Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 11


__ADS_3

Aditya pulang kerumah ia tak menemukan Ana,


ia sangat cemas karena sudah malam Ana tak juga pulang.


Aditya berusaha menelpon Ana tapi nomornya tidak aktif,


"Kemana dia ?


Tak lama Ana masuk


Mukanya pucat sekali, ia kelihatan seperti tidak enak badan.


Aditya terkejut melihat Ana,begitu pucat


Ana langsung berbaring dikamar.


Aditya mengintip Ana didalam kamar.


"Apakah dia sakit ?


Aditya langsung masuk kekamar dan memegang dahi Ana.


"Ya ampun panas sekali !


"Ana , Ana hey bangunlah, ayo kita kedokter !


Ana masih tertidur dengan lemas,matanya kelihatan sayu.


"Kepalaku pusing Dit,


Aditya langsung mengambil obat penurun panas di laci dan memberikannya kepada


Ana.


"Ini minum,


Ana mengambil obat yang diberikan Aditya kepadanya.


Lalu Ana tertidur kembali.


Aditya pun keluar kamar dan langsung


duduk di sofa


"Kemana saja dia seharian sampe kelelahan seperti itu ?


Dari dalam kamar.


Aditya mendengar Ana memanggil - manggil nama ibunya,


"Ibu.. ibu..


Aditya langsung masuk kekamar dan melihat Ana sedang mengigau,


ia mendekat kearah Ana.


Ana langsung memeluknya,


"Ibu, aku takut disini.


Dia tidak menyukaiku,


Aku akan segera menjadi janda ibu.


Aku ingin bersama ibu.


Hmm dia keterlaluan dalam mimpinya saja masih menghawatirkan dirinya,


Aku pikir kau perempuan tangguh, ternyata kau cengeng juga.


Ana terus memeluk Aditya, bahkan semakin erat.


Tampak olehnya Ana perlahan mulai tertidur lelap kembali.


Ia berusaha melepaskan tangan Ana dari tubuhnya.


Tetapi pelukan Ana semakin kuat saja.


"Jangan pergi, aku tak bisa hidup tanpamu.


Hah,*Apa yang dia katakan barusan ?


Dia mengatakan tak bisa hidup tanpaku kan ?


Ana apakah benar kau mencintaiku ?


"Aditya itu sangat bodoh , dia selalu bercinta dengan semua perempuan tidak jelas,


Contohnya Amanda yang jelek itu, aku tidak suka*.


"Sedang mengigau pun, kau masih saja mengata - ngataiku !


Aditya mengepal tangannya kearah kepala Ana,


Tetapi ia malah berbalik mengelus kepala Ana.


Aditya memperhatikan Ana


Tidak bisa kau pungkiri perasaan mu Aditya.


kau benar kan, sudah kuduga ,kau merasa nyaman dengannya.


Apa kau sekarang semakin takut kehilangan dia.


Ana kelihatan begitu manis saat tertidur, tidak ada wajah jutek nya sama sekali.

__ADS_1


Aditya tersenyum - senyum memandang indah bibir Ana yang seksi, hidungnya yang mancung dan pipi Ana yang mulus.


Lebih baik kau seperti ini Ana kau kelihatan sungguh manis,


Apa aku keterlaluan menyuruhmu melakukan perjanjian itu !"


Tiba - tiba


Dari kaki Ana mengeluarkan darah,


Aditya terkejut ia sangat panik, Ana masih saja tertidur tidak sadarkan diri.


Aditya langsung menggendong Ana kedalam mobil untuk segera dibawa kerumah sakit.


******


Sesampainya dirumah sakit


Ana langsung di periksa dokter.


tak lama dokter kembali keluar dan memanggil Aditya.


"Tuan Aditya ?


"Iya dok,


Aditya langsung masuk keruangan dokter,


lalu dokter menjelaskan.


"Maafkan saya tuan Aditya,


Istri anda keguguran.


"Apa ? Jadi istri saya hamil dok ?


"Iya Tuan, kandungan istri anda baru berusia satu minggu,


Dia terlalu kelelahan,


Apakah istri anda bekerja ?


"Tidak , dia dirumah saja


Aditya tidak menyebutkan kalau Ana masih kuliah


"Usia istri anda masih sangat muda ,jadi kandungannya belum cukup kuat,


Baiklah saya akan memberikan vitamin,


agar kesehatannya pulih kembali.


Biarkan dia istirhat yang cukup dulu dalam seminggu ini.


Sial dia sedang mengandung anakku


Aditya tampak sangat marah, ia teringat Ana sering bolak - balik naik keatas bukit dan ia selalu menggunakan ojek online kemana - mana, melewati jalan berbatuan untuk sampai ketempat pavorit Ana tersebut.


"Ini tuan Aditya obatnya, Istri anda sudah sadar,


Panasnya pun sudah mulai berkurang,


sebaiknya jangan membuat ia stress dulu .


Ana tampak sudah terduduk , lalu Aditya mendorongnya dengan kursi roda.


Aditya tak mengeluarkan sepatah katapun


Wajahnya terlihat begitu marah.


Kenapa dia ? apa dia tidak ikhlas mengantarkanku kesini,


aku juga terkejut kenapa aku sudah berada disini,


Dengan pakaianku yang ada bercak darahnya.


Aditya menggendong Ana masuk kedalam mobil .


Ana masih sangat heran dengan sikap Aditya.


ia tak berani bertanya sedikitpun


"Seminggu ini kau jangan kemana - mana,


kau dengar !!!"


Kau cukup tidur dirumah saja !


"Tapi kenapa dit ?


"Kau telah..


Aditya mengingat pesan dokter tadi, jangan sampai membuat Ana stress karena akan membuat Ana semakin ngedrop.


"Aku kenapa ?


Aku sakit apa emangnya ?


Darah apa ini di pakaianku,


Padahal kan aku udah satu minggu telat datang bulan,


Mungkin saja ini darah haid


Aditya tampak menggigit gerahamnya

__ADS_1


ia menahan amarah karena kecerobohan Ana.


ia harus kehilangan Anaknya.


"Mulai sekarang, jika kau kemana - mana


Kau harus mendapatkan izin dari ku !


kau dengar ?


"Kenapa kau ini Dit, aneh sekali ?


"Apa yang aneh ha?


Aditya membentak Ana dengan sangat keras.


Ana terkejut, ia tak menyangka Aditya akan sangat marah dengannya.


Ana langsung menangis.


Ia tak tau apa salahnya.


Aditya yang melihat Ana menangis, langsung


terlihat sangat panik,


berbeda sekali perlakuan Aditya saat Amanda


menangis ia benar - benar tidak perduli.


tetapi saat melihat buliran air mata jatuh dari pelupuk mata Ana,


Hati Aditya merasa tergetar, jantungnya seperti sedang tertusuk pisau belati .


"Eh, aduh Ana .. jangan menangis..


Aditya melambatkan laju mobilnya,


lalu berhenti di bahu jalan.


Ana masih saja menangis dengan tersedu - sedu.


"Please, Ana jangan menangis aku mohon.


"Kau membentakku, kau tau ayah dan ibuku saja tak pernah membentakku,


kau sangat jahat, Aditya .


Sambil terisak - isak.


Aditya memegang wajah Ana.dengan kedua tangannya.


"Ana ! Kau lihat aku ,


Ana menatap Aditya


Sumpah Ana, tatapan mata Aditya tajam sekali , tatapan ini langsung menusuk hatiku


Kenapa ia memandangku dalam sekali


Jangan sampai Aditya mendengar suara detak jantungku yang berdetak sangat kencang ini.


"Aku minta maaf !"


Jangan menangis lagi , kau dengar Ana


Aku sangat menghawatirkanmu.


jika sesuatu terjadi padamu maka aku lebih baik tidak usah lagi hidup didunia ini.


Kau mengerti ?


jangan membantah apapun keinginanku.


Aditya menghapus air mata dipipi Ana.


Ana mengangguk , pelan.


Kenapa dia bersikap semanis itu Ana,


aku sangat takut jika mulai mencintainya


Aditya hentikan sikap manismu itu kepadaku


itu akan membuat jantungku berhenti berdetak,


pantas saja banyak perempuan menggilaimu


tatapan mata mu sungguh bisa membuat nafasku terhenti.


Aditya pun kembali melajukan mobilnya.


didalam mobil mereka berdua diam seribu bahasa.


Aditya kenapa kau berbicara seperti itu kepada Ana,?


Kau tidak bisa hidup tanpanya kan ?


kau mulai takut kehilangannya kan?


Aku tau kau memang marah dan sangat sedih kehilangan Anakmu, tapi kau bisa sajakan membuatnya kembali.


Tetapi bukan itu masalahnya Aditya ,


masalahnya ada didirimu, kau tanya hatimu Aditya

__ADS_1


Kau sekarang benar - benar mencintai seorang Anastasya debora .Iya kan ?!.


__ADS_2