Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 8


__ADS_3

Arya masuk kedalam kamar mandi, ia terkejut dibelakang pintu tergantung Bra berwarna pink, milik wanita.


Tak mungkin kan Aditya seorang waria ?


"Apa -apaan kau Arya hey, lihat lah ini kamar mandi isinya perlengkapan wanita semua,.


apa yang kau sembunyikan dari ku Aditya ?


Arya makin penasaran ia keluar kamar mandi.


lalu bertanya


"Dit, itu dikamar mandi ada Bra , milik siapa?


Aditya terlihat panik


"Oh itu , ya... gu.. gue sengaja beli untuk penelitian skripsi gue !"


What? Aditya carilah ide yang masuk akal,.


penelitian apa tentang Bra, Arya cepatlah kau pergi dari sini !


Aku sudah lelah mau tidur.


" Dit, malam ini boleh kan gue nginap disini ?"


Gue mau kekamar loe ya.. mau tidur.


Arya,langsung menuju kamar , Ana langsung bersembunyi.


Mati gue Arya mau tidur dikamar ! aduh aku harus buru - buru bersembunyi


Aditya cepat kau usir temanmu itu !!!


Aditya langsung berlari kedepan pintu kamar untuk menahan Arya.


"Eh, nanti dulu.. biar gue ambilin aja bantalnya,


Kita tidur disofa depan TV aja


"Alah, loe pelit amat sih gue tidur dikamar loe,


Mendorong Aditya dari depan pintu.


"Kamar gue berantakan !"


Ana tamatlah riwayat kita,


Aditya masih menyelidiki secara diam -diam


Aditya kau masih saja berbohong, dimana kau sembunyikan Anastasya,


kau pikir aku bodoh, sejak kapan ada penelitian tentang Bra,


hellow brow ! lain kali carilah alasan yang tepat


Benar - benar alasan mu sungguh memalukan .


Arya membuka kamar mandi, dan tidak menemukan Ana juga.


diikuti oleh Aditya yang berdiri dibelakangny.


"Loe ngapain sih Dit, ngikutin gue mulu ?


Loe lagi nyembunyiin sesuatu ya?


Aditya langsung menaikkan suaranya


"Apa - apaan sih loe, dari tadi loe udah ganggu malam gue, !!!"


Sekarang pake acara nuduh gue!"


Mending loe pulang cepat !


Keluar, keluar.


Aditya mendorong Arya keluar dari kamar.


Ana yang sedang bersembunyi dari lemari langsung membuka lemari.


"Sabar brow, sabar.. gue mau nginap disini semalam aja !"


"Nggak - nggak ,,, cepetan keluar .


Mengursir Arya kedepan pintu lalu menutupnya kembali.


"Bye Arya, selamat bersenang - senang malam ini.


Aditya, kau aneh sekali , dimana Anastasya ?


Apa aku mengintip saja ?


Arya mendekatkan telinganya di pintu,


Tetapi tetangga Apartament Aditya melihat Arya membuat mereka curiga.


untunglah Arya segera sadar, jika tidah Arya sudah ditahan di pos security, karena menganggu kenyamanan pemilik Apartament.


Hey, kalian jangan melihatku, seperti pencuri.


Baiklan Aditya, hari ini kau selamat nanti, .

__ADS_1


Aku akan menemukan bukti yang baru.


#######


Didalam kamar, Ana tak bisa keluar, karena baju tidurnya tersangkut dilemari.


ia ingin memanggil Aditya, tapi takut kalau Arya ada didepan.


Aditya terduduk disofa


"Untunglah dia telah pergi , susah sekali mengusir anak itu.


Tak lama Aditya memejamkan matanya,


Lalu ia teringat Ana.


"Ana ? dimana dia bersembunyi ?


Aditya langsung berlari kekamar,Ia melihat Ana sedang kesulitan keluar karena bajunya tersangkut dilemari.


"Tolongin Dit , jangan diam aja disitu !"


Aditya pun mendekat , lalu membantu Ana dengan membuka kaitan baju Ana yang tersangkut.


Aditya membukanya dengan cara memeluk Ana dari depan, bukan karena ia sedang mencuri kesempatan


Tetapi emang karena lemari tersebut memang kecil.


Ana merasakan nafas Aditya didekat lehernya,


*Kenapa jadi deg - degan gini perasaan ku,


padahal dia sudah sering lebih dari ini padaku,.


iya , dia melakukannya dengan terpaksa.


Hey , Ana dengan terpaksa ? eittss ,,eittt.


jadi jika ia melakukannya dengan suka sama suka,


Apa kau menikmatinya ?


Hayoooo*


Aditya susah sekali melepas pakaian Ana yang tersangkut.


Wangi sekali kau Anastasya , kau sekarang membangunkan sodaraku ini,


atau kurobek saja pakaian tidurmu ini,


susah sekali aku melepaskannya.


heheh


Aditya mulai memikirkan ide gila kembali.


"Apa kau sudah membeli pil kontrasepsi ?


"Kenapa kau bertanya seperti itu ha ?


kau lebih baik segera melepaskan baju ku yang tersangkut itu.


"Apa salahnya aku bertanya ?


Bukan kah kau adalah milikku.


Ana mulai kesal, karena lama sekali Aditya melepaskan bajunya yang tersangkut.


"Kamu bisa nggak sih, ngelepasinnya ?


Ana mulai emosi.


Aditya menaruh bibirnya keleher Ana.


lalu mengisapnya hingga merah sekali.


"Awwww sakitt, Aditya kau lepaskann akuu!


Jangan dileher !


"Oh jangan dileher ?


Jadi ditempat lain aja maksudnya ya?


Oke baiklah.


Aditya membuka pakaian Ana, hingga meninggalkan pakaian dalam saja,


Ia menggendong Ana ketempat tidur


Ayolah Ana kau sudah mulai menikmatinya kan bukan?


Kau sudah gila Ana, dia sebentar lagi akan mencampakkanmu seperti sampah !


Dia ini tak waras ,


"Aditya lepaskan !


Aditya bergerak begitu buasnya,


membuat Ana kewalahan.

__ADS_1


Tok.. tokk


"Aditya dengar itu, Ada yang mengetuk pintu?


"Biarkan saja !"


"Aditya plisss... Oke baiklah kalau itu maumu,


Aku juga akan membutmu malu.


Ana mengisap leher Aditya dengan sangat kuat dan banyak sekali,


"Kau juga akan merasakan Apa yang aku rasakan.!


Ponsel Aditya berbunyi, ia melihat Arya menelpon.


"Adityaaa aku ingin mengambil kunci mobilku ketinggalan, bagaimana aku akan pulang ?!


"Menganggu saja dia,!


"Kamu tunggu disini jangan kemana - mana,!


Aditya keluar dengan menggunakan handuk saja, ia tak sadar lehernya sudah dipenuhi bekas merah, karena ulah Ana.


Ia mencari kunci mobil Arya, lalu memberikannya kepada Arya.


Aditya membuka pintu dengan sedikit, lalu mengulurkan tangannya menyelip keluar.


"Ini !"


cepat kau pulang !


"Oke baiklah, aku akan pulang !"


"Dia benar - benar , tak seperti biasanya.


Arya pun pulang, dengan rasa penasaran


yang sangat besar.


Aditya bergegas masuk kekamar, dan melanjutkan tugasnya, Ana hanya terdiam dan pasrah.


******


Keesokan pagi


Ana terlihat begitu lelah, ia tak melihat Aditya disampingnya


Tubuhnya terasa sakit - sakit sekali,.


"Dia selalu meremukkan seluruh tubuhku dalam semalam,


Dia memiliki tenaga apa sih sebenarnya ?


Ana mengambil handuk, lalu mendengar suara Aditya lagi berolahraga di teras balkon Apartament.


Ana keluar kamar untuk minum.


karena ia sangat haus.


Rambutnya berantakan , badannya penuh bekas kecupan Aditya.


Ana masih memakai handuk


Ia melihat tubuh Aditya benar - benar, bagus


Ditambah lagi keringat yang keluar dari tubuhnya, menambah ia semakin tampan saja.


Ana buru - buru langsung masuk kekamar mandi,


Ia takut Aditya melihatnya.


bisa - bisa ia akan melakukan hal gila lagi.


Ana langsung merebahkan badannya, ke bath up.


Ia berendam dengan air panas, untuk meregangkan otot - ototnya tadi malam yang bekerja sangat keras dikarenakan ulah Aditya.


*Pantas saja ia memiliki tenaga sekuat itu,


apakah ia selalu berolahraga setiap saat ?


"Apakah ia akan terus melakukan ini padaku ?


terus dan terusss*,


Aditya langsung menerobos masuk kamar mandi.


"Hey , Aditya kau tak lihat aku sedang mandi ?


"Terus kenapa ? apa kau malu ?


"Tentu saja, cepat kau pergi dari sini !


"Kalau aku tidak mau terus kau mau apa ?


Apa lagi yang dia inginkan pagi , ini kepadaku.


"Aku mau kekampus pagi Ini !


"Iya aku tau, aku cuma mau mandi saja.

__ADS_1


__ADS_2