Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 23


__ADS_3

Ana bangun sangat pagi,


Ia berpamitan dengan ayah dan ibunya untuk kembali keapartament


" Ayah ,


Ibu


Ana mau balik ke apartament yaa,


"Kau sudah memberi tahu suami mu belum nak,


"Sudah yah, aku sudah memberi tau nya .


Ya aku sudah memberitahunya dengan mengirimkan pesan padanya,


karena dari tadi malam sampai pagi ini ponselnya tidak aktif


Ana langsung naik taksi yang sudah ia pesan tadi, karena Aditya sudah memperingatinya untuk tidak naik ojek online lagi


Aku akan menunggunya di Apartamen saja


Hari ini juga tidak ada jadwal ujian


Ana tak menyadari jika Aditya akan pulang hari ini , ia mengatakan tiga hari tetapi Aditya


mempercepat kunjungannya ia rela berangkat malam hari agar bisa kembali secepatnya.


******


Ana melirik jam dinding yang berwarna biru muda tersebut


" Sudah jam 12 siang tetapi ponselnya tidak juga aktif ,


Ana sudah mengirimkan pesan padanya.


Aku sangat bosan !


Ia mengambil ponselnya lalu memencet nomor telpon.


" Halo siska ?


Kamu lagi apa ?


" Iya Ana , aku lagi sibuk nolongin mami


Dari kemarin mami ku sibuk minta dibuatin


Martabak , dia mau aku yang membuatnya,


Merepotkan aku saja, ucap Siska.


" Oke baiklah , cheff handal kau lanjutkan saja


untuk membuat martabak spesial itu hehehe


Semenjak kejadian mereka terdengar suara binatang buas tersebut , mereka berdua memutuskan untuk menunda dulu berkumpul di basecamp andalan mereka


yaitu bukit pesona.


"Apa lagi yang harus aku lakukan beberapa hari ini , aku sangat bosan !


Dia begitu curang , aku tak boleh


kemana - mana, sedangkan ia ntah apa yang sedang ia lakukan disana.


********


Aditya sudah kembali kekota tempat Bima tinggal , ia kelihatan sangat lelah sekali,


" Kau kelihatan lelah sekali , beristirahatlah dulu,


" Tidak usah kak , aku sudah memesan tiket untuk berangkat sore ini,


" Kau terburu - buru sekali , jangan khawatir dia sangat mudah untuk kau rayu ,


Ha, kau paksa saja dia , dia akan menyerah nanti, itu adalah jurus rahasiaku .


Bima menggoda Aditya yang tampak sangat khawatir.


Aditya langsung berpamitan dengan Anya dan kedua keponakan kembarnya yang sangat lucu itu , seperti biasa mereka selalu menangis saat Aditya pergi.


" Anak gadis cantik papa ini tau saja sama orang ganteng , persis sekali seperti mamanya itu.


Anya tersenyum - senyum malu.


********

__ADS_1


Didalam pesawat rupanya Aditya bertemu dengan orangtua Amanda , yang merupakan salah satu orang penting di negeri ini,


Mereka saling menyapa satu sama lain,


tentu saja orang tua Amanda bersikap sangat ramah padanya,


Siapa yang tak kenal Aditya putra tunggal seorang pengusaha kaya raya asal ibu kota.


" Apa kabar Nak Aditya ?


" Kabar baik Om


" Bagaimana kuliah mu , aku sudah tak pernah


lagi melihatmu main kerumah,


" Dua hari lagi aku akan wisuda om , makanya. buru - buru pulang,


Aditya mengalihkan pembicaraannya ia tak mau membahas Amanda , karena ia tau orang tua Amanda selalu ikut campur urusan pribadi Amanda ,


Aditya memasangkan headset di telinganya ,


Lalu tertidur di pesawat , karena memang ia semalaman tidak dapat tidur dengan nyenyak malam tadi , badannya terasa sangat capek sekali,


******


Pesawat pun telah mendarat dibandara , Aditya langsung bergegas menjemput Ana di Rumah orang tuanya ,


Ia menyuruh sopirnya untuk mengantarkan mobil kebandara ,sambil mengecas ponsel miliknya , ternyata Bunyi pesan masuk di whatsupp tidak berhenti masuk ,


"Siapa yang mengirimkan pesan sebanyak


itu ?


Aditya membuka pesan tersebut


seribu pesan masuk ,


Anastasya


" Kau dimana,


" kemana saja


" sedang bersama siapa


*":$!*:$#?@(:'**


Dan masih banyak lagi pesan kemarahan yang Dikirimkan Ana.


Aditya sudah sampai didepan Rumah Ana,


"Nak Aditya kau sudah sampai,.


Aditya menyerahkan oleh - oleh dari kalimantan.


" Ini bu, Aku tak sempat membeli apa - apa hanya bisa membelikan ayah ibu ini saja.


Menyerahkan 10 kotak makanan dan 10 tas berisi baju - baju dari kalimantan


Yah Aditya menyuru salah satu anak buahnya untuk mencari oleh - oleh yang akan ia bawa pulang kejakarta.


" Wah, ini banyak sekali Nak Aditya,


ibunya kelihatan sangat senang sekali,


Salah satu tetangganya yang sedang berbelanja diwarung pun memuji Aditya


" Wah beruntung sekali ya Ana dapat suami seperti nak Aditya ini, sudah tampan , kaya dan juga royal terhadap mertua , jarang - jarang yang seperti ini,.


Saya juga mau kalau jadi yang kedua,,.


Goda tetangga mereka yang sudah berumur paruh baya tersebut.


Aditya hanya tersenyum malu saat digoda seperti itu,


" Ana mana bu ?


"Ana sudah pulang ke apartament ,iya kelihatan seperti orang gila nak Aditya


saat dua hari kau tinggalkan,


" Ia bilang sudah memberikan pesan padamu


Aditya mengecek pesannya yang banyak itu benar saja,


"Aku pulang ke apartemant seorang diri,

__ADS_1


aku seorang diri


apa kau dengar ?


kau kemanaaaaa


"Baiklah kalau begitu Adit permisi pulang dulu ayah , ibu


" Iya nak Aditya, kalau ada apa - apa kau hubungi saja ayah ya,


Ayah Ana sangat khawatir mengingat dari malam tadi sikap Ana sudah tak seperti biasanya.


******


" Pasti dia sangat marah besar padaku,


Hmm Ana kenapa kita seperti dua orang yang saling mencintai , ah sudahlah...


Aditya melajukan mobilnya menuju Apartemant miliknya,


Tok..


tokk


tokk


" Suara apa itu ?


Aku tidak memesan makanan apapun dari tadi,


Ana membuka pintu,


Ia sangat terkejut saat melihat Aditya telah berada dihadapannya


Ana langsung memeluk Aditya dengan sangat erat,


Dia lupa dengan kemarahanya beberapa saat lalu Ana melepaskan pelukannya


" Kenapa kau melepaskan pelukan mu..


Bukankah kau sangat merindukanku


Ana meninggalkan Aditya didepan pintu ,


lalu pergi duduk didepan televisi


Ana kau harus bisa mengendalikan hatimu,


kau lihat dia tampa rasa bersalah sedikitpun


Seolah kecemasanmu beberapa hari ini tak terlalu ia tanggapi.


" Aku mau mandi , tolong kau bereskan semua baju - baju didalam koper itu


Aditya bergegas kekamar mandi meninggalkan Ana dengan kopernya yang berisi baju kotor milik Aditya


Dengan cepat Ana membuka isi koper Aditya


ia memeriksa setiap baju yang ada apakah ada bekas kecupan bibir , seperti yang ada disinetron yang sering ia tonton,


Ia tak menemukan jejak apapun kecuali sepatu yang penuh lumpur dan baju - baju yang dipenuhi rumput yang menempel


"Kemana dia apakah benar - benar kedalam hutan ?


Aditya keluar kamar dengan bertelanjang dada ,.


" Apa yang kau temukan ?


Sudah selesai kau memeriksanya ha ?


Aditya mendekati Ana hingga membuat Ana terdesak kedinding .


"Apa kau pikir aku bersama perempuan


bersenang - senang disana ha ?


Aditya mulai menaikkan nada suaranya.


"Apa aku terlihat sedang berlibur, kau tau aku malam tadi tidur dihutan,


bagaimana kalau malam tadi aku dimangsa binatang buas, itu kalimantan kau tau hutannya banyak yang belum pernah dijamah manusia,


Coba kau pikir baik - baik !!"


aku ini tidak seburuk yang ada diotakmu


apa kau paham !"

__ADS_1


Ana terdiam dan merasa sangat bersalah .


__ADS_2