Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 74


__ADS_3

" Ah aku lupa rumah sakit ini


" Cepat kau lepaskan Arya dari kursi ini


" Bagaimana mungkin bisa terjadi seperti ini , apa yang kau lakukan , apa kau bersama...


Bella mengingat Arya yang playboy ini hobi melakukan hubungan seksual diatas kursi


Arya terkenal dengan bad boy , tentu saja plapboy tampan yang punya banyak uang kala itu, tetapi Arya sekalipun tak pernah menyentuh Bella , padahal Bella sungguh menggoda siapa saja


Bella melirik kearah Arya


Arya tak terlalu fokus dengan pertanyaan Bella karena sekarang ia merasakan HIV , hasrat ingin Vivis heheh


" Dit , tapi aku ingin buang air kecil bagaimana ini


Arya berbisik kepada Aditya


" Bella kau suruh salah satu perawat untuk mengantar Arya kekamar kecil


" Kenapa dia


"Dia ingin buang air kecil


" Kenapa tak bisa kau tahan saja sih brow


" Kau lihat ini kau pikir aku bisa berjalan sendiri


Arya menekan suaranya ia tampak sangat kesal


Aditya menyuruh beberapa orang mengangkat Arya dan kursinya kedalam toilet


Salah seorang pengawal kembali lagi


" Tuan pintunya tidak bisa di tutup


" Kalian ini bodoh sekali , biarkan saja pintunya terbuka cukup kalian menghadap kebelakang bentuk saja barisan lingkaran


Ah untuk buang air kecil saja sangat sulit sekali , sebaik - baiknya besok - besok aku harus menggunakan celana dalam besi saja agar aman ,


Apa mungkin ini teguran dari tuhan karena tingkah lakuku yang hobi main perempuan , Arya ini baru sebagian kecil teguran tuhan , belum lagi teguran besar , ya tuhan aku tobat


Seorang perawat lelaki yang agak gemulai masuk kedalam toilet , Arya sudah mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres akan terjadi


" Cepat lepaskan bajumu


suaranya terdengar lembut , para bodyguard yang berdiri di luar mendengar dengan jelas ucapan perawat lelaki tersebut


" Aku ingin buang air kecil bukan ingin mandi


Perawat itu melempar senyum kepada Arya lalu memainkan matanya


Astaga apa yang akan dilakukan ulat nangka ini , ia tersenyum dan memainkan matanya padaku , lihat saja berani dia macam - macam padaku aku akan segera menendangnya dari sini


Perawat tersebut mulai membuka baju Arya dan memainkan jarinya di tengkuk Arya


"Apa yang sedang kau lakukan


Nafas Arya tampak tak beraturan ia sudah mengambil posisi dengan mengepal kedua tangannya


" Aku hanya membuka bajumu susah sekali ,


Apa yang sedang ia lakukan di belakangku atau jangan - jangan ia ..


Pikiran Arya sudah melayang kemana - mana memikirkan sesuatu yang sangat jijik ia bayangkan


Atau dia sedang membuka celananya , aku merasakan sesuatu yang lembut di punggungku apa itu ,


Brengsek aku sudah tidak tahan lagi

__ADS_1


Krakk..


krakkk


Bunyi sobekan celana Arya terdengar , ia berdiri dari tempat duduknya dengan siap untuk menghajar perawat lelaki itu Arya tampak sangat emosi


Ia langsung berdiri dan membalikkan badannya


" Balon ?


Perawat itu langsung berdiri tegap


" Yap sudah selesai , ternyata segampang itu melepaskan kau dari kursi itu


Suara perawat itu berubah langsung menjadi suara lelaki normal


Dia tertawa keluar toilet


"Sudah selesai ,


Arya keluar dengan wajah lemas


Semua orang di ruangan IGD tersebut menatap kearah nya


" Secepat itukah rupanya


Aditya terheran - heran


Sebelum perawat itu masuk kedalam toilet Bella sudah tau apa yang harus ia lakukan untuk melepaskan Arya dari kursi tersebut ,


ia hanya memberikan syok terapi agar Arya bisa mengsugestikan dirinya sendiri untuk bisa dengan sekuat tenaga melepaskan dirinya dari kursi tersebut , kebetulan Bella sedikit paham dengan sifat Arya , Arya sangat anti dengan hal - hal yang berbau terong - terongan , tentu saja sedikit banyak Bella punya beberapa kisah dengan Arya , secara mantan pacar ecieee


Dia sengaja memanggil salah satu perawat terbaik di rumah sakit ini , ia membisikkan apa yang harus perawat itu lakukan di dalam toilet tadi , kebetulan Arya juga ingin buang air kecil pas sekali


Perawat tersebut tampak tersenyuk dengan Arya lalu kembali mengedipkan matanya kembali


Ia sengaja menggoda Arya


" Kak Arya


Arya membuang mukanya lalu berjalan kearah pintu keluar


Seketika semua orang menutup wajahnya


" Arya


Aditya memanggil Arya , lalu Arya berhenti dan melihat perempuan - perempuan di dalam ruangan di IGD menutup wajah dengan kedua tangannya


Sedangkan Ana dan Bella sudah berusaha untuk tidak tertawa


" Kau yakin akan keluar seperti itu


" Tentu saja , emang kenapa


" Coba kau lihat , bokong mu itu kelihatan


celana belakangmu itu sobek


Aditya tertawa terpingkal - pingkal


Arya langsung meraba bokongnya , dan langsung menempelkan bokongnya di kaca bening pintu masuk ruang igd tersebut


Astaga lagi - lagi aku kehilangan harga diriku


di depan Siska , ya ampun aku sudah merasa di telanjangi di depan umum


Dari luar ruangan seorang dokter lelaki terkejut melihat bokong yang menempel di kaca , ia memperhatikan dari luar


" Benar ini bokong

__ADS_1


Ia membuka pintu kaca tersebut yang masih di tempeli oleh Arya


" Permisi


" Sayang ,


Bella langsung menyambut kedatangan suaminya yang juga dokter kandungan di rumah sakit itu


" Sepupu , ucap nya menegur Aditya dan Ana


kalian ada apa disini


Aditya menunjuk Arya , tentu saja suami Bella sangat mengenalnya dia adalah Arya sahabat baik Aditya dan juga mantan pacar Bella


Raut wajahnya langsung berubah


biasa raut wajah seorang suami yang cemburu


Dengan sigap Arya berlari keluar dan berteriak menyuruh Aditya membuka pintu mobil


Siska dan Rima berpamitan pulang kerumah karena hari sudah mulai gelap , meski Arya sama sekali tak mempedulikannya , Siska sangat mengerti


"Aku pulang duluan ya


" Siska , Rima hati - hati di jalan ya


Aditya pun berpamitan pada kedua sepupunya itu


" Kami pamit pulang dulu ya sepupu


" Baiklah ,


Mmm kapan kalian akan mengadakan syukuran kehamilan sepupuku ini


" Nanti kalian tunggu saja undangan dari kami sepupu


" Jangan lama - lama ya


Ana tersenyum lalu pergi mereka menuju mobil


" Jadi itu Arya mantan pacarmu


" Kenapa ?


"Aku tak percaya kau punya mantan sebodoh itu , lihat saja kelakuannya


Bella tau suaminya sedang cemburu , ia tak terlalu perduli karena Arya hanya masa lalunya saja


....


Didalam mobil


Arya satu mobil dengan Aditya dan Ana


mobil yang di bawa Ana tadi sudah di antar pulang oleh salah satu bodyguard Ana


" Awww perih sekali , aku rasa bokongku terluka


Ana dan Aditya sudah tidak tahan untuk tertawa


" Cuma lecet sedikit , ucap Ana


Aditya langsung melotot kearah Ana


"Apa kau tadi melihat bokong milik Arya


" Heii hentikanlah pertengkaran kalian di situasi seperti ini , tolong kalian lihatlah aku


Mereka melihat Arya sudah bersandar dengan baju terbuka , rambut acak - acakan dan celana belakang yang sudah sobek

__ADS_1


" Aku belum makan dari pagi


" Baiklah pak kita sebaiknya mampir di restoran dulu


__ADS_2