
Pagi yang cerah di sambut dengan kehangatan mentari pagi, Ana membuka jendela kamarnya lalu tersenyum
setelah lama libur akhir semester, hari ini Ana kembali masuk kuliah
" Sayang aku akan pulang malam banyak kerjaan di kantor yang sudah menunggu
kamu nanti kuliahnya di antar bodyguard ya
Aditya mengecup pipi Ana lalu mencium perut Ana
" Anakku sayang
Aditya pergi dengan terburu - buru
" Udah siap mobil gue
"Udah tuan Aditya
Arya selalu bersikap seperti itu meski Aditya tau hatinya sedang hancur berkeping - keping
Didalam mobil
" Bagaimana ?
" Tenang saja aku sudah mempersiapkan semuanya
......
Seperti biasanya Ana sampai di kampus dengan pengawalan sangat ketat bahkan ada yang merasa iri ada juga yang berdecak kagum melihat ia dan pengawalan yang berlebihan oleh Aditya suaminya
Ana masuk kedalam ruangan kelas
" Anaaaaaa
Rima memeluk Ana
" Eittzzzz tunggu dulu ,
Ana mulai memperhatikan perubahan penampilan Rima
" Sepertinya ada yang makin cantik
Ana menaruh jarinya di mulut
" Ah kau bisa aja
"Kemana lemak - lemakmu itu
Ana memegang baju Rima yang sudah longgar , Rima yang mendapat bea siswa sama sepertinya di awal masuk kampus ini juga merupakan mahasiswi tidak mampu , dia dan Rima kerap sekali memakai baju itu - itu saja kekampus tentu saja Ana sangat hapal dengan semua baju yang Rima kenakan setiap hari
" Pak Doyot ... pak Doyot
Semua mahasiswa langsung duduk dengan rapi
Amanda mengetuk pintu
" Wah cari mati dia
Rima tersenyum di belakang , pak doyot adalah dosen yang sangat tidak perduli dengan status sosila mahasiwa baginya mahasiswa yang beretika dan cerdas itu yang akan selalu di hargainya tak perduli mau cantik , ganteng atau jelek sekali pun tentu saja Rima dan Ana adalah kesayangannya
karena cerdas dan mereka terkenal santun tersebut
Profesor Doyot namanya asli dari papua bertubuh gempal , seorang dosen sekaligus atlit tinju nasional
" Kenapa terlambat !!
Wajah Amanda langsung pucat
" Maa maafkan saya pak
__ADS_1
" Kamu pikir ini luar negeri , saya sudah pernah bilang jam tujuh sudah harus ada di kelas
Wajak pak Doyot nampak marah , dia sangat anti sekali dengan mahasiswa tak disiplin
" Cepat masuk ,
Amanda masuk lalu duduk di samping Ana
" Siapa yang suruh kamu duduk di situ , cepat duduk di bawah
Rima menutup mulutnya menahan tawa
sedangkan Ana tersenyum bahagia melihat Amanda dan kebodohannya itu
Rasakan , emang enak
sok banget mentang - mentang orang kaya
pak prof kau memang luar biasa aku sungguh sungguh sayang sekali pada dosen ku yang satu ini
Kau bukannya punya dendam pribadi padanya Ana ? Ya seperti itu lah kira - kira .
Ana tersenyum geli melihat Amanda
Amanda melihat wajah Ana yang penuh rona bahagia
Tok
tok
" Pak Rektor , silahkan masuk
Pak Doyot berdiri
" Pak ini ada mahasiwi baru pindahan dari belanda
Siska masuk kedalam kelas , Ana terkejut melihat Siska ada di depannya
Wajah Ana tampak bahagia melihat sahabat baiknya berdiri di depan kelasnya
Siska langsung mencium tangan pak Doyot , Siska itu terkenal karena santunyya di sekolah dulu meski ia sangat badung tapi etika dan kesopanannya terhadap orang yang lebih tua patut di acungin jempol
Profesor Doyot tersenyum lalu menyuruh Siska duduk di sebelah Ana kebetulan kursinya kosong
Ah aku senang sekali bagus lah , Amanda kena hukuman jadi aku bisa duduk sebangku dengan sahabat baikku ini
" Kau tak memberi tahuku akan pindah kuliah disini
Ana berbisik kepada Siska
" Sengaja aku memberikan kejutan untukmu
nanti saja aku ceritakan untukmu , bisa kena hukuman kita
Siska mengeluarkan buku tulisnya
Sepanjang jam pelajaran pak Doyot , Amanda duduk dilantai di bawah layar in fokus yang menghadap keseluruh mahasiswa di ruangan kelas ia duduk dengan muka sangat kesal
" Lihat saja aku akan membalasnya nanti
Pak Doyot melirik kearah Amanda , buru - buru Amanda menundukkan kepalanya
" Sialan apa dia mendengar ucapaknu barusan , bagaimana ini
" Baiklah jam pelajaran berakhir , kalian bikinlan kelompok diskusi minimal tiga orang lusa kita presentasekan kedapan hasil diskusi kalian
" Pak apa saya sudah boleh duduk
Amanda bertanya
__ADS_1
"Ya kamu sekarang kan sedang duduk ,
" Maksud saya apa hukuman saya sudah selesai
Ana , Rima dan Siska saling berpandangan menahan tawa , mereka tau jika Amanda tak suka dengan Anan, sudah menjadi rahasia umum jika salah seorang sahabatnya tersakiti otomatis teman - temannya yang lain ikut membenci musuhnya itu,
sebenarnya ini tidak boleh ya , cuma tak berlaku dengan si Amanda yang tidak tahu malu itu
Pak Doyot keluar ruangan kelas tersebut lalu Amanda berdiri menyuruh Siska pindah dari tempat duduknya
"Awas kamu ini tempat dudukku
Sepertinya Amanda harus ekstra hati - hati karena Siska lebih galak dari semua bodyguard yang mengawal Ana
" Kalau aku nggak mau kamu mau apa !
" Kamu tau nggak aku siapa ?
" Emang apa pentingnya untuk aku tau siapa kamu ,
Amanda menggebrak meja
" Ini tempat dudukku , kamu baru di sini jangan sok ya
Siska menendang meja yang di gebrak oleh Amanda membuat semua mata tertuju pada Siska
" Loe mau nantang gue buat duel ha
Amanda terkejut melihat anak baru pindahan tersebut ternyata singa banget
Kan udah di bilang Amanda loe itu salah gertak orang Siska itu kalau lagi marah dia bisa kayak kuda lumping apa aja di telan
Amanda langsung keluar ruangan , Marisa yang baru datang ikut gemetaran melihat kungfu panda yang di lakukan Siska
" Kamu keren banget
Ucap Rima menggelengkan kepalanya terheran - heran melihat Siska
Sedangkan Ana hanya tersenyum saja karena memang seperti itulah sifat mereka berdua jika sedang marah yang membedakannya hanya satu ,Jika Siska marah ia sudah siap dengan resiko jika dilaporkan ke aparat dia punya banyak dekengan kekuasaan dan juga banyak uang , sedangkan Ana dia hanya bermodalkan keberanian, kecantikan dan kecerdasan saja masa itu , kalau sekarang mereka berdua imbang
"Sabar ,,
Ana sambil tersenyum
Rima terkejut melihat Ana seperti sudah akrab sekali dengan Siska
"Kalian saling kenal
" Mmm iya ,, Rima kenalin ini Siska sahabat baik aku
Dan Siska kenalin ini Rika teman baik aku di kampus ini
" Siska
"Rima
"Kau tak usah khawatir , dia ini sangat baik kungfu pandanya akan keluar jika saat - saat tertentu saja
Siska dan Ana tertawa
Lalu mereka bertiga menuju kantin karena Ana sudah sangat lapar
"Bumil lapar
" Ana kau tak merasa terganggu dengan pengwalan yang berlebihan seperti ini
" Diam sajalah kau aku sangat terganggu dengan ini semua , cuma mau bagaimana lagi
kalau tidak Aditya akan mengurungku di rumah , itu akan lebih menyiksaku lagi
__ADS_1
Tampak beberapa bodyguard sudah berada didepan dan menyiapkan tempat duduk untuk mereka bertiga