
Didalam ruangan tampak seluruh hadirin orang - orang yang sering Ana lihat ditelevisi dan beberapa artis papan atas negeri ini
Ya ampun itu kan aktor favorit ku , tapi aku harus menahan keingininanku ,untuk berpoto menghampirinya.
Semua tamu tampak menikmati acara tersebut , Tamu penting yang memberikan kata sambutan adalah salah satu tokoh pejabat politik yang sangat berpengaruh di negeri ini
Semua hadirin bertepuk tangan saat beliau memberikan kata sambutan
Aditya dan Ana masih bergandengan tangan
Ana haus sekali ia mengambil segelas minuman , yang berada diatas meja
" Aditya aku haus , aku ingin mengambil minuman disana
" Ya pergilah aku menunggumu disini
Seorang perempuan mendekati Ana lalu menumpahkan minuman yang berwarna merah tersebut di gaun milik Ana , tentu saja membuat gaun berwarna putih tersebut menjadi sangat kotor ,
" Maaf nona aku tidak sengaja
" Ini membuat gaunku kotor sekali , ia tak apa - apa aku akan membersihkannya di toilet
Wanita tersebut memberi kode dengan tangannya kepada seseorang yang berdiri di sudut ruangan
" Kerja bagus ,
Ana pergi membersihkan gaunnya
ia melihat dirinya dicermin lalu memutar tubuhnya ia terlihat sangat kucel sekali karena tumpahan minuman yang berwarna merah itu membuat gaunnya tampak kumal
" Bekas ini tidak mau hilang ,
bagaimana ini
Ponsel Ana berdering
"Aditya menelpon , Iya halo
" Kamu dimana Ana
" Aku lagi di toilet ,
" Cepatlah kemari , aku menunggumu
Ana buru - buru keluar dari toilet dengan gaun putihnya yang terlihat sangat kucel itu
Ana melihat pemandangan yang menyakitkan didepan matanya tampak Amanda berdiri disamping Aditya , dengan seorang pejabat pemerintahan yang memberi sambutan tadi
" Sabarlah Ana kau pasti kuat menghadapi ini semua ,
Amanda menoleh kearah Ana
Besar juga nyalimu untuk kembali keacara ini dengan gaunmu yang sudah seperti kain lap itu .
Semua mata tertuju pada Ana tentu saja orang - orang merasa heran diacara yang dihadiri oleh kalangan atas dan elit , ada seseorang yang berpenampilan kucel tersebut
Ana mendekati Aditya ,
" Dit ,
Aditya tidak terlalu memperhatikan jika gaun Ana terkena tumpahan minuman berwarna merah
" Kau dari mana saja cepatlah mendekat
__ADS_1
" Para hadirin sekalian langsung saja yang paling kita tunggu - tunggu kata sambutan dari pewaris tunggal Bratawijaya grup
Tuan Aditya kusuma bratawijaya
Semua hadirin bertepuk tangan saat Aditya maju kedepan
" Kau tunggulah disini ya,
Ana mengangguk
......
Amanda dan ibunya melirik kearah Ana
" Jadi ini sayang istri Aditya
Ana tersenyum kepada perempuan disamping Amanda tersebut , perempuan dengan dandanan mencolok yang dipenuhi perhiasan melingkar di leher , tangan dan jari jemarinya dilingkari cincin berlian , meski Ana tidak memakai perhiasan berlebihan seperti perempuan itu . ia memastikan apa yang ada ditubuh perempuan itu adalah berlian , mana mungkin ditempat ini ada orang biasa seperti dirinya .
Ana mengulurkan tangannya
" Perkenalkan saya Anastasya
Perempuan tersebut mengacuhkan Ana
Amanda yang berdiri disamping nya langsung mengucapkan sesuatu
" Mami , dia mengulurkan tangannya padamu
Amanda yang berpura - pura baik didepan Ana merasa senang saat Ana diperlakukan buruk oleh ibunya itu
" Tidak apa - apa Amanda
" Selera Aditya sangat rendah
" Dia meninggalkanmu hanya demi perempuan yang penampilannya seperti itu , dia anak pengusaha mana , apa orang tuanya berasal dari kalangan seperti kita
" Mami apa yang kau katakan ,Ana kau tak perlu mendengarkan apa yang dikatakan ibuku
Ana mencoba melemparkan senyum kepada mereka
Ana tampak berusaha untuk tegar meski ia merasa sangat terhina dengan ucapan yang ia dengar dari mulut ibu Amanda itu.
Amanda menjelaskan perihal keluarga Anastasya didepan orang tuanya dan ada beberapa tamu penting juga berada didekat mereka salah satunya tuan chang yang merupakan kolega sekaligus sahabat baik keluarga bratawijaya
" Ayahnya pernah bekerja di salah satu perusahaan kecil dikota ini mi , sekarang ayahnya membuka warung di depan rumahnya ibunya juga seorang tukang jahit pakaian.
Bukan begitu Ana ?
Ana hanya tersenyum saja dengan perasaan campur aduk
" Bagaimana dia bisa bertemu Aditya , apa dia menjual dirinya
Mata Ana tampak berkaca - kaca ia tak berani membuka suaranya karena beberapa orang sedang menatap dirinya seperti jijik
" Oh tidak mi, dia kuliah dikampus dengan jalur bea siswa
....
Aditya masih memberikan kata sambutan didepan
Ana yang dari tadi menunggunya untuk turun sudah tidak sanggup lagi mendengar hinaan dari kedua orang tersebut
ia sudah tidak tahan mendengar ucapan yang keluar dari mulut Amanda dan ibunya
__ADS_1
" Pantas saja , kau lihat saja penampilannya dengan baju yang ia pakai dia benar - benar tidak pantas berada ditempat ini.
" Ibu hentikan banyak orang disini ,
Amanda berpura - pura menghentikan ucapan ibunya
Ana yang sudah tak sanggup menahan hatinya memilih berlari keluar ruangan ia sudah tak tahan lagi mendengar ucapan yang terlontar dari mulut perempuan itu.
Ana menangis lalu memilih pergi dengan menggunakan taksi, karena memang Aditya pergi kepesta itu tidak diikuti oleh para bodyguard yang biasa mengawalnya hanya ada Arya saja
Amanda tersenyum senang melihat Ana pergi dari pesta tersebut ,
" Terimakasih mami kau memang juara
Amanda memeluk ibunya
" Tentu saja sayang aku akan melakukan apapun untuk putriku satu - satunya ini
Aku harap perasaan mu malam ini hancur berantakan Ana agar kau sadar , jika Aditya itu tidak pantas untukmu , benar - benar menyakitkan untuk menerima kenyataan ckckck ingat Ana aku akan terus membuat hatimu terluka secara perlahan
Amanda akan terus memantau sampai kau menyerah untuk tidak lagi bersama Adityaku.
" Baiklah mi , aku akan semakin dekat dengan Aditya
" Kau dekati saja Aditya terus , mami yakin dia akan meninggalkan perempuan itu untuk anak mami yang cantik ini
Aditya turun dari atas mimbar setelah selesai berpidato , ia melihat Ana tak ada diruangan itu.
" Kemana dia
Tuan chang mendekati Aditya
"Kau benar - benar luar biasa sekarang ya , aku sangat salut dengan perubahan besar yang terjadi pada dirimu
" Terimakasih tuang Chang , tetapi aku buru - buru.
Aditya tampak menoleh kekiri dan kekanan mencari kemana Anastasya tadi terakhir ia melihat dari atas Ana bersama Amanda dan ibunya
" Kau mencari seseorang
" ia tuan
" Perempuan yang tadi bersamamu itu
" Iya dia istriku
Tuan Chang terkejut jika Aditya ternyata sudah menikah , ia melihat kearah Amanda dan ibunya yang dari tadi berbicara merendahkan Ana
" Permisi tuan , aku harus mencari istriku
Aditya buru - buru pergi keluar ruangan , ponsel Ana tidak bisa dihubungi dia takut jika Amanda meracuni pikiran Ana
Tuan Chang mendekati Amanda dan ibunya
tuan chang berusia lanjut sama seperti Oma Rita , rambutnya sudah memutih semua , tetapi ingatannya masih sangat tajam dan terlihat masih sangat sehat sekali ,
Tuan Chang dahulu pernah sempat menjalani hubungan dengan oma Rita tetapi karena perbedaan agama mereka harus putus ditengah jalan meski akhirnya oma Rita memutuskan untuk menikah dengan sahabat baiknya yaitu kakeknya Aditya
Sampai sekarang tuan Chang tidak menikah ia menjadi perjaka tua , itu cerita yang diceritakan Oma Rita padanya
Tuan chang menghampir Amanda
" Aku mendengar ucapan kalian pada perempuan tadi
__ADS_1