
"Hoamm...."
Pagi ini Arya bangun lebih awal , karena semalaman ia memang lelah ,letih dan lesu
menghadapi kenyataan hidupnya ,
"wah hari yang panjang , selamat datang dunia tipu-tipu "
Tersenyum-senyum dan bersiul
hari ini ia akan menjemput ibu nya yang akan segera pulang dari rumah sakit jiwa
"Akhirnya semoga kau akan bahagia ya ibu , tinggal bersama ku "
Flash back
Semenjak kelahiran Bian , Aditya sudah berjanji akan memberikan Arya rumah ,meski Arya ngotot ingin mencicilnya
"Ya sudah ,terserah kau saja apa yang membuat kau bahagia aku juga akan bahagia "
"Terimakasih saudara ku ,kau memang terbaik"
Mereka berdua saling berpelukan
"Uncle Arya , selamat bersenang-senang ya "
Ana keluar dari kamar dengan menggendong Anaknya
"Dagh Bian , uncle pulang dulu ya "
Melambaikan tangan ,Arya keluar dengan mobil yang juga di hadihkan oleh Aditya
tapi untuk mobil Aditya sengaja memberikannya sebagai hadiah untuk ibunya
jika di katakan untuk nya ,pasti Arya akan menolak lagi
__ADS_1
Bersiap-siap akan pergi berdandan dengan Rapi
meski bayangan Siska tak pernah lari dari otaknya ,
"Sudahlah Arya , sebaiknya kau segera bangun ,tak baik memikirkan istri orang "
Menatap sedih kearah cermin
"Fokus saja dulu menjemput ibu , positif thinking aja Arya , mungkin Tuhan sengaja menyuruhmu untuk membahagiakan ibu mu dulu "
Ngeng..
ngeng..
Suara mobil terdengar begitu halus sekali
saat ia membawa nya ,perlahan tapi pasti
Arya menyusuri jalanan dengan penuh bersemangat
Menarik nafas dalam-dalam dengan perasaan tenang , dengan satu tangkai bunga yang akan ia berikan pada ibunya
"Itu anakku sudah datang "
Seorang wanita tua yang dulu nya bergaya bak sosilaita ,sedang berdiri dengan pakaian sederhana ,dan senyumnya pun tampak ikhlas dengan takdir hidupnya
Dokter dan suster telah menunggu Arya ternyata
"Selamat datang Tuan Arya ,mm apa anda sudah siap membawa bidadari anda pulang hari ini "
Arya langsung memeluk ibunya dan memberikan setangkai bunga
"Tentu saja Dokter, aku kembali bersemangat melihat ibuku sehat dan bisa tersenyum bahagia sekali hari ini "
Tepat hari ini ibunya keluar ,dan hari ini juga ayah nya akan di eksekusi mati atas dasar tuduhan kasus korupsi yang menimpanya , tapi Arya sengaja tak mau memberi tahu ibunya ,ia takut itu akan mempengaruhi kondisi kejiwaan ibunya yang baru sembuh
__ADS_1
"Baiklah ,Tuan Arya , sering-sering lah kalian mampir kemari ya ..."
Apa yang di katakan dokter itu ha ,hah basa-basi yang paling tidak di sukai oleh orang Hmm ,
amit-amit aku tak berharap lagi bisa mengunjungi tempat ini lagi , jangan sampai untuk kedua kalinya
Saling berpandangan dan langsung bersalaman untuk pulang
"Terimakasih kalian telah merawat ibu saya dengan baik "
Arya pun segera melajukan mobilnya
Di dalam mobil ,ibu nya sempat bertanya
"Anakku ini bukannya tanggal 14 February ya nak "
"Ehemmm iya Bu ,emangnya kenapa Bu "
Ibunya tersenyum sambil memandang keluar jendela
"Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan ibu dan ayah mu Nak ...."
Jreng...
Arya berusaha menahan air matanya agar tak menetes ,ini hari kebahagiaan untuk mereka sekaligus hari paling berduka untuk mereka
tapi Arya sudah berjanji pada ayahnya , jangan beri tau ibu apa yang terjadi hari ini , sampai ia benar-benar sudah pulih kembali jiwanya
.....
Yang udah kangen jangan lupa mampir kesini ya ini lanjutannya ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
q
__ADS_1