Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 35


__ADS_3

" Aku akan membuat perhitungan dengan Ana Kau lagi hamil anak Aditya kan Anastasya , sungguh kebahagiaan sempurna ,


Salah besar kau telah menantangku.


Lihat saja apa yang bisa aku lakukan kepadamu ,kau belum mengenal ku seutuhnya "


Amanda mengelap air mata dipipinya lalu pergi.


****


Ana dan Rima masih duduk dikantin ,


aku akan memesan makanan kau tunggu dulu disini ,


" Nona ingin memesan makanan apa biar saya yang memesankan "


" Saya bisa sendiri "


" Sesuai perintah tuan Aditya nona , anda tidak boleh sampai lelah karena akan mempengaruhi perkembangan bayi anda "


Tolonglahh , aku ini punya tangan dan kaki


hey kau calon anakku yang berada didalam perut kau lihat , belum kau lahir saja Aditya itu memperlakukan mu sangat berlebihan ,


" Kau sungguh beruntung Ana , diperlakukan ibarat ratu ,aku ingin sekali sepertimu"


" Apa kau yakin ingin seperti ku ,


aku rasa kau tidak akan sanggup "


" Ana, bagaimana kak Dimas ? "


uhukk


uhukk


Ana langsung terbatuk, ia mengingat kembali bagaimana perlakuan Dimas padanya , ia bak pahlawan yang selalu ada saat Ana dalam masalah.


" Ana ? "


Ucap Rima.


Salah satu bodyguard wanita tersebut menyentuh Ana obrolan mereka berdua dari tadi rupanya menarik perhatiannya,


padahal jelas - jelas dia berdiri membelakangi Ana dan Rima


" Nona muda , kenapa anda melamun "


Apa maksudnya dia bertanya aku sedang apa.


" Maaf sebelumnya nona , saya harus memastikan apa yang ada dalam lamunan anda , sesuai perintah tuan muda, jangan sampai anda memikirkan orang lain , karena itu akan berpengaruh terhadap bentuk wajah anak tuan muda "


Ana langsung menggigit gerahamnya tampak jelas diwajah nya ia sedang menahan amarah


Lakukan , lakukanlah apa yang kalian mau ,bahkan dalam lamunanku pun kalian juga mengaturnya , apa aku tak boleh memikirkan siapapun ,kalian bebas melakukan apapun


terserah uh.


" Maafkan aku Ana bertanya padamu "


Rima merasa tak enak karena pertanyaannya membuat Ana melamun


" Tenang saja "


sambil berbisik .


.......


Mereka pun masuk keruangan kelas untuk melanjutkan ujian semester , tampak Amanda masuk dengan membawa sebotol minuman


" Ana maafkan aku , aku sudah keterlaluan padamu aku menyesal telah melakukan hal buruk padamu , mau kah kau memaafkan ku "

__ADS_1


Kenapa dia cepat sekali berubah , baru tadi dia memaki dan menamparku .


" Aku membawakan minuman ini untukmu ,


semoga kau menyukainya "


Ana langsung meminumnya ,


" Dan ini untukmu Rima "


Semoga kita berteman dengan baik ya.


Yah ini lah salah satu cara untuk membuatmu hancur Ana , menyamar jadi teman baik mu


agar aku bisa masuk kedalam kehidupanmu.


karena kau telah merebut kebahagiaanku maka aku akan membuatmu tersiksa secara perlahan ,


Amanda tersenyum sinis.


" Bagaimana enak ? "


" Enak sekali kau membelinya dimana ? "


" Itu rahasia "


Salah seorang bodyguard memperhatikan gerak - gerik Amanda .


" Maafkan aku Ana setelah aku pikir , aku memutuskan untuk tidak menganggu kau dan Aditya lagi , apalagi di rahimmu ada anak Aditya"


Amanda memaksakan senyumnya.


Rima berbisik kepada Ana.


" Kenapa aku tidak sepenuhnya bisa mempercayainya ya "


" Sudah kau diamlah "


Hari pertama kau meminum itu , minuman pertama ini adalah minuman jus segar yang paling enak , hari kedua nanti aku akan menjamin kau akan kehilangan anakmu itu heh, Anastasya kau terlalu polos untuk mengenal siapa aku.


" Bagaimana nanti pulang kuliah aku akan mengajak kalian ke restoran baruku "


" Maaf Amanda aku tak bisa , karena kau taulah Aditya sangat mengkhawatirkan aku "


Kau sakit kan mendengar ini Amanda ,


kau pikir aku sepolos itu , hmm kerja bagus bodyguard itu, tak salah suami ku memperkerjakan kalian.


Ana melirik kearah bodyguard itu


Tampak wajah Amanda berubah , ia menahan kesakitan atas apa yang telah diucapkan oleh Ana.


Hmm kau sakit kan Amanda , mengakulah aku sangat tau kau sedang menahan sakit hatimu , kau memang mengerikan itu hanya karena kau kaya saja , tetapi kau belum tau bagaimana aku bisa membalasmu secara perlahan.


" Aku mau menelpon Aditya dulu "


Ponsel Aditya berdering


" Iya Dinda , tumben kau menelponku "


Aku sangat muak mendengar ia memanggilju Dinda , kau yakin Ana ? kau sangat muak atau sangat menyukainya.


" Aku nanti langsung kekantormu ya, aku bosan harus dirumah saja "


" Tentu saja "


Tampak suara Aditya begitu bahagia di ujung telpon .


Aku harus melakukan ini , coba kau lihat wajahmu Amanda , sebenarnya aku tidak tega melakukan ini padamu tapi maafkan aku Aditya itu suamiku dan ayah dari anak yang ada di rahimku .tentu saja aku akan tetap mempertahankan mereka.


.Dan juga kau mencintai Aditya kan Ana ?

__ADS_1


mengakulah.


Amanda masih tersenyum dengan terpaksa.


Aku ingin sekali merobek mulutmu Anastasya. Aku sangat benci mendengarmu menelpon Adityaku , ingat didunia ini tidak ada yang tidak mungkin kau telah merebut Aditya dari tanganku , jika aku tidak mendapatkan Aditya maka kau juga tidak bisa mendapatkannya.


Rima memperhatikan Ana dan Amanda merasa heran


" Apa yang sebenarnya mereka lakukan berdua "


Ujian semester kedua hari ini pun telah selesai.


Ana berusaha tampak senyaman mungkin dikawal tiga orang bodyguard yang tampak begitu gagah , cantik dengan postur seperti angkatan.


Mereka berjalan didepan , samping dan belakang Ana.


" Aku duluan ya "


Ana melambaikan tangan


Aku terpaksa melakukan ini , agar kau semakin tersiksa hahahaa.


sampai kapan mereka akan melakukan pengawalan padaku uh,


Ana langsung menuju kantor Aditya , ya semenjak selesai wisuda Aditya telah dipercaya oleh papanya untuk mengelola seluruh perusahaannya.


Tampak didepan kantor tertulis begitu besar logo perusahaan Bratawijaya Grup.


Untuk pertama kalinya ia akan menginjakkan kakinya di perusahaan tersebut , sebenarnya dia tidak mau , tapi ia terlanjur berbicara didepan Amanda tadi.


Gedung yang sangat tinggi untuk memandang keatas saja membuat leher Ana terasa mau patah ,


" Ayo nona , tuan Aditya sedang menunggu Anda "


Ana pun memasuki gedung tersebut ,


seperti biasa sambutan yang sangat lebay oleh Aditya hahahaa..


Semua karyawan berdiri dengan memakai setangkai bunga ,


Oh dia selalu melakukannya dengan berlebihan , aku sungguh sangat malu ,


Aduh itu kenapa foto pernikahanku ada disana.


Semua karyawan menyapa Ana karena Aditya sudah menginstruksikan kepada seluruh karyawannya untuk menyambut kedatangan anak dan istrinya.


Nampak jelas poto pernikahan Ana dan Aditya terpampang jelas dekat logo perusahaan , poto pernikahan yang menyedihkan tanpa senyuman diwajah mereka berdua.


Aditya bisakah kau memilih poto yang lain , kau lihat poto kita berdua itu sangat kaku.


Seseorang datang menghampiri Ana seorang pria muda yang lumayanlah ,


" Selamat datang sepupu , perkenalkan aku


aku adalah sepupu Aditya "


Ana mencoba tersenyum .


Banyak sekali sepupunya.


" Kedatanaganmu sudah ditunggu oleh suamimu sepupu


Bagaimana kehamilanmu sudah ada terasa gerakannya ?"


Ini baru satu minggu kau tau , gerakan apa yang aku rasakan ,bodoh sekali pertanyaanmu.


" Tentu saja sepupu , ia sudah salto - salto diperutku"


" Sepupu bercandamu lucu sekali "


ia tertawa mendengar jawaban dari Ana

__ADS_1


Ana pun ikut tertawa " Pertanyaanmu ada - ada saja sepupu " Cape deh..


__ADS_2