Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 57


__ADS_3

Ana disuguhi dengan pemandangan yang indah , wajahnya tampak berseri - seri


ditempat yang mulai memasuki sore hari tersebut tampak suasana semakin romantis saja , Oma Rita papa dan mama nya langsung berpamitan naik helikopter menuju jakarta


" Sayang mama ,papa dan oma langsung balik kejakarta ya , kamu masih mau disini atau langsung pulang


" Sebentar lagi ma , ucap Aditya


Adit masih mau berduaan dengan Ana disini


" Kalian sungguh bikin mama dan papa iri


bukan begitu pa


Mama Aditya memeluk papa Aditya


" Kalian ini , minggir


Oma Rita tampak menggeleng - gelengkan kepala


Ayo cepat pulang atau kalian ingin tinggal disini bersama mereka


" Mm mana mungkin kami bisa meninggalkan perempuan tua ini,


mama Aditya memeluk oma Rita


" Kau ini ,


oma Rita tersenyum malu


" Dagh oma , nanti Ana akan main kerumah Oma yaa


" Iya sayang oma tunggu ya


oma Rita sangat menyayangi Ana kasih sayang oma Rita begitu tampak jelas kepada Ana , tentu saja semenjak kedatangan Ana di rumah mereka semua berubah total oma Rita lebih ceria , mama papa Aditya pun lebih memperhatikan oma Rita yang selalu kesepian itu


" Aku cemburu


" Maksudnya ,


Ana merasa heran


" Iya semua orang benar - benar menyayangimu lihatlah mereka semua tampak takut kehilanganmu dari pada aku


Ana memeluk Aditya berdiri menghadap danau biru yang indah itu


Dari belakang sudah berdiri seorang perempuan dan laki - laki dengan melipat kedua tangannya


" Ehemm


Ana melepaskan pelukannya dari Aditya lalu mereka membalikkan badannya


" Benar - benar akhir yang indah ya ,


Aku harus membalasmu


Arya menarik tangan Aditya lalu menyeretnya kebawah


" Arya hentikan


Arya terlihat membabi buta


" Kau rasakan ini Arya melemparkan lumpur kebadan Aditya

__ADS_1


ini buaya yang akan menggigitmu dan ini tanganmu yang akan aku potong - potong


Aditya meminta ampun sambil tertawa ,


" Ana tolong aku lihat ini dia sudah tidak waras


Arya membasahi baju Aditya ia sengaja membuat Aditya tampak sangat kotor


" Arya hentikan , hahaha ampunnn


pakaianku semuanya sudah dibawa dengan helikopter pengangkut barang itu , tinggal pakaian dibadan ini saja lagi


Siska berdiri disamping Ana


" kau lihat kelakuan mereka seperti anak kecil saja


sambil menggeleng - gelengkan kepala


" Siska lihatlah kelakuan pria yang mencintaimu ini dia membuatku tak bisa bernafas


Arya langsung berhenti bermain - main dengan Aditya , ia langsung melihat kearah Siska wajahnya tampak langsung memerah ia tak bisa membayangkan saat Siska melihat ia kentut sembarangan dan buang air besar di depan matanya


Aditya memukul pundak Arya lalu membisikkan


" Dia sangat suka mendengar suara kentutmu yang terlihat begitu seksi itu kawan


Arya menjitak kepala Aditya lalu berlari keatas


" Arya beraninya kau , berlari mengejar Arya


" Hmm aku tak menyangka mereka seperti itu sungguh kekanakan sekali


" Tetapi aku melihat aroma - aroma orang yang mulai...


Ana tertawa lalu mereka berjalan menyusul Aditya dan Arya kearah pedesaan


Arya dan Aditya masih menggunakan baju yang basah lalu berpamitan kepada kepala suku tidak lupa Aditya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua warga desa yang sungguh baik telah iklas membantunya untuk menyiapkan surprise kepada Ana istrinya


" Bapak saya sangat berterimakasih


Aditya memeluk bapak kepala suku diikuti oleh Arya dan Siska


Pak karta yang merupakan sesepuh desa


tak tahan menahan tawa saat melihat Arya menyalaminya


" Nak Arya memang luar biasa


Kenapa bapak ini tersenyum - senyum ya ampun aku sudah tidak punya harga diri lagi di desa ini


Arya menunduk malu dengan wajah yang merah


" Hmm bagaimana danau biru indah ?


" Sangat indah ,ucap Ana dengan tersenyum


"Danau itu tidak bisa dikunjungi sembarangan tetapi hanya waktu tertentu saja , kalian lihat warnanya biru


menurut kepercayaan penduduk sini dahulu ada seorang putri dan seorang pangeran yang hilang disana


karena untuk membuktikan cinta mereka sungguh dalam, karena tidak direstui orang tua mereka yang saling berselisih


sebelum tenggelam mereka bersumpah bahwa setiap musim bunga sakura berkembang siapapun pasangan yang datang kedanau tersebut diyakini cintanya akan abadi hanya maut yang memisahkan

__ADS_1


ya pasangan yang saling mencintai ya ,


bunga sakura memang tumbuh disekitar sini semenjak kejadian putri dan pangeran itu tenggelam ,


" Kalian lihat itu , menunjuk beberapa batang pohon sakura yang sangat cantik


memang jika dijelaskan secara logika tidak masuk akal , tetapi benar terjadi ada pohon sakura ditengah desa ini ,karena Ana , Aditya dan Arya sampai kesini kemarin pada malam hari jadi mereka tak bisa melihat jika ternyata desa ini sangatlah indah. keindahannya semakin terlihat jelas pada siang hari.


" Indah sekali desa ini , ucap Ana dengan girang


Aditya dan Arya saling berpandangan meski itu hanya kepercayaan nenek moyang mereka berdua tetap menghargainya


" Aaamiinn mudah - mudahan saja pak


" Jangan kapok kemari ya neng Ana ,


" Ah , bapak tentu saja tempat ini sangat indah


Ana pun berpamitan dengan istri kepala adat tersebut


Kopilot sudah menunggu di dalam helikopter berwarna putih yang bertuliskan bratawijaya grup


Ana melihat tulisannya


" Helikopter ? kita naik ini , bagaimana dengan mobil yang kita bawa tadi


" Mobil itu memang sengaja untuk alat transportasi warga jika ingin berobat keluar karena tak mungkin mereka memakai kendaraan bermotor


Ana terlihat sangat takut saat hendak naik helikopter karena ini untuk pertama kalinya ia naik itu


" Aditya aku takut aku sama sekali belum pernah naik ini


Sementara itu tanpa disadari meski Arya kelihatan menjaga jarak dengan Siska tetapi mereka berdua sangat meresapi petuah yang keluar dari mulut ketua adat tersebut , jika pasangan yang saling mencintai berada disana pada saat bunga sakura sedang mekar maka cinta mereka akan abadi


Diam - diam Siska membayangi kembali saat Arya meneriaki namanya ,


meski ia sempat mendengar suara kentut Arya yang begitu besar dan merepet itu ,


untunglah pada saat Arya membuka celananya dan memiringkan bokongnya Siska langsung berlari kebalik batu besar untuk bersembunyi karena malu melihat Arya sedang seperti itu


" Ayo lah sayang , istriku ini tidak apa - apa


Aditya mengendong Ana


" Sungguh sangat drama sekali


Aditya mencibir Arya


" Susah memang kalau jomblo , selalu iri melihat orang bahagia


Aditya dan Ana duduk bersebelahan Ana masih tampak membenamkan wajahnya di dada Aditya


Sedangkan Arya dan Siska duduk saling berjauhan


Siska melihat jelas bagaimana Aditya dan Ana tampak saling mencintai meski Aditya tak pernah mengutarakan cintanya pada Ana tetapi semua perlakuannya terhadap Ana sudah mewakilkan hatinya


Tapi tetap saja seorang perempuan itu ingin mendengarkan langsung ucapan cinta dari mulut lelaki yang mereka cintai


" Ayo coba kau buka matamu perlahan , jangan takut aku memegangmu


coba lihat pemandangan dari atas ini sangat indah


Aditya menunjukkan sebuah pertambangan besar yang membentang ditengah hutan

__ADS_1


__ADS_2