Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 24


__ADS_3

" Puas kau!


Apa kau tau didalam mobil itu penuh sesak,


kenapa kau tak pernaha berusaha mempercayai aku sekali saja,


Aditya langsung masuk kekamar ,


Ana terdiam di sudut ruangan , ia tak menyangka Aditya semarah itu padanya.


" Apa yang harus aku lakukan ?


apa aku harus membujuknya ?


Ana berjalan kekamar , didapatinya Aditya sedang menyelimuti badannya.


"Dit,


Aditya masih diam saja.


Baiklah ini jurus terakhir semoga dia bisa memaafkanku,


Kenapa selalu aku yang kalah darinyaa !"


Argghhhh


" Kanda ?


Aditya tersenyum dibalik selimutnya ,


menahan suaranya , memang apa yang diajarkan Bima betul - betul manjur ,


"Apa kau mau aku memanggilmu Kanda ?


Aditya hanya menjawab


" Ya "


Kurang ajar, apa dia sedang membalasku


ohh.. tenanglah Ana, kau hanya perlu bersabar sedikit saja .


Ana langsung mencium pipi Aditya dari luar selimut.


Aditya langsung bergetar seketika


Apa dia menciumku ?


oh waww Aditya ini surprise,.


Aku harus menahan rindu ini


Biarkan dia yang memulai semuanya


Bersabarlah Aditya.


aku sangat menikmati permainan ini.


Ana masih berusaha untuk merayu Aditya , ia bahkan merasa sudah merendahkan dirinya dengan mencium Aditya.


" Ayolah Ana aku ingin kau melakukan lebih dari itu , aku mohon Ana ayo aku mau kau memulainya.


Sebenarnya Aditya sudah tidak sabar lagi,


ia berusaha menahan hasratnya sampai berkeringat , ia sangat suka melihat Ana memohon seperti itu padanya.


.


"Kau ,, menginginkan anak dariku bukan ?


Aditya ayolah aku bersedia.


Ana hanya menggertak saja.


"Mm baiklah kalau kau tidak mau ,


Ana langsung berdiri , tentu saja Aditya tidak akan menyia - nyiakan kesempatan itu.


Ia langsung berdiri.


"Apa tadi kau bilang ?


Apa pertanyaanmu tadi ?


Aduh bagaimana ini , padahal aku hanya menggertaknya saja, bisa - bisanya ia mendengar dengan serius ,


" Oh, aku hanya mengatakan bahwa ..


Aditya langsung memeluk Ana ,


"Apa ini yang kau mau , ayo mengakulah,


kau sengaja menggodaku kan ?


Tenang Ana , tenang,,, ini sangat memalukan


Aku akan mengatasinya dengan baik,

__ADS_1


" Coba kau ulangi panggilan untukku tadi ?


"Aditya ?


" Ulangi lebih keras ,


Dengan nada lebih tinggi


"Baiklah , ya kanda


" Nah , itu lebih baikkan didengar


Meneyebalkan sekali dia ini ,


"Kau tadi mengatakan ingin punya anak kan ?


" Maksudku bukan begitu , tapi..


" Oh , jadi kau membohongi ku , baiklah kalau begitu aku akan tidur diluar saja,..


Aditya berpura - pura ingin pergi


Ana langsung menarik tangannya .


"Kanda ,, baiklah ayo kita melakukannya


Ana langsung membuka baju tidurnya ,


Tentu saja Aditya sangat senang ia langsung mengambil kesempatan yang sangat langka ini , biasanya ia selalu meminta secara paksa tetapi malam ini Ana menyerahkan dirinya ibarat seekor keledai yang menyerahkan diri kepada seekor singa yang kelaparan


"Dit pelan - pelan saja !


Aditya seolah tak perduli dengan permintaan Ana ,ia seperti singa yang sudah berbulan - bulan tak diberi makan saja,


"Aku ingin anak kembar , apa kau paham.


Ana tak bisa berkata apa - apa lagi, ia hanyut dalam permainan yang diciptakan oleh Aditya.


Hingga Akhirnya Aditya menyerah dan terbaring disamping Ana yang sudah tak berdaya sama sekali.


Aditya mengecup kening Ana.


"Aku sangat suka permainan mu malam ini.


..........


Keesokan pagi.


Seperti biasa Aditya dan Ana sudah bangun pagi - pagi sekali,


"Aku akan mengantarmu kekampus .


Apa aku tidak salah dengar , dia akan mengantar kekampus.


" Ya kau tidak salah dengar.


Aditya menegaskan ucapannya.


" Tetapi aku ,


"Kau tidak punya pilihan , tenang lah aku hanya mengantarmu saja,


aku ada urusan harus kekantor papa pagi ini.


Ana masih deg - deggan karena ini kali pertamanya Aditya akan mengantarnya kekampus,


Kenapa dia jadi seperti ini sih ,


Ana terus menatap Aditya


"Berhentilah menatapku dengan seperti itu !


Apa kurang cukup yang tadi malam itu ha ?


Aditya mengedipkan matanya.


Apa kau bilang kurang ?


Apa kau sudah kehilangan akalmu Aditya


kau tidak melihat hari ini aku memakai dress


aku sampai tidak bisa menggunakan jeans pavorit ku .


" Tidak ..


Ana langsung membuangkan mukanya.


Sedangkan Aditya terus saja tertawa geli.


Hari ini kau terlihat sangat senang sekali.


itu membuatmu semakin tampan saja,


Aditya cukup kau tertawa seperti itu


kau sungguh sangat mempesona ,

__ADS_1


Hentikan !


Aditya berhenti tepat dipintu gerbang kampus,


"Bagaimana jika ada orang yang melihat kita ?


" Tenang saja , aku akan mengatakan kau bekerja padaku


" Bekerja sebagai apa ?


" Tentu saja sebagai teman tidurku hahahaha


Lagi - lagi Aditya menggoda Ana


Ana langsung membanting pintu mobil, dengan secepat kilat ia langsung berlari masuk ,


untung saja suasana kampus masih sangat pagi , tidak terlalu ramai yang melihat ia turun dari mobil Aditya.


Jangan senang dulu , Marisa melihat Ana turun dari mobil Aditya.


ia merekam semua dari ponselnya.


Ana langsung berlari menuju kedalam ruangan kelasnya.


Tak berapa lama datang lah dua orang perempuan menghampirinya.


"Aku ingin bicara padamu ?


Amanda dan Marisa sudah berada dihadapannya.


Ana sudah menduga pasti ada sesuatu yang tidak beres


Hmm sepertinya kuntilanak ini melihatku dengan Aditya okey baiklah


kalian juga bukan siapa - siapa suamiku.


"Apa ?


"Sombong sekali gayamu.


"Kalian mau apa ?


"Kau lihat Amanda gayanya sudah seperti nyonya Aditya .


" Aku tidak punya banyak waktu , ayo cepat katakan kalian mau apa ?


Amanda memegang pipi Ana.


"Ada hubungan apa kau dengan Aditya cepat kau katakan ?


Tentu saja Ana langsung menepis tangan Amanda.


"Emang kenapa ? bukankah kau sudah tidak ada hubungan apa - apa dengan Aditya.


*********


Aditya melihat , ponsel Ana tertinggal didalam mobil.


"Ia selalu begitu benar - benar ceroboh ,


baiklah aku akan mengantarkan ponsel ini untuk istriku.


Amanda terkejut melihat Ana berani membantahnya , tak ada satupun yang berani melawan seorang Amanda, dia selalu mendapatkan apapun yang dia mau dengan menggunakan kekuasaan kedua orang tuanya.


"Kau tau perempuan to *ol, kau harusnya sadar diri kau sedang berbicara dengan siapa,Apa yang sudah kau beri untuk Aditya ? apa kau menjual tubuhmu kepadanya.


" Tentu saja dia sudah memberi segalanya.


kepadaku utuh .


Ucap Aditya didepan pintu .


"Ini Anastasya ponselmu ketinggalan dimobilku.


"Kau ! Jadi benar perempuan ini yang sering kau sebut,


"Oh, tentu saja, kau lihat saja rambutnya yang basah itu.


"Kau beraninya merebut Adityaku , kau salah besar Ana berurusan denganku.


"Apa yang akan kau lakukan padanya ,


Sehelai rambut saja kau berani menyentuhnya.


kau berurusan denganku."


Aditya mengancam Amanda , ia tau jika Amanda bukan lah lawan Anastasya


ia akan melakukan apa saja sesuai keinginannya.


"Apa istimewanya dia dibandingkan aku ha ?


Ana merasa deg - deggan dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Amanda.


Apa yang akan dikatakan oleh Aditya aku rasa aku harus pergi , aku tak mau mendengarnya.


Ana langsung menerobos

__ADS_1


"Lebih baik aku pergi saja,


Aditya menarik tangan Ana dan langsung mendekap tubuh Ana tepat dibawah ketiaknya.


__ADS_2