
Dia hampir frustasi dengan keadaannya itu lelaki ntah bagaimana caranya ia keguguran semenjak itu ia menjadi tidak waras setiap oa mengetahui ada seorang wanita yang sedang hamil maka ia akan berusaha menggugurkannya agar merasakan sakit yang sama seperti dirinya
" Bagaimana caranya ia melakukan itu
" Ia adalah seorang dokter , ia berencana akan memberikan pelayanan untuk masyarakat sekitar sini , gadis itu berhati mulia nasibnya saja yang tidak mujur
" Apa sudah ada korban pak ,
" Sudah 7 orang perempuan yang tewas ditangannya karena mengeluarkan janin secara paksa
Aditya terlihat semakin cemas mendengarkan cerita itu
" Cepat cari Ana sekarang atau aku akan menghabisi perempuan gila itu !
Mereka terbagi atas tiga kelompok , kelompok pertama Aditya dan kepala suku desa tersebut
kelompok kedua Arya dan beberapa sesepuh desa
kelompok ketiga beberapa warga yang sudah dilengkapi senjata untuk menjaga perempuan dan anak yang ada didesa tersebut
Aditya mencari Ana sampai kedalaman hutan lebih jauh lagi mereka membawa seeokor anjing pelacak
masih menggunakan sarung
" Anaaa...
"Anaa...
Aditya memanggil nama Ana , nampa cahaya dari kejauhan
" Seperti ada cahaya disana mereka menunjuk kearah kiri hutan
Aditya berlari kearah tersebut
" Arya !
__ADS_1
Rupanya Arya dan kelompoknya sedang mencari dari arah berlawanan namun hasilnya nihil
salah seorang warga bertanya kepada kepala adat
" Pak bagaimana ini sudah hampir dini hari tapi belum juga ditemukan
" Apa sebaiknya kita pulang saja
" TIDAKKKK !
kita akan tetap mencari istriku , ucap Aditya marah
jika kalian tidak mau mencari istriku biarkan aku seorang diri masuk kehutan untuk mencarinya
Aditya menerobos masuk kehutan seorang diri , mereka saling berpandangan
" Baiklah nak Aditya kita akan melanjutkan pencarian sampai ketemu ,
tampak mereka mengeluarkan sesuatu dari kantong dan meminumnya
" Makanlah ini akan membuat badan mu menjadi kuat dan fit,
Arya melihat seperti bentuk obat ia menolaknya dengan halus
"Aku alergi benda asing pak ,
Arya merasa ada sesuatu yang janggal dengan para warga di desa tersebut , tapi ia sengaja tetap fokus mencari Ana
Aditya menemukan sobekan kertas dan robekan baju tidur yang dikenakan oleh Ana
Sebelumnya Arya mengetik Sms lalu mengirimnya keponsel Aditya
" Aku mencium tanda - tanda yang tidak beres di desa ini sebaiknya kau berhati - hati jika menemukan sesuatu yang mencurigakan kau simpan saja sendiri aku sudah mengurus semuanya
Aditya mengambil robekan baju milik Ana kedalam sakunya
__ADS_1
Ana aku mohon berilah petunjuk sedikit saja tentang keberadaan kau , aku berjanji setelah ini tak akan pernah memarahimu lagi
jangan hukum aku separah ini , tunjukkan kepadaku dimana keberadaanmu
" Aaaawwwwwwwwww
Suara teriakan Ana terdengar tak jauh dari desa tersebut , Aditya berhenti dan memastikan dari mana suara itu berasal
" Dari arah sana
seorang warga menunjuk arah jalan kembali ke desa tersebut
" Berari dia masih ada disekitar tempat itu ,
" Ayo cepat kesana ,
Aditya berlari kembali dengan sekencang - kencangnya kearah desa tersebut
Ia tak menyadari telah jauh meninggalkan orang - orang tersebut dibelakangnya
seperti seorang atlit lari tenaga Aditya sangat kencang sekali
" Anaaaa
Anaaaa
Suaranya tiba - tiba sama sekali tak terdengar
" Apa kalian mendengar teriakan dari arah sin tadi
" Tidak ada suara apapun dari tadi yang kami dengar
" Bagaimana mungkin kalian tidak mendengarnya suara nya berasal dari dekat sini ,
Aditya berbicara dengan berteriak
__ADS_1