Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 30


__ADS_3

Aditya melambaikan tangannya kearah Ana ,Arya melihat kearahnya.


Sedangkan Dimas ia sudah tau jika Aditya dan Ana sudah menikah


Aku heran dengan sikap Aditya akhir - akhir ini sangat aneh tapi kau menikmatinya kan Ana,


Acara pun selesai Aditya langsung keluar ruangan disusul Ana yang menghampirinya.


Aditya langsung menggenggam erat tangan Ana ,


Dimas melihat Aditya memegang erat tangan Ana ,


" Ana ,


" Kak Dimas


Aditya langsung mengangkat tangannya dan Ana keatas


" Yah, kami sangat bahagia.


Maafkan aku kak Dimas aku tak bermaksud menyakitimu sungguh,


Tampak raut wajah Dimas begitu kecewa ia langsung pergi meninggalkan Aditya dan Ana.


Ana melepaskan tangannya ,


"Kau tak harus bersikap seperti itu dengan Dimas,


Dia sangat baik padaku ,


Aditya sangat emosi saat Ana memuji Dimas


" Kau sadar kau itu siapa ?


Kau adalah nyonya Aditya kusuma


Suara Aditya terdengar di seluruh gedung termasuk Arya.


Semua tamu dan wisudawan melihat kearah mereka.


Mereka semua berbisik dan melihat kearah mereka berdua,


" Aditya hentikan ,


Ana berusaha menutup mulut Aditya dengan cara berjinjit.


" Biarkan saja semua orang tau ,


Yah dia istriku ,


" Aditya hentikan , kau lihat semua orang melihat kita.


Ana langsung menarik Aditya kedalam mobil.


" Kenapa kau lakukan itu ?


" Apa kau tidak suka ?


" Bukan begitu,


" Aku tidak perduli mau suka atau tidak


kau harus tetap suka, aku tidak mau setelah aku wisuda para lelaki dikampus menggodamu


" Maksudmu aku,


" Apa ? kau mau membantah apa , aku ini suamimu paham !


Ana bergerutu


" Semakin hari dia semakin menyempitkan langkahku .


" Dan satu lagi jangan berani - beraninya kau dekat - dekat dengan Dimas .


Aditya mengambil paksa ponsel Ana lalu memblokir nomor telpon Dimas.


" Aditya kau tak perlu melakukan itu pada Dimas,


" Kenapa kau selalu membela Dimas ?


Apa istimewanya Dimas daripadaku ha ?


Kau mencintainya kan ?


jawab !!!!


Aditya tampak sangat marah.


" Kau jangan egois jika langkahku tak bebas maka engkau pun harus sama , sini ponselmu.


Aditya terdiam dan kaku,


" Untuk apa ?


" Untuk melakukan hal yang sama dengan yang kau lakukan padaku.


Kenapa tak kau berikan , kau takutkan


jika diponselmu banyak sekali poto perempuan - perempuan tidak jelas kan,


Ana memalingkan wajahnya.


" Baiklah , ini ambil tapi kau jangan marah ya,


Ana mengambil ponsel dari tangan Aditya

__ADS_1


Ah, mampuslah aku, didalam ponsel itu dipenuhi poto - potomu , Ana semua gaya dan fosemu ada diponselku .


Ana mengecek semua nomor telpon dan memblokir semuanya,


" Impas


Nih, ambil


Syukurlah dia tidak memeriksa galeri ponselku.


" Sekarang kita mau kemana ?


"Kerumah oma aja aku sudah rindu dengan oma ,


" Baiklah ,


Tiba - tiba perut Ana terasa sangat mual ,


"Dit , tolong hentikan mobilnya aku ingin muntah


Aditya meminggirkan mobilnya


" Uwekkk


uekkkkkkkkk...


" Apa kau baik - baik saja Ana.


" Yah , tentu saja , aku baik - baik saja


aku hanya masuk angin biasa


Ayo kita lanjutkan perjalanan


" Baiklah,


Mereka pun langsung menuju kerumah Aditya untuk menemui oma Rita.


*****


Dimas pulang kerumah dengan wajah yang sangat sedih.


Siska melihat wajah kakaknya yang habis wisuda itu dengan heran.


" Kak apa kau baik - baik saja,


Dimas melepaskan toga dan menaruhnya di atas meja.


" Ya tentu saja.


Dengan wajah yang lemas dan tidak bersemangat .


Siska mulai curiga pasti ada sesuatu yang membuat kakaknya itu bersedih .


Siska langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi Ana.


" Siska ?


iya haloo siska ,


" Ana kau dimana ?


"Aku lagi bersama Aditya, nanti saja kau menelponku.


" Baiklah,


Ana menutup telponnya.


" Apa itu temanmu yang adik Dimas itu


" Siska


Namanya Siska


" Aku tak perduli siapapun namanya


" Tapi dia sahabat baikku


" Apa aku harus baik padanya , apa kau ingin aku baik terhadap semua perempuan


" Aditya berhentilah mengoceh , kau ini ternyata cerewet sekali


******


Mereka sampai dirumah Aditya


Ana langsung berlari kekamar oma ,


tetapi ia tak menemukan oma rita


" Ibu mita,


" Iya nona Ana ,


" Oma Rita tidak ada di kamarnya


" Iya nona Oma Rita ikut tuan dan nyonya berobat keluar negeri.


" Aditya tidak memberi tahuku ,


" Tuan sengaja meminta merahasiakannya darimu , ia takut kau menjadi stress


karena itu akan mempengaruhi tubuhmu.


Aditya berdehem memberikan kode kepada ibu Mita.

__ADS_1


Dia langsung mengerti dan pergi meninggalkan mereka.


" Kenapa kau tak memberi tau ku jika oma sedang sakit ,


" Oma yang menyuruhku ,


Tiba - tiba Ana kembali merasa mual


" Dit, aku mau ke toilet perutku benar - benar mulas


Aditya berbaring disamping kolam berenang.


Ia berpikir rumah sebesar ini jika dipenuhi anak kecil yang banyak pasti sangat seru dan ramai.


Aku ingin memiliki anak yang banyak , biar rumah ini dipenuhi banyak anak kecil yang berlari - larian ,


" Kita kedokter saja ya ,


" Baiklah, aku merasa sangat pusing


" Tapi nanti kita telpon oma ya,


" iya nanti kita langsung telpon oma.


*******


" Halo , sepupu kau dimana ?


" Aku lagi bersama istriku sepupu,


Ada apa ? Apa kau ingin menambah vitamin yang lebih tinggi lagi ha ,


Aditya mengecilkan suaranya.


" Aduh jangan kau bahas itu , dia bisa memukulku nanti jika tau.


" Baiklah , sepupu apa perlu mu ?


" Aku akan kerumahmu , istriku kurang enak badan, atau jangan - jangan terlalu kelelahan akibat vitamin itu .


" Tenanglah aku dirumah , bawalah dia kemari aku akan memeriksanya.


******


Mereka sampai disebuah rumah besar bergaya klasik berornamen emas ditiangnya,


rumah tersebut tak kalah mewahnya dengan rumah milik orang tua Aditya.


" Rumah yang cantik


puji Ana.


" Kau suka ?


" Tentu saja semua orang menyukainya


" Baiklah nanti kita akan pindah kerumah seperti ini


Ana benar - benar tidak menyadari jika ia memiliki suami yang bisa membeli apapun.


Apa dia tidak tau jika aku ini sangat kaya,


aku heran sekali dengannya .


" Selamat datang dirumah gubukku sepupu.


Tampaklah sepasang suami istri menyambut kedatangan mereka.


Apa dia mengatakan ini gubuk , bagaimana jika ia melihat rumahku apa itu rumah - rumahan semut , ntahlah aku tak mengerti dengan pikiran orang kaya seperti mereka.


Aditya berbisik ketelinga Ana


" Diantara semua keluarga papa ,dia memang orang tidak mampu.


Apa yang kau katakan , seperti ini tidak mampu, kau menghinaku atau mencoba merendahkanku.


Aditya tampak tersenyum melihat ekspresi Ana yang begitu kaget.


" Masuklah


Mereka langsung memasuki ruangan praktek pribadi dirumah itu , alat - alat canggih terlihat didalam ruangan tersebut.


Ana disuruh berbaring ,


tak lama dokter tersebut memeriksa Ana


" Hm.. sepupu aku tak menyangka jika reaksi vitamin tersebut , sangat cepat.


" Ada apa sepupu aku tak mengerti


Ana hanya terdiam tak mengerti apa yang mereka berdua bicarakan


" kau boleh berdiri ,


" Baiklah , ucap Ana dan kembali duduk disamping Aditya.


" Aku akan memberikan vitamin dan obat ini,


Sepupu kau harus ekstra menjaga mereka ya ,


" Mereka maksudnya ?


" Ya, mereka.


Mereka berdua , Anak dan istrimu.

__ADS_1


__ADS_2