
Ana langsung menuju kekelasnya,
Didalam kelas ia langsung bergabung bersama teman -temannya,
Mereka semua berencana mengadakan kemping bersama di luar kota,
karena kegiatan ini termasuk dalam program kegiatan kampus ,
Yang biasa diadakan setiap tahunnya,
Kemah khusus untuk mahasiwa baru jurusan ekonomi,
Tentu saja semua kakak tingkat ekonomi juga akan hadir termasuk Aditya suami Ana.
Jam kuliah pertama pun sudah selesai
Tetapi hari ini rima tidak masuk kuliah, dikarenakan sakit
Ana tampak berada sendirian dikelasnya.
Sebenarnya ia bisa saja pergi kekantin bersama teman - temannya yang lain ,
Cuma Ana merasa ,tidak lengkap jika ia tak bersama rima.
Tanpa diduga seseorang telah menunggu ia didepan pintu kelas,
"Kak dimas?...
Ana tersenyum melihat Dimas,
yang juga digilai rata - rata perempuan dikampusnya.
Salah satu teman sekelasnya berteriak..
"Ana kamu ditungguin kakak Hyun bin tuh !" Haduh... meleleh gue.. Ucap temannya,
Ana pun tersenyum melihat ia digoda
Sari salah satu teman sekelasnya.
"Ayo kekantin ? Barengan aja,
ajak Dimas kepada Ana,
Ana pun pergi bersama Dimas menuju kekantin
Mereka tertawa dan bersenda gurau selama berjalan menuju kantin,
Tak sengaja Aditya melihat Ana dan Dimas sedang duduk berdua.
Ntah apa yang dipikirkan Aditya ia merasa Tiba - tiba begitu marah,
Ia pun juga bingung kenapa perasaannya begitu aneh.
Lalu Arya menghampiri Aditya,
"Dit, loe kemana aja sih ?
Beberapa hari ini loe nggak pernah
kumpul - kumpul lagi bareng kita,
atau jangan - jangan loe sedang di pingit ya?
Sambil tersenyum - senyum menggoda Aditya,
"Dit.. dit..
Aditya masih tak bergeming ,
Lalu arya menepuk pundaknya
"Apaan sih,!!! Aditya membentak Arya
Dan ia pun langsung saja pergi dengan penuh emosi
meninggalkan Arya sendiri dengan penuh keheranan dengan sikap Aditya.
"Kenapa dengan dia, kesambet mungkin?"
Hmm ntah lah ucap arya.
Dimas melihat Arya berdiri sendiri,
langsung memanggil Arya,
"Arya kemari, duduk sini, gabung sama kita,
Arya langsung menuju ke arah Dimas,
ia pun melihat ada Ana duduk disamping Dimas,
Ana tampak benar - benar cantik,
Hingga Arya pun menggodanya,
"Pilihan Dimas memang nggak salah,
kalau nggak mau ,untuk gue aja ya Dimas !"
sambil mengedipkan matanya kepada Ana.
__ADS_1
Ana pun tersipu malu, ia menganggap kalau Dimas dan Arya, hanya menggodanya saja,
ia juga tak punya perasaan apa - apa terhadap mereka ,murni hanya rasa pertemanan saja.
Ditempat lain, Aditya masih merasa kesal
Aditya sangat gelisah, ia tampak duduk , berdiri,, lalu duduk dan berdiri lagi !"
Tiba - tiba marisa menghampirinya,
"Adit, loe kenapa kemarin matiin ponselnya ?
Marisa langsung memegang tangan Aditya,
Sebenarnya Aditya tidak suka Marisa mendekatinya,,
karena biar begitu ia juga tau kalau sekarang ia adalah seorang suami.
Meski cuma suami dadakan
"Baterai ponsel gue lowbet,! jawabnya dingin,
Padahal sebenarnya ia sengaja mematikan ponselnya.
Ana dan Dimas pun beranjak dari kantin,
Kebetulan Ana juga masih ada jam kuliah lagi
Mereka pun melihat Aditya dan Marisa sedang mengobrol,
Seperti biasa Marisa sedang bergelayutan ditubuh Aditya,
Ana yang melihat Aditya bersama Marisa,benar berpikir bahwa Aditya laki - laki yang sangat menjijikkan.
"Bisa - bisanya Aditya bermesraan dengan wanita lain dikampus !" meskipun pernikahan Ini taak ada perasaan sama sekali,
Dimas pun menghampiri mereka
Masih dengan Ana disamping dimas,
Marisa yang melihat kedatangan mereka langsung makin memeluk Aditya,
Aditya terkejut melihat kedatangan Dimas,
Ditambah lagi ada Ana yang sedang berdiri dibelakang mereka,
Tiba - tiba Marisa mencium pipi Aditya didepan Ana,
Sontak saja membuat Ana semakin jijik.,
"Kak Dimas..!! Ana langsung kekelas ya !"
takut telat,
Ucap Ana dengan nada kesal,
Lalu ia pergi meninggalkan mereka.
Aditya sadar jika Ana pasti sangat marah
Melihat Marisa melakukan hal itu padanya,
Ia langsung mendorong Marisa,
"Ih pergi sana,!! males gue loe main sosor aja.Nggak malu apa diliat sama yang lain,?
Dimas hanya tersenyum kecil melihat tingkah Marisa dan Aditya
Marisa langsung pergi sesudah dimarahi Aditya,
"Dit ! loe nggak ikut kan ke Acara Kemah prodi?"
"Oh iya lupa!
Loe kan mana pernah mau ikutan ,
acaranya juga jauh di luar kota "
Aditya hanya terdiam saja seperti sedang memikirkan sesuatu.
********
Didalam kelas
Ana masih tampak sangat kesal karena mengingat kelakuan Aditya dan Marisa didepan matanya,
"Benar - benar nggak punya malu!!
nggak punya etika,! '
Bisa - bisanya mereka melakukan hal menjijikkan itu dikampus !"
Tak lama jam kuliah pun slesai mereka pun segera pulang,
Sebelum pulang teman - teman sekelasnya ,
mengadakan Breefing dulu untuk persiapan mereka pergi kemah besok pagi,
Pihak kampus sudah menyiapkan
Bus pariwisata untuk mereka berangkat kemah ,
__ADS_1
*****
Sesampainya di Rumah
Ana langsung masuk ke kamar Aditya,
Ia melihat Aditya sedang berbaring sambil bermain game di ponselnya,
Ia tak memperdulikan Aditya,
Karena masih merasa jijik saat mengingat apa yang ia lihat di Kampus tadi,
Ana membuka pintu lemari ,dan menutupnya dengan sangat kuat,
Aditya masih tak perduli,
Ana mondar - mandir dikamarnya mencari sesuatu,
"Kenapa kamu mondar - mandir trus dari tadi?
nggak pusing apa !" tanya Aditya"
"Bukan urusan kamu !" jawab Ana dengan ketus
"Hmm ucap Aditya,,..
"Kenapa dia?!
Aditya tak menyadari kalau Ana sebenarnya sedang sangat kesal padanya.
"Ketemuuu !!!........ Ucap Ana
Ana langsung sumringah
Rupanya ia mencari Bros bunga kesayangannya yang lupa dimana ia taruh
Ana pun langsung keluar dari kamar Aditya untuk melihat Oma Rita di Kamarnya,
Oma tampak sangat bahagia saat Ana menghampirinya di kamar,
"Sini sayang, ucap Oma Rita dengan penuh lembut,
Oma Rita berubah sangat baik dan lembut semenjak Ana menikah dengan Aditya,
Ditambah lagi Ana memperlakukan Oma Rita benar - benar dengan hati,
"Malam ini kamu nggak usah tidur
sama Oma yaa,!
kasihan suami kamu sendirian.
Ana hanya terdiam saat Oma Rita, mengatakan itu,
"Ana kamu Harus janji sama Oma,?!
"Iya Oma Ana janji Oma mau apa ? ayo Oma katakan...
Ana bakal lakuin apapun yang oma pinta...
Oma Rita tersenyum geli,
" Baik lah sayang, Oma Rita mengelus kepala Ana,,
Aditya langsung menerobos masuk kedalam kamar oma Rita, ia langsung memeluk omanya,
"Omaku sayang... ucap Aditya.
Ana merasa tak senang melihat Aditya berada dikamar itu,
ia melihat Aditya dengan penuh rasa jijik,.
"Ana .. oma minta sama kamu, berikan Oma cicit yang banyak ya?!
Aditya langsung terbatuk - batuk
mendengar ucapan omanya..
"Cepat Ana !?
Oma menyuruh Ana mengambil air minum.
"Biarkan saja dia ******!! "
Ucap ana dengan suara yang pelan,
Lalu Ana langsung berlari mengambil air minum dan memberikan kepada Aditya dengan muka yang sangat masam,
Ana berusaha mengalihkan pembicaraan agar
Oma Rita lupa dengan apa yang diucapkannya barusan,
Ana tampak mengendap - ngendap keluar kamar.
Lalu oma Rita kembali berteriak mengingatkan Ana,
"Ana ingat ya!! kamu udah janji dengan Oma,
Kamu akan memberikan Oma cicit yang banyak,
Oma rita tersenyum penuh harap.
__ADS_1
Ana hanya tersenyum dengan muka yang sangat merah dan pergi meninggalkan Aditya dan Oma Rita didalam kamar.