disitu aku akan mengganti pakaianku
" Aku langsung turun kebawah saja ya
"Hey tidak bisa , aku tidak bisa jauh dari anakku
Aditya lagi - lagi kau berbohong dengan membawa nama anakmu , kau sebenarnya tidak bisa jauh dari ibunya kan
Aditya menggunakan jas berwarna putih , agar serasi dengan gaun yang dipakai Ana
Mereka turun kebawah tampak Arya sudah menunggu mereka dibawah Arya memandangi Ana dengan terpana
Cantik sekali Anastasya ini pantas saja Aditya bertekuk lutut dihadapannya ,
Ehem,
" Arya berhentilah kau memandanginya
Aditya tampak cemburu
" Istrimu cantik sekali
" Jaga ucapanmu hanya aku yang boleh memujinya
Ana hanya tersenyum - senyum melihat kelakuan Aditya
Seandainya itu emang dari hatinya
Mereka menuju sebuah gedung yang besar untuk menghadiri acara peresmian hotel mewah milik salah satu kolega bisnis Aditya
" Tuan chang apa kabar ?
Aditya menyapa seseorang
" Oh tuan Aditya senang sekali bertemu anda
apa kabar oma Rita ?
Dia mengenali oma Rita
" Oma sangat baik ,
Dia melihat kearah Ana
" Cantik sekali
Ana menundukkan kepalanya berterimakasih
Mereka memasuki ruangan yang besar sekali tampak semua orang didalam sangat berkelas dari baju dan perhiasan yang mereka pakai ,
Aditya menggandeng Ana dan memegang tangan Ana
__ADS_1