
" Lepaskan aku , lepaskann
Anaaaaaaa tolongg aku..
Para perawat tersebut mengikat tangan dan kaki Aditya lalu membawanya keambulance.
" Tuan bisa diam tidak , atau kami akan memberikan suntikan penenang.
" Coba saja kalau kalian berani , kau lihat saja aku akan membuat kalian semua menyesal.
Aditya melihat suntikan yang besar sedang diarahkan padanya.
Tidakkkk tolong jauhkan benda itu dariku
baiklah Aditya kau harus mengontrol sedikit emosimu jangan sampai melakukan kesalahan sedikitpun.
" Baiklah , aku akan diam jangan suntikkan itu padaku ya,
Aditya berusaha tersenyum manis
Lihat saja kau nanti ya setelah aku sampai di rumah sakit , aku akan segera menghabisimu dengan kedua tanganku ,dimana Ana aku tak melihatnya.
" Maaf , apa kau melihat perempuan tadi ?
" Sebaiknya tuan jangan banyak bicara , tolong tuan diam
Oke baiklahh terserah kau saja !!
*****
Ana mengendarai mobil milik Aditya mengikuti ambulance yang membawa suaminya itu,
Jangan kaget , Ana emang bisa menyetir loe, Siska yang sering mengajarinya waktu sekolah dulu.
Bagaimana ini apa yang harus aku lakukan ini semua salahku , jangan - jangan karena ulahku dan Siska tadi siang
aku harus menelpon Siska
" Siska , ayo angkat telponku,
" Iya Ana ada apa ?
Ana sambil terisak ,
" Aditya ,,Aditya
" Iya , kenapa dengan Aditya
" Aditya sakit apa karena kita keterlaluan mengerjainya tadi siang.
semakin terisak tangisan Ana.
" Hey, Ana kau tenangkan dirimu dulu.
Kau menghawatirkan Aditya ?
Apa aku tidak salah mendengarnya
Ana cepat - cepat tersadar lalu menghapus air matanya.
Aduh bodoh sekali Ana apa yang kau katakan barusan , Siska akan mulai curiga dengan perasaanmu
" Aku masih menyetir , haloo...haloo Siska
Lalu memutuskan telponnya.
Ah nanti aku akan mengurusi Siska dan seluruh pertanyaannya itu , dan malam ini iya akan menulis ribuan daftar pertanyaan.
" Terserah - terserah , mana ambulance nya tadi ?
*****
Mobil ambulance sampai dirumah sakit
lalu menurunkan Aditya yang masih dengan tubuh terikat dibawa turun
Seorang dokter muda terkejut melihat Aditya
" Hey , sepupu apa yang sedang kau lakukan dengan tubuh terikat seperti itu ?
" Cepat lepaskan ikatan ku ini !!
Aditya membentak para suster disana.
" Cepat lepaskan ,
" Tapi dokter pesan perempuan tadi, jika tuan ini memberontak di suruh untuk mengikatnya
karena ia sedang sakit.
" Aku sudah tidak tahan lagi ,
Apa dia ini baru bekerja disini ?
" Tenang sepupu aku akan melepaskanmu.
__ADS_1
" Kau pergilah , biar aku menanganinya.
Menyuruh perawat tersebut segera pergi dari ruangan tersebut.
" Kau lihat saja aku akan memberi pelajaran padamu nanti,
Dengan berteriak dengan kuat.
Sambil melepas ikatan ditangan dan kaki Aditya
"Berhentilah berteriak kalau kau tidak mau dikira pasien rumah sakit jiwa.
" Tidak lucu
" Kau sakit apa ? sampai harus seperti ini.
Tiba - tiba seorang perempuan memarkirkan mobilnya dengan sangat mendadak hingga hampir menabrak mobil ambulance yang berada diluar.
Aditya sangat terkejut melihat Ana membawa mobil sport miliknya.
Luar biasa dia bisa membawa mobil ,aku tak menyangka dia begitu istimewa ,.
Aditya terbelalak sambil membuka mulutnya.
" Sepupu cepat kau tutup mulutmu,
Hmm sepertinya aku tau apa yang sedang terjadi..
Baiklah sepupu perempuan cantik itu adalah Anastasya , istrimu kan !
hahaha
Ah , permainanmu kurang cantik
untung saja dia menelpon rumah sakit ini,
jika rumah sakit lain
aku tak bisa membayangkan nasibmu hahaha
" Dokter bagaimana kondisi suami saya ?
Ana terlihat cemas dan panik
" Apa kah kau sudah bersuami nona muda ?
Berhentilah kau menggodanya
Dokter muda itu melirik kearah Aditya
" Dia baik - baik saja nona tenanglah hanya hatinya saja yang sedikit bermasalah,
apa yang harus dilakukan dokter.
" Kau tanya langsung pada orangnya.
Kau sengaja mempermalukanku sepupu
" Aditya apa kabar ?
Seorang perempuan muda yang cantik memeluk Aditya
Siapa perempuan ini dia memeluk Aditya didepanku.
" Ehem...
ehemm..
Perkenalkan aku istrinya Aditya
Ana mengulurkan tangannya,
Dokter laki - laki tersebut terlihat sedang menutup mulut menahan tawa.
" Hmm baiklah aku adalah sepupunya Aditya papanya Aditya adalah adik papaku.
Muka Ana langsung memerah ,
Betapa malunya aku ternyata dia sepupu Aditya , mau ditaruh dimana muka ku ini
" Aditya pintar sekali memilih istri ya kan sepupu , istrimu sangat cantik dan sepertinya dia sangat menghawatirkanmu sepupu, dia mencolek Aditya.
Kedua dokter tersebut saling bergandengan tangan
" kami berdua adalah suami istri
Sebaiknya sepupu sering - seringlah kau ajak istrimu berkumpul dengan keluarga besar kita agar tak terjadi cemburu buta hehehehe
" Maafkan aku..
" Sepupu , sahut dua orang dokter tersebut.
" Iya sepupu.
" Sudah kau tidak perlu khawatir suami manjamu itu hanya sakit di bagian hatinya.
__ADS_1
Aditya melotot kearah dokter laki - laki tersebut,
" Obatnya sangat mudah bukan begitu sepupuku.
Ana melihat kearah Aditya , Aditya langsung buru - buru menunduk .
" Baiklah terimakasih dok, Eh sepupu
" Ya, semua aman terkendali bukan begitu sepupu,
melirik kearah Aditya.
" Kalau begitu kami pamit dulu sepupu
"Apa kau mau diantar ambulance lagi sepupu.
Aditya melotot lebih dalam
Ana hanya terdiam tak mengerti apa yang sebenarnya sedang mereka bicarakan.
*****
Ana membawa mobil , ia melihat kesamping Aditya
" Apa kau baik - baik saja .
Ana berbicara dengan sangat khawatir
Berhentilah menghawatirkanku seperti itu
kau hampir saja membunuhku
kau tau aku hanya berpura - pura .
Ana menyentuh pipi Aditya dan melambatkan laju mobil.
Dia memulai menyentuhku duluan,.aku sangat bahagia ..
yeyeyeyeey tidak ada yang sia - sia.
" Kau bisa menyetir ?
" iya
" Apa kau menyukai mobil ini ?
Ana menggeleng
" Sesudah aku wisuda besok pagi, kau akan memakai mobilku setiap hari ,
aku tak ingin kau naik kendaraan umum lagi.
" Tapi..
" Jangan membantahku , besok aku akan wisuda kau akan menjadi pendamping wisudaku
"Bagaimana jika semua orang tau kalau kau dan aku sudah menikah
" Biarkan saja , itu lebih baik
" Kau tidak malu mengakui aku istrimu
" Tentu saja aku malu,
pertanyaaan bodoh
hahaha
" Kau terlihat sudah sehat.
Aditya langsung berpura - pura lemas kembali.
" Beristirahatlah sebentar lagi kita sampai.
Malam ini aku harus berpuasa dulu
karena kesalahan sistem yang aku kerjakan padahal malam ini aku sudah memastikan ingin ....
ah sudahlah...
Ana langsung menggandeng tangan Aditya
" Kau pelan - pelan saja ya , ayo aku memegangmu.
Ya ampun Aditya jika ada seseorang yang melihatmu , kau tak lebih sama persis dengan Arya yang kau bilang sakit jiwa itu, coba kau lihat tindakan bodoh yang baru saja kau lakukan,
hahahah kau ternyata juga mempunyai cinta yang tak kalah gila dibandingkan Arya .
" Aku boleh menaruh kepalaku dipundakmu ,
" Apa kau bisa, kau lebih tinggi dariku
nanti lehermu sakit
" Tentu saja tidak, aku akan menunduk dan menaruh kepalaku dipundakmu.
__ADS_1
Aditya alasanmu tepat sekali bilang saja kau ingin mencium leher jenjangnya yang kelihatan begitu putih itu kan,
Waw luar biasa.