
" Aku sudah tidak kuat untuk menahan mulutku ,
"Kau diamlah , apa sebaiknya aku merekam teriakan mereka saja,
"Lakukanlah.
Aditya apa kau baik - baik saja disana ?
kenapa kau tak bersuara , apakah kau masih bernyawa,
Tontonan apa ini ?
Aku benar - benar tak menyukai film ini.
"Mama.... takut ma..
"Huahahahahahha
Arya kenapa kau begitu bodoh mengeluarkan suara seperti itu ,
Tamatlah riwayat kita didepan dua perempuan ini.
" Ana coba kau lihat Aditya apa dia masih bersuara ?
Jangan - jangan dia sudah tidak bernafas lagi.
xixixixix
Ana langsung melihat wajah Aditya
" Aku tak bisa melihat wajahnya sangat gelap disini.
Film pun selesai , Ana dan Siska langsung berdiri menahan tawa ,
Terlebih Ana ia melihat Aditya sudah sangat pucat tanpa suara,
" Permisi ,
Tak sengaja Ana menyentuh tangan Aditya yang dingin sekali.
Ya ampun tangannya dingin sekali, apa aku keterlaluan mengerjainya,
Hmm berhentilah berpikir seperti itu Ana.Selamat atas kemenangan kalian.
*******
Aditya dan Arya berjalan dibelakang mereka
dengan tatapan lesu dan badan yang sudah sangat lemah , terlebih Arya ia sudah tidak dapat bersuara karena kebanyakan berteriak didalam tadi.
" Terimakasih sudah mengajak kami menonton hari ini,kami sangat bahagia.
Bukan begitu Ana .
Ana tersenyum mengangguk.
" Mamama..
kau dengar tadi kan ,
hahahha
" Sungguh memalukan , tidak sesuai dengan brewok yang tumbuh diwajahnya..
" Aku sangat senang hari ini.
Mereka berdua pun pulang meninggalkan Aditya dan Arya.
******
Didalam mobil
Arya dan Aditya duduk termenung tanpa suara , tampak wajah mereka sangat lelah
meski Aditya tidak berteriak tetapi ia merasakan sesuatu yang basah dicelananya.
Apakah aku terkencing dicelana,
Aditya merasakannya dengan tangan
."Basah ,
Astaga Aditya jangan sampai kau kehilangan Harga dirimu, jika ada yang mengetahui ini
aku tak menyangka selera tontonan mereka sangat mengerikan ,
Arya sebaiknya kau mundur saja dia bukan perempuan biasa.
" Sekarang bagaimana ? apa kau masih ingin mendapatkan adik Dimas itu ?
"Tentu saja , aku akan berusaha untuk menyukai film horor.
" Kau yakin ?
" Tentu saja , Ayahku pernah berpesan jika aku menyukai sesuatu maka aku harus mendapatkannya ,maka aku akan mengejar hingga titik akhir .
__ADS_1
Aditya memeriksa dahi Arya
" Hmm kau memang sudah gila karena cinta buta.
" Kau belum merasakan jatuh cinta Aditya
Arya merebahkan badannya dikursi mobil
Aku juga sama sepertimu , aku lagi berusaha mengejar cintaku , aku ingin ia benar - benar
mencintaiku
kau lihat saja nanti aku atau kau duluan yang berhasil mendapatkan cinta sejati kita.
*****
Aditya mendapati Ana yang tertidur di sofa
" Aku tak ingin membangunimu istriku
Ana membuka matanya ,
" Malam ini kita keluar yuk makan malam
" Ya baiklah , tapi cepat kau ganti celanamu yang basah itu.
Ana menutup mulutnya , ia tak tahan ingin tertawa.
" Kau senang bukan ?
Aku akan selalu membuat kau bahagia
Aditya mulai mengadopsi beberapa resep gila milik Arya.
Apa aku tak salah mendengarnya ,
Apa dia bilang ? akan selalu membuatku bahagia ,
Ana melompat - lompat kegirangan saat mendengar ucapan manis dari mulut Aditya.
" Baiklah aku akan bersiap untuk pergi makan malam berdua dengan mu Aditya .
Setelah Ana bersiap - siap , ia menunggu Aditya lama sekali didalam kamar mandi.
" Kenapa dia lama sekali sih, keluar kamar mandi.
"Dit,..
Aditya kau masih disana ,
Tak ada jawaban dari dalam , Ana mulai khawatir ia menggedor - gedor pintu kamar mandi.
" Adityaaaaaaaaaaaa......
Aditya tergelatak sangat lemah di kamar mandi.
" Adit kau kenapa,
Badannya panas sekali ,
" Ayo berdirilah aku akan membantumu ,
Aditya berdiri secara perlahan dengan masih menggunakan handuk , lalu Ana memapahnya ketempat tidur.
"Ambilkan aku air , dengan suara yang serak
" Baik , tunggu sebentar
Ana begitu panik ,ia berjalan begitu cepat
" Aku akan memanggil dokter ,
" Ti tidak perlu , berikan aku obat penurun panas dilaci itu , tolong cepat kau ambilkan
Bolehlah gayanya , dia benar - benat seperti tupai yang gesit kesana kemari,
Tak sia - sia aku menaruh handuk panas didahi ku, lumayan untuk mengerjai balik dirimu.
" Maafkan aku kita tidak bisa pergi makan malam denganmu , apa kau marah ?
Berpura - pura pusing.
" Tidak , tidak ,,.
aku akan memijatmu berbaringlah,
Aditya sengaja berbaring di paha Ana.
Berat sekali kepalanya , apa mungkin ini efek dia ketakutan tadi siang.
" Apa kau membiarkan aku memakai handuk ini ,
aku sangat lemah tidak bisa untuk berdiri
" Tenang saja aku akan mem ban tu mu,
__ADS_1
Dengan terbata ,sambil melihat Aditya yang hanya memakai handuk saja.
Bagaimana ini , mana mungkin aku akan memakaikan pakaian padanya dengan kondisinya seperti itu, itu tidak mungkin
sungguh aku sangat takut.
" Aku sangat kedinginan bisakah kau membantuku memasang pakaian.
*Lihatlah Aditya aktingmu sangat bagus , kau bisa memenangkan piala oscar ,
lihatlah wajahmu Ana kau begitu panik,
kau benar - benar menghawatirkanku bukan.
mengakulah kau juga mencintaiku.
Dasar kau Aditya, kau lelaki seharusnya kamu dong yang menyatakan cinta duluan , apa kau malu ? lebih baik kau mengganti handukmu dengan rok saja.wkwkwwk*
Tanpa pikir panjang akhirnya Ana memakaikan pakaian ketubuh Aditya sampai kedalamannya.
Sungguh enak sekali hidupmu raja Aditya
" Apa kau masih kedinginan ?
Aditya menganggukkan kepala
"Tunggu aku akan mematikan AC nya,
Aduh kenapa jadi begini aku hanya
berpura - pura ruangan ini akan terasa sangat panas jika AC nya dimatikan
aku terjebak dengan permainanku.
Ana langsung mematikan AC dikamar itu,
lalu menyelimuti Aditya berlapis.
Nggak kebayang deh jadi Aditya wkwkkv
# Peace
Aduh aku akan benar - benar masuk rumah sakit , jika begini caranya ,apa yang harus aku lakukan ?
Dia memasangkan aku baju berlengan panjang dan celana kaos panjang dengan memasang kaos kaki di kakiku,
Dan sekarang dia menyelimutiku
Aduhhh !
" Aku akan menunggu mu disini , apa selimutnya kurang ?
"Tidakk.... maksudku cukup
" Baiklah,
Ana sambil membaca buku.
" Ana... A.. na..
"iyaa kenapaa..
Ana memegang dahi Aditya dan ia melihat keringat bercucuran keluar dari tubuh Aditya.
" Ya ampunnn Aditya kau semakin parah lihat tubuhmu keluar keringat yang sangat dingin.
kau tunggu disini !
Ana terlihat panik
" Apa yang akan dia lakukan , oh tuhan tolonglah aku ,
Aku ini hanya berpura - pura saja , keringat ini keluar karena aku kepanasan ,
Ana cepatlah kemari
****
Tak lama beberapa perawat datang dengan membawa tandu.
" Ini mas , tolong segera bawa ke ambulance
saya takut terjadi apa - apa padanya.
Dengan sigap mereka membawa Aditya
" Ana hentikan, a... aa..ku cumw
" Sudah kau tenang saja , jangan banyak bicara
" Suntik saja dia jika ia tidak mau dibawa
Ana apa - apaan ini , hentikan semua ini aku ini sehat , aku hanya sedang mengerjai istriku
hentikan
__ADS_1
" Jika tuan tidak bisa diam maka dengan terpaksa tuan akan saya ikat.
" kau tau aku ini siapa !!!!!!