Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Kembali kerumah


__ADS_3

Mereka pun sampai dirumah


Rupanya Aditya sudah menghubungi pihak kampus, kalau Ana sudah sampai dirumah


Jadi mereka tak perlu khawatir dengan keberadaan Ana,


Ana turun dari mobil ,


Ia tak tau kalau sebenarnya,mobil jeep dan rumah yang ditepi gunung,


Adalah milik aditya,


Dan sebenarnya ,yang membuat Ana ketinggalan bus juga ide Aditya,


Ia sengaja mengunci Ana dari luar


Aditya merencanakan semuanya dengan sangat pas,


Karena ia tau Dimas sangat menyukai Ana


ia tak mau Ana berpaling darinya,


Satu - satunya jalan adalah dengan melakukan ide gila tersebut,


"Cepat turun !!!


"Iya sabar kenapa ! bantuinnn !


Nggak bisa turun ini masih perihhhh !"


kamu yang udah buat aku kek gini,


Aditya turun dari mobil langsung menggendong Ana dan bermaksud membawanya keatas


"Aditya apa - apaan kamu ?!"


Cepat lepaskan ?!


Ana menutup mukanya,


Dengan iseng Aditya membenamkan wajahnya kedada Ana,


"Adityaaaaa kamuuuuuu yaa!


Karena Ana terus memberontak,


akhirnya Aditya menjatuhkan tubuh Ana keatas rumput didepan halaman rumahnya,


Dan meninggalkan Ana sendirian diatas rumput,


Aditya berlari dengan tertawa geli,


Oma Rita yang melihat Aditya jadi penasaran


"Dit, istri kamu mana?


Ana masuk dengan muka cemberut,


Oma melihat cara berjalan Ana agak lain


ia hanya tersenyum - senyum


karena ia juga pernah muda


*******


Hari ini mereka berencana kembali keapartemen, karena Mama dan papa aditya sore ini pulang kerumah,


"Mampuss !


Hari ini Aditya mengajak pulang !!!


"Kenapa muka kamu seperti itu ?


"Emank muka aku mesti gimana?


Apa harus tersenyum setiap saat ha!


"Kamu tau kan bagaimana cara bersikap manis terhadap suami ?


Kamu mau ?


nggak bisa mencium bau surga !!


Jurus andalan Aditya yang membuat Ana mati kutu


Telepon Ana berdering


Panggilan masuk dari Ibu?


" Hallo Ana... Ana...


"Iya Bu ' kenapa?


Ana denger kok nggak usah teriak - teriak !"


Kenapa ibu lama - lama seperti makhluk tengil itu ?"


"Kamu malam ini nginap di tempat ibu ya ?


Ayah udah kangen sama Ana,


Jangan lupa ajak suami kamu ya !"


Belum sempat Ana menjawab telepon sudah terputus,


Sepertinya pulsa ibunya habis,


"Ibu nelpon kenapa?


"kalau aku bilang ibu nyuruh nginap dirumahnya,

__ADS_1


Bisa - bisa dia akan lebih menyiksa aku dirumah ibu,


nggak.. nggak aku harus cari alasan bagaimna ini tuhan ?"


Ana tampak panik...


"Anastsya kamu punya telinga nggak sih ?"


Atau kamu ?!


jangan - jangan dari tadi mikirin siapa??


kamu mikirin siapa?


"Aditya kenapa sih jadi aneh begini,?!


"Ibu nyuruh kita nginap dirumahnya ,


" Aku tau kamu nggak bisa nginap dirumah aku,


Nggak ada AC juga, lagian rumah aku kecil,


Tapi tenang aja, aku bisa cari alasan nanti dengan ibu !"


Hmm Aditya tersenyum seperti sedang merencanakan ide gilanya...


" Ya udah,,, ayo berangkat biar bagaimanapun mereka kan juga orang tua aku,


"Habisss lahh akuu !!!!


Ana sudah mencium bau - bau penyiksaan,


Mereka berpamitan kepada Oma dan memberi tahu , bahwa mereka akan menginap satu malam ditempat orang tua Ana


Karena besok Ana masih libur kuliah,


Didalam perjalanan Aditya menyempatkan mampir disupermarket untuk membawa buah tangan untuk orang tua Ana,


"sok baik banget sih ni anak,!"


Padahal aslinya hanya tuhan lah yang tau


Kenapa sih hidup ku sial terussss !!


Ponsel Aditya tertinggal di mobil


Panggilan masuk dari Marisa,


" Dia !!! benar - benar Pria mata keranjang yang tidak pernah puas dengan satu wanita


Apa yang diinginkan perempuan jadi- jadian ini !" ingin kucabik - cabik mukanya,


Ana mengarahkan tangannya keponsel Aditya seolah sedang mencakar Marisa'


Rupanya Ana tak sadar , jika Aditya dari tadi sudah berada disamping pintu mobil


Ia melihat dan mendengar apa yang dikatakan Ana,


kamu barusan ngatain aku lelaki mata keranjang ya?!"


Kamu mau apa?!!


Apa kamu mau Marisa tau aku sudah menikah ?!


Aditya mengancam Ana,


Ana panik,


"Bukan begitu maksudnya, a.. aku ,


"Udahlah !"


Aditya gantian marah ,


Padahal dia suka melihat Ana seperti itu,


"Kenapaa aku selalu kalah dengan dia,


jelas - jelas dia yang salah , kenapa dia yang marah....


uh menyebalkan.!'


Sesampainya dirumah orang tua Ana


Ayah dan ibu Ana langsung menyambut dan memeluk Aditya,


"Ibu dan ayah kenapa berubah?!!! jadi menyebalkan begini sih.. !!!


"Nak aditya , ayo masuklah nak ,


Ibu dan Ayah Ana merangkul Aditya,


"Terimakasih sekali loh nak Adit,


Udah repot - repot membawa makanan segala,


Ibu dengan ayah sangat berterimakasih


Dengan hadiah yang dikirimkan nak adit,


Ana melihat sebuah motor matic keluaran terbaru,


"Motor siapa ini?


Ia bertanya - tanya bukankah ayah dan ibu tak punya uang?"


Ibu dan Ayah masih sibuk dengan Aditya tanpa menghiraukan Ana sedikitpun,


"Ibu......!!!!!!! Ayah!!!!!


Kalian !"

__ADS_1


Mmm .. Ana menghentak - hentakkan kakinya kelantai , seperti anak kecil .


Ia sangat kesal, dari tadi kedua orang tuanya sibuk memperhatikan Aditya.


"Ayo nak adit istirahat dulu,


Menunjukkan sebuah kamar


Ini kamar Ana , jadi kamar nak adit juga !"


Kalau nak Adit butuh apa - apa tinggal suruh Ana aja,


Dia adalah anak yang baik selalu patuh kepada orang tua,


Apalagi kepada suami ,


"Ibu apa maksud kata - katamu itu, kau tau diaa siapaaa ibu,,,,


dia akan segeraa menyiksaku !"


"Terimakasih ibu mertuaku yang baik dan cantik...


sangat senang bisa berada disini,


"Apa - apaan dia beraninya dia mengambil hati ibuku , ****** lah kau Ana, kekacauan


akan segera dimulai....


"Ah nak Aditya bisa saja membuat hati ibu menjadi senang,


Dengan tersipu - sipu malu,


"Oh ya bu , kamar mandinya dimana?,


Gerah soalnya dari tadi belum mandi,


"Baik lah sayang ibu akan segera menyurh Ana menyiapkan air panas untuk nak adit,


Aditya mengedipkan mata ke Arah ana , Seolah dia telah memenangkan sebuah game


Ana melotot tajam kearah Aditya dengan mengarahkan dua jari nya ke mata Aditya,


"Dia benar - benar.. !!!


Ana pergi kebelakang untuk menyiapkan air panas


Rasakan ini !" Akan kumasukkan air hangat mendidih di bak ini,


Tanpa campuran air dingin sekalipun,


Ana tertawa geli


Ini pembalasan untuk orang yang telah mengambil milikku yang paling berharga


Dan dia juga telah mengambil perhatian ayah dan ibuku,


"Hmmm


"Selamat mandi Tuan aditya !'


Ana tampak puasss.


"Uwawwwwwwwwwwwwwww !!!


Panassss!"


Ibu dan ayah Ana langsung berlari kekamar mandi,


Sedangkan Ana dia asyik berbaring dikamarnya, sambil membaca novel,


"Rasakan !!!! aku harap kau sekarang sudah melepuh,


Ana tertawa puas.


"Nak Aditya tak apa - apa nak ?"


Mereka terkejut merasakan air dibak mandi panas sekali


"Ana lupa mencampurnya dengan air dingin kah? benar - benar Ana ini


Ibu tampak marah


Mereka pun, langsung memapah Aditya kekamar.


"Ana ! cepat kau ambilkan perban dan obat, kau lihat tangan suamimu melepuh !'


"Rasakan,, aku tidak perduli hahahaha Tuan Aditya yang terhormat jangan coba - coba menjadi Raja dirumahku .


"Kau ini Ana, suami sedang kesusahan bukannya cepat - cepat menolong


malah tiduran dikamar,


Suami mu laki - laki yang sangat baik


ingat pesan Ayah, kau harus patuh dan mengikuti semua perintahnya,


Ana melihat bekas tangan Aditya hanya merah sedikit,


"Dia aja yang terlalu lebayyy !


Dasar anak orang kaya....nyebelin!"


"Yang sabar ya nak Aditya ,


ibu benar - benar minta maaf !'


"Ibu nggak usah lebay,, dia itu lagi menipu kalian semua... dia lagi berpura - pura ,


Aku yakin malam ini dia akan menyiksaku lagi.


Tolonglah.. aku ibu....

__ADS_1


__ADS_2