Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 10


__ADS_3

Aditya bergegas keperpustakaan , ia akan mengembalikan beberapa buku yang sempat ia pinjam.


Tentu saja selain tampan dan kaya Aditya adalah lelaki pintar dan juga berwawasan luas.


Ia sangat suka membaca. tapi ia tidak hebat kalau sudah berurusan soal hati.


####


Arya yang masih penasaran dengan Ana dan Aditya memutuskan hari ini ia akan membuntuti kemana Aditya pergi.


**


Dosen pun telah keluar dari ruangan.


Ana bergegas untuk pulang


Ana dan Rima, langsung berjalan menuju halte, untuk naik angkot,


"Ana, aku udah lama nggak pernah melihat motor antik mu,


"Iya, motornya udah dimuseumkan he,


ucap Ana gugup.


Ana sangat cemas jika Rima terlalu banyak bertanya,


Bagaimana jika ia bertanya dimana rumahku.


Apa dia juga akan berkunjung kerumahku untuk sekedar main.


Tidak, Rima aku tak bisa lama - lama berada didekatmu.


"Rim, aku duluan yah.


Ana buru - buru naik ojek online yang sudah ia pesan dari tadi.


"Kenapa dia?


Ya sudahlah.


*****


Di perpustakkan


Aditya masih terlihat membaca beberapa buku,


Lalu ia melihat jam ditangannya.


"Sudah jam 1,


"Aku harus pulang .


Aditya tidak menyadari, jika Arya menyelinap


ditengah - tengah bagian ruangan perpustakaan.


untuk melihat gerak - gerik Aditya.


"Mau kemana lagi dia ?


Hey Aditya hari ini kau akan tertangkap basah.


Aditya berencana untuk pergi ketempat Ana kemarin, ia ingin menyelidiki apa saja yang dilakukan Ana disana,


Apakah Ana bertemu Dimas, atau membawa laki - laki lain.


Sebenarnya kenapa dengan hatikiu


kenapa aku terus - terusan ingin tau


kemana dia pergi,


Aditya mulai bertanya - tanya tentang hatinya.


Arya melihat Aditya mengeluarkan mobilnya


Ia membuntuti Aditya, dengan meminjam sepeda motor penjaga kantin dikampusnya tadi.


Aditya melajukan mobilnya dengan kencang.


Sial ! kencang sekali dia membawa mobil sangat kencang,


Aduh, mana motor ini lambat sekali,


jika aku bawa ngebut, bisa - bisa rontok semua ini,


Aduh, mana bannya seperti mau lepas.


Arya meminjam motor tua penjaga kantin

__ADS_1


Motor bebek bewarna merah tua


Jika ia memakai mobil untuk mengikuti Aditya , maka Aditya bisa tau kalau dia sedang mengikutinya.


Aditya pun berhenti dilampu merah.


Karena jalanan sangat padat ,Aditya tidak menyadari jika Arya tepat berada dibelakang mobilnya.


Aduh sialan, kenapa malah berhenti dibelakang mobil ini.


Bagaimana kalau dia nanti mengenaliku


Ya ampun Arya, coba lihat kebodohanmu ini.


Benar saja yang ditakutkan Arya terjadi.


Aditya melihat dari spion mobilnya.


"Itu sepeti Arya ?


Aditya mengucek matanya, terlihat Arya sedang menunduk.


Matilah aku, apa dia melihatku ?


Kenapa aku jadi deg - deggan begini .


Aditya langsung menangkap sinyal mencurigakan.


"Oh, kau rupanya masih sangat penasaran dengan perban dileherku.


Baiklah Arya hari ini kau akan bermain - main denganku.


Kita lihat saja, sampai berapa lama kau bertahan untuk mengikutiku.


Aditya tersenyum sinis


Lalu Aditya kembali melajukan mobilnya, karena lampu lalu lintas sudah berwarna hijau.


Aditya sengaja melambatkan laju mobilnya


Agar Arya bisa menyusulnya.


"Baiklah, Ana hari ini aku tidak bisa mengikutimu,


Karena harus mengurusi semut kecil ini.


Aditya mampir ke pom bensin untuk mengisi full minyak mobilnya.


Apa yang dilakukannya di pom bensin ?


Lama sekali ,Panas lagi ini.


Arya menunggu Aditya dibawah pepohonan yang cukup dekat.


Ia masih memantau Aditya dari atas motor.


"Baik lah Arya selamat bersenang - senang.


Aku akan membawamu keliling kota hari ini.


Sampai motor tua yang kau pinjam itu tidak bisa berjalan lagi.


Aku ingin melihat kau kena marah pak kumis penjaga kantin kita yang terkenal galak sekali itu.


Adita mulai tertawa kecil membayangkan Arya.


"Menurutku hanya butuh waktu satu jam saja untuk merontokkan besi tua rongsokan itu.


Arya mari kita mulai bermain - main.


Aditya melajukan mobilnya dengan kencang, lalu ia membawa Arya melewati jalanan yang berlubang, dan yang dipenuhi tanah liat.


Bisa dibayangkan bukan betapa licinnya jalan tersebut.


Aditya sudah tidak tahan membayangkan muka Arya yang sanga melewati jalan tersebut.


Mau kemana kau Aditya ? Kau pikir kau hebat.


Lihat lah aku akan membuka semua rahasiamu.


Arya masih sangat optimis, jika ia sekarang akan membongkar semua rahasia Aditya.


Tetapi ia tak sadar, jika sebenarnya ia lah yang sedang dikerjai oleh Aditya.


"Rasakan kau Arya, inilah akibat selalu ingin tau tentang orang lain.


Apa ini ?


Kemana Aditya akan membawa ku,

__ADS_1


Aduh, jalanannya sangat licin,


bagaimana ini ?


Bisa hancur nanti motor tua ini,


Aditya melajukan mobilnya dengan sangat kencang saat melewati jalan licin tersebut.


Tetapi , tidak dengan motor yang dibawa oleh Arya,


Aditya sengaja menghentikan laju mobilnya.


di sudut jalan.


ia ingin melihat bagaimana Arya melewati jalan licin tersebut.


Benar saja Arya terjatuh kedalam jalanan yang licin tersebut,


ia masuk kedalam lubangan lumpur tanah liat berwarna merah tersebut.


"Sial !


Aditya kau telah membuatku marah,


kau hari ini telah mengerjaiku !


Arya berdiri dengan tubuhnya yang dipenuhi tanah liat itu,


"Bagaimana dengan motornya ?


Motor tersebut terendam didalam lubang jalan , yang ternyata cukup dalam tersebut.


Arya berusaha menarik motor itu ,


tetapi ia terjatuh kebelakang,


Membuat Aditya yang melihat Arya tertawa terpingkal - pingkal, sambil memegangi perutnya.


"Dasar motor tua sialan, susah sekali menariknya keluar dari lumpur.


Baiklah aku akan mencoba menariknya kembali, dengan tenaga dalam ku.


Arya berdiri kembali, lalu menarik dengan sekuat tenaga,


Tetapi apa yang terjadi ?


Stang motor tersebut terlepas,


Tampak Arya hanya memegang stang motor tersebut.


Aditya tambah menjadi - jadi tertawa, ia tak menyangka jika akan selucu ini.


"Lihat lah Arya, kau sangat lucu hari ini,


"Benar - benar motor tua tak berguna,


Aditya menendang motor tersebut.


Rupanya ban motor tersebut langsung lepas,


"Ya ampun lepas ?


Arya memegang kedua ban yang terlepas tersebut.


"Bagaimana ini , aku bisa kena marah pak kumis nanti, ini kan motor tua kesayangannya,


Habis lah aku nanti !"


Sambil menepuk dahinya.


Dari kejauhan Aditya masih tertawa geli melihat Arya.


"Baiklah Arya, aku akan meninggalkanmu disini seorang diri.


Seharusnya kau lebih berhati - hati disini,


Karena di tempat ini anjing - anjing liar suka berkeliaran , dan mengejar orang yang tidak dikenalnya


Aditya langsung saja melajukam mobilnya dengan kencang dan meninggalkan Arya seorang diri ditengah jalan berlumpur tersebut.


Aditya melihat jam. rupanya sudah jam 5 saja,


ia tak menyadari jika sudah beberapa jam ia bermain - main dengan Arya,


"Sepertinya aku langsung pulang saja,


Karena tidak mungkin aku akan ketempat itu.


Lagi pula jam segini Ana juga sudah ada dirumah.

__ADS_1


Ia pun menyempatkan untuk mampir membeli makanan,


Tetapi tetap saja didalam mobil Aditya tertawa sendiri mengingat apa yang sudah ia lakukan kepada Arya.


__ADS_2