
Siska panik , lalu berlari ketengah tempat duduk kantin dimana Arya sedang duduk dibawah derasnya hujan
Bagaimana ini , hujan sangat deras siapa yang akan menolongku , jika aku berteriak jatuhlah harga diriku , pak kumis tua itu dari tadi hanya memandangiku saja
Aditya kau di mana lihatlah bokongku ini sudah menyatu dengan kursi
Tuhan terimakasih meski kau tak bisa menyatukan hatiku dengan Siska
kau telah menyatukan bokongku dengan kursi ini ,
Apakah ini hukuman untuk seorang playboy seperti ku , aku pasrah saja
" Arya apa kau baik - baik saja
Arya tak bergerak bibirnya mulai bergetar menahan dinginnya air hujan
Sebaiknya aku pura - pura pingsan saja aku tak mau dua kali menjatuhkan harga diriku didepannya ,
hei lihatlah wajah perempuan ini dia begitu panik melihatmu kawan
" Cepat kalian lihat Arya disana
Ana menyuruh beberapa orang pengawal melihat Arya yang masih duduk dikursi di bawah derasnya air hujan
kantin tersebut berada di tanah berbentuk segi empat yang di tumbuhi rumput berwarna hijau dan lebat dengan meja bulat yang di taruh di atasnya jarak yang tak beberapa jauh dari meja satu dan lain , kursinya terbuat dari ukiran kayu jati yang menambah kesan cantik untuk duduk di kantin terbuka itu , di tumbuhi pohon - pohon cemara agar teduh jika duduk di kantin tersebut
" Pak Arya
Seorang bodyguard menggoyangkan tubuh Arya dan berusaha mengangkatnya
" Tubuhnya tidak bisa di angkat , seperti menempel
mereka semua berdiri di bawah hujan
Siska kembali dengan membawa payung di tangannya lalu memayungkan Arya yang sudah basah kuyup
" Cepat kalian lakukan sesuatu
" Tubuhnya tidak bisa di angkat nona , seperti ada sesuatu yang merekatkan bokongnya di kursi ini
" Aku tidak mau tau cepat kalian lakukan sesuatu
Mereka berlari kearah Ana
" Kenapa dia ?
" Maaf nona kami harus membawanya kerumah sakit
" Arya kenapa
" Bokongnya menempel di kursi dan tidak bisa di lepas
Ana langsung terhenyak dan mengingat cicak yang dijatuhkan Amanda di kursinya tadi
"Apa mungkin mereka
Tak butuh waktu lama , tiga orang bertubuh besar langsung mengangkat Arya beserta kursi kayu tersebut
" Akan di bawa kemana ?
" Kerumah sakit
Sebuah mobil ambulance sudah terparkir didepan parkiran kampus
semua mata tertuju pada Arya dan kursi kayu itu , terlihat seorang lelaki memakai perlengkapan jas dengan sepatu hitam mengkilap duduk di atas kursi dengan bokong yang tidak bisa di gerakkan
__ADS_1
Untunglah aku memakai jurus pura - pura pingsan , tidak bisa aku bayangkan jika aku berpura - pura tegar , seperti seorang raja yang di tandu beberapa pengawal , apakah aku harus melambaikan tangan kepada rakyatku
Siska terlihat basah kuyup karena berlarian mencari payung untuk Arya
" Kau baik - baik saja
" Kita kerumah sakit saja untuk melihat Arya
" Aku sudah memberi tahu Aditya , Rima apakah mau ikut
" Ayolah ikut saja , nanti aku akan mengantarmu pulang sekalian Rima
Siska merayu Rima
Siska paham Rima pasti khawatir kena marah orang tuanya
" Aku akan menemanimu pulang kerumah untuk meminta izin pada orang tuamu
bagaimana ?
" Aku setuju ,
Mereka bergegas pergi Ana dengan ketiga bodyguardnya dan Rima pergi bersama Siska
....
Didalam Ambulance
Arya masih duduk dengan kursi yang melekat erat dengan bokongnya , sopir ambulance menghidupkan sirine ambulance dan melaju dengan kencangnya
" Heii kalian bisakah membawa mobil ini dengan perlahan
seenaknya saja membawa mobil ngebut sekali , bokongku sakit sekali Amanda sialan itu memang keterlaluan sekali , terlambat saja aku datang ntah apa jadinya Ana di buatnya
" Halo Ana bagaimana ?
" Apa yang terjadi , cukup parah kah
" Tentu saja ia harus dibawa dengan ambulance langsung dengan kursi yang diangkatnya
"Baik lah sayang sebaiknya kau harus berhati - hati mulai sekarang
Aditya mematikan telponnya
Tak lama ponsel salah satu bodyguard berbunyi
" Iya Tuan
Terdengar suara seseorang sangat keras berteriak di ponsel membuat bodyguard tersebut menjauhkan ponsel dari telinganya
" Kalian tidak berguna , bagaimana jika tadi Arya tidak datang !!
berarti istriku yang sekarang berada di ambulance
Apa kalian tidak memeriksa kursi tersebut
" Bu..bukan begitu tuan tadi istri anda meminta kami semua untuk mengantri makanan di kantin , kami tidak bisa menolak permintaan nona muda tuan
Ana mendengar samar - samar sepertinya Aditya sedang memarahi para pengawalnya itu , tampak wajah bodyguard tersebut begitu pucat
" Apa yang dikatakan Aditya padanya sampai wajahnya seperti itu
Tak lama mobil ambulance memasuki ruangan rumah sakit
Ana langsung buru - buru turun dari mobil
__ADS_1
dan melihat Arya dengan wajah yang sudah sangat lemah karena ia memang belum sempat makan dari pagi
" Arya , hai
Ana mencoba melambaikan tangannya pada Arya
Bruk..
" Sakit sekali ,
Siska menabrak pintu kaca igd yang tertutup itu , memang tampak sangat bening siapapun pasti tak tau jika ada kaca disitu
salah seorang dokter yang berjaga tentu saja sudah tidak asing oleh Ana
" Arya
" Ternyata dia juga mengenal Arya
Aditya pun tak lama datang , ia langsung buru - buru mencari Ana dan langsung memeluknya
" Sayang kau tak apa - apa ,ada yang sakit
" Aku baik - baik saja
Arya yang kesakitan , kram dan kaku tak bisa bergerak itu pun bersuara
" Tuan Aditya , yang sakit di sini
Aditya langsung cepat - cepat melepaskan pelukannya dari Ana
Siska dan Rima masih berdiri di samping Arya
" Kau tidak apa - apa
Aditya segera berjongkok dan memperhatikan
bokong Arya
" Kau masih saja bertanya , ini masa depanku kau lihat
Sebenarnya Arya ingin sekali berteriak dan menangis tetapi ada Siska
" Aku akan membalasmu Amanda
Aditya tampak sangata marah
" Dit , sekarang kau tak perlu marah , cepat kau suruh dokter di sini melepaskan kursi ini dari tubuhku
" Baiklah
" Sepupuu.
Seorang dokter perempuan yang cantik mendekati Aditya
" Arya
" Bella
Arya dan sepupu Aditya yang bernama Bella adalah mantan kekasih dahulu waktu Arya dan bela sama - sama duduk di bangku Sma mereka putus karena tentu saja karena Arya selingkuh dengan banyak perempuan
Arya sangat malu harus bertemu kembali dengan Bella dalam kondisi seperti itu
untung saja suami Bella yang juga seorang dokter di rumah sakit ini sedang tidak bertugas di ruang jaga hari ini , jika tidak lengkaplah sudah Arya tidak punya muka apa lagi suami Bella selalu cemburu dengan Arya
yah Bella ada lah Siswa jenius dia hanya sekolah 1 tahun setengah saja di Sma lalu melanjutkan study dokter hanya 3 tahun saja , tamat kuliah ia langsung buru - buru dilamar suaminya sekarang karena takut bella akan kembali kepada Arya
__ADS_1
Meski Bella tak memiliki perasaan apapun kepada Arya tetap saja yang namanya mantan pacar pasti semua orang akan cemburu , apa lagi jika kisah cintanya berlangsung agak lama