Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 29


__ADS_3

Aditya masih berjalan dengan menyenderkan kepalanya diatas bahu Ana yang lebih rendah darinya , benar - benar sedikit aneh dan gila.


" Apa leher mu tidak sakit seperti itu ?


Aditya menggelengkan kepala.


"Terserah kau saja ,


Mereka berjalan untuk membuka pintu kamar.


Aditya masih saja menempel , sebenarnya Ana risih tapi dia lebih menghawatirkan keadaan Aditya.


" Ayo duduklah disini , aku akan mengambilkan minum.


" Ini minumlah obatnya dulu.


Dokter tersebut memberikan vitamin untuk stamina Aditya


Untunglah sepupu , kau tidak memberikan obat semoga vitamin yang kau beri bisa membuat stamina ku menjadi fit


" Bagaimana dengan hatimu , Dokter tadi mengatakan apa ?


Ana merasa khawatir.


Hatiku baik - baik saja , dan akan semakin baik jika berada didekatmu , Ana aku mencintaimu apa kau dengar , aku sungguh - sungguh mencintaimu.


Bibir Aditya terasa bergetar ia tak mampu mengucapkan apa yang ada didalam hatinya.


" Aditya apa yang sedang kau pikirkan , bagaimana dengan hatimu ?


" Mmm, kata sepupuku jika terjadi sesuatu dengan ku lagi , kau hanya boleh menghubungi nya .


" Oke baiklah , berikan aku nomor ponsel sepeupumu itu.


" Aku mau tidur , bisakah kau mengantarku kekamar


" Tentu saja , aku juga mau tidur


mari aku bantu ,


Aditya memang mencari kesempatan dalam kesempitan , ia memeluk tubuh Ana dan menaruh kepalanya dibahu Ana sungguh tidak bisa dibayangkan kelakuan bodoh Aditya.


Vitamin apa yang kau berikan sepupu,


aku merasakan sesuatu mengeras,


bisa kacau ini apa yang harus aku katakan pada Ana


Ana pun merasakan sesuatu yang keras sedang menyentuh tubuhnya.


" Aditya kau ?


" Aku tidak tau Ana ,setelah meminum obat itu jadi begini.


Menunjuk kearah bawah.


" Awww ,,,


cepat tutup


Sesuatu yang menonjol terlihat jelas.


"Baiklah , tunggu dulu aku akan menelpon sepupumu untuk bertanya lebih jelas.


Yah silahkan tanya saja , aku tau sepupu kau akan melakukan hal yang terbaik


Aditya tersenyum licik


" Halo dokter ,


" iya ini siapa ?


" Ini aku sepupu ,


" Oh nona manis, istri sepupu Aditya


" Benar sekali sepupu


" Ada apa lagi dengan Aditya sepupu , apa dia sakit parah lagi.


Dokter tersebut menahan tawanya.


" Tidak , aku hanya heran kenapa setelah minum obat yang kau berikan ,


Bagian bawah Aditya mengeras.

__ADS_1


' Hahahaaha, itu tidak apa - apa harus segera di keluarkan .


" Maksudnya ,


" Yah kalian berdua lah yang mengerti sepupu,


jika tidak dikeluarkan maka Aditya bisa mati.


Ana terdiam di ujung telpon ,


" Baiklah sepupu aku masih ada pasien , jika terjadi sesuatu yang lebih parah lagi kau boleh menghubungiku lagi.


" Terimakasih sepupu,


Ana mematikan ponselnya.


Dokter tersebut tertawa saat Ana mematikan telponnya.


" Tentu saja sepupu , Aditya bisa mati .


Ya mati tersiksa karena menahan itu hahahaha


Sepupu kau benar - benar hebat , sampai istrimu yang polos itu tidak menyadari jika yang aku berikan adalah obat kuat dosis tinggi


Selamat bersenang - senang sepupu.


Ana duduk disamping Aditya , memandangi wajah Aditya dengan sangat takut dan sedih.


Sepupu apa yang kau katakan pada Ana sepupu , lihat raut mukanya berubah sangat sedih ,


Sial tegangan ini semakin menjadi - jadi saat aku menatap wajahnya.


Perlahan Ana membuka kancing piyamanya. satu persatu.


" Aku tidak mau kau mati , cepat kau lakukan ini.


Aditya sangat terkejut melihat Ana begitu pasrah , tentu saja ibarat kucing diberi ikan asin siapa yang akan menolak disituasi seperti ini.


Aku tak perduli dengan apapun yang kau katakan sepupu, aku sangat menyayangimu sepupu.


......


Keesokan pagi.


Ana masih tertidur dan belum terbangun , mungkin karena efek semalam ia sangat kelelahan dan kewalahan menghadapi Aditya.


" Ana kau masih mau tidur , atau ingin menemaniku wisuda hari ini , tidak ada satupun pendampingku .


papa dan mama tidak ada diindonesia ,


Apa kau mau aku menyuruh oma mendampingiku.


" Jam berapa sekarang ?


Ana kaget melihat Aditya sudah memakai jas


ia masih mengunakan selimut.


" Cepatlah kau mandi ,


" Bagaimana aku mau mandi , tolong kau berikan aku handuk yang berada disampingmu itu,


" Berjalanlah, bukankah kau punya kaki.


" Tolonglah Aditya aku sangat malu ,


" Memohon lah , aku akan mengambilkannya


" Baiklah , kanda tolong berikan aku handuk itu.


Sudah berhenti memohon aku tak sanggup menolak apapun permintaanmu


Dengan iseng Aditya langsung memberikan handuk kepada Ana ,lalu menarik selimut yang menutupi tubuh Ana tersebut


lalu ia tertawa terbahak - bahak.


" Adityaaaaaaaaaa !.


" Hhaahahhahaa


cepatlah kau bersiap aku beri waktu sepuluh menit.


" Itu cepat sekali , nanti kau bisa terlambat


" Tenang saja , mereka tidak akan memulai acara jika aku belum datang , santai saja.

__ADS_1


Aku menunggumu di luar ,


Ana pun bergegas mandi, ia akan bersiap - siap untuk pergi bersama Aditya.


Ini untuk pertama kalinya aku dan Aditya menampakkan diri bersama ,


kenapa perasaannku jadi tak menentu begini


ya,


Kau sangat senang kan Ana , ayo mengakulah bukankah ini yang sebenarnya kau mau , semua orang mengetahui bahwa kau adalah nyonya Aditya kusuma Bratawijaya


Ana , kau akan menjadi perempuan paling beruntung .


Ana keluar dari kamar dengan penampilan yang begitu anggun , wangi farfum terasa begitu menyengat dihidung Aditya.


" Kau tak perlu memakai parfum sebanyak itu,


tenang saja kau akan tetap mendapatkan ciuman dariku ,meski bau farfum itu nanti menghilang ,


Goda Aditya


Ana tersipu malu


" Kau ini,


" Ayo kita pergi dengan memberikan tangannya pada Ana.


" Menggandengmu ?


" Tentu saja , atau kau ingin aku menggandeng orang lain


" Baiklah,


Wajah Ana tampak berubah sangat bahagia pagi ini begitu juga Aditya


tak ada satupun yang tau bagaimana isi hati mereka pagi itu.


****


Sesampainya digedung wisuda


Seluruh mata memandang Aditya yang menggandeng Ana


Aku tau tatapan mereka padaku adalah tatapan sok tau ,


hey aku melihat ada Amanda dan Marisa disana , apa dia melihatku ?


Baiklah Amanda , bagaimana perasaanmu hari ini setelah melihatku .


Ana berjalan dan melihat ada Dimas dan juga Arya disana , mereka bertiga hari ini memakai jas berwarna sama .


Arya melihat kearah Aditya dan Ana dengan penuh tanya ,


"Kau duduklah disana ya,


Menunjuk ruangan yang berada disebelah kiri, tempat para tamu undangan menunggu.


Amanda dan Marisa mendekati Ana.


" Hey lihat perempuan itu dia semakin menempel saja dengan Aditya


Ana melihat kearah mereka.


" Maaf ya , aku tidak ada waktu untuk meladeni kalian


" Marisa perempuan ini benar - benar tidak tau malu , kau lihat dia memakai farfum yang sama dengan Aditya ,


" Sepertinya malam tadi dia tidur dengan Aditya.


Ana merasa sangat terganggu dengan ocehan kedua perempuan tersebut.


" Maaf kau bilang aku tidur dengannya malam tadi,


Ah dugaanmu tepat sekali , tentu saja apa lagi permainan Aditya begitu panas di ranjang.


" Kau ?!


Amanda menunjuk Ana.


" Sabar - sabar


ayo kita tinggalkan perempuan ini.


Ana tertawa puas karena berhasil membuat mereka kesal.

__ADS_1


__ADS_2