Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 33


__ADS_3

Siska memutuskan untuk ikut bersama Arya dan Dimas ,


Lagian selama pulang ia hanya sesekali keluar rumah itupun bersama Ana.


Arya sengaja meninggalkan mobilnya di Rumah Dimas agar ia dapat satu mobil dengan Siska.


Pandangan mata Arya tak bisa lepas dari Siska yang duduk dibelakangnya.


Ia menatap Siska dengan penuh cinta.


Kenapa si brewok ini menatapku terus ,


" Kak Dimas , tolong katakan pada lelaki yang sedang duduk disebelah mu itu,


berhentilah menatapku ,


Dimas melihat kearah Arya yang sedang duduk disampingnya


" Bisa matanya kedepan pak Arya,


Lalu Dimas mengarahkan kaca tersebut kearah belakang.


Arya tampak tersipu ,ia benar - benar sudah d mabuk cinta sepertinya.


Siska aku malam ini merasa sangat bahagia


saat kau duduk dibelakangku , aku merasa seperti raja dan kau ratunya tentu saja Dimas adalah penunggang kereta kudanya.


Tak berapa lama sampailah mereka ditempat tongkrongan seperti biasanya ,


Disitu juga tampak Amanda dan Marisa.


" Kita duduk disitu aja kak,


" Baiklah terserah kau saja.


Arya berjalan disamping Siska dengan muka yang seperti orang kena hipnotis.


" Arya menjauhlah dariku , kau ini bau kuburan aku sangat tidak suka , kau seperti tuyul yang sedang menempel didekatku.


Siska menutup hidungnya.


Dia memujiku atau sedang mengejekku , bukankah tempo hari aku dengar dia suka dengan lelaki yang memakai farfum aroma melati.


Marisa dan Amanda menghampiri mereka.


" Hay , mana Aditya nggak kelihatan.


Dimas tak memperdulikan kedatangan mereka , dia sibuk meneguk segelas minuman.


" Aditya lagi berduaan lah sama Anastasya


" Bersama perempuan murahan itu kah , aku heran ntah apa yang dilakukannya untuk mendekati Aditya


ucap Marisa.


Siska tampak emosi saat mendengar didepan matanya , sahabat baiknya dibicarakan .


Dimas menahan Siska yang hendak maju.


" Sudah biarkan saja , kau lihat dia sedang mabuk.


" Sebaiknya kalian pulang saja , lihat kau dan Amanda itu sudah mabuk.


" Hey ,Dimas kau diamlah , kau juga menyukai Ana kan , bagaimana kalau kita bekerja sama untuk memisahkan mereka


Dimas terlihat tak perduli dengan omongan mereka berdua


Ada beberapa orang perempuan datang mendekati mereka .


" Arya , kau makin tampan saja seperti itu,


Diikuti oleh perempuan yang lainnya ,


" Kau sudah tidak pernah lagi main kerumahku ,


Sambil memeluk Arya.


Arya terlihat salah tingkah didepan Siska


Aduh mereka berdua ini kenapa harus muncul disini , apa perasaan Siska saat melihatku seperti ini , apa dia cemburu


Siska tampak tak perduli dengan Arya yang dikelilingi perempuan - perempuan itu, malahan membuat Siska semakin jijik melihat tingkah Arya.


" Kak Dimas anterin aku pulang aja ,


Dimas tampak masih sangat menikmati musiknya .

__ADS_1


" Suruh Arya mengantarmu , aku masih ingin disini.


Siska memahami apa yang sedang dialami kakaknya , apa lagi kalau sudah menyangkut masalah hati .


Arya tampak sangat bahagia saat Dimas menyuruhnya mengantarkan Siska pulang kerumah.


" Aku tak mau menganggu mu dan wanitamu.


aku pulang naik taksi aja,


Arya menyusul Siska yang menuju parkiran.


" Siska , ayo biar aku yang antar ,


" Tidak usah , aku tidak mau merepotkanmu kau kembalilah kedalam.


" Aku tidak akan membiarkan seorang perempuan pulang sendirian , bagaimana jika nanti perempuan secantikmu dibegal dan dibawa kabur oleh orang ,


Siska terdiam.


"Ditambah lagi jaman sekarang orang akan melakukan apapun untuk mendapatkan uang


Ayo Siska berpikirlah , semoga kau berhasil Arya mengantarkannya pulang , ini kesempatan emas bisa berdua dengan Siska


Siska pun bersedia akhirnya diantar oleh Arya.


*****


Didalam mobil


Tidak ada suara sama sekali didalam mobil ,


Aduh kenapa aku tak berani mengajaknya bicara , Ayolah Arya ini kesempatan emas kapan lagi bisa berduaan dengan Siska.


Melihat kearah Siska yang asik memainkan game diponselnya


" Siska ,


" Apa


Rada jutek


Aduh , jawabannya ketus .


Susah sekali dia untuk dideketin.


Arya lanjut menyetir mobil.


" Emang kalian emang suka ngumpul di tempat tadi ya ,


Siska membuka obrolan.


" Mmm nggak juga.


Iya itu tempat tongkrongan kita , disana terkenal dengan cewek - cewek cantik dan seksi.


" Amanda bukannya pacaran sama Aditya ya


" Iya dulu , tapi akhir - akhir ini Aditya jadi lebih dekat sama temen kamu itu ,


" Oh,


Dia tidak menanyai ku ,


" Aku juga sudah malas untuk pacaran tidak jelas ,


Tidak ada respon apapun dari Siska.


Yah aku tak tertarik sama sekali mendengar ceritamu Arya berhentilah untuk menceritakan tentang mu yang membosankan itu.


" Kau sudah punya pacar ?


" Kenapa emangnya ? Kau mau merayuku untuk jadi pacarmu !


Jangan mimpi.


Arya terdiam ia berusaha untuk mengontrol emosinya.


karena dia tau Siska tak sama dengan perempuan - perempuan yang dikenal sebelumnya.


" Jutek amat,


" Teruss kau mau aku seperti perempuan yang tadi di klub ,


" Arya kapan kau kerumahku.


begitu menyedihkan sekali.

__ADS_1


" Jika aku menyukaimu apa kau mengizinkan


Ah playboy ini terlalu sibuk merayu ku, sudah berapa banyak perempuan hari ini yang sudah ia goda.


" Itu hakmu untuk menyukaiku , tetapi juga menjadi hakku bila aku tak menyukaimu ,


Siska membanting pintu mobil , dan masuk kedalam rumah.


Arya tampak tersenyum dan bersemangat.


" Baiklah Siska kau benar - benar menantangku


Arya dia begitu menggoda bukan ,


Baiklah Siska aku akan membuat kau menyukaiku.


Arya melajukan mobilnya dan kembali keklub untuk bergabung bersama Dimas.


****


Tampak Dimas sudah mabuk berat ,


Arya segera berlari kearah Dimas.


" Hey , kawan apa yang terjadi padamu


Arya merasa terkejut melihat Dimas yang sedang mabuk berat , karena Dimas memang tidak pernah menyentuh minuman sama sekali , tampak Amanda duduk disamping Dimas.


" Sebaiknya kau aku antar pulang,


Arya menarik tangan Dimas untuk membawa kemobil , tetapi Amanda menahannya.


" Cepat sekali kalian pulang ini belum pagi.


" Lepaskan dia Amanda , jangan kau samakan dia dengan dirimu ,


Mereka pun masuk kedalam mobil.


" Kau ini kenapa sampai mabuk begini.


Dengan suara berat Dimas menjawab pertanyaan Arya


" Sakit banget , hati gue sakit.


Sambil menepuk dadanya.


Arya yang sedang menyetir berusaha menenangkan Dimas.


" Udah loe tenang aja .


" Loe tau kan , gue dari pertama sudah suka dengan Anastasya ,


Gue sejak awal juga tau kalau dia dan Aditya ada hubungan,


sakitt bangettt , sakit...


Dimas tampak benar - benar hancur,


" Udah lah , perempuan lain banyak ntar kita cari lagi.


Dimas menaikkan suaranya , meski sangat berat terdengar.


" Nggak bisa , Ana itu milik gue ,


terserah mereka sudah menikah atau tidak


karena yang cuma bisa bahagiaain Ana itu cuman gue Dimas.


" Hah, cinta emang bikin gila .


Arya menghela nafas panjang


Dimas nampak tertidur disamping Arya


" Jangan sampai aku merasakan patah hati seperti Dimas ,


Aku tak pernah melihat Dimas sehancur ini


Bahkan pada saat Aditya di tinggal Amanda juga tak seperti ini.


Sayup - sayup terdengar suara Dimas memanggil nama Ana.


" Ana..


.


" Ana , aku mencintaimu sungguh .

__ADS_1


kau tak boleh menjadi milik siapapun kecuali aku.


__ADS_2