
" Hey akhirnya kau datang juga
" Dia memanggilku " Siska begitu senang saat Arya melambaikan tangan padanya
" Kau lihat Rima kak Arya memanggilku
Siska buru - buru berjalan kearah Arya
Tetapi rupanya Arya sedang memanggil Rada sekretaris Aditya di kantor
Wajah Rada memerah saat Arya menyambutnya ia tak menyangka jika Arya sengaja menunggunya
Maafkan aku Rada aku harus meminjammu malam ini saja , kau datang tepat waktu hanya dengan cara ini aku bisa menjauh dari Siska yang tak bisa kumilki
Wajah Siska tampak sedih dan kecewa melihat Arya bersama perempuan lain
" O..oow Sepertinya dia sedang menunggu orang lain , kau sabar ya Siska
Rima mengelus punggung Siska
" Ayo masuk , Siska masuk dengan raut wajah kesal
Didalam rumah Ana yang besar itu tampak tamu undangan sedang menikmati makan malam
Semua keluarga Ana berkumpul di dalam ruangan ayah , ibu Ana duduk mengobrol dengan mama papa Aditya mereka sibuk memperdebatkan nama yang pantas untuk calon cucu mereka
" Bagaimana nanti jika di beri sentuhan nama neneknya
Mami Aditya tak mau kalah " Iya bagus juga tapi karena Aditya adalah papanya sebaiknya nama oma dan opa nya lebih dominan
Papa Aditya dan ayah Ana berusaha meredakan obrolan sengit unfadah di antara istri mereka tersebut
" Sudah ma , biar adil nanti namanya ada nama kita semua betulkan besan
" Betul sekali besan
Ayah dan papa Aditya saling berpelukan tanda setuju
" Baiklah aku juga setuju , ucap mama Aditya
" Kalian datang juga , Ana memeluk Siska dan Rima
" Wah kalian berdua cantik sekali menggunakan gaun berwarna gold ini aku suka
Arya masih berada di samping Rada ,sedangkan Siska tidak bisa menyembunyikan wajah kesalnya ketika melihat Arya bersama wanita lain
Acara berlangsung meriah para tamu mencicipi makanan , berbeda dengan Rima meski sekarang badannya sudah langsing ia berkeliling menyicipi setiap makanan yang ada Siska dan Ana hanya tertawa geli melihat tingkahnya
" Kau lihat tingkahnya
" Sudah biarkan saja
" Hey Rima jangan tergesa - gesa bisa - bisa kau terjatuh
Gaun berwarna gold yang di pakai Siska dan Rima menyapu lantai karena mereka sengaja membeli gaun yang sama untuk acara syukuran di rumah baru sahabat mereka tentu saja mereka berdua harus berpenampilan sempurna
Aditya sibuk berbicara dengan para sepupunya
__ADS_1
" Hay sepupu
Seorang lelaki tampan yang bisa dikatakan seumuran Bima kakak Ana mengahampiri Aditya memakai baju seragam militer dengan perawakan tinggi ,berkulit sawo matang brrhidung mancung dengan rambut cepak
" Hmm pasti dia sepupu Aditya yang di mabes itu
Siska melirik kearah lelaki berpangkat bintang tersebut meski masih muda tampak jelas deretan bintang berjejer di bahunya
" Dia siapa Ana ?
" Aku juga tak tahu tapi aku rasa dia sepupu Aditya
" Sepupu mana istri mu ayo kenalkan padaku
Aditya langsung memanggi Ana
" Sayang kemarilah
" Hmm dia memanggilku kau duduklah di sini aku akan menghampiri mereka
" Iya pergilah , aku akan menunggumu di sini
Ana meninggalkan Siska duduk sendiri
dari kejauhan lebih tepatnya Arya yang duduk di tempat yang terselip ia bisa dengan bebas memandang kearah Siska tetapi Siska tak menyadarinya
" Sepupu ini istrimu wah sepupu dia sangat cantik sekali mm pantas saja kau begitu ketar menjaganya " , Sepupu Aditya tersebut memainkan matanya kepada Ana
" Kenalkan sayang ini sepupuku dia sepupuku yang tertua di sini
" Ana
Sepupu Aditya menjabat tangan Ana dan berlangsung lama hingga membuat Aditya merasa cemburu tentu saja kakak sepupu Aditya ini terkenal playboy kelakuannya lebih kurang Arya ia bahkan sudah tiga kali menikah dan semuanya berakhir dengan perceraian , tentu saja karena sifatnya yang keras dia juga seorang lelaki mata keranjang perempuan mana yang betah menjadi istrinya
Aditya meanarik tangan Ana yang masih dipegang oleh sepupunya itu
" Sudah ayo lepaskan
" Hahaa kau takut sekali , tenang saja sepupu aku tidak akan menggoda wanita cantikmu ini
baiklah aku akan mencari makanan perutku sudah sangat lapar ,kau tau kan aku seorang pimpinan pekerjaanku sangatlah banyak jadi aku sering lupa untuk makan
"Aku tidak perduli dengan kesibukanmu sebagai pimpinan ternyata dia dan sepupunya sama saja selalu saja berbicara menyombongkan diri"
Ana berusaha tersenyum " Silahkan nikmati hidangannya sepupu "
" Ah lihatlah sepupu ia mulai memperhatikanku , " Melirik ke arah Aditya yang sudah kelihatan cemburu sekali
" Jangan khawatir sepupu aku tidak akan membuat ia tertarik padaku
Lagi - lagi Ana menghela nafas panjang belum lagi sepupu Aditya yang satu ini selalu tertawa renyah dengan khas seorang lelaki berseragam dan berpangkat tinggi
" Perutku lapar sebaiknya aku mencicipi makanan di atas meja
Siska berdiri lalu mendekati Rima yang masih berkeliling mencicipi setiap makanan
Tak sengaja sepupu Aditya yang berpangkat jenderal tersebut menginjak gaun milik Siska hingga membuat gaunnya menjadi robek
__ADS_1
" Gaunku
Krakkk
Bunyi sobekannya terdengar hingga membuat beberapa orang melihat kearah Siska
Menyebabkan paha mulus dan putih milik Siska terlihat
Sepupu Aditya tersebut duduk untuk membantu maksudnya tetapi dengan sigap Arya yang sedang duduk dari tadi memperhatikan gerak - gerik Siska langsung datang ia langsung membuka jasnya dan mengalungkan di pinggang Siska
" Cepat kau pakai ini paha mu kelihatan
Siska terpana melihat apa yang baru saja dilakukan oleh Arya ini sungguh manis sekali menurut Siska
Sepupu Aditya langsung berdiri dan mengatakan sesuatu yang memancing emosi Arya " Kenapa harus kau berikan jasmu padanya biarkan saja ia akan kelihatan begitu seksi "
Arya langsung naik pitam padahal ia hanya bercanda saja
" Jaga ucapanmu tuan atau aku akan menghajarmu
" Hey kau ini siapa , emosian sekali apa kau adalah kekasih nona ini
Arya yang tadi emosi langsung menurunkan tangannya ia tersadar jika ia bukan siapa - siapa Siska
" Maafkan aku hanya ..
Arya lalu pergi meninggalkan Siska dan temannya itu
duduk di samping kolam berenang halaman belakang
" Apa yang barusan sedang kau lakukan Arya kau lihat orang - orang menatap aneh kearahmu tadi sedangkan kau tidak ada hubungan apapun dengan Siska
Seorang Pria bertubuh gempal menghampiri Arya ia membawa dua buah minuman " ini untukmu
"Terimakasih , " Arya menghabiskan minuman di tangannya lalu pria itu memberikan lagi
dan Arya meminumnya kembali
" Kau kelihatan haus sekali
Arya baru sadar dan menoleh kearah pria yang berdiri disampingya " Pak kumis !
Pak Kumis duduk disamping Arya tentu saja dia berada di acara keluarga Aditya karena ia merupakan kerabat keluarga bratawijaya
" Kau terlihat tidak begitu baik
" Tidak pak kumis aku baik - baik saja
" Perempuan tadi ?
" Siska namanya ,
Pak kumis pun tertawa " Kau sedang kacau karena jatuh cinta "
Arya mengusal rambutnya " Apa aku terlihat begitu kacau "
Ia berusaha tersenyum menghibur dirinya
__ADS_1