Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 193


__ADS_3

Pintu ruangan kembali tertutup, Semua keluarga nampak keheranan melihat Aditya yang didorong keluar


" Ah aku pikir itu Ana, ternyata malah engkau yang keluar Aditya " Oma tampak kesal dan kembali duduk


keluarga yang lain pun tampak kecewa mereka sama sekali tak memperdulikan Aditya yang terlihat panas dingin


Aditya memegang jantungnya " Aku melihat kepalanya tadi ,apa itu benar kepala? "


Arya yang duduk manis lagi -lagi menahan tawa melihat Aditya,


ia melihat sekeliling " Tunggu dulu aku tak melihat Dimas, kemana dia "


Arya berdiri dan menghampiri Aditya


"Dit, aku tak melihat Dimas kemana dia, apa dia sudah pulang? "


" Ha, Dimas dia di kamar lagi pingsan "


Aditya menjawab spontan tanpa bertanya macam -macam lagi karena posisinya lemah sekali


Ana yang mau melahirkan tapi ia yang lemah terkulai


" Pingsan ? apa kau mau ikut aku, melihat Dimas " Memaksa mendorong tempat pasien yang di tiduri oleh Aditya


Aditya tak bisa memberontak sama sekali karena ia lemah " Dit ,cepat kau tunjukkan di mana Dimas "

__ADS_1


Aditya mengangkat kedua tangannya memberikan petunjuk jalan


" Hmm kapan lagi ada kesempatan untuk mengerjaimu " Arya mulai tersenyum licik


"Dit berpeganganlah, " Perasaan Aditya mulai tak enak ia melihat wajah Arya yang mulai aneh


" Arya apa yang akan kau lakukan jangan macam -macam " Aditya langsung duduk saat Arya mendorongnya kencang sekali lantai rumah sakit yang menurun membuat Arya seperti sedang main seluncuran saja


untung saja rumah sakit ini milik keluarga Aditya jika ini rumah sakit pemerintah entah bagaimana nasib mereka kena lempar satpam keluar rumah sakit


" Yuhuuuu Aditya ini seru sekali "


Arya tertawa bahagia karena jarang sekali ia seperti itu.


" Kau sudah gila Arya ini tidak ada remnya kau lihat "


" Waduh benar sekali Dit, aku lupa !" Wajah Arya yang kini mendadak pucat


" Sekarang bagaimana " Ia bertanya kembali pada Adity dan terjadilah pertengkaran di antara mereka berdua di atas tempat tidur dorong tersebut


" Cepat turunkan kakimu bodoh! "


Aditya membentak, seorang suster dan dokter yang sedang membawa pasien menggunakan kursi roda tampak berjalan santai di depan mereka ,tampak pasien seorang kakek tua yang sudah renta sekali sedang duduk di atasnya


" Bagaimana mau turun, kau lihat di depan kita ada orang " Arya kembali berteriak

__ADS_1


Mereka berdua pun berteriak - teriak dari atas tempat tidur, posisi Arya yang berpijak di atas kaki tempat tidur membuat ia berdiri berpegangan di atas tempat tidur


" Minggir !!!"


Dokter ,suster yang tampak berjalan santai tersebut langsung meloncat kepinggir meninggalkan pasien kakek tua di kursi roda


di tengah jalan rumah sakit yang berlantaikan keramik licin tersebut


Malang bagi kakek tersebut kursi roda nya ikut terseret dengan tempat tidur dorong yang di naikin oleh Arya dengan Aditya


" Awwwwwwwwwwwwwwwww"


Suara teriakan terdengar kencang sekali


Di depan mereka terdapat rungan


Kamar mayat ternyata


" Dit bagaimana ini kau lihat di depan itu kamar mayat! "


" Ini semua salahmu ***** " Aditya tampak panik sekali ia sudah menjongkok di atas tempat tidur


Terdengar suara kakek di kursi roda berteriak perlahan " To.. lo.. ng... "


Arya pub ikut -ikutan berteriak " Lon.. tong... lontong... eh salah tolong "

__ADS_1


Brakkkkkkkkk......


mereka masuk kedalam kamar mayat yang memang pintunya terbuka,


__ADS_2