
Aditya membangunkan Ana , lalu membawanya ketempat yang tidak pernah diduga oleh Ana.
" Kita dimana ini ,
" Ini hadiah untukmu dariku
" Maksudmu ,.
Aditya memberikan Ana sebuah rumah besar yang begitu mewah dan modern ,berwarna putih lengkap dengan kolam renang dan tamannnya , tak kalah mewah dengan rumah milik orang tua Aditya.
Aditya dan Ana tidak menyadari jika ada sesuatu yang mengancam mereka ,
" Bersenang - senanglah kalian diatas penderitaanku ,
kalian lihat saja aku akan membalasmu.
Amanda tampak berdiri diluar pagar rumah baru Aditya dan Ana.
Dia tidak sadar gerak - geriknya sedang dipantau oleh seserang ,
Aditya tak sebodoh itu Amanda ia tau kalau Amanda adalah ancaman bagi keluarga kecil mereka.
" Tuan,
Seseorang mendekati Aditya
" Ana kau masuklah duluan , didalam sudah banyak pelayan yang akan mengantarmu
jadi kau tak perlu khawatir jika ketakutan.
Ana masuk kedalam ia masih sangat terpana dengan hadiah rumah yang dibelikan oleh Aditya padanya.
" Aku masih merasa - rasa seperti mimpi tetapi kenapa ia masih juga belum mengatakan cintanya padaku.
Ana berkeliling rumah besar itu ,
Aditya masuk dengan wajah panik ,
" Ana kau tidak apa - apa kan,
Aditya tampak cemas , bagaimana dengan anakku .
" Kau ini kenapa ? ayo tenanglah .
" Tidak apa - apa .
" Beranjilah padaku , bahwa kau tidak akan pernah meninggalkanku.
Aditya lalu kembali pergi .
Ana tampak curiga sebenarnya apa yang dipikirkan oleh Aditya.
******
" Kau Ikut aku , aku akan menemui Amanda ,
" Siap tuan ,
Aditya memasuki mobil berwarna hitam , dengan diikuti oleh beberapa orang bodyguard yang mengendarai motor besar ,
" Hallo , aku menunggumu di tempat biasa ,
Tampak wajah Aditya sedang berpikir sangat keras ,
" Aku harus menyelesaikan masalahku dengan mereka agar aku bisa menjalankan hidup dengan tenang tanpa mereka lagi
Sebuah mobil mewah berwarna hitam memasuki sebuah taman pribadi milik seseorang.
tampak seorang perempuan duduk dengan menggunakan mini dres yang menggoda ,
" Aditya kau datang juga ,
Amanda berusaha untuk terlihat seperti tidak terjadi apa - apa , tetapi dari pakaiannya terlihat bahwa ia sengaja menggoda Aditya.
" Ya , tentu saja apa aku boleh duduk .
Amanda sengaja memakai pakaian terbuka untuk menggoda Aditya.
" Aku hanya ingin menjelaskan perihal pernikahanku
Amanda duduk mendekati Aditya.
" Kau bisa menjauh dariku Amanda
aku sungguh terganggu dengan pakaianmu yang membuat aku sakit mata.
Heh Aditya bilang saja kau mulai tergoda melihatku seperti ini.
" Apa yang kau inginkan dariku ?
Ucap Aditya dengan keras.
__ADS_1
Amanda berusaha untuk tidak gugup ,
" Jika kau menginginkan aku, aku harap jangan bermimpi .
" Apa kau yakin tidak menginginkanku,
Amanda berusaha menggoda Aditya
" Jangan kau tunjukkan sikap rendah mu kepadaku , apa tak cukup dengan tidur dengan berganti - ganti pria setiap malam untuk menemanimu.
" Kau ?
" Aku kesini hanya ingin memperingatkanmu
jangan pernah kau coba menganggu aku dan Ana.
kau tidak usah sok baik menjadi teman untuk Ana , karena aku tak suka paham.
Aditya langsung membalikkan badannya.
Dengan sigap Amanda langsung membuka seluruh pakaiannya lalu memeluk Aditya dari depan.
" Apa yang kau lakukan Amanda ,
Cepat kau pakai pakaian mu itu.
Amanda semakin erat memeluk Aditya
" Kau yakin tak menginginkan ku
Aditya hilang kesabaran ia mendorong Amanda hingga terjatuh
" Aku memang tak salah memilih Anastasya
kau memang perempuan yang sudah tidak punya malu,
Amanda terdiam dengan penolakan yang dilakukan oleh Aditya .
" Kau pergi lah Dit, tapi nanti kau akan datang mencariku kembali.
Seseorang menyerahkan ponsel kepada Amanda.
" Gambar yang bagus ,
" Tentu saja aku mengambilnya dengan sangat baik
Hahah
" Apa kau sudah siap merencanakan semuanya .
" Tentu saja bahkan dengan sangat baik
Amanda tersenyum licik
*******
Aditya kembali kekantor karena masih ada beberapa urusan yang tertinggal
" Arya , sedang apa kau disini.
"Browh aku ada masalah.
" Baiklah ayo kita bicara diruanagan ku
Arya mengikuti Aditya yang tampak sedang terburu - buru.
" Ayo masuklah , ada apa
Arya menangis dihadapan Aditya
Ini untuk pertama kalinya seorang Arya menangis dihadapannya .
" Hey kau ini kenapa.
ayo ceritakan
" Papaku jatuh bangkrut Dit, sahamnya anjlok
aku sudah tak punya apa - apa lagi
semua aset disita untuk membayar hutang - hutang papa ku ,
ibuku langsung stress ia sekarang sedang dirawat di rumah sakit jiwa ,
Hanya dalam hitungan beberapa hari saja jika tuhan berkehendak apa yang aku punya habis begitu saja,
Arya menangis dan menepuk - nepuk meja
" Kau tenanglah , sudah apa yang bisa aku bantu untukmu.
" Terimalah aku bekerja di kantor mu Dit,
__ADS_1
Arya memohon dengan melipat kedua tangannya .
" Aku tidak mau ,
Arya tampak terkejut dengan ucapan Aditya.
" Tentu saja kau diterima bekerja disini ,
Aditya tertawa.
" Kau itu teman baikku mana mungkin aku bisa menolak permintaanmy.
Arya langsung memeluk Aditya ,
" Kau sekarang asistenku , mulai besok pagi kau akan bekerja denganku.
" Tapi aku tak punya rumah Dit,
" Hm.. ikutlah denganku
Arya mengikuti Aditya ,
Kesetiaan Arya sebagai teman tidak usah diragukan lagi , ia pernah menolong Aditya sampai babak belur untuk melindungi Aditya dari pengeroyokan
.....
Didalam mobil
" Ana sudah hamil ya Dit,
Aditya tersenyum
" Menurutmu , apa sudah tampak aura seorang papa diwajahku.
*Beruntung sekali hidupmu Dit, memiliki kehidupan yang sempurna mungkin ini juga teguran dari tuhan atas sikapku yang selalu bergonta - ganti perempuan.
walaupun kau selalu kepedean , kau kaya tapi kau tak bisa membaca hatimu sendiri Aditya kau sungguh menyedihkan uh*.
" Hey apa yang kau pikirkan sob,
kau masih bersemangat bukan untuk mengejar wanita itu.
" Ntahlah Dit, aku tak yakin bisa mendapatkannya terlebih dengan keadaan ku yang seperti sekarang ini.
Arya menundukkan kepalanya.
" Kau akan menyerah begitu saja ,
apa kau lupa bagaimana rasanya jatuh dikubangan lumpur saat mengikutiku.
" Maksudnya
" Iya maksudnya motor pak kumis yang kau bawa itu.
Arya terdiam lalu memukuli Aditya dengan dengan kepalan tangannya.
" Kau keterlaluan , berarti kau sengaja mengerjaiku ya ,
awas saja kau.
" Ampun , hey Arya lihatlah kita lagi didalam mobil , hahaha
bagaimana rasanya saat kau dikejar anjing.
Aditya tertawa terbahak - bahak mengingat kejadian itu.
"Kau saja tak menyerah untuk mengikutiku
kau sangat ingin tau tentang hubunganku dengan Ana bukan
tenang saja nanti kau akan melihat saat aku ******* bibir seksi miliknya.
" Hentikan aku tidak bisa melihat adegan orang dewasa tersebut ,apa kau sudah gila,
" Kau sok polos sekali ,
" Hmm dengan uangku aku bisa membeli gadis manapun yang aku suka , sekarang jangankan untuk membeli seorang gadis
untuk sekedar bertahan hidup aku harus bersusah payah , terimakasih kau mau menampungku , aku tidak tau harus bagaimana lagi membalas hutang budi ini padamu Dit,
" Sekali lagi kau berucap seperti ini aku turunkan kau dari mobil ini.
" aku kangen dengan kata Loe gue itu ..
apa kau yakin benar - benar berubah Arya.
" Sialan kau.
Mereka pun tertawa sepanjang perjalanan
itu lebih baik setidaknya dapat menghilangkan kesedihan Arya.
__ADS_1