Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 207


__ADS_3

Pembagian sembako dan uang kepada anak yatim dan kaum duafa pun telah selesai


mereka duduk semua dan mengucapkan rasa syukur,


" Alhamdulillah semua berjalan lancar


Siska, Arjuna dan Dimas pun berpamitan untuk segera pulang kerumah ,meski Dimas harus pulang dengan pakaian yang basah, akibat kekonyolan tingkahnya dan Arya


" Kak Adit kami pulang dulu ya, sampaikan saja salam ku untuknya, besok sepulang kuliah aku akan kemari lagi menjenguk Ana dan Bian "


" Baiklah, terimakasih banyak Siska ,Arjuna dan kau juga Dimas "


Aditya menepuk pundak Dimas


Arya yang berdiri di belakang Aditya berdehem, sepertinya ia juga butuh sebuah pujian dari Aditya terlebih di depan Siska


" Ehemmm "


Aditya pun menoleh " Hmm kalau kau tak perlu di puji semua orang sudah tau kemampuanmu " Arya langsung membusungkan dadanya dan melirik kearah Siska


" Baiklah ayo kita pulang sudah malam "


" Hati -hati kalian " Aditya melambaikan tangannya


Mereka semua yang berada di sana memutuskan untuk menginap di rumah Aditya sampai empat puluh hari masa nifas, bahkan orang tua Ana pun menyuruh sebaiknya selama. empat puluh hari mereka sebaiknya pisah kamar saja , karena takut sekali jika Aditya yang masih berjiwa muda tidak tahan menahan gejolak hasratnya


" Sebaiknya kita sampai selesai masa nifas Ana menginap di sini saja, apa kau setuju besan ? "


" Kalian saja Besan, aku malam ini saja karena toko kami tidak ada yang jaga, cuma sebaiknya Ana dan Aditya pisah kamar dulu selama empat puluh hari, kau mengertikan maksudku besan " Mata ibu Ana melirik kedua orang tua Aditya


"Tidak bisaa !!!!! , kenapa harus begitu " Aditya mendadak berteriak sehingga membuat seisi rumah menjadi kaget


Lalu ia kembali melembutkan suaranya


"Maksudnya bagaimana Bu, Adit tak


mengerti " Tersipu malu, jelas saja ia marah siapa yang tak marah jika harus di pisahkan tidur selama itu dari orang yang ia cintai


Kedua orang tuanya tampak bingung mereka saling berpandangan, termasuk kedua orang tua Ana, bagaimana tidak ini kali pertama Ana dan Aditya menjadi orang tua apa lagi Aditya buta dengan pemahaman seputar wanita nifas


"Bagaimana ini Pa, bagaimana caranya menjaskan pada anak itu "


Mamanya berbisik

__ADS_1


" Papa juga tak mengerti Ma, aduh "


Mama Aditya pun berjalan beberapa langkah dan berbisik di telinga ibu Ana


" Besan maafkan aku ,aku belum. pernah menjelaskan ini pada Aditya, sebaiknya kau saja yang menjelaskannya "


Ayah dan ibu Ana saling berpandangan mereka juga bingung lalu mereka menoleh kesebelah dan melihat Bima. yang berdiri


Bima sendiri mulai merasa tidak karuan perasaannya melihat tatapan kedua orang tuanya, kedua orang tuanya menoleh kearah dirinya dan Bima mengerti maksudnya


" Aku?? " Bima menunjuk hidungnya


"Baiklah Nak Adit, kau boleh bertanya kepada kakakmu Bima, kebetulan ayah dan ibu letih sekali beberapa hari ini ,jadi kami mau istirahat dulu " Menarik lengan ayah Ana


" Ayo ayah cepat " berjalan bergegas menuju kamar


Sekarang tinggal kedua orang tua Aditya saja sedangkan oma Rita menghilang ntah kemana, bersamaan Ana dan Bian masuk kedalam kamar tadi


"Papa juga ngantuk Ma, sebaiknya kita segera tidur juga ,hoammmm " Berpura -pura mengantuk


" Selamat malam semuanya " Mamanya pun meninggalkan Aditya dan Bima


Untung saja Arya datang di waktu yang tepat


Langsung saja Bima menarik tangan Arya


" Aduh kak Bima, kenapa ini "


" Kebetulan sekali kau datang, tolong kau jelaskan pada Aditya tentang masa nifas perempuan selama empat puluh hari dan kenapa ia tak boleh tidur dengan Ana " Bima menepuk pundak Arya


" Aku yakin temanmu ini bisa menjelaskan, karena ia sudah belajar ilmu agama, ya kan Arya, terimakasih sebelumnya Arya ,karena aku akan pulang ke kekalimantan dengan penerbangan pertama maka aku harus segera istirahat " Bima pun meninggalkan mereka berdua, dan sekarang tinggallah Arya dan Aditya saja


" Kak Bima tunggu dulu, a... aaa "


" Apa ?? ,cepat jelaskan padaku " Aditya berkacak pinggang


" Apa yang harus aku jelaskan pada Aditya, aku hanya belajar agama tentang bertobat dan cara solat yang baik dan benar, tidak sampai ke dalam masalah nifas wanita, bagaimana ini ,ada -ada saja kak Bima "


Menggaruk kepalanya


Aditya pun langsung menarik Arya untuk duduk " Sekarang cepat kau jelaskan padaku kenapa aku selama itu tak boleh tidur dengan istriku, sedangkan dia adalah istriku bukan istrimu atau istri tetanggaku "


Aditya terlihat marah sekali, tentu saja setelah hampir dua minggu Ana tak sadarkan diri sekarang ia harus berpisah tidur dengan istrinya itu benar -benar di luar akal sehat

__ADS_1


" Aduh bagaimana ini " Arya pun langsung mengeluarkan ponsel miliknya dan tentu saja ia langsung mencari jawaban di google wkwkwk


" Arya cepatlah kau jelaskan, apa yang kau lakukan " Aditya semakin emosi


"Tunggu dulu ,sabar aku masih berpikir jangan kau kacaukan otak jenius ku ini " Arya pun meletakkan ponselnya


"Baiklah Dit, selama empat puluh hari wanita yang sudah melahirkannya akan mengeluarkan darah kotor, selama empat puluh hari maka kau harus berpuasa "


" Apa???? mengeluarkan darah maksudnya selama itu, tidak mungkin " Aditya tampak tak terima


"Ya sudah aku sudah menjelaskan jika kau tak percaya kau periksa sendiri, jika kau memaksa maka akan beresiko besar terhadap nyawa Ana "


Wajah Aditya langsung pucat ia tampak sangat ketakutan karena mendengar sesuatu yang menyangkut nyawa Ana.


" Ya jika kau memaksa maka rahim Ana akan robek kau bayangkan saja " Arya menakuti Aditya


Mendengar penjelasan dari Arya tentu saja Aditya menjadi semakin cemas " Oke baiklah aku akan berpuasa menahan semuanya "


" Ya baguslah, sebaiknya kau segera tidur saja aku juga ngantuk "Arya berdiri dan menggaut kepalanya ,lalu ia mengoceh sendiri


"Bisa -bisanya mereka menyuruhku menjelaslan tentang masa nifas perempuan melahirkan pada Aditya, apa mereka sedang menyindirku secara halus, jangankan untuk mengurus wanita yang habis melahirkan bahkan istri saja aku tidak ada, mereka benar - benar keterlaluan sekali "


Arya membuka pintu kamar lalu menutupnya dengan kencang


Sedangkan Aditya masuk kedalam. kamar, dengan wajah sedih karena ia harus menahan selama itu


Kejutan demi kejutan kembali terjadi


" Aditya kau sudah datang "


Suara Oma. Rita yang sedang berbaring di atas tempat tidurnya membuat ia semakin ingin berteriak dan meronta -ronta, tapi apalah daya ia teringat berpuasa selama empat puluh hari


............


Thorrr bagaimana kelanjutannya Thor?


Udah liatin aja bagaimana tersiksa nya Aditya menahan diri selama. itu sanggupkah ?😂😂😂😂


Thor Rima kemana? Ya bentar lagi di masukin lagi, atu -atu dulu di keluarin yah


Mau nanya ape lagi sok mangga tanyain, nanti author jawab dah di bab selanjutnya


😀😀😀😀😀

__ADS_1


__ADS_2