Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 175


__ADS_3

Arjuna menatap kearah Siska dengan tatapan tajam tak berkedip sediktpun


deg


deg


deg


terdengar suara jantung Siska berdetak sangat kencang karena menatap Arjuna


" Tidak ada ayo jalan saja "


" Oke baiklah "


Arjuna membuka kaca jendela lalu melirik kearah perempuan yang bertubuh seksi yang berada di sampingnya


Lalu Arjuna tersenyum manis, ternyata Siska melirik


" Dasar murahan "


Siska menaikkan bibirnya melihat kelakuan Arjuna


......


Ana dan Aditya sampai di rumah ,Meski Ana tak henti menangis dari tadi karena ia ingat dengan nenek


Bersiaplah Aditya ini akan menjadi momen kena omelin part 3


sambungan yang pagi tadi


" Sayang Mama, papa belum pulang ya "


Ana melihat barisan mobil papa dan mamanya yang terparkir rapi di halaman


mulai perasaan Aditya tidak enak


" Sayang kau kenapa "


Kenapa perasaan ku kembali tidak enak ya,


Ternyata Arya ikut pulang juga, tak berapa lama mereka sampai Arya pun masuk kedalam rumah

__ADS_1


" Sayang kau masuklah duluan, aku menunggu Arya "


Aditya mencari alasan kembali ia tak mau jika di marahi orang tuanya seorang diri, setidaknya nanti ada Arya yang akan membelanya


" Mm baiklah "


Ana berjalan dengan wajah yang murung


" Kenapa kau tak masuk saja "


Arya menghampiri Aditya


" Aku sengaja menunggumu, apa kau keberatan "


" Tentu saja aku tidak keberatan, aku kan tidak sedang menggendongmu "


berbicara serius padahal ia sudah tidak sabar melihat Aditya kembali kena marah orang tuanya


"Ayo lah cepat masuk " Arya berjalan dengan cepat


" Aku ngantuk mau istirahat dulu "


" Asalammualaikum ,"


Seperti yang sudah di duga, oma Rita, Papa, dan Mamanya sedang duduk di sofa bersama Ana tampak oma dan mamanya memeluk Ana


Sialnya aku tak henti- hentinya mereka memarahi aku, please mama, papa kami sudah berbaikan ,sudahlah


" Lama sekali kau berjalan, cepat duduk "


Arya tersenyum geli mendengar Aditya di bentak oma nya


" I.. iya oma "


" Jadi bagaimana apa kalian sudah berbaikan "


Aditya mengangguk " Sudah Oma buktinya Ana sudah Aditya bawa pulang kan, "


" Apa kau masih marah padanya sayang "


Mama Aditya memegang wajah Ana

__ADS_1


Ana tersenyum kecil sebenarnya ia ingin mengerjai Aditya kembali , tetapi rasa ibanya kepada Aditya membuatnya mengurungkan niatnya


Sebenarnya karena rasa cinta Ana yang dalam pada suaminya itu.


"Tidak lagi Mama, aku sudah memaafkannya "


"Kau dengar itu Adit, dimana lagi kau bisa dapatkan perempuan seperti ini, sudah diberikan bidadari masih saja mencari kulit kuaci diluar sana "


" Iya Pa, Adit salah Pa"


" Papa tidak mau tau lagi, jika papa mendengar atau papa melihat ada air mata lagi yang keluar dari kelopak mata Ana, kau lihat saja papa akan menghukummu,


sekarang jawab pertanyaan papa


apa kau mencintai Ana ?"


Ana merasa malu saat mertuanya bertanya hal itu pada Aditya


" Iya pa, "


" Jawab yang tegas kau itu lelaki,bikin malu saja "


Aditya menggaruk kepalanya " Iya Pa, aku sangat mencintai Ana dan tak akan bisa sanggup hidup tanpanya "


Mama dan Oma tersenyum geli mendengar ucapan Aditya termasuk Ana yang sudah tersipu malu


"Kau dengar Ana ia sangat mencintaimu ,jika papa dengar ia berani menyakitimu lagi


papa izinkan kau tak usah menemuinya lagi"


"Aditya berjanji Pa, jangan begitu dong ancamannya "


Aditya tampak marah


" Eh, jangan memarahi papa mu, itu salahmu sendiri "


Mamanya memarahi Aditya


Seseorang rupanya telah berdiri di depan pintu " Permisi ... Ana apa kau tak apa - apa "


Berlari memeluk Ana, dengan wajah cemas dan mata yang berair

__ADS_1


"Rima kau di sini ?"


__ADS_2