Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 56


__ADS_3

Ikatan mata Ana dan Arya terbuka , tampak Ana sedang mengusal matanya melihat sekelilingnya.


sama seperti Arya mereka semua saling berpandangan satu sama lain dengan persaan heran terkejut dan campur aduk


Pemandangan didepan mereka sangat bagus dan indah , terdapat sebuah danau cantik berwarna biru di depan mereka


disamping kiri kanan danau tersebut banyak batu - batuan besar


Angin sepoi - sepoi meniup rambut Ana ia seakan tak percaya dengan apa yang ia lihat didepannya itu


" Oma ?


Tulisan besar di spanduk bertuliskan


" Happy birthday istriku tercinta Ana "


Ana menangis sejadi - jadinya


" Kalian !!


Arya menutup wajahnya ia sangat malu , lalu menyeburkan diri kedalam danau dengan celana yang penuh dengan kotoran


" Bagaimana mungkin kalian melakukan ini ya ampun aku sudah tidak punya muka lagi


Flashback


Aditya dan keluarganya merencanakan untuk membuat sesuatu yang spesial diulang tahun Ana yang ke 19 tahun , Aditya sudah merencanakan ini sejak Oma Rita berangkat keluar negeri mereka mengatur semuanya , sebenarnya oma Rita emang lagi sakit tapi cuma terapi agar bisa kembali bisa berjalan dengan tegap


Terlihat lima buah helikopter terparkir di lapangan penerbangan mini tak jauh dari danau tersebut


Aditya datang membawa kue dengan lilin ditangannya , ada juwita dokter yang berperan sangat hebat disampingnya


ia mengulurkan tangannya ,


" Bagaimana sepupu apa aktingku sangat bagus ? kau yakin tak pernah melihatku


ia mengedipkan matanya kepada Ana


" Ia mirip pemain FTV yang sering muncul


Dia tertawa terbahak - bahak


Mama papa , oma pun mendekat selamat ulang tahun sayang , ini semua sudah Aditya persiapkan untukmu maafkan kami sengaja membuatmu lelah semalaman


" Sayang


Oma memeluk Ana


" Aku sangat kangen dengann Oma


Aditya tampak tersipu malu ,


" Ehemmm


Ana terkejut melihat kearah Aditya berarti ia tadi membuka pengakuan jika mencintai Aditya


" Obat tadi ?


" Itu vitamin agar anakku dalam perutku tetap sehat


Dua orang lelaki bertubuh besar yang memukul Juwita datang mendekat dengan setangkai bunga ,


" Selamat ulang tahun nona ,


" Kalian ?!


Ana melihat kearah mereka berdua dengan sangat heran ,


mereka berdua memperlihatkan kedua tangannya yang masih tertempel warna merah


lalu memarkan bagaimana ia menampar wajah seseorang hingga membekas

__ADS_1


" Plak..


seseorang menepuk kedua tangannya hingga menghasilkan bunyi suara yang keras


" Lihat merahkan ,


hahahaha


mereka semua tertawa terbahak - bahak


" Kau mencintainya nona, suamimu itu


Ana masih tak menyangka Aditya akan melakukan hal ini padanya ,


" Ada lagi seseorang yang ingin bertemu padamu


" Siapa ?


" Kemana dia tadi ,


Seseorang muncul dari balik batu besar


" Aku sedang bersembunyi disana


Ana langsung memeluknya


" Siskaa !! kau juga ikut terlibat dalam hal ini ,


kau sungguh keterlaluan


" Hey , tunggu dulu . aku tidak terlibat dalam perencanaan ini aku hanya diajak oleh suamimu itu untuk merayakan ulang tahunmu ditempat seindah ini , mengalahkan bukit pesona base camp kita


" Lalu kenapa kau mesti bersembunyi dibalik batu itu ,ha


Siska menggelengkan kepalanya


" Aku tidak percaya dia melakukan hal segila dan sebodoh itu


Mereka melihat Arya yang sedang berendam didanau tersebut ,


" Ayo naik


memberikan tangannya kepada Ana


mencium kening Ana dihadapan orang banyak


" Ahhh soo sweet sekali, ucap Siska


" Terimakasih untuk semua yang telah datang kemari dan membantu memberikan kejutan untuk ulang tahun istriku


hari ini adalah hari terindah untukku mendapatkan istri yang mencintaiku dan mendapatkan kabar bahwa istriku yang keras kepala ini sedang mengandung anakku


Dari semua rangkaian yang sudah kita laksanakan beberapa hari ini , aku menyadari dan mendapatkan seorang sahabat yang tulus dan dengan rela mengorbankan hidupnya untuk aku dan istriku


" Arya


Semua orang bertepuk tangan melihat kearah Arya


Kenapa kau tak mengatakan ini padaku Aditya, kau bahagia aku menderita , aku melihat dengan jelas Siska keluar dari batu besar itu dia sembunyi karena melihatku buang air besar kan ,


Kenapa kau tak mengajakku juga untuk bekerja sama , kau lihat celana ku penuh kotoran


aku tak perlu pujianmu sekarang ini aku sangat malu


Arya menutup wajahnya lalu mengintip sedikit kearah Siska yang memandangnya diam - diam


Ntah apa yang sedang dipikirkannya tentangku sudah tak ada satupun yang bisa aku tutupi didepannya aku telah kehilangan harga diriku


Melihat kearah Aditya dan Ana yang saling berpelukan


" Makanan datang ,

__ADS_1


Beberapa orang pramusaji sengaja didatangkan untuk menyiapkan makanan enak di tepi danau biru nan indah itu.


dengan begitu cekatan dan dibantu warga desa menyiapkan meja yang sudah diikat dengan pita berwarna pink


semua masakan enak terhidang diatas meja


tampak raut wajah mama , papa , oma begitu bahagia berada ditempat itu


" Apa kau suka ?


Aditya tampak berbicara serius dengan tulus


wajah Ana menunduk malu , ia teringat bagaimana tadi mengatakan isi hatinya terhadap Aditya


Ana melihat sekeliling benar kata Siska tempat ini sungguh indah , lebih indah dari bukit pesona andalan mereka


" Aku ingin kau selalu bahagia , maafkan aku membuatmu sampai menangis seperti itu ya ,


aku janji tidak akan membuatmu menangis lagi


Mengusap mata Ana yang terlihat masih sembap , tapi berbeda kali ini Ana mengeluarkan air mata bahagia , ia tak menyangka diberi kejutan seindah ini


" Amanda ?


" Aduh kau jangan merusak suasana nanti akan aku jelaskan semuanya di jakarta


" Adit, aaa... aaa pa kau mencintaiku ?


Oma Rita dan mamanya memanggil mereka


" Lihatlah mereka berdua masih saja berdiri diatas batu besar itu ,


cepat panggil kemari suaraku tidak bisa dibesarkan


ucap oma Rita


" Aditya ..


Ana..


cepatlah kalian kemari ayo , makanan ini sungguh enak


Mereka menuju meja makan dan bergabung bersama yang lainnya


" Heiiiiii Aditya ,Ana !


Ana dan Aditya yang sedang berjalan menoleh kearah danau ,


" Apa kalian lupa ada seseorang dibawah sini


Arya berteriak sambil berkacak pinggang melihat kearah mereka berdua dengan mata melotot


" Baiklah kawan sepertinya kalian sangat senang melihatku berenang - renang didanau ini sendirian


Aditya dan Ana tersenyum menahan mulut mereka


Aditya memberikan kode kepada orang suruhannya untuk memberikan pakaian dan handuk padanya


Siska yang sedang berdiri langsung mengambil paksa baju Arya dari lelaki tersebut


" Biar aku saja yang memberikannya


" Ehemm


Suara batuk Ana tidak diperdulikan oleh Siska ia segera turun kebawah untuk memberikan pakaian itu kepada Arya


bentuk danau itu terletak dibawah sedangkan tempat itu berbentuk lingkaran dengan dikelilingi pohon pinus disekitarnya


" Ini pakaianmu


Kenapa mesti dia sih , yang memberikan pakaian ini kau tak tau Siska aku sungguh sangat malu melihatmu dengan jarak sedekat ini , kau sudah melihat semuanya kan

__ADS_1


ntah kenapa aku hanya malu padamu tetapi tidak dengan yang lain


Arya buru - buru naik keatas tidak memperdulikan Siska


__ADS_2