Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 97


__ADS_3

" Aku capek sekali


Ana berbaring di atas tempat tidur miliknya


" Istirahatlah sayang cepatlah minum vitamin dulu nanti kau lupa ,


" Baiklah


Aditya melepas pakaiannya lalu berbaring di samping Ana ia juga amat lelah karena acara yang sangat panjang malam ini


Ana menoleh kearah Aditya yang lagi tidur ia memandang wajah lelaki yang sedang tertidur lelap di sampingnya


" Kau begitu lelah seharian ini walau awalnya menyakitkan tetap saja dia laki - laki yang dikirimkan tuhan sampai saat ini untuk menjadi imamku aku tak terlalu ambil pusing dengan poto di laptop Amanda yang aku tau dan semua orang tau aku adalah istrimu dan dunia tau kau selalu menjagaku


Ana memejamkan matanya sambil tersenyum


" Aku tak mau memikirkan hal - hal yang tidak penting dalam hidupku , ah dia suamiku dia akan selalu membahagiakanku


.....


Amanda dan Marisa sampai di tepi laut dengan tertawa lepas Amanda menenggelamkan mobilnya dengan menggunakan kapal yang sudah ia sewa untuk di bawa ketengah laut


Marisa berucap lega " Syukurlah aku sangat cemas


" Tenang saja tak ada yang mengetahui apa yang sudah kita lakukan


Mereka kembali mengendarai mobil lalu pulang kembali kekota


.....


Seseorang mengirim gambar ke ponsel Arya


" Hmm


Kalian tidak tau mata - mata yang kusebar lebih canggih


Arya tersenyum sinis


Tok


tok


tok


" Masuk


" Permisi pak , Rada datang dengan memakai baju berwarna hijau muda ia terlihat begitu cantik ia terlihat begitu berbeda dengan wajah yang berseri - seri penuh bahagia


" Mana dokumennya


Arya masih cuek saja tidak menyadarinya


Rada memandanginya dengan tersipu malu


Kenapa dia begitu aneh atau jangan - jangan karena malam tadi sebaiknya besok - besok aku akan menjelaskan padanya karena tak mungkin membuat ia menaruh perasaan padaku nantinya akan membuat ia patah hati


" Rada


" Iya pak " Rada tersenyum bahagia


Hmm dia begitu bahagia sepertinya kalau begitu nanti sajalah aku memberi tahunya


" Tidak apa - apa pergilah kau bekerja


........

__ADS_1


Siska masih bermalas - malasan di dalam kelas tampak Amanda duduk di belakang dengan tampang kelelahan , Siska menahan amarahnya ia ingin sekali mencekik Amanda


tapi ia berusaha menahannya karena Ana mengatakan kita akan membalasnya dengan cara halus


" Aku ingin sekali mencekiknya lihat saja nanti


" Kau jaga ucapanmu dia itu berbahaya kita akan membalasnya secara halus tunggu saja


Amanda berjalan mendekati Ana lalu memberikan oleh - oleh karena ia baru pulang dari luar kota


" Hai Ana ini untukmu


" Waw apa ini


" Itu makanan khas jogjakarta kau pasti akan suka


" Terimakasih Amanda , Ana berusaha bersikap semanis mungkin


]


Lalu Amanda pergi keluar kelas


" Cepat kau berikan makanan itu , aku yakin ia memasukkan racun kedalam makanan itu


Siska dengan cepat membuang makanan itu


Rima hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan Siska tapi memang mereka harus waspada dengan semua sikap dan gerak - gerik Amanda karena ia bisa melakukan apapun kepada Ana


Mereka berjalan untuk pulang seperti biasa Rima pulang diantar Siska sedangkan Ana bergegas kerumah oma Rita karena oma menyuruh kesana


"Iya oma Ana di jalan


......


" Iya Ma istirahat siang nanti Adit langsung melihat Oma


" Baiklah sayang selamat bekerja putraku


.


Aditya menutup teleponnya


"Pak Adit boleh saya masuk


" Iya masuklah aku sudah tak sabar ingin memenggal kepalamu


Arya tak tahan tertawa masuk kedalam ruangan kantor Aditya


" Sudah bisa tertawa lebar sepertinya pak Arya apa hati kau yang terluka sudah bisa tertambal


" Apa yang sedang kau bicarakan aku sedang berusaha berdamai dengan takdir


" Sudah aku tak mau mendengar kesakitanmu itu , aku mungkin nanti akan terlambat kembali kekantor sebaiknya kau bisa menghandle sebentar aku mau pulang kerumah oma dulu


" Siap pak bos..


......


Siska pulang kerumah ia tadi di telpon maminya untuk mengantar Arjuna terapi kerumah sakit agar bisa kembali berjalan


" Aku pulang ...


dengan wajah masam dan muka jutek


" Cepat kau antar Arjuna ia sudah menunggu dari tadi

__ADS_1


" Sabar mi , Siska baru sampe rumah kenapa nggak kak Dimas aja yang antar sih mi


" Kakak mu lagi pergi ke belanda tadi papimu nelpon aku heran ia mendadak menyuruh Dimas kesana


" Ini akan merepotkan bagiku


" Kalau Siska tidak bisa tidak apa - apa mi, biar Arjuna naik taksi saja


" Tidak sayang kau tidak usah khawatir Siska pasti bisa mengantarmu kau jangan khawatir


" Kenapa bukan mami saja yang antar kalau tidak suruh pak mamat sopir kita yang antar


" Pak mamat lagi cuti ibunya lagi sakit di kampung


Tampak Arjuna sudah siap dengan pakaian yang berbeda ia tidak memakai baju batik tetapi memakai baju kaos yang di beli oleh Siska


Siska yang tadinya jutek langsung menutup mulutnya menahan tawa karena tidak tahan melihat pakaian yang di pakai oleh Arjuna ternyata kekecilan kaos yang di belikan Siska tempo hari


" Aku udah siap


" Ayo cepat naik mobil


" Siska bagaimana Arjuna mau cepat sampai kemobil jika kau tidak membantunya


Dengan langkah yang sangat berat ia langsung mengahanpiri Arjuna


Kau memakai baju ketat dengan pusat yang kelihatan ya cocok sekali kau seperti penari india


" Terimakasih kau membantuku berjalan


" Jangan berisik


Siska melajukan mobilnya dan sampai kerumah sakit tujuan


Arjuna yang tinggi besar menggunakan pakaian yang nyaris ketat dengan pusat yang kelihatan membuat orang - orang memandangnya


Seorang pasien yang terlihat seperti laki - laki penyuka sesama jenis ikut antrian bersama Siska dan Arjuna sepertinya dia juga sedang menemani seseorang untuk terapi juga


Sejak awal Siska dan Arjuna datang ia sudah menatap Arjuna dengan aneh melirik kearah pusat Arjuna ,


Awalnya Arjuna tidak menanggapi


" Arjuna aku mau beli minuman dulu ya


Arjuna mengangguk lalu dengan sabar menunggu antrian bersama pria itu


Lelaki itu berpakaian layaknya pria normal pada umumnya dengan perutnya yang buncit semua pakaian yang di pakainya terlihat branded


" Kau terkilir


Arjuna menjawab dengan logat jawanya


" Iya pak aku terkilir


" Terlihat sangat sakit sekali boleh aku memeriksa kakimu


Arjuna ingin menolaknya tapi lelaki itu langsung duduk dibawah dan memegang kaki Arjuna wajah Arjuna tampak cemas saat lelaki itu meletakkan dua jari tangannya sambil berjalan diatas kaki Arjuna dan berjalan mendekati pusat Arjuna yang kelihatan


Arjuna yang berasal dari suku jawa ia selalu bertutur kata lemah lembut untuk berbicara keras saja tidak mungkin baginya


Siska yang baru tiba membawa dua botol minuman terkejut melihat lelaki yang sedang berjongkok dibawah kaki Arjuna tersebut


" Apa yang sedang mereka lakukan


Siska mengamati dari kejauhan ia melihat Arjuna berusaha menggeser tubuhnya dari tempat duduk meski kakinya masih sangat sakit

__ADS_1


__ADS_2