Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Motor butut


__ADS_3

Tak lama kemudian sebuah mobil mewah memasuki halaman rumah tersebut.


"Sebenarnya aku malas sekali ,pulang kerumah ini


papa dan mama tak pernah ada."


Ucapnya dengan menghela napas panjang.


Ditambah lagi oma selalu memarahinya.


pemuda itu tampak langsung bergegas menuju kekamarnya yang tak jauh dari kamar omanya.


Rupanya pemuda itu adalah Aditya kusuma


Ia langsung berbaring dikasurnya dengan menelentangkan kedua tangannya,


Ialu melempar sepatunya sesuka hati.


"Aku belum makan seharian ini,


sambil berdiri melihat kearah jendela kamarnya.


ia melihat kehalaman belakang,


dan melihat motor Anastasya.


"Hah apa itu,? mengucek ngucek matanya.Sebuah rongsokan besi tua?"


sepertinya aku pernah melihatnya!


Tapii dimana ? sambil berpikir,


"Ah sudahlah tidak terlalu penting.


bergegas keluar dan menuruni anak tangga rumahnya.


Sementara itu dikamar oma, Anastasya sibuk mengurusi oma yang hendak mandi


Tanpa disadari Anastasya ia sedang bekerja dirumah Aditya dan menjadi perawat oma Aditya.


Tadi Ana meninggalkan lebih ,masakan buatannya.


Ia berpikir mana tau nanti para pembantu Disini ada yang mau menyicip masakannya,


Aditya mencium bau masakan Ana


"Bau apa ini?"


Busukk sekali, Aditya menutup hidungnya dengan kedua tangannya lalu


Aditya membuka lemari.


"Ikan asin.. ???


Benar - benar mereka keterlaluan memasak ikan asin dirumah ku.


Uwekkk...


"Membuat selera makanku hilang saja.


langsung Aditya bergegas pergi keluar rumah


dan mengendarai motor sportnya.


Selesai memandikan oma Rita, Ana langsung mengajak oma rita kehalaman depan untuk berjalan jalan.


"Oma.. ayo kita kehalaman depan,ana mau mengajak oma berjalan-jalan


biar oma tidak suntuk dikamar aja,


Oma rita pun menyuruh ana mengambil kursi roda miliknya.


"Ambil kursi rodaku disana aku tidak kuat berjalan.


sambil menunjuk kearah sudut kamar.


Apa kamu mau nanti menggendongku..??


"Iya omaa jawabku dengan lembut.


"Ana akan melakukan apapun yang oma minta


"Ayo oma naik, Ana menyuruh oma rita naik keats kursi roda.


Ana langsung mendorong kursi roda oma dan membawa oma rita kebawah ,


Kebetulan ada jalur khusus kursi roda yang sudah disiapkan untuk oma Rita


mereka benar benar keluarga kaya raya pikir Ana.


Ana membawa oma keluar,


ia melihat oma begitu senang dibawa keluar rumah.


Ana pun melihaat oma Rita mendorong sendiri kursi roda miliknya..


Ia pun pergi untuk melihat bunga - bunga disekitar halaman rumahnya


Tak lama Ibu mita langsung menghampirinya,


Ia langsung berkata pada ana yang membuat Ana tertegun dengan kata katanya.


"Begitulah jika hanya mendidik anak untuk mengejar dunia saja,


Siapa yang harus disalahkan??


Apakah orang tua???


Ana terdiam mendengar kata kata dari ibu mita.


ia tak tau harus berkata apa, dan juga tak mengerti apa maksud ucapan ibu mita tersebut


"Ana jika nanti kau menikah,


Maka didiklah anak - anakmu dengan ilmu agama..


Kau lihat Ana!


Ibu Mita melihat kearah rumah besar itu.


"Rumah ini sangat besar dan megah.


Tapi , ia menunjuk kearah oma Rita'


Hanya seorang diri berteman sepi ,,


Uangnya tak bisa memberikan ia kebahagiaan


Sedangkan anaknya sibuk dengan bisnisnya


Dia pun juga mempunyai seorang cucu, Tetapi walaupun ia serumah dengan neneknya..


Bisa dikatakan hanya sesekali melihat keadaan ia dikamar


Ia sama sekali tak pernah mengajaknya keluar,,


atau sekedar menghibur hati neneknya yang kesepian

__ADS_1


Semenjak ditinggal suaminya,


Aku sudah bekerja dikeluarga ini, Bahkan saat oma rita masih muda,


Ia perempuan yang sangat gigih membangun usaha dan bisnisnya...


Apa lagi semenjak suaminya meninggal.


ia sendirilah yang turun tangan langsung mengelola perusahaan ,


Dia wanita yang tangguh,pintar,ulet dan cekatan,,,


Setelah ia tua ia tak sanggup lagi menjalankan perusahaannya ia menyerahkan semuanya kepada anaknya.


Ia sigap dalam hal Dunia tapi ia lalai dalam urusan agama,


Dia lupa menanamkan nilai nilai agama kepada anaknya.


Alhasil ,, ia harus menanggung sepi dam sendiri


Ana terdiam dan teringat nasib ayah ibunya..


ia juga teringat Bima kakaknya.


Ibu mita berpesan kepada ana,


"Ana kau masih muda kau boleh saja bekerja keras,untuk menggapai impianmu,


Tapi kau harus ingat nak,


Bercontohlah dengan oma Rita,


nilai - nilai agama sangatlah penting ditanam dikeluarga


Ana tertunduk ia hanya mengangguk pelan.


Lalu Ibu Mita pun pergi meninggalkan Ana


sekarang Ana sangat paham.


Apa yang menyebabkan oma rita begitu ketus,kasar dan mau marah saja kepada semua orang,


Ternyata ia kesepian dan kurang perhatian keluarga.


Ana sangat sedih melihat oma Rita.,


Melihat keadaannya, batinnya


Dia memang kaya,uangnya banyak tak kurang satu apapun.


Tetapi hatinya tak bahagia.


Benar kata orang Hidup ini memang sangat butuh Uang..


Tetapi Uang tak selamanya bisa membeli sebuah kenyamanan dan rasa bahagia


Ana mendekati oma Rita..


"Oma... maukah sekali kali oma, Ana ajak jalan jalan keluar ?


Oma Rita hanya diam saja.


Ia tampak tak begitu memperdulikan Ana


"Ana mau mengajak oma jalan jalan dengan motor antik Ana,


sambil menunjuk motornya.


Oma Rita melirik kearah motor Ana


lalu berucap.


Ana tampak bersemangat mendengar oma Rita menyetujui ajakannya..


Ana pun bergegas pulang kerumah


karena hari ini ia amat sangat letih..


belum lagi besok adalah hari ke dua ospek


tek terbayangkan betapa lelahnya ia besok


Ana langsung tertidur diatas kasur miliknya.


*****


Alarm ponsel Ana berbunyi


bunyi alarmnya memekakkan telinga.langsung saja cepat - cepat ana mematikannya ,lalu lanjut tidur lagi


Beberapa menit kemudian.


Tiba tiba...


"Ataga aku lupa harus pergi kekampus


ia bangun dari tidurnya.


"Ospek hari kedua , jika telat aku akan kena hukuman.


Ana pun bergegas mandi,dan sarapann.


Ia melihat ayahnya sudah duduk didepan sambil membaca korannn,


Ana terlihat sangat buru - buru,


ia langsung saja berpamitan kepada ayahnya.


"ayahh ...ana pergi dulu yaa.


Takut telat..


Ayahnya terheran melihat kelakuan Ana yang terlihat begitu terburu buru.


"Dasar anak.jaman sekarang maunya buru buru saja.


ucap ayahnya.


"""""""""""""""


sesampainya dikampus,, Ana langsung memarkirkan motornya ditempat biasa,


dia tidak menyadari kalau hari ini aditya akan mengerjainya lagi.


dengan memakai perlengkapan ala pak petani


ana bergegas masuk kekampus,,


"syukurla tidak terlambat hari ini uh !"


ucap nya, sambil mengelus dada


Hari ini adalah pengenalan kampus setiap gugus akan menelusuri setiap ruangan agar setiap mahasiswa baru,


bisa tau fungsi setiap ruangan yang ada dikampus tersebut.


setelah selesai ospek.

__ADS_1


Ana dan Rima langsung menuju parkiran


Ana langsung berjalan mendekati motornya


betapa terkejutnya ana ia melihat


kedua ban motornya sudah kempes dan kaca spionnya sudah tidak ada kacanya.


"Keterlaluan !"


Siapa yang melakukan hal ini dengan motorku


"Sabar Ana..


Sabar jangan panik aku akan menemanimu mencari bengkel.


ucap rima menenangkan ana.


Rima berusaha menenangkan Ana yang benar - benar marah,


Padahal hari ini Ana sudah berjanji akan mengajak oma Rita untuk berjalan - jalan.


Ana yang kuat pun menangis melihat motornya, ia sangat marah tetapi tak tau akan marah dengan siapa.


Tega sekali yang melakukan ini kepada motorku !


sambil duduk dan menutup wajahnya.


padahal aku mau bekerja hari ini.


Rima kembali menenangkan Ana


kali ini rima bersikap seperti protokol upacara.


Rima berdiri dan berkata.


"Anastasya debora.


wanita kuat dan pemberani siapkah kau berpetualang hari ini


Rima memberikan tangannya bertingkah seolah menjadi pelayan dan tuan putri.


Ana pun tertawa melihat tingkah rima


ia pun langsung mengusap air matanyaa.


"Nah gitu dong...


Ayo sini aku bantu dorongin benda keramat ini.


ucap Rima sambil tertawa.


"Sialan, kamu "


sambil tersenyum dan menghapus air matanya.


Mereka berdua pun mendorong motor tersebut untuk mencari bengkel terdekat


keringat sudah bercucuran dari wajah mereka berdua


tetapi tak ada satupun bengkel yang mereka temukan didekat kampus.


********


Aditya sudah sampai dirumah


ia tersenyum puas dan bahagia


mengingat apa yang telah dilakukannya dengan motor Ana


ia membayangkan wajah Ana mendorong motor.


dengan tertawa penuh kemenangan.


"Rasakann !


Hahahahahaha .


Dia pasti hari ini kelelahan mendorong rongsokan besi tua itu.


Aditya merasa sangat puas.


######


Didalam kamar oma rita mulai bosan.


ia menunggu Ana yang tak kunjung datang.


"kemana anak itu jam segini belum juga datang ini sudah jam 5.


Oma Rita belum juga makan dan mandi karena menunggu Ana yang berjanji untuk memasak makanan dan mengajaknya jalan jalan hari ini.


Karena Ana tak kunjung datang


Oma Rita pun memanggil kepala pelayan tersebut


Ibu mita adalah pengurus setiap orang yang bekerja dirumah itu bisa dikatakan ia adalah


pembantu senior dirumah itu.


"Mita !


Omaa Rita berteriak.


Ibh mita datang menghampiri.


"Ia nyonya besar.


"Kemana suster itu ,cobaa kau telpon dia,sampai jam segini ia belum juga datang.


Ibu mita menelpon ponsel Ana tapi tidak aktif


"kemana anak ini kenapa belum juga datang


pikir ibu mita.


Aditya pun keluar kamar, dan melihat


ribut - ribut diluar.


"Ada apa ini ,,omaku tersayang.


sambil memeluk oma Rita


Oma rita langsung memarahi Aditya


"Apa peduli kau denganku ,kau selalu pergi dan hanya menongol sekali dihadapanku.


Sebenarnya oma Rita merasa kasihan melihat Aditya dia tidak jauh beda seperti dirinya kesepian dan butuh perhatian.


pantas saja Aditya selalu menghamburkan uang bersama teman temannya diluaran sana.


*****


Sementara itu dibengkel,


Ana sudah menunggu terlalu lama karna stok ban motornya susah sekali dicari karena itu .motor keluaran lama

__ADS_1


Ana pun menyuruh rima pulang karna ia juga sangat iba melihat Rima yang kelelahan


menemaninya seharian ini.


__ADS_2