
Pak kumis tersenyum " Dia juga menyukaimu sepertinya
Arya menoleh pak kumis yang berbicara
" Walaupun dia menyukaiku tapi tetap saja kami tidak bisa bersatu pak
Mata Arya tampak berkaca - kaca
" Kenapa ?
" Semua orang juga tau pak kumis aku bukan lelaki yang baik , keluarga mana yang mau menerimaku sebagai menantunya
" Tetapi butuh jiwa yang besar untuk mengakui kekuranganmu kau hebat ,
Pak kumis berdiri sebelum pergi ia mengatakan " Setiap manusia punya masa lalu dan kau pun berhak untuk mendapatkan ampunan yakinlah satu hal jodoh itu di tangan tuhan
" Terimakasih pak kumis
Si kumis itu kata - katanya boleh juga
.......
Siska masih berdiri memegang jaket Arya yang melingkar di pinggangnya Rima masih sibuk dengan makanan di kedua tangannya sedangkan Ana sudah di pastikan ia sedang berkenalan dengan seluruh sepupu Aditya
" Sepupu apa kabar ?
Ana menutup wajahnya karena melihat kedatangan seorang perempuan yang sudah tidak asing lagi siapa lagi kalau bukan sepupu Aditya pemilik restoran mewah
" Tentu saja sepupu aku sangat baik
Ana berjabat tangan dengan sepupu Aditya itu
" Kenapa kalian tak pernah lagi mampir kerestoran milikku
Apa ?? kau menyuruhku mampir kerestoran itu lagi tidak aku tidak bisa cukup sekali itu saja
Ana tersenyum manis " Tentu saja lain kali kami akan mampir sepupu"
" Baiklah sepupu kau telah berjanji jangan lupa kau harus mampir kembali , tenang saja aku sudah menyiapkan menu makanan lezat untukmu
" Terimakasih sepupu kau membuat aku terharu
Ana berusaha menenangkan dirinya dengan senyum kepalsuan karena hatinya tidak sama dengan mulutnya
" Eee sepupu cepatlah kau cicipi hidangan di rumah ku ini sekali - kali kami menjamu kau
" Mm baiklah siap - siap kalian aku beri penilaian ya
Ana tersenyum
Terserah kau saja
Oma Rita duduk berdua dengan lelaki tua seumurannya ia tampak begitu akrab dengan lelaki tionghoa itu tentu saja siapa lagi kalau bukan tuan Chang lelaki yang pernah singgah di hati oma Rita waktu muda " kau masih sangat cantik Rita sama seperti dulu
" Ah kau bisa saja Chang rayuanmu tidak pernah berubah
__ADS_1
" Sama seperti hatiku padamu
.
" Ah kau bisa saja chang , oma Rita tersipu malu
" Sayang sekali sampai detik ini aku masih menunggumu mungkin cintaku padamu akan tetap abadi hingga nanti nafasku terhenti
Arya mendengar obrolan dua manula tersebut menjadi geli ia tak menyangka jika manula seperti mereka masih bisa jatuh cinta
" Oma jangan percaya pria ini dia berusaha merayumu
Arya menggoda oma Rita , Arya dan keluarga bratawijaya juga sangat lah akrab jauh sebelum keluarga Arya bangkrut , ayahnya lama sekali bekerja dengan oma Rita dan ia pun juga mengenal tuan chang
Tuan Chang pun tertawa melihat Arya menggodanya " Kau ini sini bergabunglah dengan kami"
Arya mendekat
" Apa kau masih suka mengejar gadis - gadis bodoh itu
" Tentu saja masih , ucap Oma Rita
Dia itu sama seperti Aditya akan berubah jika bertemu gadis yang tepat
Ya tapi aku lebih buruk dari Aditya oma
.
Arya menarik nafas
" Tuang Chang kau menasehatiku tetapi kau saja masih sendiri sampai sekarang
Oma Rita tersenyum " Kau sudah tua Chang lihat Arya mematahkan ucapanmu
" Aku sengaja menunggu Rita agar ia bisa hidup bahagia menua bersamaku
Arya berdiri sambil tertawa ' Aku terjebak obrolan cinta dua manula
Acara berlangsung meriah hingga akhir acara semua tamu berangsur untuk pulang kerumah termasuk kedua orang tua Ana dan Aditya
Mereka berpamitan semua untuk pulang termasuk Siska
Didalam mobil Siska masih memegang jaket yang di berikan Arya untuk menutupi bajunya yang robek ia senyum - senyum sendiri saat menyetir
" Kau begitu bahagia sepertinya Siska
" Tidak biasa saja , Siska berusaha mengelak
" Apa karena ini , Rima memegang jaket yang masih melekat di pinggang Siska
" Eh jangan kau sentuh nanti bisa hilang wanginya
"Kau ini , jika kau juga menyukai kak Arya kenapa kalian tidak berpacaran saja
"Kau pikir semudah itu aku untuk berpacaran kau tak tau jika kakakku Dimas sangat tidak boleh aku dekat - dekat dengannya
__ADS_1
Siska sampai di depan Rumah Rima
" Dagh besok jangan lupa masuk kuliah
Siska pun kembali menyetir mobil sendirian ia tak menyadari jika Arya mengikutinya dari belakang untuk memastikan jika Siska sampai di rumah dengan selamat
" Aku padahal sangat membencinya tapi ia memperlakukan ku dengan manis sekali tadi di depan orang banyak
Eitz Siska jangan sampai kau tertipu dia itu playboy lihatlah dengan mudah ia bisa dekat dengan gadis manapun ,
Siska mengingat ia memanggil sekretaris tadi
Siska sampai di depan pagar rumahnya yang terbuka otomatis itu setelah ia masuk kedalam halaman rumahnya ia melihat plat mobil yang sering di pakai oleh Arya
" Seperti mobil Aditya yang sering di pakai Arya
Siska masih berdiri di depan pintu mobil
"Siska apa yang sedang kau lihat !
Dimas berdiri sambil melihat Siska yang melihat kearah luar " Tidak ada aku hanya memastikan jika pagar sudah terkunci
Dimas melihat gaun Siska yang robek
tetapi ia tak jadi bertanya saat maminya datang " Siska lihatlah Arjuna sudah menunggumu dari tadi ia belum bisa tidur jika tak bisa melihatmu
" Bukan urusanku , aku sudah sangat capek mi
" Siska ayolah kau berbuat manis lah padanya kau lihat pengorbanan Arjuna untukmu
Siska berhenti dan membalikkan badannya lalu berpikir apa yang dikatakan maminya itu benar juga " Baiklah Arjuna kau mau aku suapin makanan atau apa
Arjuna tampak malu - malu tatapan matanya yang tajam membuat Siska takut lalu cepat
cepat masuk kedalam kamar
" Astaga tatapan mata wayang orang itu seram juga ia menatapku begitu tajam
aduh , " Siska mengusap wajahnya
......
" Setidaknya aku juga sama sepertimu tuan Chang mengagumi tanpa memiliki
Arya kembali melajukan mobilnya setelah ia memastikan Siska sampai di rumah dengan selamat
.....
Di dalam kamar Sisks ia mengganti bajunya dan melihat jas Arya yang sengaja ia peluk seperti orang gila " Kenapa kau harus hadir di hidupku kak Arya aku sangat tidak suka kau melakukan hal tadi aku takut jika tidak bisa menyembunyikan perasaanku ini
Siska menenggelamkan wajahnya kedalam bantal " Aku bahkan tak bisa memilih hatiku ini untuk siapa ,jika Aditya dan Ana bisa bersatu itu karena mereka memang direstui jadi soal hati mereka bisa mencintai seperti saat ini , sedangkan aku jangankan untuk melangkah terlalu jauh untuk dekat dengan mu saja sudah tak di restui
Siska kembali memegang jas milik Arya
" Aku akan mengembalikan jas ini nanti kepada pemiliknya
__ADS_1