Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 18


__ADS_3

Tampak Ana duduk di balkon ,dengan memegang sebuah poto ditangannya,


Ia memandangi poto pernikahannya dengan Aditya ,


Poto yang tampak tidak ada senyuman sama sekali dari bibir mereka berdua.


Apakah ada didunia ini orang yang menikah


sepertiku ?


Berada dalam sebuah ikatan suci dengan terpaksa


Seharusnya bisa tersenyum penuh cinta saat malam pertama, tetapi malah menyerahkan dengan penuh paksaan.


Aku sudah bosan dengan seluruh sandiwara ini,


Aditya masuk kedalam Apartament ,ntah dari mana dia ,


Ana belum menyadari jika ada yang berbeda dengan Aditya,


Itu dia suamiku, imamku ,,,


Hmm ntah lah aku merasa sedang terbelenggu oleh takdir yang terus mempermainkanku.


jika aku boleh memilih, aku ingin melakukan hal yang aku sukai.


Terkadang ingin menyerah dengan semua keadaan ini, tetapi aku lupa aku adalah boneka yang sedang dirantai oleh tuannya.


"Ehemmm...


Ehemmm...


Ana tersadar dari lamunannya.


Aditya berdiri dan berputar - putar, didekat Ana.


Hh , apa lagi yang ia inginkan,


Dia sedang melakukan ritual apa lagi dengan mengelilingiku seperti ini.


"Heh, Anastasya kau tau tidak jika suami pulang, kau harus menyambutnya dengan sebuah senyuman.


Kenapa dia ini, pulang - pulang , malah menuntutku untuk jadi istri yang seperti itu,


bukan kah kau hanya butuh tubuhku saja untuk melepas nafsumu.


Sedangkan aku seperti sedang mencintai orang lain yang tak pernah melihat ku sedikitpun.


Jika kau bukan manusia dan juga bukan suamiku,


Sudah sejak lama aku ingin mencampurkan racun kedalam minumanmu,


Agar aku tidak tersiksa dengan perasaan aneh ini.


Bau vanila menyerbak dari tubuh Aditya,.sepertinya itu bau fafum vanila kelas


atas,bukan seperti bau vanila yang biasa dibeli oleh Ana dari toko - toko emperan dipinggir jalan.


Ana , iya kau mulai mencium aroma tubuhku ini kan?


Sekarang bagaimana, apa kau mulai terhipnotis, denganku


Mengaku lah, kau akan aku buat candu menciumi aroma tubuhku ini.


"Kau dari mana , dengan Farfum menyengat seperti itu ?


Ana menutup hidungnya karena bau farfum itu terlalu menyengat . mungkin Aditya menggunakannya terlalu bnyak


"Kenapa apa kau merasakan sensasi berbeda saat menciumnya ?


"Kau ini kenapa Aditya, sikapmu aneh - aneh terus akhir - akhir ini,


apa Amanda tidak merasa risih memiliki kekasih sepertimu !


Pertanyaan Ana sungguh menjebak , sebenarnya ia ingin bertanya


apa benar Amanda dan dirinya sudah tidak ada hubungan.


Ah, kau ini Ana selalu saja dapat melakukannya dengan baik xixixixxiix


"Kenapa kau selalu bertanya terus tentang Amanda, apa kau mulai takut kehilanganku,

__ADS_1


mengakulah itu tidak akan membuatmu rugi.


Ana terdiam dengan wajah yang memerah,


Sial, dia selalu lebih tau apa maksudku,.


aku sungguh sangat malu.


"Minggir aku mau memasak untuk makan malam,


Aditya tersenyum - senyum melihat Ana yang berdiri dengan malu - malu.


"Ana coba kau jawab ,


Apa kau sekarang mencintaiku ?


Aku tau kau juga mencintaiku kan,


ayo kau ungkapkanlah perasaanmu


Anastasya itu akan membuat semua ini menjadi mudah.


"Kau bisa tidak melakukan hal yang lebih bermanfaat dari pada hanya duduk disitu melihatku.


Aditya berdiri mendekati Ana yang sedang mengiris - ngiris bawang dan sayuran untuk dimasak malam ini.


"Baiklah jika kau memintanya, aku akan melakukannya.


apapun yang kau pinta aku akan menurutinya


"Aku hanya ingin kau berhenti berbicara ,itu akan membuat masakan ku menjadi tidak higienis karana cipratan air liurmu masuk kedalam sini !


Menunjuk kedalam wajan yang sedang mendidih diatas kompor,


Dia ini selalu bersikap ketus padaku,


Apa dihatinya ada lelaki lain selain aku.


Aku sudah memakai vanila kesukaannya


tetapi ia bersikap seperti aku tak ada.


Aditya memandangi wajah cantik Ana yang sedang serius memotong sayur - sayuran.


Ana bisa tidak wajahmu itu jangan memanggil - manggilku, wajah cantikmu itu lama - lama akan membuat aku semakin tersiksa


bagaimana lagi caranya agar bisa mendapatkan perhatian darimu.


Tok


tok


tok


"Siapa lagi sore - sore begini mengetuk pintu.


"Cepatlah kau buka aku sedang memasak ,


Aditya membuka pintu,


"Oma ?


Aditya memeluk neneknya itu.


"Kenapa wajahmu seperti tak suka melihat kedatanganku,ha !


mana Anastsyaku ?


Ana langsung bergegas meninggalkan dapur


ia langsung


memeluk oma Rita, rupanya mama dan papa mertuanya juga ada.


"Haloo..


menantuku sayang


Mama xena adalah nama mertua Ana yang sangat terkenal dengan genk arisan sosialita terhitz di negeri ini,


rambutnya diwarnai merah maroon ia membuat ia semakin cantik saja meski telah memasuki kepala empat usianya.

__ADS_1


"Mama kenapa nggak ngabari ?


"Mmm oma ku sayang , aku sangat merindukanmu,


Ana memeluk oma Rita


"Kalian jarang sekali mengunjungi ku "


Oma Rita terlihat memalingkan muka sepertu merajuk.


"Oma aku sangat sibuk dengan kuliahku,


Ana terdengar memelas agar oma Rita tak marah lagi dengannya.


Tampak Papa Aditya sedang mengobrol


berdua Aditya , mereka sedang membahas hal penting tentang pengeboran minyak yang akan mereka lakukan didaerah pedalaman kalimantan.


"Papa berencana mendirikan perusahaan minyak sendiri disana,


selain sumber daya alam bisa kita kelola sendiri


kita juga dapat membantu memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat pedalaman tersebut.


"Benar juga pa, tetapi kendalanya kan


papa tau masyarakat daerah pedalaman saat awam , apa mereka bisa menerima kedatangan orang asing dari kota seperti kita?


"Itulah kenapa papa kesini , papa ingin menugaskan kamu untuk bisa bersosialisasi


di daerah tersebut,


Tempat tersebut berdampingan juga denga tambang batu bara yang dikelola kakak iparmu.


Ana terdiam mendengar obrolan papa mertuanya dan Aditya,


Sedangkan mama mertuanya sibuk dengan ponselnya ditangan .


Sepertinya ia berencana untuk mengatur pertemuan jadwal arisan para sosialita kelas atas.


"Mana Oma ?


Ana tak melihat oma Rita.


Tercium aroma masakan Ana yang menggoda selera,


Oma Rita pun muncul dari dalam kamar mereka.


Hmmm sepertinya oma Rita sedang memeriksa setiap ruangan diapartemant biasalah orang tua selalu pingin tau.


"Mama , papa Oma ayo kita makan dulu


Ana menghidangkan makanan dimeja makan


Mereka semua berkumpul.dimeja makan,


"Masakan menantuku ini sungguh sangat lezat iya kan pa,


Mama Aditya tersenyum dengan melirik kearah Aditya.


"Hmm betul sekali itu ma, beruntung sekali kita memiliki menantu seperti Ana


bukan begitu Dit ?


Aditya hanya diam saja, dengan mengunyah makanannya lebih banyak.


Ia seperti sedang diberondol pertanyaan jebakan oleh orang tua nya.


"Apa kalian tak perlu pendapatku ?ha


Oma Rita membentak, maklumlah orang tua itu perasaannya sensitif sekali.


"Bukan begitu oma ku sayang, aku tau jika kau pasti akan sangat suka dengan masakan buatanku ini kan.


Ana memeluk oma Rita


"Kau selalu saja bisa meredakan amarahku Ana.


Terlihat mama dan papa Aditya menunduk karena takut dimarahi nenek tua itu.


Aditya tersenyum melihat tingkah kedua orang tuanya itu.

__ADS_1


__ADS_2