
Matahari sudah mulai terbit , meski terkesan malu - malu,
Cahayanya sudah mulai masuk kedalam kamar Ana,
Tampaklah sepasang insan manusia,
Masih tertidur dengan begitu pulasnya,,
Ibu Ana, mengetuk pintu,
"Tokk..
tokkk...
"Ana!,,, Bangun Ana....
Ana mendengar ibunya mengetuk pintu,
"Iya bu,
"Jam berapa ini ?!
Dia melihat Aditya masih tertidur pulas,.
Ana bergegas keluar untuk mandi,
dan menyiapkan sarapan.
Pagi ini Aditya berencana kekampus untuk menemui dosennya...
Ana langsung membawakan sarapan kekamar,
Untuk Aditya ,
"Kanda... kandaa !"
Mau muntah aku dengarnya,,
mendengar kata - kata yang keluar dari mulutku sendiri,
Aditya langsung terbangun , Ia tampak benar -benar , tampan dan sempurna,
"*Dia memang tampan!"
"Ana ....bangun ! Ana , kau kenapa tiba - tiba , memujinya?"
Ingat Ana dia tidak mempunyai perasaan apapun*
"Ana menampar - nampar pipinya,...
"Kenapa kau menampar pipimu sendiri?
"Kau mulai jatuh cinta kan dengan ketampananku?"
"Sudah lah Ana ,akui saja !
itu tak akan membuatmu rugi !"
Aditya langsung berdiri dan mengecup pipi Ana lalu pergi untuk mandi,
Ia pun membawa sarapan yang dibawa Ana kekamar kembali keluar untuk makan bersama ibu Ana.
"Jadi kalian pulang pagi ini?
"Iya, bu!
Soalnya aditya nanti mau kekampus,
Mau nemui dosen,rencananya bulan depan mau wisuda,
Bunyi suara motor didepan
Ternyata ayah baru pulang ,
dari jalan - jalan pagi , sekalian berkeliling dengan motor barunya yang dibelikan oleh Aditya,
Ayah langsung bergabung dengan Aditya dan ibu,
"Nak Adit, motor ini enak sekali dibawa , Ayah tak perlu lagi mengengkolnya ., Terimakasih banyak ya nak Adit !
Ana dikamar mendengar ucapan Ayah
"Hm.. pantas saja ibu dan Ayah berubah sangat baik padanya..
Dia memberikan Ayah dan ibuku sepeda motor,
"Aku harus cepat - cepat pulang !
Kalau tidak, Ayah dan ibu semakin
menjadi - jadi,
"Kanda... udah siap belum makannya?
"Aku benar - benar mau muntah mendengar diriku sendiri menyebutnya dengan panggilan Kanda...
Helloooo .. Kanda.,,
Kurasakan seluruh cacing diperutku juga ikutan mual,
Ayah dan ibu Ana tampak begitu senang mendengar Ana memanggil Aditya dengan panggilan kanda,
Aditya hampir tersedak melihat kedatangan Ana,
"Tangan mu bagaimana Nak, masih sakit !
"Helooww,, ibu jangan terlalu lebay, tangannya itu tidak sakit sama sekali ,
dia sedang mengerjaiku !!! buka mata kalian
__ADS_1
dia ini penipu !
"Sudah agak mendingan kok bu,
"Pokoknya kalau Ana nggak mau nurut ,kamu bilangin aja sama Ayah dan ibu ya !
"Asiappp ibu mertuaku yang cantik,
Ibu Ana tampak tersipu atas pujian menantunya itu,
Dan setelah menghabiskan sarapannya
mereka pun berpamitan untuk pulang.
Aditya menurunkan Ana dijalan,
ia menyuruh Ana naik taksi saja,
Seperti biasa, ia tak mau ada yang melihat mereka tampak berdua dikampus,
"Udah , turun sana !
Kan aku udah pernah bilang jangan pernah Berharap lebih dari aku, !
"Siapa juga yang berharap lebih dari kamu,!"
Yaaa, tentu saja Aditya turunkan Aku sekarang!
Ana pun turun dengan wajah kesal,
"Tidak usah kau bilang, aku juga sudah tau posisiku ! kau tenang saja Aditya,"
*****
Aditya melajukan mobilnya dengan sangat kencang..
Rupanya ponsel Ana ketinggalan di mobil.
"Dasar ceroboh ! ponselnya ketinggalan di mobil, payahh !..
Notif pesan diponsel Ana yang tak berhenti, berbunyi dari tadi,
Menganggu Aditya , Membuat ia penasaran ingin membuka ponsel Ana,
Rupanya pesan dari Dimas..
"Selamat pagi nona manis,
Pasti kau semakin cantik saja pagi ini,
Seperti biasa , aku menunggumu dikantin..
Aditya tampak sangat marah, melihat pesan dari dimas,
"Untunglah ponselnya tertinggal dimobil ,
Barkan saja Dimas menunggumu dikantin sendirian,,
Aditya tersenyum sinis
******
Sesampai dikampus, Aditya langsung menuju ruangan dosen,
Ia sudah tak sabar ingin cepat - cepat
lulus kuliah, dan wisuda.
Ia sudah mulai jenuh belajar terus,
Cepat atau lambat ia juga akan menggantikan posisi papanya sebagai salah satu pimpinan utama
Bratawijaya Grup.
**********
Ana pun sampai dikampus ,
Dan langsung menuju ruangan kelasnya,
Didalam kelas ia hanya murung saja memikirkan nasibnya,.
Tak berapa lama , Dosen pun masuk.
Dan memperkenalkan bahwa ada murid baru pindahan dari kanada.
Semua orang didalam kelas , tampak senang
ditambah lagi, ia kelihatan sangat ramah,
"Namanya Amanda, dia sangat cantik .
Berkulit putih bersih dan berambut lurus sebahu,
Amanda keturunan campuran Indonesia dan kanada.
Yang juga merupakan mantan terindah Aditya,
Ana tak tau kalau amanda adalah mantan Aditya,
Amanda pun memilih duduk disebelah Ana
Mereka saling berjabat tangan,
"Hai, aku Amanda ,
Mengulurkan tangannya kepada Ana,
"Aku, Anastasya ! semoga kita bisa menjadi teman yang baik ya,
__ADS_1
sembari menjabat tangan Amanda.
Mata kuliah pertama pun telah usai,
Ana mengajak Amanda kekantin
Semua mata memandang kearah Amanda,
Tentu saja Amanda sangat mempesona,
Cuma, yang membuat ia berbeda dengan Ana,
Adalah kecantikan Ana khas orang indonesia,
Sedangkan Amanda berambut pirang,
Dimas yang sudah sejak lama menunggu
Ana dikantin,
Kaget, melihat Amanda berada disamping Ana
" Amanda ??!!
"Dimas ?!"
Ana terkejut melihat Amanda dan Dimas sudah saling kenal,
"Kamu kapan balik dari kanada?
"Baru beberapa hari yang lalu,
soalnya, papa dan mama aku pindah tugas keindonesia,
"Ana berdehem ,karena Amanda dan dimas mengabaikannya...
"Ayo kita pesan makanan dulu, biar enak ngobrolnya ucap dimas,
Mereka bertiga saling bercerita satu sama lainnya.
Tak lama Arya dan Aditya menyusul Dimas di kantin.
Aditya tampak emosi melihat kedekatan Dimas dan Ana,
Tetapi ia belum menyadari jika disebelah Ana duduk perempuan yang pernah lama singgah dihati nya.
Aditya bermaksud ingin mengerjai Ana
ia langsung menghampiri Dimas,
"Betapa terkejutnya Aditya saat melihat perempuan disamping Ana.
"Amanda ?!
Aditya tampak gugup dan kaget,.
Ditambah lagi hari ini Aditya memakai kemeja pavoritnya, yang dibelikan oleh Amanda.
"Aditya hallo, "Apa kabar ?
Sambil memeluk dan mencium pipi Aditya
Ana hanya terdiam melihat mereka,
meski dihati kecil Ana terdapat perasaan seperti tersayat - sayat,
Walaupun Ana tak menyadari jika itu adalah awal dari timbul benih - benih cinta,
Amanda terlihat begitu akrab dengan Aditya,
begitupun dengan Aditya,
Pada saat mereka sedang asik mengobrol, Marisa langsung datang mengahampiri mereka.
"Amanda ??!!
Marisa langsung memeluk Amanda
Mereka terlihat sangat akrab.
"Kenapa kau tak mengabari aku ?! "
jika akan balik lagi keindonesia,?
Marisa bersikap tak seperti biasanya,
Ia seperti menjaga jarak dengan Aditya
Ana merasa cukup heran dengan tingkah Marisa hari ini,
"Apa yang membuat kamu akhirnya memilih kampus ini manda?
Marisa berusaha bersikap nyaman.
"Tentu saja, kau tau alasannya bukan ?!
Aku ingin kembali menjemput cintaku.
Aditya terbatuk - batuk mendengar ucapan dari mulut Amanda tersebut,
Sedangkan Ana hanya terpaku melihat obrolan antara Marisa dan Amanda
Dimas lalu mengajak Ana untuk memesan minuman,
dan pindah tempat mencari meja lain,
Karena dimas tau, Aditya pasti sangat merindukan Amanda
Untunglah Ana tidak tahu jika Amanda adalah Mantan Aditya.
__ADS_1