Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
keterlaluan..


__ADS_3

Selesai mandi ,Ana langsung menuju kamar untuk memilih baju tidur yang akan ia kenakan.


Betapa terkejutnya Ana baju - baju yang berada dalam lemari tersebut.


sangat sangat seksi dan mini sekali ,


ini pasti ulah mama mertuanya .


,pikir Ana,


"Ya ampun bajunya kok kaya" gini sih !


Tak berapa lama Aditya pun muncul dari kamar mandi dengan bertelanjang dada


mereka berdua sama sama memakai handuk.


dan saling memandangi satu sama lain.


"Heyy apa yang kau lihat !!


Ucap Aditya kepada Ana


Jangan jangan kau mau memperkosa ku ya??


Ana naik pitam saat Aditya mengatakan bahwa ia akan memperkosa Aditya


"Hey ....Aditya Jaga mulutmu!...


kau pikir aku ini kelihatan seperti perempuan yang maniak **** apa!!!!


Dengan hanya melihat tubuh setiap lelaki


aku langsung berhasrat...


kau sudah gila !!!!!


Ana sangat terbawa emosi gara - gara mendengar ucapan dari mulut Aditya


Kemudian


"Aditya kembali menggoda Ana..


"Oh..... atau,, jangan - jangan!!


Kau yang sengaja ingin menggodaku..


Iya kan!!!


Aditya mulai mendekati Ana perlahan - lahan dan berjalan mendekati Ana


"kau sengaja kan belum berpakaian ..


"kau sengaja kan untuk menggodaku...!! mendekatkan mukanya kearah muka Ana...


Ana yang terkejut melihat Aditya mendekatkan mukanya kewajah Ana


Tentu saja muka Ana langsung memerah...


Bukan Aditya namanya, jika ia tak bisa membuat Ana semakin kesal


Tiba - tiba Aditya langsung


memalingkan mukanya..


lalu berkata dengan sangat keras.


"Jangan mimpi anastasya debora!!!!


ucap Aditya...


Sebenarnya Aditya sudah berupaya menahan hasratnya,.


Karena siapapun yang melihat Ana pasti akan tergoda.


Ditambah lagi Ana malam ini penampilannya membuat ia semakin bergairah


dengan rambutnya yang basah dan hanya memakai handuk saja


Ana pun tak mau kalah dengan Aditya meski sebenarya ia sangat cemas


kalau kalau Aditya akan melakukan sesuatu padanya...


"Minggir sanaa...!!!!!


aku mau mengganti pakaian...


Dengan asal - asalan Ana mengambil baju dilemari itu..


Untuk menutupi bahwa sebenarnya ia sedang salah tingkah...


Ia mengganti pakaiannya menghadap kebelakang Aditya..


karena ia berpikir Aditya tak mungkin mau mengintipnya...


Aditya kan tidak menyukainya..


jadi ya masa bodoh saja dengan Aditya.


"Aku mau ganti pakaian !!! ucap Ana juteks


"Yaa ganti saja.. lah..


Aku tidak mungkin berselera dengan mu.


Ana langsung saja berdiri dan berjalan Kesudut ruangan kamar ia sengaja membelakangi Aditya,Tanpa disadari Ana


Aditya berdiri tepat di depan cermin yang sangat besar...


Tentu saja Aditya bisa melihat dengan jelas


Apa yang dilakukan Ana melalui cermin itu.


Ana membuka handuknya dan memakai pakaiannya satu persatu..


Aditya menelan air udah karena melihat dengan jelas setiap jengkal tubuh Ana dicermin itu.Tidak dipungkiri


Aditya adalah lelaki normal bukankah dia Adalah suami sahnya Ana

__ADS_1


Tentu saja Ana adalah miliknya


ucapnya dalam hati.


Ana tak menyadari jika aaditya dari tadi memandanginya..


Setelah memakai pakaian Ana langsung membalikkan badannya.


Aditya yang dari tadi berdiri di cermin


langsung cepat cepat membuka lemari


untuk mencari pakaian untuknya..


Aditya pun langsung menggunakan baju


pokoknya jangan sampai Ana mengetahui tingkahnya barusan.


Bisa - bisa jatuh reputasinya didepan gadis itu.


Ana terlihat begitu seksi dengan balutan mini dres yang berada diatas paha dan belahan dada yang terbuka.


"Aku merasa seperti tak berpakaian


ucap Ana...


Tapi untunglah dia tidak akan mengangguku karena dia tidak mempunyai perasaan apa apa denganku...


Ana berjalan santai menuju ruang televisi.


Aditya pun juga duduk ditempat yang sama..


Chanel televisi yang mereka tonton adalah tausiah ceramah dari salah satu Uztad terkenal ditanah air yang berjudul


Cara Berbakti Kepada Suami


Dan Menyenangkan Hati Istri...


Mereka berdua mendengarkan dengan seksama ceramah dari Uztad tersebut


Tiba - tiba Aditya meletakkan kakinya


di paha Ana..


"Pijit kakiku cepat!!


Sebenarnya Ana sangat malas ...


Tetapi tausiah yang ia dengar ditelevisi dari Uztad tersebut menyadarkan Ana bahwa


ia sekarang telah menjadi seorang istri,


tugas seorang istri adalah mentaati suaminya..


meski ia sangat membenci Aditya...


Ana langsung mengiyakan permintaan aditya..


meski dengan perasaan yang tidak ikhlas.


Aditya semakin membuat Ana kesal..


"Ayo lebih kuat !


kau mau uang saku dari ku bukan


karena mulai sekarang aku lah yang menanggung hidupmu...


jadi kau harus berbuat baik padaku.


kau harus mengikuti perintahku .


Ucap Aditya dengan tegas


"Iyaaaa tuannn ! " ucap Ana dengan mencibir Aditya.


******


Selang beberapa jam kemudian.


Aditya melihat Ana sudah kelelahan sepertinya..


Lalu ia menarik kedua kakinya...


"Sudah,, sudahh!! aku mau tidur ucap Aditya..


Aditya langsung menuju kekamar...


dan meninggalkan Ana seorang diri...


Ana pun terdiam dengan tangan yang masih pegal karena lama sekali ia memijat kaki Aditya.


Ia bingung dimana ia akan tidur sedangkan kamar tidur cuma satu...


Ana mondar mandir didepan pintu kamar.


Aditya yang merasa terganggu dengan sikap Ana, langsung keluar kamar...


"Kau mau tidurrr atau tidakk ?!"


ia bertanya membentak kepada Ana


lalu Ana masuk kedalam kamar.


"Aku tidur dimana ?


"Yaa tidurr disini !" Aditya menunjuk keatas kasur.


Ana terdiam


"kan sudah aku bilang kau tidak perlu khawatir karena aku tidak tertarik sama sekali denganmu.


Ana berpikir sejenak..


" benar juga dari pada aku tidur sendirian dikursi.


tetapi ini untuk pertama kalinya aku tidur

__ADS_1


dengan laki laki .aku tak biasa "


Ana masih berdiri.


Lalu Aditya memberi batas sebuah bantal guling.


"Sekarang sudah aman...


aku bisa tidur dengan tenang " ucap Aditya


Karena Ana sudah sangat lelah ia pun langsung terlelap disamping Aditya..


...............


Alarm ponsel Ana pun berdering


Kebetulan pagi ini ada jam pertama dikampus.


Dosen yang masuk pagi ini menyuruh semua mahasiswa untuk datang lebih awal


Sebelum pergi Ana bergegas kedapur untuk memasak nasi goreng.


Ia tak perduli Aditya menyukai masakannya atau tidak yang terpenting ia sudah melakukan kewajibannya.


Ana lupa ia tidak punya uang seperserpun


ia bingung harus bagaimana ?


Ana berdiri mematung didepan Aditya..


Dengan pakaian lengkap yang tentu saja serba mahal yang telah disiapkan mama Aditya...


Ana tak berani membangunkan Aditya...


akhirnya karena jam sudah menunjukkan pukul setengah 8 ia.. memberanikan membangun aditya..


"Kak.....


menggoyang goyangkan tubuh Aditya.


"Aku mau kekampus...


"Iya sudah ....pergi sana!!!


ucap Aditya....


"Ta... taapii... aku nggak punya uang.


Aditya yang tadinya tertidur...


langsung duduk dari tempat tidurnya..


ia menyuruh Ana.. mengambilkan dompetnya yang berada didalam lemari..


dan menyerahkan beberapa lembar uang..


Padahal mama dan papanya..


sudah menyiapkan satu buah ATM Khusus untuk diberikan kepada menantunya itu...


agar Ana tak kekurangan...


Bukan Aditya namanya jika ia sebaik itu kepada Ana, ia sengaja agar Ana...


selalu memohon mohon padanya...


Tak lama Aditya pun bergegas mandi dan mengganti bajunya.


Lalu ia turun kebawah , untuk mengambil mobilnya.


Ia melihat Ana dari kejauhan sedang menunggu taksi..


Aditya tak perduli sama sekali.


Ia berpikir ia hanya mengganti statusnya dari single menjadi double.


"Yah , jadi terserah dia mau bagaimana


bukan urusanku . ucap Aditya...


dengan terus melajukan mobilnya.


Setibanya dikampus..


Ana terkejut melihat mobil Aditya sudah berada diparkiran...


ia bertanya - tanya bukankan Aditya masih tidur tadi waktu dia mau berangkat kekampus.


Meskipun ia sekarang berstatus Nyonya Aditya dan menantu pemilik kampus


tetap saja ana bersikap seperti biasanya...


Ia yakin Aditya juga tak menginginkan pernikahan ini, ini hanya tentang waktu saja .


pikir Ana.


Ana sudah pasrah jika sesuatu yang buruk akan terjadi didalam hidupnya...


yang jelas sebagai anak ia telah menuruti kemauan orang tuanya...


dan sudah menyelamatkan Bima kakaknya..


agar tidak merasa malu didepan orang tua kak Anya ,kakak ipar Ana.


Hari ini Ana memakai baju yang matching,branded dan tentu saja semua barang barang yang dipakai Ana berkelas....


Ana berjalan melewati kerumunan orang ...


rupanya salah satu dari mereka ada Aditya..


ada Marisa juga, yang asik berbaring dibahu Aditya, Ana tak ambil pusing.


Terserah , itu yang ada didalam pikirannya.


"Akuu mau kuliah ,,belajar dengan baik


mencapai cita citaku agar tidak bergantung hidup dengan siapapun...

__ADS_1


T I T I K .. ucapnya.


__ADS_2