
Host acara, langsung mengumumkan akan masuk keacara tiup lilin,
Amanda pun memberikan kue pertama kepada Aditya,
Ana hanya melihat dari kejauhan, dengan perasaan yang campur aduk.
"Selanjutnya acara berikutnya adalah berdansa bersama pasangan
Acara bebas dimulai.
Dimas melirik kearah Ana lalu mengulurkan tangannya , ia akan mengajak Ana berdansa.
Ana malu - malu, karena ia tak terlalu hebat berdansa.
" Ayolahh Ana,
Sambil duduk seperti memohon kepada Ana.
"Hmm , baiklah
Semua orang melihat Dimas dan Ana yang berdansa diikuti beberapa pasangan lain,
Tangan Dimas melingkar dipinggang Ana.
Aditya merasa sangat panas setiap ia melihat gerakan dansa Ana dan Dimas,
Ia minum satu tegukan Bir,
Tubuh Ana yang kelihatan seksi membuat Aditya semakin ingin minum terus,
hingga ia mabuk berat.
Acara pun sudah selesai Ana pun diantar Dimas pulang .
setelah sampai di Apartament ia langsung terbaring, ia tidak sempat lagi mengganti pakaiannya,lalu tertidur.
Aditya yang mabuk berat di antar Arya pulang dengan mengendarai mobil milik Aditya,
Lagi - lagi Arya melihat plat mobil Aditya yang belakangnya sama dengan plat mobil yang mengantar Ana kekampus
"BJY " itu adalah plat mobil keluarga Bratawijaya.
Arya langsung mengantar Aditya kekamar, pada saat ingin membuka pintu Apartamentnya, Aditya menyuruh Arya pulang
walau dengan suara yang sudah berat sekali
"Udah kamu pulang aja..
Aku mau tidur , aku bisa sendiri..
Untunglah Arya tidak menaruh curiga , jika sebenarnya Ana ada didalam Apartament tersebut.
Aditya yang sedang mabuk masuk kekamar lalu melihat ,tubuh Ana tergeletak dengan masih memakai gaun hitam
"Ia benar - benar seksi dan cantik ,
Masih dalam keadaan mabuk, ia langsung membekap tubuh Ana, Membuat Ana terjaga .
"Aditya kamu kenapa ?
Lepaskan aku,
Mulutmu bau apa ini ?
"Aku mencintaimu, aku sungguh menggilaimu
Sambil mengecup seluruh tubuh Ana hingga meninggalkan jejak merah begitu banyak
Aditya benar - benar berbuat begitu ganas malam ini, ia melakukannya pada saat ia mabuk.
Ana hanya pasrah saat Aditya melakukan itu padanya,
"Aku mencintaimu
Aku mencintaimu
Itu terus yang diucapkan Aditya padanya
Ana merasa sangat marah
Dia melakukan ini padaku, mengatakan cinta
"Kau pikir aku ini Amanda kan Aditya ?
Aku ini Anastasya , kau melakukan ini padaku
__ADS_1
sesuka hatimu.
Yaa aku ini boneka, boneka susanmu.
Aditya terbaring kelelahan disamping Ana
setelah melakukan permainan yang cukup lama,
Ana pun tertidur kembali ,karena emang hari ini ia sangat lelah.
******
Keeesokan pagi
Aditya bangun lebih awal, Ia terkejut melihat ia tanpa sehelai benang pun ,
Ia melihat dilantai pakaian berserakan, termasuk gaun milik Ana.
Aditya berusaha mengingat apa yang terjadi tadi malam
Ia hanya mengingat ia mabuk, dan mengucapkan kata - kata cinta kepada Ana.
Sial apa dia tau ? Aku mengatakan cinta padanya.
Apa dia merasa Aku mencintainya ?
Lalu Aditya berdiri dengan memegang kepalanya yang masih agak pusing,
Ia langsung menuju kamar mandi untuk segera mandi
Selesai mandi ia melihat , Ana sudah bangun dan memakai handuk sambil berdiri
Ia melihat di leher ,dan dada Ana penuh tanda merah.
Ditambah lagi muka Ana kelihatan sangat kesal.
"Puasss kau !"
Aditya sangat terkejut melihat leher dan dada Ana yang penuh merah,
"Semarah itukah aku tadi malam padanya ?.
########
Tak lama Ana keluar dari kamar,
Dengan muka yang cemberut ia memakai sal, untuk menutupi bekas lehernya.
Ia tampak sangat kesal.
Aditya jadi tak enak melihat Ana yang diam saja dengan wajahnya yang sangat jutek,
"Kau makan lah aku sudah membuatkan sandwich untukmu "
"Kau makan saja sendiri !
Lain kali kalau kau pulang sedang mabuk,
Sebaiknya menginap lah di rumah Amanda.
"Kenapa aku harus menginap dirumah Amanda ? Inikan rumah ku.
" Yah kau terus menyusahkan ku
Lihat ini ? Apa yang harus aku jawab nanti kalau ada yang melihatnya.
Aditya terdiam, lalu mulai mengeles
"Lagian kan diperjanjian tidak dituliskan bahwa aku tak boleh menyentuhmu.
Lagian aku kan dalam keadaan tidak sadar ,
Dimana - mana, kalau orang tidak sadar ya tidak sengaja.
Aditya menaikkan nada suaranya.
"Oh, ya kalau begitu nanti jika aku hamil ?
Berarti itu juga tidak sengaja?
Baiklah, kalau begitu aku harus membeli pil kontrasepsi,
Untuk berjaga - jaga , jika kau tidak sengaja lagi.
"Hey Ana aku sudah bilang, Aku tidak selera denganmu ...
__ADS_1
Ana langsung membanting pintu untuk berangkat kekampus
"Hey, Ana sal mu ketinggalan,
Apa kau sengaja membiarkan lehermu dilihat orang,
Agar semua orang tau ada tanda bekas kecupan seorang Aditya kusama yang ganteng ini,
haahhaha
Ana langsung masuk, dan kembali mengambil sal nya yang ketinggalan.
"Jangan ganggu aku lagi Aditya !
Aditya tersenyum puas melihat bekas merah dileher dan dada Ana . Bahkan sebenarnya diperut, punggung dan paha Ana banyak sekali bekas itu.
Anastasya kau ingin menghindar dariku,
Oh baiklah aku akan membuat kau mengandung Anakku,
Kau ingin membeli pil kontrasepsi,
Apa kau lupa tentang kekuasaanku ?
Baiklah Ana, Aku akan menyuruh seluruh apotik dikota ini ,untuk tidak memberikan obat itu kepadamu.
Heh,
Aditya tampak sangat puas.
******
Ana pun sudah sampai dikampus dengan menggunakan sal, padahal hari sangat panas,
untunglah hari ini Dimas tidak masuk, karena ia harus mengurus penelitian skripsinya diluar.
"Aduh, bagaimana ini semua orang melihat aku menggunakan sal ini
Sampai berapa lama bekas ini baru hilang..
Aditya tampak tersenyum - senyum dari kejauhan melihat Ana yang risih memakai Sal.
Yap tepat sekali, hari ini pun Amanda izin tak masuk, karena kelelahan habis acara pesta dirumahnya,
Ana berjalan dilorong belakang, untuk menghindari kerumunan orang - orang, rupanya Aditya sudah menunggunya ,
Lalu menari sal dari lehernya dan menarik Ana,kepelukannya dengan erat.
"Aku akan membuatmu Hamil !"
"Kau sudah gila ?
Ini kampus , bagaimana jika ada yang melihat kita ?
"Kau takut kah? Itulah tujuanku untuk membuatmu takut.
Ana berusaha memberontak untuk melepaskan pelukan Aditya.
dengan bersusah payah, lalu pergi.
"Hey, kemari ini Sal mu ketinggalan !
Ana langsung kembali dengan membalikkan badan dengan sangat kesal.
"Kembalikan sal milikku !"
Aditya memain - mainkan tangannya, seolah
senang sekali melihat kemarahan dari Ana , yang membuat ia semakin cantik.
"Beri aku satu kecupan , maka akan kuberikan ini '"
"Hey, kau minta saja dengan Amanda, bukan kah ia perempuan yang kau cintai ?
Kau benar - benar, laki - laki mata keranjang.
Ana merebut Sal dari tangan Aditya lalu berlari meninggalkan Aditya dilorong tersebut.
Arya melihat semuanya, ia melihat apa yang dilakukan Aditya terhadap Ana, termasuk bekas merah dileher Ana.
Arya sangat terkejut.
Seperti biasa ia hendak buang air kecil dilorong itu, tetapi niatnya tidak terjadi, saat melihat Aditya menarik Ana kepelukannya.
Arya semakin curiga telah terjadi sesuatu antara Ana dan Aditya.
__ADS_1