Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 3


__ADS_3

Amanda sudah mulai curiga dengan Anastasya,


Ia memperhatikan Ana lebih seksama


Jam mata kuliah pertama pun telah habis,


Seperti biasa Dimas sudah menunggu Ana didepan kelas,


Rima yang duduk dibelakang Ana pun menyenggol Ana.


"Stt... st.. Kak Dimas tu udah nungguin kamu,


Amanda melihat kebelakang dengan menunjuk jarinya kearah Ana dan Dimas,


Rima mengangguk.


Ana langsung belari keluar meninggalkan


Amanda dan Rima


"Rima , aku duluan ya, kamu nanti susul aku kekantin ya,


Rima memberikan kode tangannya pertanda Oke.


Amanda pun bertanya, dengan Rima


"Dimas sama Anastasya pacaran ya?


"Nggak tau juga Manda, cuma yang aku tau sejak awal Ana masuk kuliah ,


Emang Kak Dimas udah baik banget,.


Amanda pun mengangguk lalu pergi dari ruangan kelas.


Dikantin Dimas duduk berdua Ana,


Ya , Ana sudah merasa tak canggung lagi, ditambah Dimas sudah tau semuanya yang terjadi,


Jadi ia bebas menjadi dirinya sendiri.


"Kamu jadi nanti mau pergi sama Siska?


"Iya jadi dong kak, lagian kita udah lama nggak ketempat itu,


"Kalau gitu, Aku boleh ikut?


"Mmmmm... Nggak bolehlah itu tempat rahasia kita berdua,


Dimas pun tersenyum - senyum melihat Ana mengatakan itu.


Tak lama makanan pun datang ,mereka memesan, Beef steak.


Ana dan Dimas pun langsung menyantapnya,


Sedang asyik memotong dagingnya, saosnya terciprat kena mata Ana.


Dimas buru - buru mengelap wajah Ana, dan berusaha meniupnya.


Aditya yang sedang menuju kantin , melihat Dimas sedang meniup mata Ana


Langsung bereaksi ia tiba - tiba sangat kesal,


*Hey Dimass apa yang kau lakukan dengannya


kau tau dia itu istri orang !


Hey Ana kau diam saja saat lelaki lain menyentuhmu , kau benar - benar !


Eitzz...eitzzz...


Aditya apa yang kau ucapkan barusan ? Coba kau ulangi ?


Kau bilang apa? Istriku ?


Siapa yang istrimu ? Maksudmu Ana?


Kau seharusnya berkaca Aditya jika dia istrimu,


kau suami yang macam apa Ha?


Bangun kau dari tidurmu*,


Aditya sangat marah melihat Dimas menyentuh pipi Ana.


Amanda pun datang dan langsung mengahampiri Aditya, ia datang bersama Marisa


Lalu mengajak Aditya duduk bersama Dimas dan Ana.


Aditya sebenarnya tidak mau, tetapi ia tak mungkin menolak permintaan Amanda.


"Dit, kita duduk bareng Dimas yuk disana ,

__ADS_1


Menunjuk kearah Dimas dan Ana


Marisa yang melihat Amanda mengajak duduk bersama Dimas dan Ana, langsung menolak ia mencari alasan untuk tidak duduk bersama mereka, karena masih takut dengan Ana yang memarahinya.


Ia Ana rupanya kalau marah serem ah..


"Aku duluan ya ada urusan Amanda,


"Oke bye...


Amanda pun menggandeng tangan Aditya lalu menghampiri Ana dan Dimas


"Kita gabung ya, boleh kan?


"Duduk aja ,


"Ana , kita nggak ganggu kalian kan?


Ana yang berpura - pura tidak melihat kedatangan mereka pun Akhirnya menjawab.


"Nggak lah , duduk aja ..


Sambil tersenyum dengan wajah terpaksa.


Begitu juga Aditya


Amanda membuka obrolan


"Kalian pacaran ya ?


Ana hanya terdiam saja, Lalu Dimas pun menjawab,


"Pacaran sih nggak, cuma calon istri "


Aditya dan Ana langsung terbatuk - batuk dengan bersamaan,


Dimas sibuk memberikan air kepada Ana


sedangkan Amanda sibuk memberikan air kepada Aditya.


"Kalian kok bisa batuk barengan sih ?


jangan - jangan,? mmm


Amanda sambil menyelidik


Langsung dipotong oleh Aditya.


Udah jelas - jelas tadi Dimas bilang Ana bakal jadi calon istrinya kamu nggak dengar ?


Dit, kamu santai aja, nggak usah dijelasin juga kenapa, kalau Dimas itu bakal jadiin aku istri,


Nggak usah sok sok menegaskan


Aku tau diri kok Dit,


Amanda langsung memeluk Aditya didepan mereka.


Dimas melihat wajah Ana ,Ana berusaha menenangkan diri


Benar - benar nggak tau malu , ternyata berpelukan ditempat umum,


hey perempuan kamu dengar ?


Ini indonesia bukan kanada


"Oh ya, malam nanti ulang tahun aku, aku ngadain privat party, dirumah aku jadi aku undang kalian buat datang kerumah aku, temanya Black jadi semuanya akan memakai pakaian serba hitam


Bagaimana ?


Ana yang tidak pernah ikut acara party pun tidak mau datang ia menolak secara halus.


"Maaf aku nggak bisa datang, aku nggak bisa pulang larut malam.


Dimas pun menjawab,


"Aku bertanggung jawab penuh mengantar dan menjemputmu bagaimna Ana?


Amanda pun juga memohon agar Ana bisa pergi.


"Ayoklah Ana pleasee !


Sambil melipat kedua tangannya.


Aditya langsung membentak Ana,


"Ya udah pergi aja susah amat sih bilang Iya,


Ana mendengar Adit membentak nya langsung naik pitam


"Iya aku pergi !

__ADS_1


Kak Dimas nanti jemput aku ya?


"Iya aku yang jemput kamu.


Hey nona kegatalan, kau kan bisa pergi bersamaku,


kau sudah tak sabarkah inging berdua - duaan dengan Dimas.


Tak lama setelah menghabiskan makanannya.


Ana pun berpamitan untuk pulang duluan,


karena ia sudah berjanji dengan Siska , untuk pergi kebukit pesona


Untuk memasukkan impian - impian baru mereka , kedalam pohon


"Siska kamu dimana ?


"Aku udah dijalan ni , mau kebukit pesona,


Aku udah bawa bekal yang banyak ini !


"Ya udah, aku baru pulang dari kampus,


Aku nyusul kamu ya,


"Oke sipp jangan lama - lama ya,


Ana bergegas naik taksi menuju bukit pesona,


Sesampainya disana nampak mobil Siska sudah terparkir dibawah,


Ana pun bergegas naik keatas bukit.


"Sorry...aku telat yah..


"Ayo kita mulai mantera bukit pesona..


Ya, mereka berdua mempunyai kata rahasia untuk bukit pesona sebagai pertanda akan memasukkan impian baru kedalam batang pohon tersebut semacam ritual lucu - lucuan buatan mereka berdua.


Dengan serempak mereka mengatakan


"Kami kembali , Kembali kesini"


Impian kami akan segera terjadi


Kami pasti akan menemukan cinta sejati


Siapa lelaki yang bisa berada bersama kami disini berarti dia adalah jodoh kami"


Kemudian mereka berdua tertawa.


lalu memasukkan gulungan - gulungan kertas kecil yang sudah disiapkan dari rumah, itu kedalam plastik untuk dimasukkan kedalam lubang - lubang pohon yang besar itu.


Gulungan itu berisi impian - impian mereka berdua.


Lalu Siska bertanya kepada Ana


"Kau yakin Ana kau tidak mencintai Aditya?


Kenapa Siska bertanya seperti itu.


"Tentu saja tidak,


"Aditya itu sangat tampan , siapapun pasti akan tertarik padanya,


Aku takut nantinya salah satu dari kalian ada yang jatuh hati,


"Ah kau ini mana mungkin itu terjadi,


Sudah lah, aku tak mau menyebut namanya dibukit ini Siska.


"Oke baiklah - baiklah, aku sangat paham


sebaiknya kita makan saja dulu,


Lalu berpoto - poto untuk dimasukkan dalam media sosial kita ?


ya. kan..


"Dari tadi kek, makannya aku kan udah lapar


"Eh ,ini beneran kamu yang masak siska?


Coba aku cicip ?


"Ini enak banget, sumpah nggak sia - sia , kamu jauh kebelanda untuk sekolah memasak ..


Besok - besok ajarin aku masak ya !'


Siska pun tertawa mendengar Ana memujinya.

__ADS_1


Setelah itu merekapun bergegas pulang kerumah.


__ADS_2