Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 26


__ADS_3

" Iya , aku temannya Dimas,


Kamu tau kan sama aku


ucap Arya penuh harap.


"Kenapa kamu jadi kek gorila bau kuburan gini sih !


"Huhahahahha


Aditya dan Ana tertawa terpingkal - pingkal.


Aditya mengedipkan matanya ,kearah Ana


Apa yang kau inginkan dariku Aditya ayo cepat pergi dari sini , Siska tolong kau usir kedua pria dihadapan kita sekarang ,mereka hanya akan menganggu kita saja.


" Terimakasih pujianmu Siska , kau mengatakan aku gorila bau kuburan ,bukankah itu sebuah pujian,


Aditya menggelengkan kepalanya.


Arya cobalah kau sadar , dia itu bukan memujimu, dia mengatakan kau itu sangat aneh,


ayolah kawan kenapa kau menjadi buta seperti itu.


" Siska , apa aku boleh meminta nomor ponselmu ?


Arya berharap penuh.


"Hmm... aku tidak pernah memberikan nomor ponselku pada siapapun.


Hey berhentilah bertengkar bodoh seperti itu.


Lihatlah aku ingin berduaan dengan Ana.


Ana berdiri ia permisi untuk ke toilet.


"Ana kau mau kemana ?


"Aku mau ke toilet , kau uruslah dua kelinci ini.


"Wew , coba kau dengar dia mengatakan kita kelinci,


"Yah , lambang playboy untuk kalian


ucap Siska datar.


Didalam toilet ,


"Aku harus segera menyuruh Aditya pergi dari situ , baiklah aku akan menelponnya.


***


" Ana ?


kenapa dia menelponku , hmm baiklah aku akan mengikuti permainanmu.


" Kenapa ?


" Cepat kau pergi dari situ kau bawa Arya yang aneh itu, kau dan temanmu membuatku tidak merasa nyaman


" Apa yang kau katakan sayang ?


Aditya mulai membesarkan suaranya agar terdengar oleh Siska dan Arya.


"Kau kecilkan suara mu atau ,


"Atau apa ha ? atau kau ingin aku menyebut namamu disini , baiklah


" Tidak - tidak kau menang ,


Menutup telpon


*Apa yang akan dilakukannya padaku ,


kenapa dia sungguh benar - benar menyebalkan


oh , tuhan aku ingin sekali mencekiknya.


Tit..


tit..


titt*.


Nada notifikasi pesan masuk berbunyi.


"Aditya ?


Ahhhh apa lagi yang dia inginkan.


" Cepat kembali dari toilet atau aku akan menyusulmu.


"Benar - benar makhluk apa dia ha ?


Ana bergegas keluar dengan muka ditekuk.


Siska yang tau jika Aditya adalah suami Ana.

__ADS_1


melihat mereka dengan tatapan curiga.


Siska berbisik


" Kau kenapa ?


" Bisakah kita pergi dari tempat ini


Belum sempat Siska menjawab Aditya langsung memotong pembicaraan mereka.


" Bagaimana kalau kita menonton bioskop saja ?


Tawaran yang akan menjerumuskan aku


Aku tidakk mau , kau dengarr aku tidak suka.


" Siska kau mau kan ?


Arya memohon.


Aditya menekankan mimik mukanya agar Ana menjawab iya.


" Aku tidak suka memaksa ,tapi jika ada yang tidak mau maka baiklah,.


Ana langsung memahami arah pembicaraan Aditya.


"Siska aku mohon ayolah kita menonton ,kau tau jika Aditya marah padaku , dia sangat mengerikan


Ia mengerikan diranjang maksudnya


hahahahaha.


" Tentu saja , tapi aku yang menentukan apa judul filemnya.


Arya langsung menyetujuinya karena dia emang berniat untuk PDKT dengan Siska.


" Kau tenanglah Ana kita akan mengerjainya.


" Baiklah aku percaya padamu


Mereka tertawa cekikan membayangkan rencana yang akan mereka lakukan pada Arya dan Aditya.


Mereka menggunakan mobil masing - masing Siska bersama Ana , dan Arya sengaja meninggalkan mobilnya untuk menumpang mobil Aditya.


" Kau ini merepotkan saja, mana mobilmu !


" Gue nebeng loe aja ya browh , ayolah.


"Hmm ayo naik.


" Browh gue deg - deggan browh gue bakal nonton berdua dengan Siska


" Berempat


Aditya menegaskan suaranya.


" Tapi gue menganggapnya cuma gue dan Siska browh.


Loe lihat tadi kan tatapan mata Siska ke gue,


Ya aku melihat sangat jelas tatapan jijik melihat brewok loe dan bau farfum kuburan andalan kamu


Kau ini harusnya memeriksakan diri ke psikiater, aku sangat takut jiwamu terganggu.


" Dia sangat cantik kan Dit, oh Siska bagaimana pilihan gue kali ini menurut pendapat loe Dit,


Untuk ukuran perempuan Siska memang masuk kategori cantik,


" Lumayanlah,..


" Lumayan gimana maksudnya ,


" Lumayan menyedihkan jika ia menjadi kekasihmu hauahahahhaa


Arya langsung terdiam


" Ah loe, bukannya kasih semangat buat gue.


" Gitu aja ngambek , pake rok sana


hahahahahha


Aditya dan Arya pun sudah sampai di sebuah mall yang besar , bioskop tersebut terletak didalam mall itu.


" Ayo kita nonton , ucap Siska


" Dit, lihat dia memanggil gue Dit.


Aduh Arya berhentilah bersikap menjijikkan ini ,


Aditya menghela nafas dan mengikuti mereka dari belakang , pandangannya tidak bisa berhenti dari Anastasya yang selalu menggodanya.


Aditya mengirimkan pesan kepada Ana.


tittt


tittt

__ADS_1


Bunyi pesan masuk di ponsel Ana


"Nanti kau duduk disampingku saat menonton.


Ana langsung melirik kearah Aditya yang sedang tersenyum - senyum padanya.


" kau pikir aku Amanda , maaf saja Aditya ini tempat umum,


kau lihat saja nanti didalam apa yang bisa kau lakukan padaku.


*****


Mereka telah sampai didepan teather.


" Mm ini tiketnya , aku sudah memesannya dari tadi.


Arya dan Aditya tidak terlalu mempersoalkan filem apa yang akan mereka tonton,


mereka punya misi sendiri - senditi terhadap kedua perempuan tersebut.


" Kita lihat saja apa yang akan terjadi didalam


ucap Siska


Mereka saling mengaitkan jempolnya


" Selamat bersenang - senang ...


Aditya duduk disamping Ana , seperti permintaannya , sedangkan Arya duduk disamping Siska.


Ana dan Siska duduk saling berdekatan satu sama lain.


" Apa kau sudah siap mendengarnya Ana.


" Tentu saja.


Lampu bioskop pun segera dimatikan


Mereka menatap layar berukuran besar dihadapan mereka.


Muncullah film horor yang begitu menakutkan dilayar tersebut.


Sial mereka berdua mengerjaiku


Apa yang harus aku lakukan .


Aditya apa kau mendengar ku


Aku bisa kehilangan harga diriku Dit,


tolong aku.. help me..


Ana dan Siska saling berbisik ,


" Coba kau lihat muka Arya pasti ia sudah sangat pucat.


Mereka berdua sepertinya sedang menjebak aku dan Arya , sitt film horor aku sangat tidak menyukai film ini,


Tak lama terdengar suara Arya menjerit


" Awwwwwwwwewe


Arya menutup kedua wajahnya dan mengangkat kedua kakinya naik keatas kursi.


Ana dan Siska saling mencolek satu sama lain , mereka berdua saling menahan tawa.


" Kak Arya kenapa ? takut ?"


" Nggak kok , ini bagus sekali.


aku menyukainya.


Berhentilah berbohong Arya aku tau kau juga sangat ketakutan kan.


" Awwwwwwweeee apa itu ?


Arya kembali berteriak lebih kencang melihat hantu - hantu difilm itu.


Aditya tamatlah riwayatku hari ini


aku kehilangan harga diriku didepan Siska.


******


Sebelum sampai kebioskop


didalam mobil Siska berinisiatif untuk menelpon Dimas , ia mencari tau apa saja.yang dilakukan Dimas dan teman - temannya selain nongkrong di kafe


" Jadi kak Dimas juga suka nonton ya sama genknya kak Dimas itu.


" Iya suka bangetlah , apalagi rame - rame


Tapi film yang romansa romantis lah, jangan yang horor


Bisa kencing di celana nanti Arya dan Aditya.


Dari situlah Siska dan Ana mendapatkan ide untuk mengerjai mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2