Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 98


__ADS_3

" Maap pak tangan anda bisa menjauh


masih dengan suara yang sangat lembut


" Suara mu saja sangat lembut dan menggoda


Siska dari kejauhan masih memantau


" Apa mereka berdua jangan -jangan


Tampak Arjuna terus bergeser dari tempat duduk panjang tersebut dengan gerakan perlahan dan menggeser kakinya hingga membuat ia terjatuh dari kursi


Siska yang melihat buru - buru menghampiri Arjuna , untung saja suster memanggil Arjuna untuk segera masuk keruangan terapi tersebut dengan dipegangi oleh Siska dan Arjuna


Lelaki itu masih mengedipkan matanya dan memainkan lidahnya membuag Arjuna terkejut dan mengurut dadanya


" Astagfrullah


Siska masih menunggu Arjuna di ruangan terapis sesekali Siska menoleh kearah Arjuna sambil memainkan ponsel di tangannya


" Lama sekali aku sungguh bosan


Arjuna menahan rasa sakitnya saat terapi ia berusaha agar bisa cepat berjalan


.......


" Oma


Ana memanggil oma Rita yang sudah menunggunya sejak tadi di ruang keluarga wajahnya sangat berbinar saat Ana menemuinya


" Oma sangat kangen sekali dengan mu cucuku


" Ana juga oma sangat kangen


Ana memeluk oma Rita


" Duduklah sayang


Ana masih bergelantungan memeluk oma Rita tak berapa lama terdengar suara langkah kaki masuk kedalam rumah


" Aditya sayang


Oma Rita memeluk Aditya yang baru datang


"Oma juga menyuruh istriku kemari rupanya


Aditya mengecup kening Ana di depan oma Rita


" Ayo kalian duduklah oma memanggil kalian ada maksud dan tujuan salah satunya agar kalian bisa menjenguk adik sepupu oma yang tinggal di pedesaan ia tinggal bersama anak dan menantunya hidupnya sangat sederhana dan bergantung dengan hasil pertanian oma tidak mungkin kesana karena perjalanan kesana sungguh menyita waktu oma harap kalian mau datang menjenguk mereka sebagai pengganti oma bagaimana ?


Ana tentu saja bahagia karena akan piknik keluar kota kebetulan beberapa hari kedepan adalah libur nasional


" Tapi aku khawatir oma Ana lagi hamil bagaimana kalau aku saja yang pergi


" Tidak bisa aku harus ikut lagian aku kan juga ingin berkenalan dengan adik sepupu oma yang di pedesaan


Aditya sebenarnya tidak mau mengizinkan tetapi Ana merengek memaksa ia tak tega meninggalkan Ana sendirian


" Baiklah kau ikut sayang ..


Ana meloncat - loncat kegirangan sampai - sampai oma Rita harus menenangkan Ana

__ADS_1


" Sayang kau jangan melompat seperti itu ingag kandunganmu


Ana langsung berhenti melompat dan memegang perutnya " Maafkan aku sayang


.......


Siska sampai di rumah, dengan wajah kelelahan . di dalam mobil tadi ia masih tertawa cekikan melihat Arya dengan baju ketatnya yang pusatnya kelihatan memang Siska sama sekali tak berniat untuk membelikan baju untuk Arjuna


"Aku pulang


Tampak Arjuna sudah lumayan bisa berjalan sendiri Siska sengaja berjalan meninggalkannya di belakang maminya tampak berlari mengejar Arjuna yang tertatih berjalan sendirian


" Arjuna sini mami bantuin


Siska langsung masuk kedalam kamar


" Aku sungguh lelah sekali


arghhhhhh


Dia memejamkan matanya lalu terdengar sayup - sayup suara ponselnya berdering


" Siska ayo angkat telponnya,


" Aku kembali kekantor dulu ya sayang


Aditya mengecup Ana dan mengelus perut istrinya itu


Lalu Ana berpamitan dengan oma Rita untuk pulang kerumah


" Hati - hati sayang nanti sampaikan salam ku pada sepupu ku di desa ya kalian akan nyaman berada di sana


" Iya Oma


Siska terbangun dan memeriksa ponselnya 20 panggilan tak terjawab Ana


" Hah dia menelpon ku sebanyak ini


Dengan cepat Siska menghubungi Ana


" Halo Ana


"Kau kemana saja sih , susah sekali di hubungi


"Maaf sahabatkuh , kau kan tau aku seharian ini kemana


Siska menghela nafas panjang


" Aku mau mengajakmu menemaniku liburan tanggal merah ini tadi oma menyuruhku untuk menjenguk saudaranya di kampung jika kau mau ikut bersamaku bersiaplah besok pagi kita akan berangkat


Terdengar suara Siska berteriak " Aku mau sekali tentu saja aku ikut dengan mu


" Baiklah kau bersiaplah


Siska keluar kamar dengan wajah yang sumringah " Mami besok Siska mau pergi liburan dengan Ana


" Dengan Ana lalu Arjuna bagaimana


" Arjuna kan lagi sakit kakinya mi aku tak mungkin bisa mengajaknya pergi


" Kapan kau akan pulang

__ADS_1


" Paling lusa mi ,


Maminya sangat percaya dengan Ana karena Ana memang terkenal anak baik - baik dan untung saja Dimas lagi berada di belanda ia tak mungkin bisa melarang Siska pergi liburan


" Rima kau bersiaplah aku akan menjemputmu


Siska menelpon Rima secara mendadak


" Kita mau kemana emangnya


" Kau mau ikut tidak ,tenang saja nanti aku akan meminta izin dengan orang tuamu


" Baiklah aku akan bersiap


........


Pagi ini cuaca sangat mendung sepertinya akan turun hujan Ana ,Siska dan Rima sudah berkumpul di depan rumah Ana mereka sudah siap untuk berangkat menggunakan tiga buah mobil Alfhard milik Aditya satu mobil pengawalan dan satu mobil husus untuk Ana , Rima ,Siska , Arya ,Aditya dan satu orang sopir karena dalam mobil itu tidak muat maka Arya memilih tidak satu mobil dengan mereka lagi pula ia sedang menjaga jarak dengan Siska


Perjalanan mereka melewati bukit - bukit yang indah melewati sungai bebatuan semakin lama perjalanan semakin terasa udara segar yang membuat otak semakin tenang mereka memutuskan untuk membuka kaca mobil


" Perjalanannya masih jauh ya sayang


" Kurang lebih dua jam lagi


" Wah tempat ini sungguh indah , ucap Rima yang memang tak pernah pergi kemanapun


"Aku sangat suka tempat ini


Arya membuka jendela mobil tapi sama sekali tak menoleh kepada Siska


Sawah - sawah membentang di kiri kanan jalan , tampak sapi bergerombolan di jalan namanya juga jalan pedesaan itulah ciri khasnya Rima asik mengeluarkan kepalanya di luar jendela tanpa ia sadari di depannya gerombolan kerbau sedang berjalan .


"Aduh sakit sekali


Rima memegang kepalanya yang terkena bokong kerbau yang sedang berjalan


Siska dan Ana tertawa geli


" Makanya kalau mau melihat pemandangan pastikan dulu kiri kanan


" Aduh sakit ,


Akhirnya mereka sampai juga di rumah yang berada di tengah sawah yang di belakangnya terdapat sungai bebatuan sunngguh pemandangan yang sangat indah Siska dan Rima sudah berlari kebelakang rumah melihat indahnya pemandangan


"Sungguh indah sekali pemandangan di sini


Aditya langsung mengetuk pintu keluarlah seorang lelaki dan perempuan paruh baya dia langsung memeluk Aditya sambutannya sangat ramah


Satu buah Mobil yang membawa oleh - oleh dan perlengkapan baju milik mereke segera di turunkan


" Aditya kau tampan sekali nak ayo msuk


"Paman ,Bibi mana nenek


"Dia ada di dalam sudah tidak bisa berdiri lagi


Ana pun ikut masuk kedalam " Nenek apa kabar


Perempuan yang sedang terbaring itu langsung duduk dari tempat duduknya seperti sudah lama sekali menunggu kedatangan Aditya " Aditya cucukuh benarkah kamu


Aditya langsung memeluk perempuan tua itu

__ADS_1


Ana sangat terkejut melihat wajah perempuan itu yang sangat mirip sekali dengan oma Rita


__ADS_2