
Belum sempat Ana bertanya dosen sudah masuk
" Ayo cepat duduk
seru mahasiswa yang lain
" Nanti di kantin kita bahas
Ana berbisik di telinga Siska
Tok..
tokk
Seorang lelaki memakai pakaian batik dan lengkap dengan blangkon mengetuk pintu kelas
" Iya mas mau cari apa , tanya dosen
" Saya mencari Siska bu, boleh saya masuk
Semua teman di kelas Siska tertawa geli melihat laki - laki itu mencari Siska
Ibu dosen pun menyuruhnya masuk
" Siska dia siapa
" Dia sodara saya bu , dari jogja baru pindah kuliah kemari
" Ya sudah kamu duduk di sana ,
Arjuna duduk tepat di samping Amanda ,terlihat wajah Amanda yang penuh cakaran bekas berkelahi dengan Siska kemarin
" Permisi mbak
Wajah Amanda memandangnya dengan sangat jijik
Jam kuliah pertama selesai seperti biasa mereka akan duduk di kantin
Tampak Marisa sudah tak ada di kantin
katanya tadi ia sudah di jemput sopir pribadi keluarganya
Amanda menatap sinis Siska sepertinya ia tak kapok berurusan dengan Siske meski wajahnya penuh cakaran
" Sepertinya aku lebih baik menyingkirkan perempuan gila itu dari sisi Ana , dia sangat berbahaya dalam rencanaku
aku muak sekali melihatnya
Arjuna yang di samping Amanda mendengar ucapan yang keluar dari mulut Amanda
" Apa kau lihat - lihat
Amanda membentak Arjuna yang dari tadi memandangnya
.....
" Sekarang ayo ceritakan , aku mau kau jujur
" Oh lelaki jelek tadi
" Bukan yang itu
"Jadi yang mana ? Siska terlihat tak terlalu menanggapi pertanyaan yang di sodorkan terus menerus oleh Ana
" Kau tak usah menyembunyikan sesuatu dariku , Ayo jujurlah cepat
Ana mendekatkan wajahnya di hadapan Siska
Rima hanya terdiam tak mengerti melihat Siska dan Ana yang seperti itu dia sibuk mengerjakan tugas yang belum selesai tadi agar tak semakin banyak dan menumpuk
" Baiklah ,
Kemudian Siska dan Ana tertawa berbarengan
" Bagaimana bisa
" Sebenarnya aku tak bermaksud mengerjainya semalaman begitu , tetapi kau kan tau aku punya sifat pelupa ..
Rima ikut tertawa karena ia juga menganggap Amanda dan Marisa sekali - kali memang perlu di beri pelajaran
" Oke terus yang kedua kamu dan mas - mas tadi siapa ?
" Ah ini yang mau aku ceritakan dengan kalian tadi malam
hidupku bakal semakin sengsara saja nanti
iya Arjuna namanya ,
__ADS_1
Dia anak dari keluarga mami di jogja aku juga tak mengenal mereka , yang lebih menyebalkan mami menyuruhku mengajaknya keliling kota dan selalu mengajaknya kemana - mana
"Hhaahhaha
" Cie Siska sekarang punya tugas jadi pengasuh mas - mas
" Tapi dia sebenarnya nggak jelek - jelek juga sih
" Apaaaaaannnnn sih
Siska terlihat begitu jutek , mereka asik bercengkrama satu sama lain sedangkan para bodyguard yang berjaga sudah dianggap hal biasa oleh Ana jadi ia tak perlu canggung lagi
Seseorang mengagetkan mereka
" Boleh gabung
Ana , Siska dan Rima saling berpandangan
" Ngapain loe kesini
" Aku nggak paham tempat ini
" Siska kamu nggak boleh begitu
Ana memberikan kursi yang berada di sebelah Siska
" Sini mas duduk sini gabung sama kita
" Males banget aku , kamu kan bisa cari teman cowok yang lain , tu di sana lihat !
Ngapain gabung sama kita cewek - cewek
Siska berbicara dengan ketus
" Udah , udah mas namanya siapa ?
Ana menahan tawa karena melihat lelaki aneh yang seperti orang mau pergi keacara hajatan
" Arjuna mbak
" Nggak usah panggil mbak , Ana aja
Ana tersenyum sambil melirik kearah Siska yang jutek
" Kenalin aku Rima
" Arjuna
" Bikin mood aku hilang tau nggak , kamu tu
" Eeee Siska nggak boleh gitu dong lihat mas Arjuna udah seganteng itu , kok kamu masih jutek aja
Siska merasa sangat kesal lalu meninggalkan mereka di kantin
" Siskaaa mau kemana
Ana tertawa geli
" Rima kamu temenin aku ya hari ini
" Kemana Siska ?
" Main kerumah aku ya ,nanti aku antar pulang kerumah
kau mau ikut Ana ?
" Sebaiknya jangan dulu
" Baiklah aku mengerti
Siska mengerti jika Dimas melihat Ana di rumahnya ia akan semakin sakit hati apa lagi kehamilan Ana sudah memasuki bulan ketiga fase morning sick akan berkurang
Siska menoleh kebelakang melihat Arjuna yang duduk disamping Amanda
" Aku sangat jijik melihat kearah sana
Ana berusaha tidak mengetahui masalah apapun , ia tersenyum manis kepada Amanda
" Hallo Amanda
" Kau tak usah sok baik padanya , ingat ia hampir mencelakai kau dan calon keponakan ku itu.
" Iya aku tau aku hanya berpura - pura baik padanya
......
Amanda mengambil ponsel nya
__ADS_1
" Halo marisa ?
" Iya Amanda
" Apa kau di rumah , oke baiklah aku akan kesana sekarang
Amanda berjalan dengan cepat ia tak menghiraukan Ana dan teman - temannya yang sedang berjalan di sampingnya
" Mau kemana dia , buru - buru sekali
"Ah biarkan saja dia , tak usah dipikirkan
" Benar nggak usah di pikirkan
lagi - lagi Arjuna ikut masuk dalam pembicaraan mereka
" Siapa suruh kau bicara , diamlah !
" Sabar Siska sabar , jangan emosi begitu
Ana memegang tangan Siska , Ana tau ia begitu kesal melihat Arjuna tetapi mau bagaimana lagi kalau tidak ia akan kena marah maminya dan Dimas
" Kalian langsung pulang ya ,
" Aku ikut Siska kerumahnya
" Oke dagh hati - hati ya..
.....
"Kau lihat saja Siska aku akan memberikanmu pelajaran , ya kau lihat saja nanti
Amanda tampak berapi - api
......
Sesampainya di rumah Siska
" Ini rumahmu ya Siska
" Iya
Siska tersenyum melihat reaksi Rima , tentu saja Siska harap maklum melihat sikap Rima seperti itu karena ia memang bukan dari kalangan sepertinya padahal jika dari kalangan yang sama rumah seperti itu termasuk biasa saja hanya berjumlah 15 kamar , 1 kolam berenang dan halaman yang muat berisikan 5 buah mobil dan 5 buah motor , Siska termasuk kalangan konglomerat biasa berbeda jauhlah dengan Aditya ..
" Cepat turun !, Siska membentak Arjuna yang duduk di belakang agar segera turun dari mobil
Matahari agak redup siang ini , sepertinya hujan akan segera turun
Untuk pertama kali Rima menginjakkan kaki di rumah Siska
" Asalamualaikum
" Ya udah masuk aja , palingan mami nggak ada di rumah
Arjuna langsung masuk kekamar
"Siska sudah pulang nak , mana Arjuna
" Ah tumben mami ada dirumah biasanya jam segini keluyuran , bukannya anaknya yang ditanya malah orang lain
Siska semakin jutek
" Selamat siang tante , perkenalkan saya Rima teman Siska
Maminya terkejut melihat Rima karena setahu maminya teman Siska cuma Ana saja
" Ah manis sekali kamu
" Ayo kekamar
Siska menarik Rima
" Mana Arjuna Siska
" Udah Siska ceburin kekolam renang mi , mami cari aja disana
" Ah Siska ,
Maminya tau jika Siska itu nekad , buru - buru maminya langsung ke arah kolam berenang
"Siang mami ,
Suara Arjuna membuat maminya menoleh
" Ah sayang syukurlah kamu tidak apa - apa
Mami Siska langsung mengurut dadanya
__ADS_1
Arjuna memanggil mami Siska dengan panggilan yang sama , Mmm apakah nanti Siska akan mengalami nasib yang sama seperti Ana dan Aditya ntahlah...